Claim Missing Document
Check
Articles

KEANEKARAGAMAN FITOPLANKTON DI SITU PINANGAN KABUPATEN ACEH TENGAH Oza Athifah; Zuraidah Zuraidah; Rizky Ahadi
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 9, No 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK IX 2021
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biotik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (573.168 KB) | DOI: 10.3126/pbio.v9i1.11674

Abstract

Fitoplankton merupakan organisme yang berperan sebagai produsen primer perairan, dapat dijadikan indikator untuk mengevaluasi kualitas dan tingkat kesuburan perairan. Situ Pinangan merupakan perairan yang belum dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat, padahal jika di manfaatkan dengan baik akan memilliki nilai perekonomian yang cukup potensial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis keanekaagaman fitoplankton. Metode yang digunakan purposive sampling yang terdiri dari 3 stasiun. Masing-masing stasiun terdiri dari inlet (air masuk), air tenang dan outlet (air keluar). Sampel yang diambil menempel pada substrat. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat 13 jenis fitoplankton yang temaksuk kedalam 3 kelas. Indeks keanekaragaman perifiton di Situ Pinangan 2.51 termaksuk ke dalam kategori sedang.
KEANEKARAGAMAN SPESIES BURUNG DI KAWASAN IBOIH KECAMATAN SUKA KARYA KOTA SABANG Binti Ramlah; Rizky Ahadi; Dwikha Rahma Putri; Imam Ziaul Abror; Agus Mulizar
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 5, No 1 (2017): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK V 2017
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biotik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.658 KB) | DOI: 10.3126/pbio.v5i1.2138

Abstract

Indonesia merupakan salah satu kawasan yang memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi. Oleh karena itu Indonesia memiliki prioritas utama dalam upaya pelestarian. Iboih merupakan salah satu objek wisata yang terletak di kawsan Sabang, memiliki keanekaragaman hayati yang masih terjaga keberadaannya, khususnya berbagai spesies burung. Penelitian ini dilakukan di kawasan Iboih kecamatan Suka Karya Kota Sabang pada bulan Juni 2016. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keanekaragaman spesies burung yang berada di kawasan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode transek yang dipadukan dengan metode IPA (Indeks Point of Abundance). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keanekaragaman spesies burung di Kawasan Desa Iboih Kecamatan Suka Karya Kota Sabang tergolong sedang dengan nilai keanekaragaman 2,0506495. Jumlah spesies yang ditemukan sebanyak 28 spesies dari 18 famili. Famili yang mendominasi adalah famili Apodidae dengan jumlah 242 individu, dan famili yang paling sedikit ditemukan adalah famili Sillvydae, Ardiedae, dan Moctacillidae yang masing-masing berjumlah 1 individu.
JENIS COLLEMBOLA DI KAWASAN PERKEBUNAN KAKAO (Theobroma cacao L.) DESA TANJONG PUTOH KABUPATEN ACEH UTARA Cut Putriani; Eriawati Eriawati; Rizky Ahadi
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 9, No 1 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK IX 2021
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biotik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (875.385 KB) | DOI: 10.3126/pbio.v9i1.11507

Abstract

Perkebunan kakao merupakan salah satu komoditi yang terdapat di Desa Tanjong Putoh Kabupaten Aceh Utara dengan kondisi ekosistem yang masih mendukung kehidupan Arthropoda tanah seperti collembola. Collembola merupakan hewan tanah yang mempunyai banyak peran penting. Salah satunya berperan penting dalam siklus nutrisi dekomposisi bahan organik dan formasi tanah. Penelitian bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis collembola yang terdapat di kawasan perkebunan kakao Desa Tanjong Putoh Kabupaten Aceh Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey explorative yang dikombinasi dengan metode line transect. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan perangkap Pitfall trap. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan 6 family, 15 spesies dan 201 jumlah individu. Kesimpulan penelitian adalah jenis collembola yang terdapat di kawasan perkebunan kakao yang paling banyak ditemukan yaitu family Entomobrydae.
KEANEKARAGAMAN JENIS BURUNG DI KAWASAN DEUDAP PULO ACEH KABUPATEN ACEH BESAR Dian Fentiany; Nina Asarmuna; Raudhatul Isma Anis; Rizky Ahadi
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 6, No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK VI 2018
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biotik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (664.565 KB) | DOI: 10.3126/pbio.v6i1.4263

