Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengaruh Pembelajaran Kimia Organik Berbantuan Media ChemTube untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mahasiswa pada Materi Subsitusi Nukleofilik Leny Fitriah
EVOLUSI: JOURNAL OF MATHEMATICS AND SCIENCES Vol 5 No 1 (2021): April 2021
Publisher : Fakultas MIPA Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/evolusi.v5i1.826

Abstract

penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran kimia organik berbantuan media chemtube untuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa pada materi subsitusi nukleofilik. Sebanyak 19 mahasiswa sebagai sampel diberikan pretes dan postes serta angket untuk mengetahui persepsi mahasiswa terhadap pembelajaran. Hasil yang diperoleh menunjukkan hasil positif dengan peningkatan hasil belajar
ANALISIS KANDUNGAN FITOKIMIA BIJI KELOR (Moringa oleifera, L) DENGAN METODE MASERASI Leny Fitriah; Dwi Agustini
EVOLUSI: JOURNAL OF MATHEMATICS AND SCIENCES Vol 6 No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Fakultas MIPA Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/evolusi.v6i2.1327

Abstract

Kelor merupakan salah satu tumbuhan yang digunakan dalam pengobatan tradisional oleh masyarakat sebagai obat berkhasiat dengan memanfaatkan seluruh bagian tumbuhan. Biji kelor merupakan bagian dari tanaman yang dapat digunakan dalam pengobatan. Uji fitokimia adalah uji kualitatif terhadap kandungan senyawa kimia metabolit skunder merupakan langkah awal yang terpenting dalam penelitian mengenai tumbuhan obat atau dalam hal pencarian senyawa aktif baru yang berasal dari bahan alam yang dapat menjadi prekursor bagi sintesis obat-obatan baru atau menjadi prototype senyawa aktif tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi senyawa kimia pada biji kelor (Moringa oleifera, L). Penelitian ini menggunakan metode maserasi dengan pelarut metanol 80% dan pelarut heksana, selanjutnya dilakukan identifikasi senyawa metabolit skunder dengan uji fitokimia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil uji fitokimia pada ekstrak biji menggunakan metode maserasi adalah senyawa golongan alkaloid, flavonoid dan saponin. Hasilnya juga menunjukkan bahwa sampel benih memiliki kadar air dibawah 10% yaitu 9,36%.
Phytochemical Content Analysis Of Moringa Seed (Moringa Oleifera, L) Maceration Method Leny Fitriah; Renda Suri Pratimi
Journal of Multidisciplinary Science Vol. 1 No. 2 (2022): October
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Studi Islam Sunan Doe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.144 KB) | DOI: 10.58330/prevenire.v1i2.25

Abstract

Moringa is one of the plants used in traditional medicine by the community as an efficacious medicine utilizing all parts of the plant. Moringa seeds are part of the plant that can be used in medicine. A phytochemical test is a qualitative test of the chemical compound content of secondary metabolites, which is an essential first step in research on medicinal plants or in the search for new active compounds derived from natural materials that can be precursors for the synthesis of new drugs or become prototypes of certain active compounds. This research aimed to identify chemical compounds in Moringa seeds (Moringa oleifera, L). This research used the maceration method with 80% methanol solvent and hexane solvent, then identifying secondary metabolites was carried out by phytochemical test. The results showed that the phytochemical test results on the seed extract using the maceration method were alkaloids, flavonoids, and saponins. The results also showed that the seed sample had a moisture content below 10%, which was 9.36%.
Pelatihan Pembuatan Hand Sanitizer dari Bahan-Bahan Organik Sebagai Tindakan Pencegahan Penyebaran Penyakit di Dusun Berembeng Desa Jurang Jaler Pahrur Rozi; Dwi Agustin; Leny Fitriah; Baiq Naily Dewi Atika
Alamtana: Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataram Vol 2 No 2 (2021): Edisi Agustus 2021
Publisher : LPPM UNIVERSITAS NAHDLATUL WATHAN MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jaltn.v2i2.520

Abstract

Abstact Coronavirus-19 has become a global pandemic except in Indonesia. This virus causes us to apply health protocol. One of these is regularly to wash our hands with soap. Our hands become medium to spear up bacteria and viruses because we use to touche other human and things. The other alternative besides washes our hands is using hand sanitizer to constitute a material to wash our hands without water. Hand sanitizer normally produces with a chemical ingredients, wich harms the skin for long application. The exist of hand sanitizer with the natural ingredients has to reduce harms to the skin, but effectively controlling bacteria and viruses. This training aims to share knowledge and procedur to make a hand sanitizer with natural ingredients such as Averrhoa bilimbi, Aloe vera, Mint, and Citronella. These ingredients contain natural antiseptic such a flafonoid, saponin, and tannin.
Sosialisasi Pembuatan Krupuk Lendong Khas Lombok dari Kulit Sapi di Dusun Montong Belo, Desa Bujak Alyaminy, Ishmah Humaidatul Aminah Zaim; Ihwan, Khaerul; Dwi Kartika Risfianty; Baiq Naili Dewi Atika; Irna Il Sanuriza; Pahmi Husain; Muhammad Shohibul Ihsan; Leny Fitriah; Irfan Jayadi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 3 (2024): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i3.8917

Abstract

Krupuk kulit sapi merupakan salah satu produk makanan yang ditemukan di Lombok, memiliki rasa yang renyah dan enak. Penggunaan kulit sapi sebagai bahan utama juga sering dikombinasikan dengan rempah-rempah lokal yang khas, memberikan cita rasa unik dan autentik yang sulit ditemukan di produk lainnya. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah pendampingan dan praktik pembuatan kulit sapi (Lendong) khas Lombok di Dusun Montong Belo, Desa Bujak, Kecamatan Batukliang. Kabupaten Lombok Tengah. Metode kegiatan ini adalah demonstrasi dan pendampingan proses pembuatan krupuk kulit. Langkah-langkah pembuatan krupuk kulit ini antara lain: Pembersihan kulit sapi dari bulu dan kotoran, pemberian rempah-rempah, penjemuran, pemotongan, perendaman menggunakan minyak goring dengan suhu sedang dan penggorengan krupuk. Hasil kegiatan pengabdian ini bahwa sosialisasi pembuatan krupuk kulit (Lendong) khas sasak terlaksana dengan lancar. Proses pembuatan krupuk kulit dilaksanakan dengan 6 tahapan yaitu, pembersihan kulit dari bulu dan kotoran, pemberian rempah-rempah, penjemuran, pemotongan, perendaman menggunakan minyak goreng dengan suhu sedang dan penggorengan krupuk untuk siap disajikan. Peserta pengabdian sangat antusias mengikuti kegiatan dari awal hingga selesai. Diskusi dan tanya jawab terkait langkah-langkah pembuatan krupuk kulit khas Lombok cukup aktif. Tiap tahapan didemonstrasikan oleh peserta hingga memahami secara seksama tahap pembuatan krupuk.