Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Community Services Journal (CSJ)

Teknik Pembenihan Ikan Karper di Desa Sulangai Kecamatan Petang Badung Bali I Made Kawan; Dewa Gede Semara Edi; Sang Ayu Made Putri Suryani; Dewa Nyoman Sadguna
Community Service Journal (CSJ) Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.2.1.2019.14-17

Abstract

Ikan Karper adalah salah satu jenis ikan air tawar sudah dikenal oleh masyarakat, pengembangan ikan budidaya ini dapat dilakukan dalam dua tahap yaitu pembenihan dan pembesaran. Keberhasilan pembesaran sangat tergantung dari kegiatan pembenihan. Desa Sulangai Kecamatan Petang memiliki potensi untuk usaha budidaya ikan dan saat ini ketersediaan benih ikan karper masih sangat terbatas maka sangat perlu adanya teknologi untuk memproduksi benih ikan karper yang dapat diterapkan oleh kelompok pembudidaya ikan di Desa Sulangai. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan pemahaman tentang teknik pembenihan ikan karper di desa Sulangai kecamatan Petang Badung Bali. Metode yang digunakan adalah memberikan penyuluhan dan pelatihan yang dilanjutkan dengan praktek pemijahan ikan. Hasil yang didapatkan dalam kegiatan ini peserta dapat mengetahui dan memahami teknik untuk memproduksi benih ikan karper yaitu mengetahui perbedaan induk jantan & betina, mengetahui ikan yang matang kelamin, dan dapat melakukan persiapan kolam untuk mengawinkan ikan, serta kendala-kendala yang terjadi dalam melakukan pembenihan ikan karper.
Program Kemitraan Masyarakat (PKM) pada Kelompok Pembudidaya Ikan di Desa Bebetin, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali “Produksi Benih Ikan Gabus Melalui Rekayasa Pakan Buatan” I Made Kawan; Dewa Sadguna; Ni Made Darmadi
Community Service Journal (CSJ) Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.4.2.2022.169-174

Abstract

Ikan gabus adalah salah satu jenis ikan air tawar yang terdapat di seluruh wilayah Indonesia. Ikan gabus telah diasosiasikan sebagai obat, karena kandungan yang dimilikinya telah terbukti secara klinis pada beberapa penyakit. Ikan Gabus memiliki kandungan protein yang tinggi terutama albumin dan asam amino esensial, lemak khususnya asam lemak esensial, mineral khususnya zink/seng (Zn) dan beberapa vitamin yang sangat baik untuk kesehatan Muh. Asfar dkk (2014). Kegiatan Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) “Mina Anakan Jepun” di Desa Bebetin, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng melakukan kegiatan membudidayakan beberapa jenis ikan yaitu ikan nila, ikan gabus dan udang, terutama untuk memproduksi benih. Hasil kerjasama penelitian terapan dengan unwar sebagai mitra untuk bersedia menerapkan produk teknologi yang didapatkan untuk membudidayakan ikan gabus dengan rekayasa pakan buatan yang memberikan kelulushidupan lebih banyak. Kegiatan ini diharapkan, mitra mengetahui dan memahami teknologi budidaya ikan gabus pada tahap pembenihan untuk memberikan kelulushidupan benih lebih banyak; mampu memproduksi benih ikan gabus yang siap dibudidayakan menjadi ikan konsumsi, dan mitra dapat memahami dan menerapkan manajemen administrasi kegiatan kelompok. Metode yang digunakan adalah: (a) memberikan penyuluhan tentang teknologi pembenihan ikan gabus dan manajemen andiministrasi kelompok, dan (b) memberikan pelatihan dan praktek pemeliharaan benih ikan gabus melalui rekayasa pakan buatan (pelet) yang dikombinasikan dengan pakan alami. Hasil kegiatan ini didapatkan, bahwa kelompok mitra memiliki Pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok mitra mencapai 90% tentang teknologi pemeliharaan ikan gabus yang baik dan benar, dapat memproduksi benih ikan gabus yang siap dibudidayakan pada tahap pembesaran yang sudah terbiasa memakan pakan buatan (pelet) memberikan nilai kelulushidupan 90%, dan kemampuan kelompok mitra sampai 60% mengatasi masalah-masalah yang muncul, terutama masalah manajemen produksi benih, serta pengembangan usahatani. Sebagai langkah strategis adalah melakukan usaha budidaya dalam skala rumah tangga melalui budidaya ikan gabus di dalam kolam terpal. Selanjutnya kelompok mitra diberikan teknologi budidaya praktis yaitu penggunaan Probiotic, dan pembuatan pakan alami dengan harapan budidaya ikan menguntungkan melalui penekanan biaya pakan dan masa pemeliharaan lebih pendek.