Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Sewagati

Pilot Project Pemanfaatan Sel Surya sebagai Pembangkit Listrik Alternatif untuk Rumah Tangga di Pulau Gili Iyang Sumenep Yoyok Cahyono; Nurul Amalia T; Masyitatus Daris S; Santi Puspitasari; Badri G.S; Heru Sukamto; Malik Anjelh Baqiya; Mochamad Zainuri; Endarko; Agus Purwanto; Triwikantoro; Suminar Pratapa; Suasmoro; Darminto
Sewagati Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1097.573 KB)

Abstract

Kelompok Penelitian Material Sel Surya, merupakan bagian dari Kelompok Penelitian dan Laboratorium Bahan Maju, Departemen Fisika, FIA, ITS Surabaya, berusaha untuk berperan aktif, dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari seluruh upaya dunia untuk mengatasi krisis energi dan pemanasan global, melalui penelitian dan pengembangan energi terbarukan, dan mensosialisasikannya ke masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat di pulau Gili Iyang ini adalah bagian dari upaya itu, yaitu membantu meningkatkan kemandirian masyarakat pulau Gili Iyang dalam bidang energi listrik, dengan memanfaatkan energi terbarukan menggunakan teknologi sel surya. Dengan demikian, potensi masyarakat maupun sumber daya alam yang ada di pulau Gili Iyang yang belum termanfaatkan dengan baik dapat diberdayakan sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan kemandirian energi masyarakat tersebut, dan tidak bergantung kepada energi konvensional. Untuk jangka pendek, perancangan teknologi tepat guna (sistem pembangkit / modul listrik sel surya), dan terbentuknya pilot project energi listrik berbasis sel surya telah tercapai dengan baik. Walaupun demikian, masih dibutuhkan pendampingan yang berkelanjutan, terutama mengenai perawatan (maintenance) dan perubahan kultur masyarakat.
Pengolahan Limbah Sabut Kelapa Menggunakan Mesin Pencacah dalam Upaya Pemanfaatannya sebagai Produk Tepat Guna di Desa Candimulyo - Dolopo - Madiun Fahmi Astuti; Suminar Pratapa; Suasmoro; Triwikantoro; Yoyok Cahyono
Sewagati Vol 7 No 3 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1994.73 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v7i3.504

Abstract

Produksi buah kelapa Indonesia rata-rata 15,5 miliar butir/tahun, setara 3,02 juta ton kopra, 3,75 juta ton air, 0,75 juta ton arang tempurung, 1,8 juta ton serat sabut, dan 3,3 juta ton debu sabut. Sabut kelapa merupakan hasil samping dari buah kelapa yang berpotensi cukup besar. Saat ini pemanfaatannya masih belum optimal bahkan cenderung menjadi limbah lingkungan. Pemanfaatan mesin pencacah untuk pengolahan lebih lanjut sabut kelapa menjadi produk tepat guna misalnya: serat sabut kelapa (cocofiber) dan serbuk sabut kelapa (cocopeat) yang merupakan dua produk turunan dari sabut kelapa yang melalui beberapa penelitian dapat diolah menjadi material pendukung interior dan furnitur. Dengan demikian, maka limbah sabut kelapa dapat menjadi lebih bernilai ekonomis yang tentunya sangat berdampak positif pada masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi penghasil kelapa. Sasaran masyarakat dalam kegiatan ini adalah masyarakat Desa Candimulyo, Dolopo, Madiun yang mana terdapat pengepul kelapa dan sentra distribusi kelapa di desa tersebut. Produk mesin pencacah yang dibuat bekerjasama dengan industri diharapkan menjadi produk dari perguruan tinggi yang dapat diimplementasikan langsung dan bermanfaat dalam jangka panjang untuk mitra.