Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PENGARUH PENYULUHAN MEDIA VIDEO TERHADAP PENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG KONTRASEPSI INTRA UTERINE DEVICES (IUD) PADA PASANGAN USIA SUBUR Ardiani Sulistiani; Atik Setiyaningsih
Jurnal Kebidanan VOLUME 13. NO.01, JUNI 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v13i01.420

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: metode kontrasepsi yang paling banyak digunakan di Indonesia adalah KB suntik sebesar 62,77%, terbanyak kedua yaitu pil 17,24%, Intra Uterine Devices (IUD) merupakan salah satu alat kontrasepsi jangka panjang mendapatkan urutan ketiga sebesar 7,15%, KB implant sebanyak 6,99%, metode operasi wanita 2,78%, metode operasi pria 0,53% kondom 1,22%. Masih sedikitnya pengguna KB IUD dapat dikarenakan kurangnya pengetahuan dan sikap ibu yang negatif tentang KB IUD. Tujuan: Mengetahui pengaruh penyuluhan media video terhadap peningkatkan pengetahuan dan sikap tentang kontrasepsi Intra Uterine Devices (IUD) pada pasangan usia subur. Metode: Penelitian pre eksperimen, dengan pendekatan one group pre test-post test design. Populasi dalam penelitian ini adalah adalah Pasangan Usia Subur di PMB Ardiani sejumlah 38 responden Analisis bivariat menggunakan wilcoxon. Hasil: Adapengaruh penyuluhan media video untuk meningkatkan pengetahuan tentang kontrasepsi Intra Uterine Devices (IUD) pada pasangan usia subur ((0,000<0,05).Ada pengaruh penyuluhan media video untuk meningkatkan sikap tentang kontrasepsi Intra Uterine Devices (IUD) pada pasangan usia subur (0,000<0,05).Kesimpulan: diharapkansetelah dilakukan penyuluhan menggunakan media video masyarakat mau menggunakan alat kontrasepsi jangka panjang salah satunya Intra Uterine Devices (IUD)dan diharapkan media video dapat digunakan untuk  penyuluhan.Kata Kunci : Penyuluhan, Media video, Pengetahuan , Sikap, Intra Uterine Devices (IUD)                    THE EFFECT OF VIDEO MEDIA COUNSELING ON IMPROVING KNOWLEDGE AND ATTITUDE ABOUT INTRACEPTION CONTRACEPTION OF INTRA UTERINE DEVICES ( IUD ) IN FERTILIZER AGE PAIRSABSTRACTBackground; the most widely used contraceptive method in Indonesia is injection contraceptive at 62.77%, the second largest is the pill 17.24%, Intra Utrine Devices ( IUD ) is one of the long-term contraceptives getting the third of 7.15%. Implant contraception was 6.99% , female surgery method 2.78%, male surgery method 0.53% condom 1.22%. the still few users of the IUD KB can due to the lack of knowllede and negative attitudes of mothers about the IUD KB. Objective : To determine the effect of video media counseling on increasing knowledge and attitudes about Intra Utrin Devices ( IUD ) contraception in fertile age couples.Methods : Pre – experimental research, using one group pre -test-post-test design approach. The population in this study were 38 fertile couples at PMB Ardiani. Bivariate analysis used Wilcoxon.Results : There is an effect of video media counseling to increase knowledge about intrauterine devices ( IUD ) contraception in reproductive age couples (0,000<0.05 ). There is an effect of video media education to improve attitudes about intrauterine devices ( IUD ) contraception in age couples. Fertile 9 0.000<0.05 )Conclusion : it is hopes that after counseling using video media, the community will want to use long- term contraceptives, one of which is Intra Uterine devices ( IUD ) and it is hoped that video media can be used for counselin.Keywords : counseling, video media, knowledge, attitudes, intra Uterine Devices ( IUD )
SMART APPLICATION DETECTION OF CHILD GROWTH AND DEVELOPMENT SEBAGAI SALAH SATU UPAYA DETEKSI DINI DAN STIMULASI TUMBUH KEMBANG DI CIBEBER, LEBAK, BANTEN Yanti .; Ardiani Sulistiani; Eris Laras Patimah
Jurnal Kebidanan VOLUME 13. NO.01, JUNI 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v13i01.425

