Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Konsep – Konsep yang Berkaitan dengan IPS di SD Sri Wana Tri Ayu; Elisabeth Nopianty; Padillah Annur; Najatamara Najatamara; Khairunnisa Khairunnisa
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4162

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan konsep-konsep yang berkaitan dengan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di Sekolah Dasar serta implikasinya terhadap pembelajaran. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara guru, observasi proses pembelajaran, serta studi dokumentasi terhadap kurikulum dan buku ajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep utama IPS di SD meliputi bidang geografi (ruang, lokasi, lingkungan), sejarah (waktu, peristiwa, tokoh), ekonomi (kebutuhan, produksi, distribusi), sosial budaya (norma, kerjasama, keberagaman), serta kewarganegaraan (hak dan kewajiban, simbol negara, persatuan). Konsep-konsep tersebut diajarkan secara sederhana, kontekstual, dan terintegrasi dalam pembelajaran tematik, sehingga lebih mudah dipahami oleh siswa dan mampu menanamkan nilai sosial serta karakter kebangsaan. Analisis data menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis pengalaman langsung efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa sekaligus membentuk sikap kritis, peduli, dan bertanggung jawab. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran IPS di SD tidak hanya berperan dalam penguasaan pengetahuan sosial dasar, tetapi juga dalam penguatan nilai dan pembentukan karakter. Oleh karena itu, guru disarankan untuk mengembangkan strategi pembelajaran yang kreatif dan kontekstual, sedangkan penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas model pembelajaran tertentu dalam memperdalam pemahaman konsep IPS di tingkat dasar.
Perspektif Global terhadap Budaya Masyarakat Najwa Naraya Siwabessy; Angel Aritonang; Khalisa Nazla; Khairunnisa Khairunnisa
Jurnal el-Huda Vol 17 No 01 (2026): Jurnal el-Huda
Publisher : LP2M, Institut Agama Islam Qamarul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59702/el-huda.v17i01.448

Abstract

Globalisasi membawa dampak besar terhadap budaya lokal di Indonesia, baik sebagai peluang maupun ancaman. Namun, penggunaan perspektif global dalam kajian budaya sering tidak tepat karena cenderung bersifat universal dan mengabaikan konteks lokal. Penelitian ini bertujuan mengkaji hakikat perspektif global, mengidentifikasi pola pemahaman yang tepat, serta merumuskan kerangka analitik baru berbasis konteks Indonesia. Metode yang digunakan adalah systematic literature review (SLR) dengan pendekatan PRISMA terhadap 20 artikel jurnal nasional dan internasional tahun 2020–2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perspektif global yang tepat bersifat kontekstual, dialogis, dan reflektif serta mengakui masyarakat lokal sebagai aktor aktif. Kebaruan penelitian ini terletak pada perumusan lima prinsip analitik: ketepatan kontekstual, agensi kultural, orientasi kearifan lokal, pendekatan dialektis, dan tanggung jawab etis. Implikasi penelitian ini memberikan arah operasional bagi pendidikan multikultural dan kebijakan budaya berbasis kearifan lokal.
Problematika Adaptasi Guru terhadap Tuntutan Pembelajaran Inovatif Pada Kelas Tinggi Sekolah Dasar Rachel Dewi Putri Silalahi; Saskhia Rahmadani; Shofiatul Izza Marpaung; Najwa Arisha Putri; Khairunnisa Khairunnisa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39258

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis problematika adaptasi guru terhadap tuntutan pembelajaran inovatif pada kelas tinggi sekolah dasar di SD Negeri 106163 Bandar Klippa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah menerapkan pembelajaran inovatif melalui model Problem Based Learning (PBL), Project Based Learning (PJBL), diskusi kelompok, dan penggunaan media pembelajaran. Namun, masih terdapat kendala seperti keterbatasan penggunaan teknologi, pengembangan media kreatif, pengelolaan kelas aktif, serta tuntutan administrasi pembelajaran. Perbedaan pengalaman mengajar dan kemampuan adaptasi teknologi juga memengaruhi implementasi pembelajaran inovatif. Guru senior lebih unggul dalam pengelolaan kelas dan pemahaman karakter siswa, sedangkan guru muda lebih cepat beradaptasi dengan media digital. Kolaborasi antarguru, pelatihan teknologi, serta dukungan sarana prasarana menjadi faktor penting dalam mendukung adaptasi guru.
Pengaruh Career Development dan Employer Branding terhadap Retensi Karyawan di Perumda Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara Khairunnisa Khairunnisa; Hilma Harmen
Journal Social Society Vol. 5 No. 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.5.2.2025.839

Abstract

Urgensi dari penelitian ini adalah tingginya angka turnover karyawan di PERUMDA Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara selama dua tahun terakhir (2023–2024), yang mengindikasikan adanya tantangan serius dalam mempertahankan karyawan tetap. Turnover yang tinggi tidak hanya berdampak pada produktivitas dan efisiensi operasional perusahaan, tetapi juga menimbulkan beban biaya rekrutmen dan pelatihan ulang. Dalam konteks ini, pengembangan karir dan citra perusahaan sebagai tempat kerja (employer branding) diduga menjadi dua faktor penting yang memengaruhi keputusan karyawan untuk bertahan atau keluar dari perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Career Development dan Employer Branding terhadap Retensi Karyawan, baik secara parsial maupun simultan. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada 150 karyawan tetap PERUMDA Tirtanadi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 25. Variabel independen dalam penelitian ini adalah Career Development (X1) dan Employer Branding (X2), sedangkan variabel dependennya adalah Retensi Karyawan (Y). Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik Career Development maupun Employer Branding memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap retensi karyawan, baik secara individu maupun bersama-sama. Artinya, semakin baik program pengembangan karir dan semakin positif citra perusahaan, maka semakin tinggi pula kemungkinan karyawan untuk bertahan. Temuan ini menekankan pentingnya strategi retensi karyawan melalui penyediaan jalur karir yang jelas serta penguatan citra perusahaan yang mencerminkan budaya kerja positif dan kesejahteraan karyawan. Oleh karena itu, perusahaan disarankan untuk memperkuat kedua aspek tersebut guna menciptakan lingkungan kerja yang mampu mendorong loyalitas dan keberlanjutan sumber daya manusia.
The influence of project-based learning models and creativity on critical thinking Khairunnisa Khairunnisa; Fauziyah Harahap; Ashar Ashairin
Inovasi Kurikulum Vol. 21 No. 2 (2024): Inovasi Kurikulum, May 2024
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v21i2.68989

