Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search
Journal : Edu Geography

PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN MASYARAKAT TERHADAP PERILAKU PEDULI LINGKUNGAN DI DESA GENTING KECAMATAN JAMBU KABUPATEN SEMARANG Wulansari, Ainun Hinggis Nur; Tjahjono, Heri; Sanjoto, Tjaturahono Budi
Edu Geography Vol 8 No 2 (2020): Vol 8 No 2 (2020)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objectives of this research are (1) to know the environmental care behavior, and (2) to analyze the influenceof society education level. The variable of this research is level of education and environmental care. Techniqueof collecting data is used questioners. Data analysis technique used descriptive percentage and simple regressionanalysis. There are 3 parts of variable that is to measure the environmental care behavior for the society such asthe using of water, the using of energy and waste management. The society education level was categorized poorthat was level of graduation for elementary school which is 31, 60%. The research result showed that (1) basedon the results of calculations using frequency analysis, the environmental care behavior of the community in thisstudy included the caring criteria with a percentage of 48,98%. (2) there was an influence society education levelfor the environmental care behavior based on spearman rank correlation calculation that is there is a significantrelationship between the level of education on environmental care behavior because the result of the sig. (2-tailed)is 0,000<0,05. Environmental care behavior of society was different because of education level was still low andalso the motivation of society to join socialization and training is given by government and related agencies werelow. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui perilaku peduli lingkungan masyarakat, dan (2)menganalisis pengaruh tingkat pendidikan masyarakat terhadap perilaku peduli lingkungan.Variabel dalam penelitian ini adalah tingkat pendidikan dan perilaku peduli lingkungan. Teknikpengumpulan data dengan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptifpersentase dan analisis regresi sederhana. Terdapat 3 sub variabel untuk mengukur perilaku pedulilingkungan masyarakat, yaitu penggunaan air, penggunaan energi dan pengelolaan sampah. Tingkatpendidikan masyarakat dalam penelitian ini menunjukkan masih tergolong rendah, yaitu denganlulusan tingkat pendidikan sekolah dasar dengan persentase 59,25%. Hasil penelitian menunjukkanbahwa (1) berdasarkan hasil perhitungan menggunakan analisis frekuensi, perilaku pedulilingkungan masyarakat dalam penelitian ini termasuk kriteria peduli dengan jumlah persentasesebesar 52,04% (2) pengaruh tingkat pendidikan masyarakat terhadap perilaku peduli lingkunganberdasarkan perhitungan korelasi rank spearman yaitu terdapat hubungan yang signifikan antaratingkat pendidikan terhadap perilaku peduli lingkungan karena nilai sig. (2-tailed) adalah0,000<0,05. Perilaku peduli lingkungan masyarakat yang berbeda-beda dikarenakan tingkatpendidikan masih rendah serta kurangnya motivasi masyarakat dalam mengikuti sosialisasi maupunpelatihan yang diberikan oleh pemerintah maupun dari instansi yang terkait.
Peran Warga Sekolah dalam Menerapkan Pendidikan Lingkungan Hidup Melalui Program Sekolah Adiwiyata di SMPP N 31 Semarang Tahun 2019 Indriyana, Tri; Tjahjono, Heri
Edu Geography Vol 8 No 3 (2020): Vol 8 No 3 (2020)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

___________________________________________________________________This research was aimed to investigate the role of school occupier in implementing the environmentaleducation, to find out students’ level of care towards the environment and to examine thesupplementary and subtractive support of Adiwiyata application. The technique of collecting thedata were observation, interview, documentation and survey. Meanwhile, to analyse the data,researcher employed descriptive percentages and descriptive qualitative. The result of the researchimplied that the school occupier of SMP Negeri 31 Semarang has acted properly in implementingenvironmental education, the student also has high level of care towards the environment in theamount of 65.64. They did manage the eco-friendly infrastructure properly, participate actively inenvironmental activity and complete all learning activity according to the curriculum which is basedon environmental standard. A suggestion that researcher could give to this school is that there shouldbe an evaluation regularly and make the report of the evaluation to find out the weaknesses anddifficulties in the implementation of Adiwiyata to achieve better result. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran warga sekolah dalam menerapkanpendidikan lingkungan hidup, mengetahui tingkat kepedulian siswa terhadap lingkunganhidup dan untuk mengetahui faktor pendorong dan penghambat pelaksanaan adiwiyata.Teknik pengunpulan data berupa: observasi, wawancara, dokumentasi dan angket.Teknik analisis data menggunakan deskriptif persentase dan deskriptif kualitatif. Hasilpenelitian menunjukkan: warga sekolah SMP N 31 Semarang sudah berperan denganbaik dalam menerapkan pendidikan lingkungan hidup, siswa juga memiliki kepedulianlingkungan yang tergolong sangat tinggi sebesar 65,64. Siswa melakukan pengelolansarana prasarana yang ramah lingkungan dengan baik, berpartisipasi aktif dalam kegiatanlingkungan dan melaksanakan seluruh kegiatan pembelajaran dalam kurikulum berbasislingkungan. Dalam pelaksanaan program adiwiyata hendaknya sekolah mengadakanevaluasi secara rutin dan berkala dan membuat laporan hasil evaluasi tersebut agarsekolah mengetahui kendala dan kekurangan dalam pelaksanaan adiwiyata sehinggakedepannya dapat berjalan lebih baik lagi.
