Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Edukasi pencegahan stunting melalui sanitasi pengelolaan sampah dan higiene di SD Muhammadiyah 4 Samarinda Pramaningsih, Vita; Agustina, Fitriyati; Saputra, Harun; Aulia, Najwa; Atoillah, Nizar; Kurniawan, Deny
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.23352

Abstract

Abstrak Stunting merupakan masalah kesehatan global yang memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak-anak, dengan dampak jangka panjang terhadap kesehatan dan produktivitas manusia. Salah satu faktor yang berkontribusi pada tingginya angka stunting adalah kurangnya akses dan praktik kebersihan sanitasi yang baik, termasuk pengelolaan sampah. Lingkungan yang kotor dan tercemar dapat menyebabkan penyebaran penyakit, mengganggu penyerapan nutrisi. Maka perlu mengedukasi masyarakat sejak dini terkhusus pada siswa SD dan lingkungan sekolah. Metode pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan kegiatan penyuluhan, ceramah, diskusi dan demonstrasi praktek langsung tentang sanitasi pengelolaan sampah. Hasil menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman tentang stunting dan pengelolaan sampah di kalangan siswa setelah dilakukan edukasi. Hal ini tercermin pada hasil pre test dan post test yang menunjukan peningkatan pemahaman pengetahuan. Pemahaman siswa, guru sebelum pemberian edukasi tentang stunting masih kurang dibandingkan pemahaman tentang pengelolaan sampah. Responden yang menjawab benar pada pretest untuk materi stunting lebih rendah kurang dari 50% dibanding dengan materi pengelolaan sampah. Kegiatan edukasi baik berupa penyuluhan maupun pendampingan perlu dilakukan pada lingkungan masyarakat sekolah maupun masyarakat umum, untuk mendukung penurunan stunting. Pemahaman yang dimikili siswa dan masyarakan menjadi modal awal untuk merubah perilaku mereka untuk menyadari akan pentingnya hidup bersih dan sehat dengan mewujudkan sanitasi dan hygiene. Kata kunci: edukasi; stunting; sampah; hygiene. Abstract Stunting is a global health problem that affects children's growth and development, with long-term impacts on human health and productivity. One of the factors contributing to the high rate of stunting is the lack of access to and practice of good sanitation hygiene, including waste management. A dirty and polluted environment can lead to the spread of disease, disrupting the absorption of nutrients. So it is necessary to educate the community from an early age, especially for elementary school students and the school environment. This community service method is carried out through counseling activities, lectures, discussions, and practical demonstrations on waste management and sanitation. The results showed a significant increase in understanding of stunting and waste management among students after education. This is reflected in the pre-test and post-test results, which show an increase in knowledge and understanding. The understanding of students and teachers before providing education about stunting is still less than the understanding of waste management. Respondents who answered correctly on the stunting material were lower than the waste management material. Educational activities in the form of counseling and mentoring need to be carried out in the school community and with the general public to support the reduction of stunting. The understanding that students and the community have is the initial capital to change their behavior to realize the importance of living clean and healthy by realizing sanitation and hygiene. Keywords: education; stunting; waste; hygiene.
Optimalisasi Sirkulasi Oksigen dan Monitoring Kualitas Air untuk Peningkatan Budidaya Perikanan di Desa Makarti Kutai Kartanegara Sigiet Haryo Pranoto; Hamada Zein; Fitriyati Agustina; Arbansyah
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 9 No. 02 (2025): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v9i02.3619

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Makarti, Kabupaten Kutai Kartanegara, dengan tujuan untuk meningkatkan produktivitas budidaya ikan nila melalui penerapan teknologi tepat guna dan pemberdayaan masyarakat. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat adalah keterbatasan dalam mengelola kualitas air kolam serta kurangnya sarana pendukung budidaya. Untuk menjawab permasalahan tersebut, tim pengabdian merancang dan menerapkan sistem aerator berbasis Internet of Things (IoT) yang dilengkapi dengan sensor suhu dan pH, guna memantau kondisi air secara real-time. Selain itu, dilakukan pelepasan 1.500 ekor bibit ikan nila ke kolam warga sebagai bentuk dukungan nyata terhadap keberlanjutan budidaya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa suhu dan pH air kolam berada dalam kisaran optimal untuk pertumbuhan ikan nila, dan penggunaan teknologi monitoring berbasis IoT memberikan kemudahan bagi warga dalam melakukan kontrol kualitas air.
Utilization of Styrofoam Waste as An Asphalt Modifier to Support The Development Of Environmentally Road Pavements Liana, Ulwiyah Wahdah Mufassirin; Prahmadanegara , Muhammad Jefri; Agustina, Fitriyati
Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol. 28 No. 1 (2026): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik
Publisher : Department of Civil Engineering, Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/potensi.v28i1.6821

Abstract

The rising demand for road infrastructure as well as vehicle growth needs high-performance and eco-friendly pavement materials. However, plastic waste, especially non-biodegradable Styrofoam, still remains a major environmental challenge. Previous studies have examined styrofoam in plastic-modified asphalt, but limited research has addressed the optimum styrofoam content using a multi-parameter Marshall performance approach under local aggregate conditions and Bina Marga 2024 specifications. This study aims to evaluate the effect of styrofoam waste as an asphalt modifier on the Marshall characteristics of Asphalt Concrete–Wearing Course (AC-WC) mixtures and to determine the optimum styrofoam content. Laboratory tests were conducted with styrofoam variations of 5.8%, 6.0%, and 6.2% at an Optimum Asphalt Content of 5.81%. Styrofoam was cut into 1 × 1 cm pieces before being mixed into hot asphalt, with the mixing process carried out according to Bina Marga specifications. Marshall parameters were analyzed, including stability, flow, density, VIM, VMA, VFA, and Marshall Quotient. The results indicate that styrofoam modification improves mixture stiffness, stability, and resistance to deformation. The optimum performance was achieved at 6.0% styrofoam content. The utilization of styrofoam waste has the potential to reduce plastic pollution while enhancing pavement performance, contributing to sustainable infrastructure development aligned with SDG 9.