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Keterlambatan pertumbuhan dan perkembangan merupakan masalah yang sering dijumpai di masyarakat, tetapi kurang mendapatkan penanganan yang tepat. Pentingnya pelaksanaan stimulasi dini perkembangan anak menjadi salah satu hal yang dapat mendeteksi gangguan tumbuh kembang secara dini. Smart Application Detection Of Child Growth And Development merupakan salah satu produk inovasi dengan memanfaatkan teknologi informasi, yang dapat digunakan untuk mendeteksi tumbuh kembang anak melalui aplikasi yang dapat dipasang pada smartphone. Tujuan Penelitian: Mengetahui pengalaman ibu dalam penggunaan aplikasi Smart Application Detection Of Child Growth And Development untuk memantau tumbuh kembang anak. Metode : Penelitian ini merupakan studi deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Semi-structure interview digunakan untuk mewawancarai 2 informan kunci dan 10 informan utama yang sesuai dengan kriteria inklusi. Analisis data dilakukan secara deskriptif analitik. Hasil : aplikasi sangat bermanfaat karena dapat menambah informasi dan pengetahuan untuk memantau perkembangan anak, 90% informan menyatakan bahwa aplikasi mudah dipakai, mudah dipahami, 100%  menyatakan bahwa aplikasi yang dibuat cukup efektif, aplikasi dianggap sebagai bahan informasi dan sumber pengetahuan. Sedikit kendala dalam penggunaan aplikasi karena ada beberapa ibu tidak memiliki smartphone, serta terkendala jaringan. Kata kunci : Pengalaman, Smart Application Detection Of Child Growth And DevelopmentSMART APPLICATION DETECTION OF CHILD GROWTH AND DEVELOPMENTABSTRACTBackground: Delay in growth and development is a problem that is often encountered in society, but it does not get the right treatment. The importance of implementing early stimulation of child development is one of the things that can detect early growth and development disorders. Smart Application Detection Of Child Growth And Development is an innovative product that utilizes information technology, which can be used to detect children's growth and development through applications that can be installed on smartphones. Purpose: To find out the mother's experience in using the Smart Application Detection Of Child Growth And Development application to monitor children's growth and development.  Methods: This research is a qualitative descriptive study with a phenomenological approach. Semi-structured interviews were used to interview 2 key informants and 10 key informants who fit the inclusion criteria. Data analysis was carried out by analytic descriptive.  Results: the application is very useful because it can add information and knowledge to monitor children's development, 90% of informants stated that the application was easy to use, easy to understand, 100% stated that the application made was quite effective, the application was considered an information material and a source of knowledge. There are a few obstacles in using the application because there are some mothers who do not have smartphones, and are network constrained.Keyword : Experience, Smart Application Detection Of Child Growth And Developmen
HUBUNGAN PENGETAHUAN REMAJA KARANGTARUNA SAS DENGAN KEPATUHAN MENERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PENULARAN COVID-19 DI KELIPAN KECAMATAN NGEMPLAK KABUPATEN BOYOLALI Atik Setiyaningsih; Ardiani Sulistiani
Jurnal Kebidanan VOLUME 13. NO.02, DESEMBER 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v13i02.468