Pengetahuan dan Keterampilan Nelayan Menggunakan Alat Navigasi Global Navigation System (Gps) untuk Aktivitas Melaut di Kecamatan Kragan Kabupaten Rembang Mahdavikya, Muhdi; Tjahjono, Heri
Edu Geography Vol 9 No 1 (2021): Vol 9 No 1 (2021)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the level of knowledge and skills of fishermen in using GPS navigation tools for fishing activities and the effect of education and knowledge levels on fishermen's skills using GPS navigation tools. This research is a quantitative study with data collection methods in the form of tests, observations and interviews. The research sample consisted of 100 fishermen in Kragan District, Rembang Regency who were selected by purposive sampling technique. The data analysis used in this study consisted of central tendency statistical analysis techniques, multiple linear regression analysis and descriptive analysis. The results showed that fishermen in Kragan District had a high level of knowledge about GPS and skills in the medium category. This research shows that fishermen have the knowledge and skills to use GPS above average because the value is above low. These results indicate that the effect of fishermen's education and knowledge has an effect on the skills of using GPS, but not so much. This is because the knowledge and skills are obtained from one's own experience while at sea. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan keterampilan nelayan dalam menggunakan alat navigasi GPS untuk aktivitas tangkap ikan dan pengaruh tingkat pendidikan dan pengetahuan terhadap keterampilan nelayan menggunakan alat navigasi GPS. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode pengumpulan data berupa tes, observasi dan wawancara. Sampel penelitian terdiri atas 100 nelayan di Kecamatan Kragan Kabupaten Rembang yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri atas teknik analisis statistik tendensi sentral, analisis regresi linear berganda dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menujukkan bahwa nelayan di Kecamatan Kragan memiliki tingkat pengetahuan mengenai GPS pada kategori tinggi dan keterampilan pada kategori sedang. Penelitian ini menunjukkan bahwa nelayan memiliki pengetahuan dan keterampilan menggunakan GPS diatas rata-rata karena bernilai diatas rendah. Hasil ini menujukkan bahwa pengaruh pendidikan dan pengetahuan nelayan berpengaruh terhadap keterampilan menggunakan GPS, namun tidak begitu besar. Hal tersebut dikarenakan pengetahuan dan keterampilan didapatkan dari pengalaman sendiri ketika melaut.
