Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Penguatan Desa Siaga COVID 19 Mukhsar, Mukhsar; Usman, Ida; Abapihi, Bahriddin; Sani, Asrul; Baharuddin, Baharuddin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Vokasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (676.965 KB) | DOI: 10.33772/jpmit.v2i2.15173

Abstract

COVID-19 adalah penyakit yang sangat menular dan masih menjadi masalah serius di seluruh dunia. Data kasus Propinsi Sulawesi Tenggara menunjukkan peningkatan signifikan dan sudah sampai ke pelosok desa. Untuk menghambat penyebaran virus ini adalah tetap tinggal di rumah jika tidak ada kepentingan mendesak. Jika harus keluar rumah maka harus mematuhi protocol kesehatan. Diperlukan penguatan desa agar masyaBahriddin Abapihirakatnya tidak terpapar COVID 19 dengan memberikan sosialisasi tentang COVID-19. Untuk itu perlu pengukuran pengetahuan masyakarat agar untuk menentukan metode sosialisasi yang tepat. Pengukuran dilakukan dua kali di 27 desa dengan jumlah responden sebanyak 880 orang, 51,02% perempuan dan sisanya adalah laki-laki. Jumlah responden dengan pekerjaan petani (19,66%) lebih banyak dibandingkan jumlah responden dengan jenis pekerjaan ASN, pedagang, nelayan, pelajar, buruh, tukang ojek, penjaga toko, dan ibu rumah tangga. Sementara itu, jenjang pendidikan SMA atau sederajat (39,55%) dengan jenjang pendidikan lainnya hampir berimbang. Hasil pengukuran pada tahap awal menunjukkan bahwa sebesar 62,29% mengetahui COVID 19 dan sebesar 48,96% msayarakat melakukan tindakan pencegahan. Setelah dilakukan sosialisasi selama 4 minggu, menunjukkan bahwa pengetahuan, sikap, dan perilaku atau tindakan, masing-msing mengalami peningkatan sebesar 93,33%, 97,05%, dan 94,44%. Terjadi kesadaran tentang pencegahan COVID 19.Kata Kunci: Covid 19, Desa Siaga, Pengetahuan, Sikap dan Tindakan
Penyiapan Desa Wansugi Kecamatan Kabangka Kabupaten Muna sebagai Desa Siaga Covid-19 Abapihi, Bahriddin; Mukhsar, Mukhsar; Baharuddin, Baharuddin; Usman, Ida; Sani, Asrul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Vokasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.51 KB) | DOI: 10.33772/jpmit.v2i2.14917

Abstract

Corona Virus Disease atau COVID-19 telah mewabah ke seluruh dunia, termasuk Indonesia. Diperlukan pengetahuan, sikap, dan tindakan yang tepat seluruh lapisan masyarakat. Namun, tidak semua lapisan masyarakat paham dan sadar akan bahaya penyakit ini, khususnya masyarakat di perdesaan. Perlu menyiapkan masyarakat perdesaan dalam menghadapi wabah COVID-19, pemberian informasi yang cukup tentang untuk menghambat laju penyebarannya. Dalam program pengabdian ini dilakukan survey awal tentang pengetahuan, sikap, dan tindakan sebelum dilakukannya penyuluhan dan pemberian informasi kepada masyarakat. Proses pembelajaran kepada masyarakat dilakukan dengan memberikan informasi lengkap dengan bahasa yng mudah dipahami masyarakat setempat. Proses edukasi ini, kembali dilakukan survey untuk mengetahui pengetahuan, sikap, dan tindakan masyarakat setempat terhadap COVID-19. Hasil survey menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan tentang COVID-19, serta peningkatan sikap dan tindakan positif pasca edukasi. Keywords: COVID-19, survey, desa siaga, penyuluhan, edukasi
Studi Kajian Literatur: Struktur Bawah Permukaan Menggunakan Metode Magnetik di Beberapa Daerah Indonesia Astuti, Silfia; Usman, Ida; Abdin
Einstein's: Research Journal of Applied Physics Vol. 1 No. 2 (2023): Einstein's: Research Journal of Applied Physics
Publisher : Magister Fisika Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/einsteins.v1i2.178