Abstract

ABSTRAKLatar belakang  : Masalah kesehatan dunia yang saat ini menjadi sorotan dan sangat penting untuk mendapatkan perhatian dari ilmuwan kesehatan dan masyarakat umum adalah penyakit akibat Covid-19 yaitu penyakit yang disebabkan oleh corona virus yang terus mengalami peningkatan dan menjadikan pandemi di seluruh Negara terutama di Indonesia. Covid-19 dapat dicegah dengan pengetahuan dan kepatuhan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan. Survei awal pendahuluan diketahui bahwa ada 7 responden yang tidak mempercayai adanya Covid-19 dan sebagian besar tidak menerapkan protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah. Tujuan : Penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan Remaja  Karangtaruna SAS  dengan kepatuhan dalam menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19 Desa Kelipan, Kec. Ngemplak, Kab. Boyolali. Metodeologi Penelitin : Penelitian ini dilakukan pada tanggal 06 agustus 2020 sd 29 September 2020. Menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian seluruh Remaja Karangtaruna SAS Desa Kelipan, Kec. Ngemplak, Kab.Boyolali yang berjumlah 42 orang.  Sampel diambil secara Total Sampling sebanyak 42 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Luaran dalam penelitian ini adalah Jurnal Ilmiah Kebidanan. Analisis data menggunakan Uji Rank Spearman. Didapatkan hasil p-value sebesar 0,000 (p<0,05) maka Ho ditolak dan dinyatakan ada hubungan. Hasil Penelitian : Kesimpulan dari penelitian ini adalah Ada hubungan pengetahuan Remaja Karangtaruna SAS  dengan kepatuhan dalam menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19.Kata Kunci : Covid-19, Pengetahuan Covid-19, Protokol KesehatanTHE RELATIONSHIP OF THE KNOWLEDGE OF ADOLESCENT KNOWLEDGE KARANGTARUNA SAS WITH COMPLIANCE WITH APPLYING HEALTH PROTOCOLS AS AN EFFORT TO PREVENT THE TRANSMISSION OF COVID-19 IN KELIPAN, NGEMPLAK DISTRICT, BOYOLALI REGENCYABSTRACTBackground: The world health problem that is currently in the spotlight and is very important to get the attention of health scientists and the general public is a disease caused by Covid-19, a disease caused by the corona virus which continues to increase and causes a pandemic in all countries, especially in Indonesia. Covid-19 can be prevented with public knowledge and compliance in implementing health protocols. The preliminary preliminary survey found that there were 7 respondents who did not believe in the existence of Covid-19 and most did not implement the health protocols recommended by the government. Reserch Methodology : The purpose of this study was to determine the relationship between knowledge of Karangtaruna SAS Youth and compliance in implementing health protocols as an effort to prevent transmission of Covid-19 in Kelipan Village, Kec. Ngemplak, Kab. Boyolali. Research result : This research was conducted on August 6, 2020 to September 29, 2020. Using a quantitative method with a cross sectional approach. The research population is all Youth Karangtaruna SAS Kelipan Village, Kec. Ngemplak, Boyolali Regency, totaling 42 people. Samples were taken by total sampling as many as 42 respondents. The research instrument used a questionnaire. Data analysis using Spearman Rank Test. The p-value is 0.000 (p<0.05), then Ho is rejected and it is stated that there is a relationship. Conclusion  :The Conclusion of this study is that there is a relationship between knowledge of Karangtaruna SAS Youth and compliance in implementing health protocols as an effort to prevent Covid-19 transmission.Keywords: Covid-19, Knowledge of Covid-19, Health Protocol
HUBUNGAN MOTIVASI IBU DALAM MELAKUKAN PIJAT BAYI DENGAN KENAIKAN BERAT BADAN BAYI Sab'ngatun; Ardiani Sulistiani
Jurnal Kebidanan VOLUME 15, NO.01 JUNI 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v15i01.598

Abstract

Pijat bayi merupakan ungkapan kasih sayang antara orang tua dan anaknya, yang berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan anak. Orang tua yang terrmotivasi agar tumbuhkembang bayi sempurna akan terdorong utnuk melakukan pijat bayi. Harapan orang tua setelah dilakukan pjatan bayi akan merasa nyaman, nyenyak tidurnya, menyusu dengan kuat dan akan terjadi kenaikan berat badan bayi. Tujuan ini untuk mengetahui hubungan antara motivasi ibu dalam melakukan pijat bayi dengan kenaikan berat badan bayi. Metode : penelitian ini merupakan penelitian analitik korelasional dengan pendekatan crossectional, sampel dalam penelitian ini adalah ibu yang datang untuk memijatkan anaknya yang datang di klinik Dzaky Spa Musuk Boyolali pada Bulan Maret 2023 sebanyak 60 responden. Pengambilan data dengan data primer yaitu dengan menyebarkan kuisioner dan data skunder diperoleh dari studi dokumentasi dan studi kepustakaan. Analisis data univariat menggunakan distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan chi square. Hasi:l dari penelitian ini mayoritas responden umur 31-40 tahun sebanyak 31 responden (51,7%), mayoritas pendidikan menengah sebanyak 25 responden (41,7%) dan mayoritas bekerja swasta sebanyak 26 responden (43,3%). Maypritas motivasi kuat sebanyak 49 responden (81,7%) dan mayoritas ada kenaikan berat badan sebanyak 49 responden (81,7) dan hasil uji statistik didapatkan p value sebesar 0,0005 artinya ada hubungan antara motivasi ibu melakukan pijat bayi dengan kenaikan berat badan bayi. Simpulan: terdapat hubungan antara motivasi ibu melakukan pijat bayi dengan kenaikan berat badan bayi. Saran: memberikan masukan pada orang tua untuk menambah wawasan tentang pijat bayi agar dapat melakukan pijat bayi sendiri. Kata kunci : Motivasi, Pijat Bayi, Kenaikan, Berat Badan Bayi
Analisis Tren Pemanfaatan Pelayanan Keluarga Berencana oleh Pasangan Usia Subur di Fasilitas Kesehatan: Studi Berbasis Data Rekam Medis di Puskesmas Musuk Boyolali Ardiani Sulistiani; Luluk Khusnul Dwihestie; Ratih Kumala Dewi
Jurnal Rekam Medis & Manajemen Infomasi Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Nasional Karangturi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53416/jurmik.v5i1.357

