Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengaruh Komunikasi Nonverbal dalam Meningkatkan Efektivitas Interaksi antar Budaya Alwan, Muhammad; Ashaf, A Firman; Trenggono, Nanang
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4 No 3: Desember (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v4i3.664

Abstract

Jurnal ini membahas peran penting komunikasi nonverbal dalam interaksi antar budaya. Komunikasi nonverbal, melalui gerak-gerik, ekspresi wajah, dan bahasa tubuh, memungkinkan ekspresi emosi dan pemahaman yang mendalam tanpa menggunakan kata-kata. Dalam konteks antarbudaya, di mana bahasa verbal sering kali tidak mencukupi untuk menyampaikan nuansa budaya, komunikasi nonverbal menjadi kunci untuk membangun kepercayaan, mengurangi kesalahpahaman, dan menyesuaikan diri dengan norma budaya setempat. Studi ini mengamati bahwa kesadaran terhadap perilaku nonverbal dalam budaya target dapat memfasilitasi integrasi lintas budaya yang lebih baik, mengurangi konflik, dan meningkatkan efektivitas komunikasi secara keseluruhan.
Dialektika tokoh agama dalam menjaga kerukunan Hasanah, Rika Khusnul; Aryanti, Nina Yudha; Agustina, Anna; Trenggono, Nanang
Bricolage : Jurnal Magister Ilmu Komunikasi Vol 9, No 1 (2023): Accredited by Kemenristekdikti RI SK No.152/E/KPT/2023
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/bricolage.v9i1.3793

Abstract

Penelitian ini tentang komunikasi Forum Kerukunan Umat beragama dan tokoh agama yang memiliki peran dalam menjaga sebuah kerukunan umatnya. Kuala Tungkal dikenal sebagai kota yang heterogen memiliki umat yang berbagai macam ras, suku, adat dan agama . Untuk itu, maka tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan bagaimana komunikasi forum kerukunan umat beragama (FKUB) dan peran tokoh agama dalam menjaga kerukunan antar umat beragama di Kuala Tungkal. Tokoh agama sangat penting di setiap daerah, tokoh agama menjadi figure yang baik dan penengah disetiap permasalahan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode pendekatan fenomenologi. Teori komunikasi organisasi sistem sosial Katz Kahn. Pengumpulan data diperoleh dari sumber data primer dan sekunder, teknik pengumpulan data berupa reduksi data, penyajian data, verifikasi dan terakhir kesimpulan. Hasil dari penelittian ini bahwa FKUB Kuala tungkal menggunakan komunikasi Interpersonal, komunikasi kelompok dan komunikasi massa. Adapun peran tokoh agama yang dijalankan oleh tokoh agama Islam, Kristen, Budha dan Hindu demi membangun toleransi masyarakat dan menjaganya agar tercipta kehidupan yang harmonis merupakan sumbangsih besar dari para tokoh agama dan masyarakat untuk kuala Tungkal. Peran itu meliputi pertama, peran dalam menjaga tradisi keagamaan, kedua peran dalam mencapai tujuan antar umat, ketiga peran dalam menjaga interaksi sosial dan, keempat peran memelihara hubungan antar tokoh dan antar umat.
Peran Media Sosial dalam Pembentukan Identitas : Perspektif Cultural Studies Sari, Reka Purnama; Trenggono, Nanang; Aryanti, Nina Yudha; Ashaf, Abdul Firman; Kartika, Tina
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.19486

Abstract

This study addresses the central issue of how social media plays a role in the process of identity formation amid the currents of globalization and digitalization. The main objective of this research is to understand how social media influences the identity formation process and to examine how Cultural Studies theory explains the relationship between social media, representation, and identity construction. This study employs a qualitative method with a Cultural Studies perspective to provide a deeper understanding of the dynamics of identity formation in the digital era. The findings indicate that social media in the digital age has become a new cultural space that plays a significant role in the identity formation process. Beyond functioning as a communication tool, social media serves as a site of representation, expression, and the ongoing construction of identity meaning. It can be seen as a contested arena of cultural identity for individuals on one hand, a medium for self expression and affirmation, and on the other, a force that potentially homogenizes identity through global popular culture and the logic of the digital marketplace.