Pengaruh Tingkat Pendidikan Dan Pendapatan Kepala Keluarga Terhadap Penyediaan Air Bersih, Sanitasi, Sampah Di Desa Boja Kecamatan Boja Kabupaten Kendal Putri, Dwi Utami; Tjahjono, Heri; Aji, Ananto
Edu Geography Vol 5 No 3 (2017): Vol 5 No 3 (2017)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the level of formal and non-formal education of the community, to know the magnitude of the expenditure of household allocated for the purposes of environmental management, to know the effect of educational levels and public income on environmental management in Boja Village. Researchers collected data using questionnaires, interviews, and documentation. Data analysis technique used descriptive analysis percentage and multiple regression analysis. The result of the research shows that the level of formal education of Boja Village is still low, while non formal education includes socialization/training related to environmental management has been followed by 49 household. A total of 88 head of household allocated their income for environmental management purposes from Rp 15.000-Rp 60.000. The variable of educational level and income level related to water supply, sanitation, garbage variable is 28,40%, so it is stated enough to have influence. The conclusion of this study is "there is a significant influence between the level of education and income on water supply, sanitation, garbage in Boja Village, Boja District, Kendal Regency”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pendidikan formal dan nonformal kepala keluarga, mengetahui besarnya pengeluaran kepala keluarga yang dialokasikan untuk keperluan pengelolaan lingkungan hidup, mengetahui pengaruh tingkat pendidikan dan pendapatan kepala keluarga terhadap pengelolaan lingkungan hidup di Desa Boja. Peneliti mengumpulkan data menggunakan kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif persentase dan analisis regresi ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendidikan formal kepala keluarga Desa Boja masih rendah sedangkan pendidikan nonformal meliputi sosialisasi/pelatihan terkait pengelolaan lingkungan hidup pernah diikuti sebanyak 49 kepala keluarga. Sebanyak 88 kepala keluarga mengalokasikan pendapatannya untuk keperluan pengelolaan lingkungan hidup antara Rp 15.000 - Rp 60.000. Variabel tingkat pendidikan dan tingkat pendapatan berpengaruh terhadap variabel penyediaan air bersih, sanitasi, sampah sebesar 28,40 %, sehingga dinyatakan cukup memiliki pengaruh. Simpulan dari penelitian ini adalah “ada pengaruh yang signifikan antara tingkat pendidikan dan pendapatan terhadap penyediaan air bersih, sanitasi, sampah di Desa Boja Kecamatan Boja Kabupaten Kendal”.
Pengaruh Tingkat Pengetahuan Rth (Ruang Terbuka Hijau) Ibu Rumah Tangga Terhadap Tingkat Penyediaan Rth Pekarangan di Kelurahan Palebon Kecamatan Pedurungan Kota Semarang Tahun 2017 Safitri, Elvita; Sunarko, Sunarko; Tjahjono, Heri
Edu Geography Vol 6 No 2 (2018): Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The quantity of the green open space that decreases more and is accompanied by the low quality causes the balance of ecological carrying capacity of the urban environment is not maintained well, it causes damage to the environment of the city center, such as tidal flood, flood, and pollution. The purpose of this study is to know the influence of the knowledge level of housewives about RTH (Ruang Terbuka Hijau/ Green Open Space) toward the supplying level of RTH at the yard. The type of this research is quantitative despcriptive using the method of collecting data, test, observation, questionnaire, and documentation. The method of the data analysis used in this research is regression analysis. The result of the research shows that there is an influence of the knowledge level of housewives about RTH (Ruang Terbka Hijau/Green Open Space) toward the supplying level of RTH at the yard. Kuantitas ruang terbuka hijau yang semakin berkurang diiringi dengan kualitas yang rendah menyebabkan keseimbangan daya dukung ekologis lingkungan kota tidak terjaga pada akhirnya dapat menimbukan kerusakan lingkungan pusat kota berupa rob, banjir, dan polusi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh tingkat pengetahuan ibu rumah tangga mengenai RTH (Ruang Terbuka Hijau) terhadap tingkat penyediaan RTH Pekarangan.Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan metode pengumpulan data tes, observasi, angket, dan dokumentasi.Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi.Hasil penelitian menunjukan adanya pengaruh tingkat pengetahuan ibu rumah tangga mengenai RTH (Ruang Terbuka Hijau) terhadap tingkat penyediaan RTH Pekarangan.