Abstract

Program Keluarga Berencana (KB) merupakan strategi penting pemerintah Indonesia untuk mengendalikan pertumbuhan penduduk. Namun, pemanfaatan layanan KB oleh Pasangan Usia Subur (PUS) masih menghadapi tantangan, terutama dalam penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP). Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan karakteristik PUS dan tren pemanfaatan metode kontrasepsi di Puskesmas Musuk selama periode Januari 2022 hingga Desember 2024. Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif retrospektif dengan analisis data rekam medis. Sampel terdiri dari 356 PUS yang tercatat menggunakan layanan KB. Hasil menunjukkan mayoritas PUS berusia ≤35 tahun (73,3%), multipara (56,7%), dan tidak bekerja tetap (59,8%). Metode kontrasepsi Non-MKJP masih dominan (67,1%), namun terdapat tren peningkatan penggunaan MKJP dari 28,2% pada 2022 menjadi 37,8% pada 2024. Temuan ini mengindikasikan adanya pengaruh positif dari upaya edukasi terkait manfaat MKJP, meskipun preferensi terhadap metode Non-MKJP tetap tinggi. Disarankan agar edukasi kepada PUS tentang efektivitas dan keamanan MKJP terus ditingkatkan, serta pelatihan bagi tenaga kesehatan dan pelibatan tokoh masyarakat diperkuat untuk mendukung pencapaian tujuan program KB secara lebih optimal.
HUBUNGAN ANEMIA DAN KEKURANGAN ENERGI KRONIS (KEK) DENGAN KEJADIAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR) DI RSUD KOTA SALATIGA (Revisi) Lilik Wulandari; Luluk Khusnul Dwihestie; Ardiani Sulistiani
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 17 No. 02 (2026): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jks.v17i02.673

Abstract

Angka kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) di RSUD Kota Salatiga meningkat dari 12,6% (2024) menjadi 14,3% (2025). Masalah ini diduga berkaitan dengan kondisi anemia dan Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu selama kehamilan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan anemia dan KEK dengan kejadian BBLR. Penelitian kuantitatif analitik observasional menggunakan desain case-control dan pendekatan retrospektif. Dari populasi 874 bayi lahir tahun 2025, diambil sampel sebanyak 375 responden (125 kelompok kasus dan 250 kelompok kontrol) menggunakan teknik simple random sampling. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-square. Mayoritas responden berusia 20–35 tahun (60,0%), berpendidikan dasar (41,1%), dan tidak bekerja (55,2%). Uji statistik menunjukkan hubungan signifikan antara anemia dengan BBLR (p < 0,001; OR = 2,566) serta KEK dengan BBLR (p < 0,001; OR = 3,231). Hal ini membuktikan bahwa ibu hamil dengan anemia dan KEK memiliki risiko beberapa kali lipat lebih tinggi melahirkan bayi BBLR karena gangguan suplai nutrisi janin. Terdapat hubungan yang signifikan antara anemia dan KEK dengan kejadian BBLR di RSUD Kota Salatiga. Upaya pencegahan memerlukan peningkatan skrining berkala serta edukasi gizi intensif bagi ibu hamil.