Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Implementasi Pengenalan Tulisan Cetak Menggunakan Tesseract Dan Komunikasi Jaringan Menggunakan Python Rizkiyanda, Muhammad; Priharti, Wahmisari; Hidayat, Iswahyudi
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dokumen cetak masih digunakan di banyak industri untuk menyimpan informasi penting dalam satu format: faktur, kwitansi, dan dokumen cetak lainnya. Ini menjadi masalah ketika formulir informasi digital diperlukan dari dokumen cetak. Oleh karena itu diperlukan suatu sistem yang dapat mengubah gambar dokumen untuk dicetak menjadi string, sehingga tidak perlu memasukkan data secara manual ke dalam komputer. Saat ini, salah satu teknologi yang mengenali huruf dalam gambar adalah Optical Character Recognition (OCR) yang terdapat di dalamnya. diprogram untuk melakukan segmentasi, ekstraksi fitur, klasifikasi, pelatihan, dan pengenalan. Namun, akurasi Tesseract bergantung pada kualitas gambar, noise, dan ukuran font, sehingga diperlukan pemrosesan gambar tambahan. Oleh karena itu, alat pemindaian portabel untuk dokumen cetak dikembangkan dalam penelitian ini Menggunakan OCR Tesseract dengan langkah-langkah pemrosesan gambar: Grayscale, Unsharp Mask, Threshold, dan ekstensi dengan pustaka menggunakan komunikasi jaringan menggunaka python. Arial, fake receipt dan calibri dengan ukuran 11, 12 dan 14 memberikan tingkat akurasi rata -rata sebesar 93.33%.Kata kunci— Optical Characther Recognition, Tesseract, Pemindaian Portbel, Pemprosesan gambar, Komunikasi Jaringan menggunakan python, paramiko.
Implementasi Pengenal Tulisan Tangan Menggunakan Optical Character Recognition Dengan Metode Cnn Dan Rnn Pada Dokumen Resi Dan Kuitansi Adi, Yafi Cahyono; Priharti, Wahmisari; Hidayat, Iswahyudi
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan dokumen cetak seperti resi dan kuitansi tetap relevan dalam dunia industri dan bisnis, terutama dalam transaksi jual beli. Kuitansi bisa diisi secara manual atau dicetak melalui komputer, sehingga diperlukan alat yang mampu mengenali tulisan tangan dan cetakan. Optical Character Recognition (OCR) digunakan untuk mengubah teks dari dokumen menjadi format digital, termasuk pada tulisan tangan yang memerlukan perlakuan khusus. Penelitian ini mengusulkan alat pemindai portabel yang menggunakan kombinasi Convolution Neural Network (CNN) dan Recurrent Neural Network (RNN), arsitektur deep learning terinspirasi dari persepsi visual otak manusia. Dataset dari IAM Database digunakan untuk melatih model, dan pengujian pada 10 penulis berbeda dengan melihat nominal angka pada kuitansi mencapai akurasi 83.33%.Kata Kunci -- OCR, tulisan tangan, CNN, RNN, Kuitansi, Resi.
Analisis Pengaruh Resistor, Kapasitor, Dan Feedback Negatif Terhadap Respon Frekuensi Rangkaian Dasar Operational – Amplifier (OpAmp) Dengan Menggunakan Banana Port Project Board P, Muhammad Tabah Rizky; Hidayat, Iswahyudi; Priharti, Wahmisari
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Respon Frekuensi adalah sebuah materi mengenai elektronika yang pada saat ini hanya dijelaskan pengertian secara umumnya, tanpa adanya penjelasan lebih lanjut mengenai materi ini. Respon Frekuensi membahas mengenai grafik yang berlandaskan domain frekuensi yang menunjukkan rentang frekuensi kerja sebuah komponen penguat. Penelitian ini ditujukan untuk memahami respon frekuensi dan juga menganalisis pengaruh resistor, kapasitor, beserta feedback negatif terhadap respon frekuensi komponen penguat OP-AMP. Ada 2 Konfigurasi OP – AMP yang akan digunakan yaitu Inverting dan juga Non – Inverting dimana masing – masing memiliki 4 komposisi komponen resistor dan kapasitor yang berbeda – beda. Dari konfigurasi dan komposisi inilah dapat dianalisis pengaruh dari komponen – komponen tersebut terhadap respon frekuensi dari OP – AMP. Dari penelitian ini didapat bahwa OP – AMP memiliki respon frekuensi yang berbeda dimana ada respon frekuensi yang umum dimana memiliki Fh dan Fl untuk menunjukkan bandwith daerah kerjanya, ada respon frekuensi yang menunjukkan kenaikan gain seiring kenaikan frekuensi, serta ada respon frekuensi dimana gain akan menurun seiring kenaikan frekuensi. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa respon frekuensi OP – AMP dipengaruhi oleh resistor, kapasitor, dan juga feedback negatif.Kata kunci - Operational Amplfiier, OP-AMP, Resistor,Kapasitor,Respon Frekuensi,Feedback negatif
Implementasi Rangkaian Dasar Transistor Mosfet Konfigurasi Common Source Terhadap Respon Frekuensi Berdasarkan Pengaruh Resistansi, Kapasitansi, Dan Penggunaan Feedback Negative Menggunakan Media Project Board Yudhistira, Daffa Bintang; Hidayat, Iswahyudi; Priharti, Wahmisari
