Riscky Fitri Wahyuni
Universitas Jambi, Indonesia

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pengaruh Motivasi Kerja Guru, Disiplin Kerja Guru, Dan Fasilitas Belajar Siswa Terhadap Prestasi Belajar Siswa Muazza, Muazza; Hidayat, Marzul; Wahyuni, Riscky Fitri; Muspawi, Mohamad
Jurnal Sains Sosio Humaniora Vol. 4 No. 2 (2020): Volume 4, Nomor 2, Desember 2020
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jssh.v4i2.11004

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengaruh motivasi kerja, disiplin kerja guru, dan fasilitas belajar terhadap prestasi belajar siswa kelas X di SMK DB 4 Kota Jambi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode survei untuk menguji hipotesis atau menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan current status dari subjek yang diteliti. Penelitian ini terdiri dari 98 sampel dan angket yang kembali sebanyak 84 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan motivasi kerja guru terhadap terhadap hasil belajar / prestasi belajar siswa dengan koefisian determinasi sebesar 0,438. Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara disiplin kerja terhadap hasil belajar/prestasi dengan koefisien determinasi sebanyak 0,287. Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara disiplin kerja terhadap hasil belajar/ prestasi dengan koefisien determinasi sebanyak 0,411. Kemudian, terdapat pengaruh positif dan signifikan antara motivasi kerja guru, disiplin kerja guru, dan fasilitas belajar siswa terhadap hasil belajar/prestasi dengan koefisien determinasi sebesar 0,506. Berdasarkan hasil penelitian ini, guru – guru SMK DB 4 Kota Jambi disarankan agar dapat mempertahankan dan meningkatkan motivasi kerja yang telah dicapai baik dalam kualitas maupun proses pembelajaran serta tidak merasa cepat puas dengan apa yang telah dicapai agar terciptanya suasana belajar yang baik dan kondisuf.
KUALITAS INTERAKSI SOSIAL SISWA KELAS VIII DENGAN TEMAN SEBAYA LAWAN JENIS Wahyuni, Riscky Fitri; Istiqomah, Rinita; Fiqhi, Ajuzar; Pratama, Linardo
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 10 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i10.1047-1066

Abstract

Pada masa remaja, siswa diharapkan dapat berinteraksi sosial dengan teman sebaya lawan jenis yang didasarkan atas rasa saling menghargai dan menghormati, serta tidak menimbulkan hal negatif yang tidak diinginkan. Interaksi sosial dengan teman sebaya lawan jenis merupakan upaya penting untuk mempersiapkan diri dalam memasuki kehidupan dewasa dan kehidupan pernikahan nantinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kualitas interaksi sosial siswa kelas VIII dengan teman sebaya lawan jenis, yang ditinjau dari tiga indikator, yaitu ketertarikan dengan teman sebaya lawan jenis, keinginan untuk membangun hubungan sosial dengan teman sebaya yang berbeda jenis kelamin, dan eksplorasi relasi romantis. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Data dikumpulkan melalui observasi dan penyebaran angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum kualitas interaksi sosial siswa SMP kelas VIII dengan teman sebaya lawan jenis berada pada kualitas sedang dengan persentase 57% siswa. Hal ini terjadi karena siswa kelas VIII berada pada masa remaja awal yang baru mengenal perasaan romantis terhadap teman sebaya lawan jenis, interaksi sosial dalam hal ini berperan dalam tugas perkembangan remaja untuk mempelajari cara bergaul dengan teman sebaya lawan jenis secara sehat untuk mencapai hubungan yang lebih matang.
Transformasi Budaya Disiplin Guru Melalui Supervisi Hibrida dan Kepemimpinan Humanis: Studi Kasus di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Batang Hari Fiqhi, Ajuzar; Hazairin, Indah Nurul; Wahyuni, Riscky Fitri; Sakunti, Sri Ramdayeni; Istiqomah, Rinita
Akademika: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 7 No. 2 (2025): Akademika: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/akademika.v7i2.4497

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam strategi manajerial yang diterapkan oleh kepala madrasah dalam mengoptimalkan disiplin kerja guru di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Batang Hari. Selain itu, penelitian ini juga mengidentifikasi faktor-faktor krusial yang memengaruhi efektivitas implementasi strategi tersebut. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan untuk menguraikan secara komprehensif berbagai strategi yang telah diaplikasikan seperti pengembangan profesional berkelanjutan melalui pelatihan pedagogik, penilaian kinerja periodik, dan sistem insentif berbasis apresiasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan signifikan pada disiplin kehadiran dan kualitas pengajaran di kalangan guru. Meskipun demikian, penelitian ini juga mengungkap sejumlah hambatan signifikan yang mengganggu pencapaian tujuan, terutama yang berkaitan dengan variasi jarak tempuh sekolah, faktor alam dan intensitas beban kerja guru. Kendala-kendala tersebut kerap berimplikasi pada kesulitan guru dalam memenuhi kewajiban profesional dengan efektif dan optimal. Secara esensial, penelitian ini menekankan urgensi sinergi antara strategi manajerial yang terstruktur, dukungan institusional, dan fleksibilitas adaptif dalam mengatasi tantangan yang dihadapi oleh pendidik. Implikasi strategis dari temuan ini sangat relevan untuk perumusan kebijakan pendidikan di tingkat sekolah dan pengembangan program pelatihan guru guna meningkatkan kualitas pendidikan secara holistik.
PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN FASILITAS K3 TERHADAP BUDAYA KESELAMATAN (SAFETY CULTURE) DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA PADA ERA PASCA PANDEMI Wahyuni, Riscky Fitri; Aini, Nur
Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah Vol. 11 No. 2 (2026): Regular Issue (In Progress)
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jkps.v11i2.2126