Abstract

Penelitian melalui pengkajian literature terhadap penelitian bawah permukaan dengan menggunakan metode magnetik untuk beberapa daerah di Indonesia. Pengambilan data di sekitar gunung kelud dilakukan secara acak pada area seluas 0,6 km x 1 km dengan jumlah titik yang diperoleh 244 titik ukur. Proses akusisi dilakukan dengan menggunakan Magnetometer Proton ENVI SCINTREX, sedangkan pada manifestasi panas bumi parang tritis dan manifestasi emas Pengukuran medan magnet total menggunakan Proton Precession Magnetometer (PPM), penentuan posisi menggunakan Global Positioning System (GPS) dan penentuan orientasi arah utara kompas geologi. Pemgolahan data di beberapa daerah tersebut dilakukan dengan menganalisis peta anomali medan magnet total yang telah dikontinuasi ke atas, sedangkan interpretasi kuantitatif dilakukan dengan pemodelan 2D pada sayatan peta anomali medan magnet total yang telah di kontinuasi ke atas menggunakan perangkat lunak Geomodel. Hasil interpretasi yang dilakukan menunjukan struktur geologi bawah permukaan ukan dengan koreksi IGRF (International Geomagnetics Reference Field) dan koreksi variasi harian untuk mendapatkan anomali medan magnet total. Hasil interpretasi kualitatif disekitar gunung kelud menunjukkan adanya anomali dipole magnetik di sebelah timur yang membentang dari arah barat laut ke tenggara sebesar -2125 nT hingga 1863 nT. Nilai suseptibilitas magnetik di bawah kubah kawah gunung kelud sampai ke gunung lirang (k=0,0124 emu/gram) didominasi batuan basalt, dan di gunung sumbing (k=0,0234 emu/gram - 0,0239 emu/gram) yang didominasi batuan andesit. Sedangkan Hasil Pemodelan dua dimensi di kabupaten Bantul DIY menghasilkan benda penyebab anomali dengan suseptibilitas yaitu: dengan nilai (0,001) dalam sistem satuan cgs untuk benda pertama, (0,0034) dalam sistem satuan cgs untuk benda ke dua dan benda ke tiga (-0,048) dalam sistem satuan cgs dengan arah utara-selatan. Benda anomali berada pada kedalaman ± 580 m dari permukaan dan diidentifikasi berupa batuan yang telah mengalami pelapukan karena proses demagnetisasi batuan. Hasil interpretasi yang dilakukan menunjukan struktur geologi bawah permukaan Papandayan dikontrol oleh batuan tuff dengan suseptibilitas 1 x 10-5 dalam sistem emu, batuan andesit dengan suseptibilitas 0,0135 dalam sistem emu, batuan porfiri dengan suseptibilitas 0,010 dalam sistem emu, batuan intrusi (beku) dengan suseptibilitas 0,013 dalam sistem emu, batuan sedimen dengan suseptibilitas 7 x 10-5 dalam sistem emu, dan batuan sedimen dengan suseptibilitas 8 x 10-5 dalam sistem emu. Batuan porfiri merupakan prospek emas yang diinterpretasikan sebagai zona ubahan silisifikasi.
Sintesis Silika Metode Sol-Gel Pada Material Tio2-Sio2 Terhadap Penurunan Kadar Kromium Dan Besi Dan Absorpsi Kelembaban Udara Bimasakti; Eddy, Diana Rakhmawaty; Supardi, Imam; Usman, Ida; Aba, La
Einstein's: Research Journal of Applied Physics Vol. 2 No. 1 (2024): Einstein's: Research Journal of Applied Physics
Publisher : Magister Fisika Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/einsteins.v2i1.579