Aktivitas Siswa dalam Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri pada Mata Pelajaran IPS Siswa Kelas VIII Smp N 29 Semarang Tahun Ajaran 2018/2019 suprapto, Mohammad Nur; Tjahjono, Heri; Suroso, Suroso
Edu Geography Vol 6 No 3 (2018): Vol 6 (3) 2018
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to find out how students' activities in the application of inquiry learningmodels in social studies subjects. The population of this study was all eighth grade students with 8classes. In this study the sampling technique used random sampling. The sample was taken from25% of the study population. Because the sample is considered homogeneous so that in sampling tofacilitate research taken from two classes randomly selected from the selection obtained classes VIIIC and VIII D. Data collection techniques used were questionnaires. Data analysis techniques usingdescriptive analysis. The results showed the level of student learning activities in Inquiry learningincluded the criteria of less active, indicated by the activities of students in orientation, formulatingproblems, collecting data and testing hypotheses, classically 46% of students' active activities, and54% less active. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana aktivitas siswa dalam penerapanmodel pembelajaran inkuiri pada mata pelajaran IPS. Populasi penelitian ini adalahseluruh siswa kelas VIII yang jumlahnya ada 8 kelas. Dalam penelitian ini teknikpengambilan sampel menggunakan random sampling.Sampel penelitian ini diambil dari25% dari populasi penelitian. Karena sampel dianggap homogen sehingga dalampengambilan sampel untuk memudahkan penelitian diambil dari dua kelas yg dipilihsecara acak dari pemilihan tersebut diperoleh kelas VIII C dan VIII D. Teknikpengumpulan data yang digunakan adalah angket. Teknik analisis data menggunakananalisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan tingkat aktivitas belajar siswa dalampembelajaran Inquiry termasuk kriteria kurang aktif, ditunjukkan dengan aktivitas siswadalam orientasi, merumuskan masalah, mengumpulkan data dan menguji hipotesis,Secara klasikal aktivitas belajar siswa 46% Aktif, dan 54% kurang Aktif.
Pengaruh Pemahaman Pengetahuan Materi Pendidikan Konservasi terhadap Sikap dan Perilaku Mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Negeri Semarang dalam Pemeliharaan Kebersihan Lingkungan Kos di Kelurahan Sekaran Kecamatan Gunung Pati Kota Semarang Anisa, Ratna Dewi; Tjahjono, Heri
Edu Geography Vol 6 No 3 (2018): Vol 6 (3) 2018
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The present research aims to find out the understanding knowledge of conservation education, findout the student’s attitudes and behaviours in maintaining the cleanliness of boarding houseenvironment, and find out the influence ofunderstanding knowledge conservation education onattitude and behaviour of students in maintaining the cleanliness of boarding house environment.Data collection technique used test, questionnaire, observation sheet, and documentation. Analysistechnique used percentage of descriptive analysis and simple regression analysis. The results of theresearch : The understanding knowledge of Geography Education students 2014 was categorized ashigh and the mean was 13,7 with the percentage was 68% the criterion was high high. Overall,students’ attitudes and behaviours in maintaining the cleanliness of boarding house environmentwas 87.01 and the percentage was 73% the criterion was high. There was also an influence betweenthe understanding knowledge conservation education towards attitude and behaviour of students. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman pengetahuan materi pendidikankonservasi, mengetahui sikap dan perilaku mahasiswa dalam pemeliharaan kebersihanlingkungan kos, mengetahui pengaruh pemahaman pengetahuan materi pendidikankonservasi terhadap sikap dan perilaku mahasiswa dalam pemeliharaan kebersihanlingkungan kos. Teknik pengumpulan data dengan tes, angket, lembar observasi dandokumentasi. Teknik analisis deskriptif persentase dan analisis regresi sederhana. HasilPenelitian menunjukkan bahwa pemahaman pengetahuan materi pendidikan konservasidalam kategori tinggi dengan nilai rata rata diperoleh 13,7 dengan persentase 68% kriteriapemahaman pengetahuan sudah tinggi. Sikap dan perilaku mahasiswa dalampemeliharaan kebersihan lingkungan kos hasil keseluruhan rata-rata 87,01 denganpersentase 73% kriteria sudah baik. Serta terdapat pengaruh pemahaman pengetahuanmateri pendidikan konservasi terhadap sikap dan perilaku mahasiswa.
Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Peran Masyarakat dalam Penanggulangan Bencana Tanah Longsor di Desa Rahtawu Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus Tahun 2018 Izza, Nida Sayyidatul; Tjahjono, Heri
Edu Geography Vol 7 No 3 (2019): Vol 7 No 3 (2019)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v7i3.33576

Abstract

This study aims to determine the relationship between the level of knowledge of the community and the role of the community in managing landslides. Research variables include the level of knowledge about the material regarding landslides and the role of the community in landslide management. Data collection techniques using tests, questionnaires, observation and interviews. Data analysis using descriptive statistical techniques and product moment correlation. The results showed that the community's knowledge was very high (51%) and high (44%), while the role of the community in disaster management was not maximal because of the results of research that showed that the majority of respondents obtained moderate criteria (59.2%) and low (31.7%). The relationship between the two variables shows results that are not in the same direction or inversely proportional to the correlation coefficient of -0.08. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan masyarakat dengan peran masyarakat dalam penanggulangan bencana tanah longsor. Variabel penelitian meliputi tingkat pengetahuan terhadap materi mengenai tanah longsor dan peran masyarakat dalam penanggulangan bencana tanah longsor. Teknik pengambilan data menggunakan tes, kuesioner, observasi dan wawancara. Analisis data menggunakan teknik statistik deskriptif dan korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat berada pada kritria sangat tinggi (51%) dan tinggi (44%), sementara itu peran masyarakat dalam penanggulangan bencana belum maksimal karena hasil penelitian yang menunjukkan sebagian besar responden memperoleh skor pada kriteria sedang (59,2%) dan rendah (31,7%). Hubungan kedua variabel tersebut menunjukkan hasil yang tidak searah atau berbanding terbalik dengan koefisien korelasi sebesar -0,08
PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN MASYARAKAT TERHADAP PERILAKU PEDULI LINGKUNGAN DI DESA GENTING KECAMATAN JAMBU KABUPATEN SEMARANG Wulansari, Ainun Hinggis Nur; Tjahjono, Heri; Sanjoto, Tjaturahono Budi
Edu Geography Vol 8 No 2 (2020): Vol 8 No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objectives of this research are (1) to know the environmental care behavior, and (2) to analyze the influenceof society education level. The variable of this research is level of education and environmental care. Techniqueof collecting data is used questioners. Data analysis technique used descriptive percentage and simple regressionanalysis. There are 3 parts of variable that is to measure the environmental care behavior for the society such asthe using of water, the using of energy and waste management. The society education level was categorized poorthat was level of graduation for elementary school which is 31, 60%. The research result showed that (1) basedon the results of calculations using frequency analysis, the environmental care behavior of the community in thisstudy included the caring criteria with a percentage of 48,98%. (2) there was an influence society education levelfor the environmental care behavior based on spearman rank correlation calculation that is there is a significantrelationship between the level of education on environmental care behavior because the result of the sig. (2-tailed)is 0,000<0,05. Environmental care behavior of society was different because of education level was still low andalso the motivation of society to join socialization and training is given by government and related agencies werelow. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui perilaku peduli lingkungan masyarakat, dan (2)menganalisis pengaruh tingkat pendidikan masyarakat terhadap perilaku peduli lingkungan.Variabel dalam penelitian ini adalah tingkat pendidikan dan perilaku peduli lingkungan. Teknikpengumpulan data dengan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptifpersentase dan analisis regresi sederhana. Terdapat 3 sub variabel untuk mengukur perilaku pedulilingkungan masyarakat, yaitu penggunaan air, penggunaan energi dan pengelolaan sampah. Tingkatpendidikan masyarakat dalam penelitian ini menunjukkan masih tergolong rendah, yaitu denganlulusan tingkat pendidikan sekolah dasar dengan persentase 59,25%. Hasil penelitian menunjukkanbahwa (1) berdasarkan hasil perhitungan menggunakan analisis frekuensi, perilaku pedulilingkungan masyarakat dalam penelitian ini termasuk kriteria peduli dengan jumlah persentasesebesar 52,04% (2) pengaruh tingkat pendidikan masyarakat terhadap perilaku peduli lingkunganberdasarkan perhitungan korelasi rank spearman yaitu terdapat hubungan yang signifikan antaratingkat pendidikan terhadap perilaku peduli lingkungan karena nilai sig. (2-tailed) adalah0,000<0,05. Perilaku peduli lingkungan masyarakat yang berbeda-beda dikarenakan tingkatpendidikan masih rendah serta kurangnya motivasi masyarakat dalam mengikuti sosialisasi maupunpelatihan yang diberikan oleh pemerintah maupun dari instansi yang terkait.