Abstract

Kawasan Deudap Pulo Aceh Kabupaten Aceh Besar merupakan habitat hidup bagi beranekaragam burung, sehingga perlu dijaga kelestariannya. Kehadiran burung merupakan suatu bioindikator, salah satunya untuk mengetahui kualitas suatu lingkungan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui keanekaragaman jenis burung di Kawasan Deudap Pulo Aceh Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini dilakukan pada bulan April 2017 dengan menggunakan metode survey eksploratif. Pengumpulan data penelitian menggunakan titik hitung (IPA) dan Line Transect. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 43 spesies burung, yang terdiri dari 25 famili. Jumlah burung yang paling banyak terdapat pada famili Ploceidae dengan jumlah 102 individu sedangkan yang paling sedikit terdapat pada famili Muscicapidae dengan jumlah 6 individu. Nilai indeks keanekaragaman jenis burung di kawasan Deudap Kecamatan Pulo Aceh Kabupaten Aceh Besar tergolong tinggi dengan Ĥ= 3,704.
SPESIES NEOGASTROPODA DI ZONA LITORAL PERAIRAN GUNUNG CUT KABUPATEN ACEH SELATAN Yutria Iqwanda; Samsul Kamal; Rizky Ahadi
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 9, No 1 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK IX 2021
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biotik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1117.647 KB) | DOI: 10.3126/pbio.v9i1.11667

Abstract

Perairan Gunung Cut adalah salah satu pantai yang berada di pesisir Kecamatan Samadua. Perairan ini merupakan perairan pasang surut yang masih alami dan memiliki berbagai macam biota laut. Salah satu biota laut yang terdapat di Perairan Gunung Cut adalah gastropoda. Keberadaan gastropoda memiliki peranan penting dalam berbagai bidang seperti ekologi, ekonomi, dan pendidikan. Pentingnya untuk diketahui data base di suatu wilayah termasuk Perairan Gunung Cut ini, pemanfaatan data tersebut untuk memberi informasi kondisi lingkungan disuatu wilayah dengan berbagai biota perairannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis gastropoda di Zona Litoral Perairan Gunung Cut Kabupaten Aceh  Selatan. Metode penelitian yang digunakan yaitu kombinasi metode tansek garis (Line Transect) dan transek kuadrat (plot). Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling pada zona litoral Perairan Gunung Cut Kecamatan Samadua Kabupaten Aceh Selatan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret 2021. Lokasi penelitian dibagi menjadi 3 stasiun pengamatan. Analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan spesies gastropoda dari ordo neogastropoda   di zona litoral Perairan Gunung Cut Kecamatan Samadua Kabupaten Aceh Selatan di temukan  yaitu 11  spesies, dengan jumlah individu keseluruhan yaitu sebanyak 90 jenis individu. yang termasuk kedalam ordo Neogastropoda, yaitu Conus catus, Conus ebraeus, Conus musicus, Nassarius gaudiousus, Morula granulata, Strigatella litterata, Tylothais virgata, Pardalinops testudinaria, Engina alveolata, Drupella margariticola, Mitra paupercula.
KARAKTERISTIK MONYET EKOR PANJANG (Macaca fascicularis) BERDASARKAN TINGKAT UMUR DI TAHURA POCUT MEURAH INTAN Hafidz n Ramadha; Samsul Kamal; Rizky Ahadi
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 8, No 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK VIII 2020
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biotik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.424 KB) | DOI: 10.3126/pbio.v8i1.9423

Abstract

Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis) memiliki peran penting dalam kehidupan di alam. Habitat Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis) dapat menjalankan fungsi ekologisnya, yaitu sebagai penyemaian atau menyemaikan benih, menumbuhkan biji menjadi benih untuk dipindah ke tempat penanaman. Kawasan Tahura memiliki keindahan alam yang begitu indah  juga memiliki beraekaragam jenis flora dan fauna didalamnya, selain dijadikan tempat wisata, Tahura  juga dimanfaatkan sebagai tempat konservasi, penelitian, praktikum lapangan dan kegiatan pembelajaran lapangan untuk siswa, mahasiswa maupun pemerhati lingkungan. Kawasan Tahura sudah mengalami alih fungsi lahan dan pembukaan lahan perkebunan baru pada kawasan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik Macaca fascicularis berdasarkan tingkat umur. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode survey eksploratif  yaitu melakukan penjelajahan atau pengamatan secara langsung pada lokasi pengamatan. Hasil penelitian dijumpai bahwa karakteristik Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis) berdasarkan umur terbagi 5 kelompok yaitu Bayi, Anakan, Remaja, Betina dewasa dan Jantan Dewasa.
PERILAKU MENCARI MAKAN BURUNG KUNTUL KECIL (Egretta garzetta) DI KAWASAN MANGROVE ALUE NAGA KECAMATAN SYIAH KUALA BANDA ACEH Jamaluddin M Isa; Andaivi Andaivi; Leli Fauziah; Rizky Ahadi
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 6, No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK VI 2018
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biotik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.831 KB) | DOI: 10.3126/pbio.v6i1.4078