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasi pengaruh dari pengaruh resistansi, kapasitansi, dan penerapan feedback negative pada rangkaian penguat dasar terhadap hasil penguatan dan daerah kerja frekuensi dengan menggunakan project board. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen, dengan mengamati dan mencatat nilai yang tertera pada osiloskop. Eksperimen akan menggunakan rangkaian penguat dasar MOSFET common source amplifier dengan tiga variasi, yaitu dengan/tanpa kapasitor bypass source dan menggunakan bantuan Rf (Resistansi Feedback) sebagai elemen umpan balik. Dengan menggunakan media project board, Amplitude yang digunakan 300 mVpp dengan tegangan masukan 22VDC. Didapat hasil; rangkaian dengan menggunakan kapasitor bypass pada source akan memiliki penguatan sebesar 25,3 kali dengan daerah kerja frekuensi 2MHz, kemudian rangkaian tanpa kapasitor bypass akan memiliki daerah kerja frekuensi 2,6-3MHz. Sedangkan uzntuk rangkaian dengan kapasitor bypass + Rf akan didapat daerah kerja frekuensi 2,4-2,7MHz. Feedback negative akan berlaku apabila rangkaian penguat dasar common source tidak menggunakan kapasitor bypass di souce ataupun menerapkan Rf pada rangkaian. Tanpa kapasitor bypass, penguatan akan berkurang dan tentuntya daerah kerja frekuensi akan berpengaruh, secara teoritis dan praktik, hal ini sudah dapat disebut dengan feedback negative. Sedangkan jikalau menggunakan nilai dari Rf, sangat mempengaruhi penguatan dan daerah kerja frekuensi. Semakin kecil nilai dari Rf maka penguatan akan semakin kecil.Kata Kunci: Respon Frekuensi, Feedback Negative, MOSFET. Common Source, Resistansi, Kapasitansi
Analisis Grafik Rangkaian (Bipolar Juntion Transistors) BJT Common Emitter Terkait Perubahan Nilai Resistansi dan Feedback Negatif Menggunakan Kit Praktikum Shafry, Arkan Anis; Hidayat, Iswahyudi; Priharti, Wahmisari
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam penelitian ini, peneliti melakukan uji keakuratan dan kelinearan bentuk grafik dalam kit pembelajaran yang digunakan, menggunakan salah satu penguat dasar BJT Common emitter untuk menguji serta menganalisis kelinearan bentuk grafik dan pengaruh resistansi serta feedback negative dalam pengamatan grafik output yang ditampilkan. Penelitian ini juga mencakup alat penunjang dalam melakukan Analisa grafik kelinearan diantaranya osiloskop yang digunakan sebagai penampil grafik serta menganalisis bentuk penguatan yang terbentuk, power supply yang digunakan untuk memberi tegangan pada kit pembelajaran serta function generator sebagai pembangkit sinyal atau pemberi sinyal pada kit pembelajaran. Output yang nanti dianalisis berupa penguatan yang terbentuk dari rangkaian dasar common emitter serta pengaruh perubahan nilai resistansi serta feedback negative pada rangkaian dasar yang peneliti ujikan. Hasil dari penelitan ini menunjukkan bahwa grafik input output pada rangkaian common emitter berbeda fasa dan kelinearan yang dihasilkan mencapai lebih dari 90%, djbuktikan dengan kesesuaian teori, software dan praktik secara langsung. Perubahan tegangan pada power supply dan function generator juga mempengaruhi kelinearan bentuk grafik yang dihasilkan.Kata kunci - common emitter, kelinearan, resistansi, feedback negatif
Rancang Bangun Alat Identifikasi Nominal Mata Uang Untuk Tunanetra Berbasis Raspberry Pi Herawanto, Miftah Falah; Hidayat, Iswahyudi; Priharti, Wahmisari
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Uang merupakan salah satu alat pembayaran atau alat tukar yang sah dalam kehidupan sehari-hari. Pada zaman yang serba modern ini transaksi jual-beli dilakukan oleh setiap orang guna memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Beberapa dari mereka ada yang memiliki kesulitan dalam mengenali nominal uang yang mereka gunakan, diantaranya penyandang tunanetra yang dapat dicurangi dalam melakukan transaksi. Objek identifikasi sistem yaitu nominal mata uang kertas Republik Indonesia emisi 2016 dengan nominal Rp 20.000, Rp 50.000, dan Rp 100.000 menggunakan metode color filtering HSV dan dicitrakan dengan Raspberry Pi Camera serta penggunaan speaker sebagai pelafalan nominal mata uang kertas sebagai keluaran sistem. Akurasi yang didapatkan pada rancangan alat menggunakan 3 kelas klasifikasi adalah 94%. Metode color filtering HSV pada perancangan alat ini cukup baik sebagai identifikasi nominal mata uang kertas melalui dimensi warna yang diambil pada setiap mata uang kertas.Kata kunci— Mata Uang Kertas, Tunanetra, Raspberry Pi, Color Filtering HSV.
