Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Konsep – Konsep yang Berkaitan dengan IPS di SD Sri Wana Tri Ayu; Elisabeth Nopianty; Padillah Annur; Najatamara Najatamara; Khairunnisa Khairunnisa
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4162

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan konsep-konsep yang berkaitan dengan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di Sekolah Dasar serta implikasinya terhadap pembelajaran. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara guru, observasi proses pembelajaran, serta studi dokumentasi terhadap kurikulum dan buku ajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep utama IPS di SD meliputi bidang geografi (ruang, lokasi, lingkungan), sejarah (waktu, peristiwa, tokoh), ekonomi (kebutuhan, produksi, distribusi), sosial budaya (norma, kerjasama, keberagaman), serta kewarganegaraan (hak dan kewajiban, simbol negara, persatuan). Konsep-konsep tersebut diajarkan secara sederhana, kontekstual, dan terintegrasi dalam pembelajaran tematik, sehingga lebih mudah dipahami oleh siswa dan mampu menanamkan nilai sosial serta karakter kebangsaan. Analisis data menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis pengalaman langsung efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa sekaligus membentuk sikap kritis, peduli, dan bertanggung jawab. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran IPS di SD tidak hanya berperan dalam penguasaan pengetahuan sosial dasar, tetapi juga dalam penguatan nilai dan pembentukan karakter. Oleh karena itu, guru disarankan untuk mengembangkan strategi pembelajaran yang kreatif dan kontekstual, sedangkan penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas model pembelajaran tertentu dalam memperdalam pemahaman konsep IPS di tingkat dasar.
Perspektif Global terhadap Budaya Masyarakat Najwa Naraya Siwabessy; Angel Aritonang; Khalisa Nazla; Khairunnisa Khairunnisa
Jurnal el-Huda Vol 17 No 01 (2026): Jurnal el-Huda
Publisher : LP2M, Institut Agama Islam Qamarul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59702/el-huda.v17i01.448

Abstract

Globalisasi membawa dampak besar terhadap budaya lokal di Indonesia, baik sebagai peluang maupun ancaman. Namun, penggunaan perspektif global dalam kajian budaya sering tidak tepat karena cenderung bersifat universal dan mengabaikan konteks lokal. Penelitian ini bertujuan mengkaji hakikat perspektif global, mengidentifikasi pola pemahaman yang tepat, serta merumuskan kerangka analitik baru berbasis konteks Indonesia. Metode yang digunakan adalah systematic literature review (SLR) dengan pendekatan PRISMA terhadap 20 artikel jurnal nasional dan internasional tahun 2020–2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perspektif global yang tepat bersifat kontekstual, dialogis, dan reflektif serta mengakui masyarakat lokal sebagai aktor aktif. Kebaruan penelitian ini terletak pada perumusan lima prinsip analitik: ketepatan kontekstual, agensi kultural, orientasi kearifan lokal, pendekatan dialektis, dan tanggung jawab etis. Implikasi penelitian ini memberikan arah operasional bagi pendidikan multikultural dan kebijakan budaya berbasis kearifan lokal.
Problematika Adaptasi Guru terhadap Tuntutan Pembelajaran Inovatif Pada Kelas Tinggi Sekolah Dasar Rachel Dewi Putri Silalahi; Saskhia Rahmadani; Shofiatul Izza Marpaung; Najwa Arisha Putri; Khairunnisa Khairunnisa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39258

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis problematika adaptasi guru terhadap tuntutan pembelajaran inovatif pada kelas tinggi sekolah dasar di SD Negeri 106163 Bandar Klippa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah menerapkan pembelajaran inovatif melalui model Problem Based Learning (PBL), Project Based Learning (PJBL), diskusi kelompok, dan penggunaan media pembelajaran. Namun, masih terdapat kendala seperti keterbatasan penggunaan teknologi, pengembangan media kreatif, pengelolaan kelas aktif, serta tuntutan administrasi pembelajaran. Perbedaan pengalaman mengajar dan kemampuan adaptasi teknologi juga memengaruhi implementasi pembelajaran inovatif. Guru senior lebih unggul dalam pengelolaan kelas dan pemahaman karakter siswa, sedangkan guru muda lebih cepat beradaptasi dengan media digital. Kolaborasi antarguru, pelatihan teknologi, serta dukungan sarana prasarana menjadi faktor penting dalam mendukung adaptasi guru.
Pengaruh Career Development dan Employer Branding terhadap Retensi Karyawan di Perumda Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara Khairunnisa Khairunnisa; Hilma Harmen
Journal Social Society Vol. 5 No. 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.5.2.2025.839

Abstract

Urgensi dari penelitian ini adalah tingginya angka turnover karyawan di PERUMDA Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara selama dua tahun terakhir (2023–2024), yang mengindikasikan adanya tantangan serius dalam mempertahankan karyawan tetap. Turnover yang tinggi tidak hanya berdampak pada produktivitas dan efisiensi operasional perusahaan, tetapi juga menimbulkan beban biaya rekrutmen dan pelatihan ulang. Dalam konteks ini, pengembangan karir dan citra perusahaan sebagai tempat kerja (employer branding) diduga menjadi dua faktor penting yang memengaruhi keputusan karyawan untuk bertahan atau keluar dari perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Career Development dan Employer Branding terhadap Retensi Karyawan, baik secara parsial maupun simultan. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada 150 karyawan tetap PERUMDA Tirtanadi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 25. Variabel independen dalam penelitian ini adalah Career Development (X1) dan Employer Branding (X2), sedangkan variabel dependennya adalah Retensi Karyawan (Y). Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik Career Development maupun Employer Branding memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap retensi karyawan, baik secara individu maupun bersama-sama. Artinya, semakin baik program pengembangan karir dan semakin positif citra perusahaan, maka semakin tinggi pula kemungkinan karyawan untuk bertahan. Temuan ini menekankan pentingnya strategi retensi karyawan melalui penyediaan jalur karir yang jelas serta penguatan citra perusahaan yang mencerminkan budaya kerja positif dan kesejahteraan karyawan. Oleh karena itu, perusahaan disarankan untuk memperkuat kedua aspek tersebut guna menciptakan lingkungan kerja yang mampu mendorong loyalitas dan keberlanjutan sumber daya manusia.