Abstract

Silika merupakan material yang menarik perhatian para peneliti karena aplikasinya yang luas dan pembuatannya yang mudah dan mensintesis silika gel sebagai bahan untuk menyerap kelembaban udara. Bahan yang digunakan adalah TEOS (Tetraethylorthosilicate) sebagai precursor.  Salah satu metode pembuatan silika adalah metode sol-gel. Silika yang dihasilkan bersifat amorf dengan densitas yang rendah sehingga dapat digunakan sebagai penyangga fotokatalis. Penelitian ini bertujuan untuk membuat fotokatalis TiO2-SiO2 untuk menurunkan kadar logam kromium dan besi dalam air. Tahapan penelitian adalah sintesis silica dengan variasi konsentrasi amonia dan suhu kalsinasi, imobilisasi TiO2 Pada SiO2 dan uji fotokatalisis TiO2-SiO2 terhadap kadar logam kromium dan besi dari air Sungai Cikijing. Untuk mengetahui gugus fungsi, morfologi, bentuk kristal, komposisi TiO2 dalam fotokatalis TiO2-SiO, dan kadar logam dilakukan analisis dengan menggunakan Fourier Transform-Infra Red (FT-IR), Scanning Electron Microscope (SEM-EDX), X-Ray Diffractometry (XRD) dan Atomic Absorbtion Spectroscopy (AAS). Dalam penelitian ini, jumlah konsentrasi amonia dan suhu kalsinasi divariasikan yaitu; 12,5 % dan 25% dengan suhu kalsinasi 4000 C, 5000 C, dan 6000 C. HCl sebagai katalis dan aquades sebagai pelarut, dengan metode Sol-Gel. Dalam penelitian ini waktu pemanasan sebagai variabel manipulasi, sehingga didapatkan sampel awal silika dalam bentuk serbuk yang berwarna putih. Untuk menjadikan silika serbuk ke dalam bentuk butiran, maka ditambahkan Natrium Silikat dengan perbandingan 1:2. Sehingga didapatkan silika gel dalam bentuk butiran dan memiliki warna putih. Silika gel yang sudah dihasilkan, kemudian dilakukan uji penyerap kelembaban dengan cara ditetesi air pada sekumpulan silika gel, sehingga dapat diketahui perubahan fisis yag terjadi pada silika gel. Dari hasil uji penyerap kelembaban dapat diindikasikan bahwa silika gel yang dihasilkan memiliki sifat hidrofilik (menyerap air), keras namun rapuh dan mengalami perubahan warna yang semula putih bening kemudian menjadi putih keruh, hal tersebut menujukkan bahwa silika gel dapat menyerap air. Uji karakterisasi SEM-EDS didapatkan bentuk morfologi yang tidak homogen dengan ukuran partikel pada sampel silika gel yang tidak seragam, karena dipengaruhi oleh lama waktu ageing, dan dari hasil analisis EDS didapatkan kandungan silika yang berbeda, karena dipengaruhi oleh lama waktu pemanasan yang berbeda pula. Dan hasil analisis XRD menunjukkan bahwa struktur kristal dari partikel silika gel SiO2 adalah amorf, dengan didapatkan pola difraksi puncak pada sudut 2θ = 22,53°.
INISIASI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA WAUKUNI DALAM PEMBUATAN PUPUK ORGANIK DARI LIMBAH PERTANIAN Usman, Ida; Sudiana, I Nyoman; Kadidae, La Ode; Mukhsar, Mukhsar; Budiman, Herdi Budiman
Jurnal Pepadu Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i2.5887