Abstract

Burung bangau kecil atau kuntul kecil (Ergetta garzetta) merupakan jenis burung air dan juga termasuk burung migrasi yang ada di Indonesia. Sejatinya, burung air banyak bergantung pada habitat lahan basah. Mulai dari rawa rumput (grass swamp), tepian pantai hutan mangrove hingga lahan basah buatan seperti kolam, tambak dan sawah. Akhir-akhir ini habitat bangau kecil (Egretta garzetta) mengalami gangguan berupa perburuan liar dan kerusakan habitat. Hal tersebut mempengaruhi perilaku mencari makan dari burung tersebut. Penelitian ini berjudul perilaku mencari makan burung kuntul kecil (Egratta garetta) di Kawasan Mangrove Alue Naga, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui waktu dan perilaku mencari makan dari burung kuntul kecil (Egratta garetta). Untuk mencapai tujuan penelitian ini diimplementasikan dengan metode obsevasi pengamatan langsung dan didukung dengan pengambilan gambar menggunakan kamera. Metode dalam penelitian ini menggunakan   Vocal Observation. Hasil penelitian perilaku Mencari makan burung kuntul kecil di kawasan Mangrove Alue Naga diperoleh hasil waktu mencari makan pada pagi hari, siang hari dan sore hari sesuai dengan keaktifan dari prilaku mencari makan burung kuntul kecil. Pola mencari makan Egretta garzetta memiliki 5 jenis perilaku. Frekuensi perilaku mencari makan Egretta garzetta lebih berfariasi pada waktu sore hari.
SPESIES KELAS GASTROPODA DAN BIVALVIA DI MUARA SARAGIAN KABUPATEN ACEH SINGKIL Yulida Lase; Eva Naili Taib; Rizky Ahadi
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 9, No 1 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK IX 2021
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biotik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (975.044 KB) | DOI: 10.3126/pbio.v9i1.11559

Abstract

Kelas gastropoda biasanya disebut juga siput ataupun keong yang dapat berjalan menggunakan perutnya. Kelas bivalvia adalah kelas dalam mollusca yang mencakup semua jenis kerang-kerangan yang memiliki sepasang cangkang. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahi spesies dari kelas gastropoda dan bivalvia di Muara Saragian Kabupaten Aceh Singkil. Penelitian ini dilakukan di Muara Saragian Kabupaten Aceh Singkil. Penelitian ini menggunakan metode Proposive Sampling dengan mengkombinasikan dua metode yaitu metode transek garis (Line transect) dan transek kuadrat.  Analisis jenis spesies menggunanakan analisis kualitatif. Hasil penelitian ditemukan sebanyak 8 ordo yang terdiri 3 ordo gastropoda yaitu ordo ceanogastropoda, ordo neogastropoda dan ordo meseogastropoda dan 5 ordo dari bivalvia yaitu ordo veneroida, ordo arcoida, ordo cardiida, ordo adapedonta, dan ordo osteroida dengan total spesies secara keseluruhan berjumlah 455 spesies.
JENIS CACING TANAH DI KAWASAN DEUDAP PULO ACEH KABUPATEN ACEH BESAR Hasbuna Hasbuna; Siti Syarifah; Sulasmi Rike Syara; Rizky Ahadi
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 6, No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK VI 2018
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biotik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.934 KB) | DOI: 10.3126/pbio.v6i1.4225

