Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Konsep – Konsep yang Berkaitan dengan IPS di SD Sri Wana Tri Ayu; Elisabeth Nopianty; Padillah Annur; Najatamara Najatamara; Khairunnisa Khairunnisa
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4162

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan konsep-konsep yang berkaitan dengan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di Sekolah Dasar serta implikasinya terhadap pembelajaran. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara guru, observasi proses pembelajaran, serta studi dokumentasi terhadap kurikulum dan buku ajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep utama IPS di SD meliputi bidang geografi (ruang, lokasi, lingkungan), sejarah (waktu, peristiwa, tokoh), ekonomi (kebutuhan, produksi, distribusi), sosial budaya (norma, kerjasama, keberagaman), serta kewarganegaraan (hak dan kewajiban, simbol negara, persatuan). Konsep-konsep tersebut diajarkan secara sederhana, kontekstual, dan terintegrasi dalam pembelajaran tematik, sehingga lebih mudah dipahami oleh siswa dan mampu menanamkan nilai sosial serta karakter kebangsaan. Analisis data menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis pengalaman langsung efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa sekaligus membentuk sikap kritis, peduli, dan bertanggung jawab. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran IPS di SD tidak hanya berperan dalam penguasaan pengetahuan sosial dasar, tetapi juga dalam penguatan nilai dan pembentukan karakter. Oleh karena itu, guru disarankan untuk mengembangkan strategi pembelajaran yang kreatif dan kontekstual, sedangkan penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas model pembelajaran tertentu dalam memperdalam pemahaman konsep IPS di tingkat dasar.
Perspektif Global terhadap Budaya Masyarakat Najwa Naraya Siwabessy; Angel Aritonang; Khalisa Nazla; Khairunnisa Khairunnisa
Jurnal el-Huda Vol 17 No 01 (2026): Jurnal el-Huda
Publisher : LP2M, Institut Agama Islam Qamarul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59702/el-huda.v17i01.448

Abstract

Globalisasi membawa dampak besar terhadap budaya lokal di Indonesia, baik sebagai peluang maupun ancaman. Namun, penggunaan perspektif global dalam kajian budaya sering tidak tepat karena cenderung bersifat universal dan mengabaikan konteks lokal. Penelitian ini bertujuan mengkaji hakikat perspektif global, mengidentifikasi pola pemahaman yang tepat, serta merumuskan kerangka analitik baru berbasis konteks Indonesia. Metode yang digunakan adalah systematic literature review (SLR) dengan pendekatan PRISMA terhadap 20 artikel jurnal nasional dan internasional tahun 2020–2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perspektif global yang tepat bersifat kontekstual, dialogis, dan reflektif serta mengakui masyarakat lokal sebagai aktor aktif. Kebaruan penelitian ini terletak pada perumusan lima prinsip analitik: ketepatan kontekstual, agensi kultural, orientasi kearifan lokal, pendekatan dialektis, dan tanggung jawab etis. Implikasi penelitian ini memberikan arah operasional bagi pendidikan multikultural dan kebijakan budaya berbasis kearifan lokal.