Abstract

Project-based learning offers alternatives that can potentially improve students' critical thinking skills. This study examines the effect of project-based learning models and creativity on the critical thinking of students in ecosystem learning in class V SDN Kaloy Tamiang Hulu Aceh Tamiang. The quantitative research approach uses the quasi-experimental method and the two-path ANAVA test. Based on the hypothesis testing, it is known that there is an influence of the project-based learning model on critical thinking skills with the results of analysis of variants of learning outcomes of students who learn to use the project-based learning model and have high creativity and students who have low creativity. Furthermore, the results of the variant analysis, the interaction between the Project-Based Learning Model and students' creativity and critical thinking students, show that groups of students with high creativity get a higher critical thinking value than those with low creativity tested for truth. There is an interaction between the Project-Based Learning Model on the creativity of students and critical thinking skills, as evidenced by the graph of the model interaction based on the results of the calculation between the Project-Based Learning Model on the creativity of students and the critical thinking skills of students in Class V SD Kaloy Tamiang Hulu Aceh Tamiang.   Abstrak Project-based learning menawarkan alternatif yang berpotensi untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh model project-based learning dan kreativitas terhadap berpikir kritis peserta didik dalam pembelajaran Ekosistem di kelas V SDN Kaloy Tamiang Hulu Aceh Tamiang. Pendekatan penelitian yakni kuantitatif dengan metode quasi eksperimen dan menggunakan uji ANAVA dua jalur. Berdasarkan uji hipotesis yang dilakukan diketahui bahwa terdapat pengaruh model project-based learning terhadap kemampuan berpikir kritis dengan hasil analisis varian hasil belajar peserta didik yang belajar menggunakan model project-based learning dan memiliki kreativitas tinggi serta peserta didik yang memiliki kreativitas rendah. Selanjutnya hasil analisis varian, interaksi antara model project-based learning dan kreativitas peserta didik terhadap berpikir kritis peserta didik menunjukkan kelompok peserta didik yang memiliki kreativitas tinggi memperoleh nilai berpikir kritis lebih tinggi dari kelompok peserta didik dengan kreativitas rendah teruji kebenarannya. Terdapat interaksi antara model project-based learning terhadap kreativitas peserta didik dan kemampuan berpikir kritis yang dibuktikan dengan grafik interaksi model berdasarkan hasil perhitungan antara model project-based learning terhadap kreativitas peserta didik dan kemampuan berpikir kritis IPA peserta didik kelas V SD Negeri Kaloy Tamiang Hulu Aceh Tamiang. Kata Kunci: berpikir kritis; kreativitas; pembelajaran berbasis proyek
Pelatihan Koding dan Kecerdasan Buatan (AI) untuk Meningkatkan Kemampuan Analisis dan Kreativitas Guru Sekolah Dasar di Kota Medan Anugrah Setiawan; Khairunnisa Khairunnisa; Michael Yudha Pratama; Nurhidayah Muharayu; Radini Radini; Marisa Al Marind
TEKNOVA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2026): April
Publisher : Politeknik Elektronika Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68129/teknova.v1i1.42

Abstract

Perkembangan teknologi digital pada era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0 menuntut guru untuk memiliki kompetensi dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran yang inovatif, termasuk koding dan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI). Namun, kemampuan guru sekolah dasar dalam mengintegrasikan koding dan AI ke dalam proses pembelajaran masih relatif terbatas, sehingga pengembangan kemampuan analisis dan kreativitas peserta didik belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar di Kota Medan melalui pelatihan dan pendampingan pembelajaran berbasis koding dan AI. Metode pelaksanaan dilakukan melalui workshop, praktik langsung (hands-on training), serta pendampingan berbasis project-based learning yang melibatkan peserta dalam merancang dan mengimplementasikan pembelajaran inovatif. Evaluasi kegiatan menggunakan desain quasi-experimental dengan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan meliputi tes kemampuan analisis dan angket kreativitas guru. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan dan pendampingan yang diberikan mampu meningkatkan kemampuan analisis dan kreativitas guru secara signifikan. Hasil uji independent sample t-test menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol pada kemampuan analisis (t = 4,87; p = 0,001) dan kreativitas (t = 5,32; p = 0,000). Nilai effect size yang tinggi (Cohen’s d = 1,21 dan 1,35) menunjukkan bahwa program memberikan pengaruh yang kuat terhadap peningkatan kompetensi guru. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dalam memanfaatkan teknologi digital untuk merancang pembelajaran yang lebih interaktif, adaptif, dan berbasis pemecahan masalah. Kegiatan ini berkontribusi dalam memperkuat kapasitas guru menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21 serta mendorong terciptanya inovasi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan peserta didik di era digital