Abstract

Pulo Nasi adalah salah satu pulau dari beberapa pulau yang menjadi bagian dari gugusan kepulauan Pulau Aceh yang terletak di kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh. Populasi dekomposer merupakan salah satu faktor yang menentukan tingkat kesuburan tanah. Salah satu dekomposer utama yang berperan dalam menentukan kesuburan tanah adalah cacing tanah. Tujuan penelitian ini adalah untuk  mengetahui jenis cacing Tanah di Kawasan Deudap Pulo Aceh Kabupaten Aceh Besar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode hand sortir dan kimia. Hasil penelitian ditemukan 4 spesies dari 3 famili cacing tanah, yaitu Lumbricus rubellus dan Pheretima terestis dari famili Lumbricidae. Pheretima sp dari famili Megascolecidae, dan Eudrilus eugenia dari famili Eudrilidae.
KELIMPAHAN PLANKTON DI PERAIRAN PANTAI NIPAH GAMPONG RABO PULO ACEH KABUPATEN ACEH BESAR Safinatus Salamah; Deyan Mentari; Dara Ariska; Rizky Ahadi
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 6, No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK VI 2018
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biotik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.381 KB) | DOI: 10.3126/pbio.v6i1.4279

Abstract

Plankton merupakan salah satu biota perairan yang memiliki peranan ekologis yang sangatlah penting dalam ekosistem perairan. Perairan pantai Nipah Gampong Rabo Pulo Aceh merupakan salah satu kawasan yang sangat cocok bagi kehidupan berbagai jenis plankton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan plankton di perairan pantai Nipah. Lokasi pengambilan sampel dilakukan di perairan pantai Nipah Gampong Rabo Pulo Aceh, Kabupaten Aceh Besar pada tanggal 16 April 2017 pada pukul 08.00-10.00 WIB, sedangkan  identifikasi sampel plankton dilakukan di laboratorium Pendidikan Biologi FTK UIN Ar-raniry. Metode yang digunakan adalah metode purposive sampling, pengambilan sampel dilakukan pada 15 stasiun. Analisis data dilakukan dengan menggunakan rumus Kelimpahan Relatif (KR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 32 spesies yang ditemukan, kelimpahan plankton di perairan pantai Nipah Gampong Rabo Pulo Aceh Kabupaten Aceh Besar rata-rata adalah KR=3,125%, menunjukkan nilai kelimpahan yang rendah. Spesies yang memiliki kelimpahan tertinggi adalah dari golongan fitoplankton yaitu Nitzschia sp., sebanyak 16,13%.
Co-Authors Agus Mulizar Ahmad Ofreza Alfida Alfida Andaivi Andaivi Anton Widyanto Arif Sardi Arif Usman Ariska Ariska Astri Medianti Dewi Binti Ramlah Cut Nadia Rahmi Cut Putriani Dara Ariska Deltama delta Devi Andria Sarah Dewi Sartika Deyan Mentari Dian Fentiany Dwikha Rahma Putri Dzulfahmi Fakri Elita Agustina Eriawati Eriawati Ernilasari Ernilasari Ernilasari Ernilasari Ernilasari Ernilasari Ernilasari Ernilasari Ernilasari, Ernilasari Eva Naili Taib Eva Naili Taib Falah, Najmul Fera Maulina Firdayani Firdayani Hafidz n Ramadha Harizki Ananda Putra Harizki Ananda Putra Hasbuna Hasbuna Hasbuna Hasbuna Imam Ziaul Abror Iqbal Ziharsya Isfanda, Isfanda Isra Khairisa Jamaluddin M Isa Jihan Khairunnisa Juleo Saputra Jumiati Jumiati Khairun Nisa Khairun Nisa Laila Rahmati Leli Fauziah Maisar Maisar Masitah Maulidatur Rahmah Muhammad Ali Sarong Mukarramah Mukarramah, Mukarramah Mulyadi Mulyadi Munirah Mulyati Muslich Hidayat Nafisah Hanim Neni Ratna Ningsih Ni Luh Ari Yusasrini Nifita Maghfirah Nina Asarmuna Niswatul Laeni Nora Fazillah Nur Afifah Nurdin Amin Nurlia Zahara Nursalmi Mahdi Nurul Mauliza Nurul Mukarramah Oza Athifah Qisthi Qisthi Raihanul Muhsan Raudhatul Isma Anis Risky Nurlaiya Rizka Jannah Safinatus Salamah Samsul Kamal SAUDAH SAUDAH Saudah Saudah Siska Rahayuni Siti Syarifah Sulasmi Rike Syara Sus Paridaini Syafrijal Syafrijal Tanwirul Anwar Yulida Lase Yuni Astika Yuri Gagarin Yuslinaini Yuslinaini Yuslinaini Yuslinaini Yutria Iqwanda Zahratul Intan Zuraidah Zuraidah