Abstract

This research is driven by the urgent need to strengthen safety culture within educational institutions as a response to the complex challenges of the post-pandemic era. The study aims to examine the influence of principal safety leadership and school occupational health and safety (OHS) facilities on students’ safety culture. A quantitative explanatory design was employed, involving 100 students selected through simple random sampling from a population of 455 students at a junior secondary school in Sungai Penuh City, Indonesia. Data were collected using validated Likert-scale questionnaires, systematic observation, and documentation, then analyzed using multiple linear regression. The findings reveal that principal safety leadership has a positive and significant effect on students’ safety culture (β = 0.311, p = 0.006). School OHS facilities also demonstrate a positive and significant influence (β = 0.389, p = 0.002), indicating a stronger contribution than leadership variables. Simultaneously, both predictors significantly affect students’ safety culture (F = 102.48, p < 0.001), with an explanatory power of 68.1% (R2 = 0.681). These results suggest that adaptive leadership practices combined with adequate safety facilities are critical determinants in fostering a sustainable and resilient school safety culture.
PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN FASILITAS K3 TERHADAP BUDAYA KESELAMATAN (SAFETY CULTURE) DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA PADA ERA PASCA PANDEMI Riscky Fitri Wahyuni; Nur Aini
Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah Vol. 11 No. 2 (2026): Regular Issue
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jkps.v11i2.2126

Abstract

This research is driven by the urgent need to strengthen safety culture within educational institutions as a response to the complex challenges of the post-pandemic era. The study aims to examine the influence of principal safety leadership and school occupational health and safety (OHS) facilities on students’ safety culture. A quantitative explanatory design was employed, involving 100 students selected through simple random sampling from a population of 455 students at a junior secondary school in Sungai Penuh City, Indonesia. Data were collected using validated Likert-scale questionnaires, systematic observation, and documentation, then analyzed using multiple linear regression. The findings reveal that principal safety leadership has a positive and significant effect on students’ safety culture (β = 0.311, p = 0.006). School OHS facilities also demonstrate a positive and significant influence (β = 0.389, p = 0.002), indicating a stronger contribution than leadership variables. Simultaneously, both predictors significantly affect students’ safety culture (F = 102.48, p < 0.001), with an explanatory power of 68.1% (R2 = 0.681). These results suggest that adaptive leadership practices combined with adequate safety facilities are critical determinants in fostering a sustainable and resilient school safety culture.
Memahami literasi artificial intelligence di pendidikan tinggi: Sebuah narrative literature review Rinita Istiqomah; Friscilla Wulan Tersta; Ajuzar Fiqhi; Riscky Fitri Wahyuni
Jurnal Pendidik Indonesia Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Pendidik Indonesia
Publisher : Karoteh Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61291//jpi.v7i2.20

Abstract

Perkembangan pesat Artificial Intelligence (AI) telah mendorong perubahan signifikan dalam proses pembelajaran di pendidikan tinggi, sehingga AI Literacy menjadi kompetensi yang semakin penting bagi mahasiswa. Meskipun demikian, penelitian mengenai AI Literacy masih menunjukkan keberagaman dalam konseptualisasi, dimensi, pendekatan pengukuran, strategi pengembangan, serta implikasinya terhadap pembelajaran, sehingga pemahaman yang komprehensif mengenai AI Literacy masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk memahami perkembangan AI Literacy dalam pendidikan tinggi melalui sintesis terhadap konsep, dimensi, pendekatan pengukuran, strategi pengembangan, serta implikasinya terhadap proses pembelajarandan berbagai luaran pendidikan. Penelitian menggunakan metode Narrative Literature Review (NLR) dengan menganalisis 19 artikel ilmiah yang dipublikasikan pada periode 2022–2026 berdasarkan kriteria inklusi yang telah ditetapkan. Hasil sintesis menunjukkan bahwa AI Literacy telah berkembang dari kompetensi yang berfokus pada pemahaman teknologi menjadi kompetensi multidimensional yang mencakup pengetahuan tentang AI, keterampilan penggunaan AI, evaluasi kritis, kesadaran etis, dan kolaborasi antara manusia dengan AI. Selain itu, AI Literacy diukur menggunakan berbagai kerangka multidimensional dan dikembangkan melalui beragam pendekatan pembelajaran, seperti mata kuliah AI, AI-supported flipped classroom, pembelajaran kolaboratif manusia–AI, serta self-regulated learning. AI Literacy juga berimplikasi terhadap peningkatan hasilbelajar, kesiapan mahasiswa menghadapi transformasi digital, performa penulisan akademik, pengalaman belajar, penerimaan terhadap AI, dan kesiapan kerja. Penelitian ini memberikan sintesis yang komprehensif mengenai perkembangan AI Literacy di pendidikan tinggi serta menawarkan landasan konseptual bagi pengembangan penelitian, desain pembelajaran, pengembangan kurikulum, dan kebijakan pendidikan tinggi yang responsif terhadap perkembangan AI.