Implementasi Sistem Deteksi Botol Otomatis Pada Rvm Berbasis Sensor Menggunakan Fuzzy Logic Untuk Optimalisasi Pemilahan Mulyono, Stanley Nathanael Utomo; Ramdhani, Mohamad; Hidayat, Iswahyudi
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah plastik merupakan permasalahan serius di Indonesia, dengan 7,8 juta ton sampah plastik dihasilkan setiap tahunnya dan 4,9 juta ton tidak diolah dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem Reverse Vending Machine (RVM) menggunakan multi-sensor dan logika fuzzy untuk optimalisasi pemilahan sampah botol. Sistem yang dirancang mengintegrasikan sensor LDR untuk mengukur dimensi botol, sensor IR untuk mendeteksi keberadaan botol, sensor kapasitif dan induktif untuk membedakan material, sensor warna untuk mengidentifikasi jenis botol plastik, serta load cell untuk memvalidasi berat botol. Metode yang digunakan menggabungkan pembacaan multi-sensor dengan algoritma fuzzy logic untuk klasifikasi botol secara akurat. Sistem ini dirancang untuk dapat memilah botol plastik bening, botol plastik berwarna, dan kaleng secara otomatis dengan tingkat akurasi minimal 99%. Implementasi sistem menggunakan mikrokontroler ESP32 sebagai pemroses utama, motor servo untuk mekanisme pemilahan, dan conveyor belt untuk transportasi botol. Hasil yang diharapkan adalah terciptanya sistem RVM yang dapat mengoptimalkan proses daur ulang dengan pemilahan yang lebih akurat dan efisien.Kata kunci— Daur Ulang, Fuzzy Logic, Pemilahan Otomatis, Reverse Vending Machine, Multi Sensor.
Pengembangan Reverse Vending Machine Berbasis Scan Barcode Dan Sensor Untuk Pemilahan Botol Plastik Dan Kaleng Dengan Sistem Pembayaran Cashless Marta DK, Astrina Karunia; Ramdhani, Mohamad; Hidayat , Iswahyudi
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan sampah plastik dan kaleng menjadi masalah lingkungan karena sulit terurai. Penelitian ini mengembangkan Reverse Vending Machine (RVM) berbasis GM65 Barcode Scanner untuk pemindaian dan pemilahan botol plastik serta kaleng secara otomatis. Sistem menggunakan ESP32, motor servo, dan conveyor, serta terintegrasi dengan aplikasi Android untuk autentikasi pengguna dan pemberian reward digital melalui sistem cashless. Pengujian pada 40 sampel dengan 20 kali percobaan per item menunjukkan tingkat keberhasilan rata-rata 93,3%. Faktor yang mempengaruhi meliputi kondisi barcode, pencahayaan, sudut pemindaian, dan posisi kemasan. Hasil ini menunjukkan RVM dapat berfungsi andal dan efisien, berpotensi diterapkan di area publik untuk mendukung program daur ulang dan partisipasi masyarakat. Kata kunci: Reverse Vending Machine, GM65 Barcode Scanner, Pemilahan Sampah, Cashless Payment, ESP32
Optimization System on Photoplethysmography (PPG) Signal using Analog and Digital Filters SEPTIAN, M. RIVALDI ALI; HARIMURTI, SUKSMANDHIRA; PRIHARTI, WAHMISARI; HIDAYAT, ISWAHYUDI; RAMDHANI, MOHAMAD
ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika Vol 14, No 1: Published January 2026
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/elkomika.v14i1.121

Abstract

Photoplethysmography (PPG) adalah teknik non-invasif untuk memantau denyut jantung dan saturasi oksigen, namun rentan terhadap noise. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan kualitas sinyal PPG melalui desain dan implementasi sistem filter analog dan digital. Sistem terdiri dari sensor pulse dan Arduino Uno untuk akuisisi data, diikuti oleh rangkaian filter analog dan filter digital. Variasi nilai resistor gain dan kapasitor pada low pass filter rangkaian analog dianalisis untuk mendapatkan kinerja hasil terbaik. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kombinasi filter analog dan digital berhasil meningkatkan Signal-to-Noise Ratio (SNR) dari 4.61 dB menjadi 19.57 dB. Denyut jantung dari sinyal yang telah dioptimasi mencapai 61.60 BPM yang di validasi dengan peak detection yang mampu mendeteksi peak dengan benar. selain itu, Baseline Wander Index (BWI) sebesar 0.18. Hasil penelitian membuktikan bahwa sistem optimasi menghasilkan sinyal PPG yang bersih dan akurat untuk aplikasi monitoring kesehatan