Peran Warga Sekolah dalam Menerapkan Pendidikan Lingkungan Hidup Melalui Program Sekolah Adiwiyata di SMPP N 31 Semarang Tahun 2019 Indriyana, Tri; Tjahjono, Heri
Edu Geography Vol 8 No 3 (2020): Vol 8 No 3 (2020)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

___________________________________________________________________This research was aimed to investigate the role of school occupier in implementing the environmentaleducation, to find out students’ level of care towards the environment and to examine thesupplementary and subtractive support of Adiwiyata application. The technique of collecting thedata were observation, interview, documentation and survey. Meanwhile, to analyse the data,researcher employed descriptive percentages and descriptive qualitative. The result of the researchimplied that the school occupier of SMP Negeri 31 Semarang has acted properly in implementingenvironmental education, the student also has high level of care towards the environment in theamount of 65.64. They did manage the eco-friendly infrastructure properly, participate actively inenvironmental activity and complete all learning activity according to the curriculum which is basedon environmental standard. A suggestion that researcher could give to this school is that there shouldbe an evaluation regularly and make the report of the evaluation to find out the weaknesses anddifficulties in the implementation of Adiwiyata to achieve better result. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran warga sekolah dalam menerapkanpendidikan lingkungan hidup, mengetahui tingkat kepedulian siswa terhadap lingkunganhidup dan untuk mengetahui faktor pendorong dan penghambat pelaksanaan adiwiyata.Teknik pengunpulan data berupa: observasi, wawancara, dokumentasi dan angket.Teknik analisis data menggunakan deskriptif persentase dan deskriptif kualitatif. Hasilpenelitian menunjukkan: warga sekolah SMP N 31 Semarang sudah berperan denganbaik dalam menerapkan pendidikan lingkungan hidup, siswa juga memiliki kepedulianlingkungan yang tergolong sangat tinggi sebesar 65,64. Siswa melakukan pengelolansarana prasarana yang ramah lingkungan dengan baik, berpartisipasi aktif dalam kegiatanlingkungan dan melaksanakan seluruh kegiatan pembelajaran dalam kurikulum berbasislingkungan. Dalam pelaksanaan program adiwiyata hendaknya sekolah mengadakanevaluasi secara rutin dan berkala dan membuat laporan hasil evaluasi tersebut agarsekolah mengetahui kendala dan kekurangan dalam pelaksanaan adiwiyata sehinggakedepannya dapat berjalan lebih baik lagi.
Co-Authors Abd Basith Mukhlas Abd. Rasyid Syamsuri Afrilianto, Adit Ahmad Dzulfiqar Aji, Halim Sukma Alfi, Lailiyah Alfi, Lailiyah Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Ananto Aji Ananto Aji, Ananto Andin Irsadi Andriyanto, Mail Anifahtun Anisa, Ratna Dewi Anisa, Ratna Dewi Apik Budi Santoso Aprianto, Widhi Kurniawan Aprillia Findayani Astuti, Eni Ayu bin Nayan, Nasir Budi, Sanjoto Tjaturahono Budi, Sanjoto Tjaturahono Dewi Liesnoor Setyowati Doni Doni Eka Anjar Sari, Eka Anjar Erni Suharini Eva Banowati Fahrudin Hanafi Fahrudin Hanafi, Fahrudin Fandi Yusuf Maldini, Fandi Yusuf Fauzi Firmanzah Galuh Sitoresmi, Galuh Hariyanto Hariyanto Indriyana, Tri Izza, Nida Sayyidatul J Juhadi Juhadi Juhadi Kalyana Putri, Enda Lestari, Rika Puji M Fikri Amrullah Mahdavikya, Muhdi Moch. Arifien, Moch. Moh Yasir Alimi Mohammad, Nezar Ely Mohammad, Nezar Ely Muntaman, Putra Muntaman, Putra Nina Rosiana, Nina Ninuk Sholikhah Akhiroh Novi Ike Susantl, Novi Ike Nuansa Chandra Lintang, Nuansa Chandra Nugroho Trisnu Brata Nur Elmanda, Nisrina NUR FITRIANI Nurul Fatimah Oktiana, Cichi Oktiana, Cichi Otty Damayanti Utami, Otty Damayanti Pradika Adi Wijayanto Pramono, Didi Putri, Dwi Utami Putri, Dwi Utami R Sugiyanto Rahma Hayati Riza Arifudin Safitri, Elvita Safitri, Elvita Saptono Putro Sari, Alifa Ambar Satya Budi Nugraha Sembiring, Rinawati Sianturrahman, Damar Siska, Sunia Elanda Sisna Yuliana Diah Utami Putri, Sisna Yuliana Diah Utami Siti Nurindah Sari Sriyono Sriyono Sunarko Sunarko suprapto, Mohammad Nur suprapto, Mohammad Nur Suroso Suroso Tjaturahono Budi Sanjoto Wijaya, Januar Wirasanti, Avionita Wisnu Kurniawan Wulansari, Ainun Hinggis Nur