Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PERBANDINGAN PERTUMBUHAN TANAMAN SELADA MERAH (Lactuca sativa var. crispa) MENGGUNAKAN TEKNIK HIDROPONIK SISTEM DFT (DEEP FLOW TECHNIQUE) YANG DIBERI NUTRISI AB MIX DAN PUPUK ORGANIK CAIR DAUN KELOR (Moringa oleifera) Yosi Rosalita; Lina Rahmawati; Meutia Zahara
KENANGA : Journal of Biological Sciences and Applied Biology Vol. 3 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/kenanga.v3i2.4215

Abstract

Hidroponik dikenal sebagai budidaya tanaman tanpa tanah, istilah hidroponik digunakan untuk menjelaskan cara bercocok tanam tanpa menggunakan tanah sebagai media tanam dengan penambahan nutrisi hara untuk pertumbuhan. Hidroponik DFT (Deep Flow Technique) menjadi teknik penanaman yang digunakan pada penelitian ini dengan mensirkulasikan larutan nutrisi dan media tanam secara terus menerus selama 24 jam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik cair daun kelor dan nutrisi Ab Mix terhadap pertumbuhan tanaman selada merah (Lactuca sativa var. crispa) dan untuk mengetahui perbedaan pertumbuhan tanaman selada merah (Lactuca sativa var. crispa) dengan pemberian pupuk organik cair daun kelor dan nutrisi Ab Mix. Penelitian ini di lakukan pada bulan Januari-Maret di Kebun Hidroponik Gampong Peurada Banda Aceh. Analisis data dilakukan menggunakan Uji Independent Sampel T-Test dan Uji Man-Whitney dengan 2 perlakuan media tanam yaitu, 1 media tanam menggunakan nutrisi Ab Mix dan perlakuan 2 menggunakan Pupuk Organik Cair Daun Kelor ( Moringa oleifera ). Berdasarkan hasil Uji Independent Sampel T-Test dari parameter tinggi tanaman, jumlah daun (helai) dan lebar daun memiliki hasil yang signifikan dengan pemberian media tanam nutrisi Ab Mix dan Pupuk Organik Cair Daun Kelor yang signifikan dengan pemberian media tanam nutrisi Ab Mix dan Poc Daun Kelor yaitu <0,05, sedangkan parameter morfologi daun selada merah memiliki bentuk daun yang sama yaitu berbentuk memanjang dan lebar, masing-masing daun berwarna hijau di bagian pangkal dan berwarna merah di bagian atas, daun selada merah pada perlakuan pupuk organik cair daun kelor lebih merah dibandingkan dengan perlakuan nutrisi Ab Mix.
DAMPAK PENGEMBANGAN OBJEK WISATA GOA SUNYARAGI TERHADAP SOSIAL DAN EKONOMI MASYARAKAT Juliyanto Hermawan; Moh Sabilillah Haqiqi; Dea Yulianti; Siti Muliana; Lina Rahmawati
Jurnal Dinamika Sosial dan Sains Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Dinamika Sosial dan Sains
Publisher : CV.Sentral Bisnis Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jdss.v1i2.63

Abstract

Kota Cirebon merupakan salah satu kota di Provinsi Jawa Barat. Kota Cirebon juga merupakan tujuan wisata populer dengan segala kemungkinan yang dimiliki. Taman Wisata Gua Sunyaragi merupakan salah satu situs cagar budaya. Potensi budaya Taman Wisata Gua Sunyaragi semakin berkembang. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Menggunakan metode pengumpulan data: observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah upaya pengelolaan atau strategi yang diterapkan oleh badan pengelola dalam tujuan pengembangan dan kemajuan Taman Wisata Gua Sunyaragi, teknik daya dukung (carrying capacity) (daya dukung kawasan wisata), dan selanjutnya: Berkonsultasi dan terus melibatkan masyarakat sekitar melalui promosi media cetak dan sosial, berbagai atraksi dan acara budaya seperti musik gamelan tradisional, bola topeng dan seni pencak silat. Semua bisnis ini tidak selalu ramai pengunjung setiap hari, tetapi mereka dapat meningkatkan pendapatan mereka yang mencari nafkah atau berjualan di area target Taman Wisata Gua Sunyaragi.
Estimasi Biomassa dan Karbon Serasah di Kawasan Aliran Mata Air Panas Jaboi, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang Raihan Raihan; Muslich Hidayat; Nurdin Amin; Zuraidah Zuraidah; Lina Rahmawati
JURNAL RISET RUMPUN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM Vol. 4 No. 2 (2025): Agustus: Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrimipa.v4i2.6594