Abstract

Telah dilaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang terintegrasi KKN-Tematik Tahun 2024 di Desa Wakuni. Wilayah Desa Waukuni termasuk daerah yang cukup subur, sehingga sebahagian besar penduduknya berprofesi sebagai petani. Hasil survei menunjukkan bahwa petani di Desa Waukuni hanya mengandalkan kesuburan tanah atau berbantuan pupuk sintetis. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan dan pengalaman baru kepada masyarakat bagaimana memanfaatkan limbah-limbah pertanian menjadi pupuk organik sebagai alternatif pengganti pupuk sintetis dan membantu mengembalikan tingkat kesuburan tanah. Program ini diharapkan dapat menarik minat masyarakat untuk membentuk kelompok-kelompok usaha pembuatan pupuk organik, yang secara langsung dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. Adapun kegiatan pengabdian pada masyarakat ini meliputi survei lapangan untuk mendata potensi Desa Waukuni, pengumpulan bahan-bahan yang diperlukan, pelatihan pembuatan pupuk organik, dan diseminasi potensi kegiatan pemberdayaan. Dari hasil pelatihan pembuatan pupuk organik dan diseminasi potensi pemberdayaan masyarakat, peserta dari masyarakat memperlihatkan antusiasme yang tinggi dan keinginan yang besar untuk menindaklanjuti kegiatan pengabdian ini.
BAYESIAN MARKOV CHAIN MONTE CARLO SIMULATION OF NONLIENAR MODEL FOR INFECTIOUS DISEASES WITH QUARANTINE Usman, Ida
Parameter: Journal of Statistics Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/27765660.2023.v3.i1.16445

Abstract

The SIQS (Susceptible, Infective, Quarantine, and Susceptible) non-linear model is used to describe the dynamics of infectious diseases, especially optimizing individuals who are quarantined. Discretization of the SIQS model using the Runge-Kutta method and its physical interpretation is very useful if the model parameters can be estimated. Bayesian Markov Chain Monte Carlo for its numerical simulation. After 10,000 iterations, convergent and significant parameters were obtained, namely beta = 94.37, beta0 = -10.19, mu = -0.23 and b = 0.5.
INISIASI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA WAUKUNI DALAM PEMBUATAN PUPUK ORGANIK DARI LIMBAH PERTANIAN Usman, Ida; Sudiana, I Nyoman; Kadidae, La Ode; Mukhsar, Mukhsar; Budiman, Herdi Budiman
Jurnal Pepadu Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i2.5887

Abstract

Telah dilaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang terintegrasi KKN-Tematik Tahun 2024 di Desa Wakuni. Wilayah Desa Waukuni termasuk daerah yang cukup subur, sehingga sebahagian besar penduduknya berprofesi sebagai petani. Hasil survei menunjukkan bahwa petani di Desa Waukuni hanya mengandalkan kesuburan tanah atau berbantuan pupuk sintetis. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan dan pengalaman baru kepada masyarakat bagaimana memanfaatkan limbah-limbah pertanian menjadi pupuk organik sebagai alternatif pengganti pupuk sintetis dan membantu mengembalikan tingkat kesuburan tanah. Program ini diharapkan dapat menarik minat masyarakat untuk membentuk kelompok-kelompok usaha pembuatan pupuk organik, yang secara langsung dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. Adapun kegiatan pengabdian pada masyarakat ini meliputi survei lapangan untuk mendata potensi Desa Waukuni, pengumpulan bahan-bahan yang diperlukan, pelatihan pembuatan pupuk organik, dan diseminasi potensi kegiatan pemberdayaan. Dari hasil pelatihan pembuatan pupuk organik dan diseminasi potensi pemberdayaan masyarakat, peserta dari masyarakat memperlihatkan antusiasme yang tinggi dan keinginan yang besar untuk menindaklanjuti kegiatan pengabdian ini.
SPATIAL STUDY OF SEISMIC HAZARD USING CLASSICAL PROBABILISTIC SEISMIC HAZARD ANALYSIS (PSHA) METHOD IN THE KENDARI CITY AREA Purba, Joshua; Restele, La Ode; Hadini, La Ode; Usman, Ida; Hasria, Hasria; Harisma, Harisma
Indonesian Physical Review Vol. 7 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ipr.v7i3.325