Abstract

Tropical forests play an important role as carbon sinks and biomass stores, including through the litter produced by vegetation. Litter contributes to nutrient cycling, maintains soil fertility, and is an important component of ecosystem carbon reserves. This study aims to estimate the biomass and carbon content of litter in the Jaboi Hot Spring Flow Area, Sukajaya District, Sabang City. The study was conducted in June 2025 using a 100 m long line transect method with four transects, each consisting of 18 1 x 1 m plots. Leaf litter samples were collected, their wet weight was measured, dried in an oven for 48 hours, and their carbon content was calculated based on the percentage of organic carbon of 0.47. The results showed a total litter biomass of 8,106 kg/m² with an average of 2,027 kg/m², and a total litter carbon of 3,809 kg/m² with an average of 0,952 kg/m². The highest values were found at Station 3 (2,354 kg/m² and 1,106 kg/m²) and the lowest at Station 1 (1,691 kg/m² and 0,795 kg/m²). Variations in values are influenced by soil physical-chemical factors, vegetation density, and climatic conditions, which influence production and decomposition rates. These results emphasize the importance of monitoring biomass and litter carbon to support forest management and conservation.
Keanekaragaman Tumbuhan Paku di Kawasan Aliran Mata Air Panas Jaboi Kecamatan Sukajaya Kota Sabang Sy Almunawarah; Muslich Hidayat; Lina Rahmawati; Eriawati Eriawati; Nurdin Amin; Syahrul Rahmanda
JURNAL RISET RUMPUN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM Vol. 4 No. 3 (2025): Desember : JURRIMIPA: Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrimipa.v4i3.7660

Abstract

Biodiversity is essentially a reflection of the number of species and individuals inhabiting a community, as seen in the Pteridophyta group. These plants, which have evolved to have differentiated roots, stems, and leaves, play an important role in forest systems, primarily as protectors of the soil surface from the effects of erosion, in addition to contributing to the decomposition of organic matter that produces nutrients, and being a major part of the producer chain in the trophic structure. The Jaboi hot spring area, located in the Sukajaya District of Sabang City, exhibits unique ecological characteristics, influenced by the presence of the Jaboi volcano, which gives rise to geothermal phenomena such as fumarole activity, hot steam emissions, and the emergence of high-temperature water flows. This geothermal dynamic directly causes alterations in the physical and chemical conditions of the local soil, thereby shaping habitat characteristics and influencing the existence of vegetation, including ferns. To date, there is little scientific information available on the diversity of ferns in this area. Therefore, this study was conducted to examine and measure the diversity of ferns in the Jaboi hot spring area. The study was conducted in October 2025 using an exploratory survey approach to determine plots and purposive sampling techniques for field data collection. Diversity analysis was based on the Shannon-Wiener index (Ĥ) formula. Based on the identification results, 15 species of ferns from a total of 6 families and 433 individuals were found. The diversity index obtained (Ĥ=2.490171) indicates a moderate level.
OPTIMALISASI PENGELOLAAN KEUANGAN BUMDES MELALUI PENERAPAN SISTEM INFORMASI KEUANGAN Lilis Karlina; Meta Nursita; Fina Fitriyani; Lina Rahmawati; Siti Aisyah Rianti
Jurnal Abdi Citra Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Abdi Citra Volume 3 Nomor 1 Februari Tahun 2026
Publisher : Publika Citra Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62237/jac.v3i1.368

Abstract

Financial management plays an important role in supporting the sustainability and development of Village-Owned Enterprises (BUMDes). However, many BUMDes still face problems related to manual financial recording, limited accounting knowledge, and low utilization of information technology. This Community Service Program (Pengabdian Kepada Masyarakat/PKM) aims to optimize BUMDes financial management through the implementation of a digital-based financial information system. The methods used in this program include counseling, training, simulation, and direct assistance for BUMDes administrators. The results of the activity indicate an improvement in participants’ understanding of basic accounting concepts and the use of financial information systems for recording transactions and preparing financial reports. The implementation of the financial information system has proven to improve efficiency, accuracy, transparency, and accountability in BUMDes financial management. Therefore, the digitalization of financial systems can serve as a strategic solution to strengthen financial governance and support sustainable village economic development.