Abstract

Kendari City is an area prone to earthquakes because it is in a seismic zone dominated by local faults such as the Lawanopo Fault, Kendari Fault, Buton Fault, Tolo Thrust and Matano Fault, as evidenced by significant seismic events like those in 2011 and 2022. The earthquake in 2011, with a magnitude of 6.0, struck Kolono District, South Konawe Regency, while the 2022 earthquake, registering a magnitude of 5.2, occurred in the sea approximately 5 km north of Soropia, Konawe Regency. With seismic activity such as the 2011 and 2022 earthquakes causing significant damage, understanding seismic hazards is critical. The research stage starts from Hazard Analysis using the Classical Probabilistic Seismic Hazard Analysis (PSHA) method to produce a hazard map that presents the distribution of peak ground acceleration on the surface, at periods 0 seconds (PGA), SA (T= 0.2 seconds) and SA (T= 1.0 seconds) for probabilities of exceedance 10% and 2% in 50 years, respectively. Classical Probabilistic Seismic Hazard Analysis (PSHA) processing uses OpenQuake Engine software. The analysis results show that the PGA value in Kendari City on the surface ranged from (0.49 - 0.68 g and 0.79 - 1.17 g), SA at T= 0.2 seconds (1.10 - 1.53 g and 1.74 - 2.09 g), and SA at T= 1 second (0.64 - 0.93 g and 1.35 - 1.91 g). This result indicates the potential for significant damage and shocks.
PENERAPAN TEKNOLOGI BUDIDAYA PEPAYA CALIFORNIA DI LAHAN PEKARANGAN DESA ABENGGI KECAMATAN LANDONO KABUPATEN KONAWE SELATAN SULAWESI TENGGARA Jamili, Jamili; Usman, Ida; Yanti, Nur Arfa; Kadidae, La Ode; Muksar, Muksar; Budiman, Herdi; Rudia, La Ode Adi Parman
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.19643

Abstract

ABSTRAKDesa Abenggi merupakan salah satu desa di kecamatan Landono kabupaten Konawe Selatan yang dahulunya dikenal sebagai sentra pertanian, namun saat ini para petani di desa tersebut beralih menjadi pengrajin batu merah. Perkembangan usaha pembuatan batu merah di desa Abenggi menyebabkan luas lahan pertanian semakin sempit sehingga produktivitas dari sektor pertanian semakin menurun. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat terintegrasi KKN-Tematik bertujuan untuk introduksi teknologi budidaya tanaman hortikultura dan memberdayakan masyarakat khususnya pemuda karang taruna untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola dan memanfaatkan lahan pekarangan menjadi lahan produktif melalui budidaya pepaya California. Metode yang digunakan adalah partisipasi aktif semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini melalui pelatihan dan pendampingan kepada masyarakat. Kegiatan diawali dengan penyuluhan mengenai teknik budidaya Pepaya Clifornia dan sharing pengalaman dengan kelompok petani lokal serta pelatihan penyiapan bibit unggul dan teknik penanaman pepaya California pada lahan pekarangan. Kegiatan pengabdian yang dilaksanakan dalam bentuk kolaborasi antara dosen dan mahasiswa KKN di desa Abenggi yang dilaksanakan selama satu bulan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan lahan pekarangan yang tidak terpakai untuk budidaya pepaya California.    Kata kunci: budidaya; pepaya california; lahan pekarangan; desa Abenggi ABSTRACTAbenggi Village is one of the villages in Landono subdistrict, South Konawe district, which was previously known as an agricultural center, but now the farmers in the village have turned into red stone craftsmen. The development of the red stone manufacturing business in Abenggi village has caused the area of agricultural land to become increasingly narrow so that the productivity of the agricultural sector continues to decline. The integrated KKN-Thematic community service activity aims to introduce horticultural plant cultivation technology and empower the community, especially youth organizations, to increase their knowledge and skills in managing and utilizing home garden land into productive land through cultivating California papaya. The method used is the active participation of all parties involved in this activity through training and assistance to the community. The activity began with counseling regarding California papaya cultivation techniques and sharing experiences with local farmer groups as well as training in preparing superior seeds and techniques for planting California papaya in home gardens. Service activities carried out in the form of collaboration between lecturers and KKN students in Abenggi village which were carried out for one month showed an increase in community knowledge and ability in utilizing unused home garden land for cultivating Californian papaya. Keywords: abenggi village; californian papaya; cultivating;  home garden