Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN PENGGUNAAN GADGET DENGAN KUALITAS TIDUR PADA ANAK USIA REMAJA DI SMA NEGERI 1 TILAMUTA Firmawati Firmawati; Andi Akifa Sudirman; Maria Rinny Lilir
Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi Vol. 1 No. 2 (2023): April : Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (928.488 KB) | DOI: 10.55606/jikg.v1i2.965

Abstract

Gadget merupakan sebuah alat elektronik yang memilki fungsi khusus dengan berbagai teknologi sehingga membuat hidup manusia menjadi lebih praktis. Penggunaan gadget dapat menimbulkan dampak negatif pada anak antara lain menjadi pribadi yang tertutup, kesehatan terganggu, gangguan tidur, suka menyendiri, dan ancaman ciberbullying. Kualitas tidur adalah ukuran dimana seseorang itu dapat kemudahan dalam memulai tidur dan mempertahankan tidur. Anak remaja merupakan masa peralihan dari kanak-kanak menjadi dewasa. Tujuan dari peneIitian ini untuk mengetahui Hubungan Penggunaan Gadget Dengan Kualitas Tidur Pada Anak Remaja di SMA Negeri 1 Tilamuta. Desain peneIitian ini menggunakan metode Deskriptif Analitik dengan rancangan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportionate stratisfied random sampling dengan jumlah sampel 91 orang. Tekanik analisis yaitu dengan uji Chi Square. Penelitian ini dilakukan dengan membagikan kuesioner. HasiI peneIitian dengan analisa data menggunakan uji chi square didapatkan nilai significancy 0.001. Berdasarkan nilai tersebut karena nilai p < 0.05 dapat diambil kesimpulan bahwa penggunaan gadget memiliki hubungan terhadap kualitas tidur pada anak usia remaja. di SMA Negeri 1 Tilamuta.
HUBUNGAN PENGGUNAAN SMARTPHONE DENGAN PERKEMBANGAN PADA ANAK USIA PRA SEKOLAH DI TK AZZAHRA BOALEMO Andi Akifa Sudirman; Dewi Modjo; Yuyun Nasir
Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi Vol. 1 No. 2 (2023): April : Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1020.279 KB) | DOI: 10.55606/jikg.v1i2.966

Abstract

Masa usia pra sekolah merupakan masa emas, dimana perkembangan seorang anak mengalami perubahan yang sangat berarti, anak usia pra sekolah yang menggunakan smartphone dalam frekuensi yang sering dapat mengalami perkembangan yang tidak sesuai. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan penggunaan smartphone dengan perkembangan anak usia pra sekolah di TK Azzahra Boalemo. Desain penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi anak usia pra sekolah di TK Azzahra Boalemo sejumlah 50 siswa. Sampel berjumlah 33 orang dengan teknik accidental sampling. Instrument yang digunakan kuesioner dan lembar observasi KPSP. Uji statistik menggunakan uji chi-square. Hasil yang diperoleh penggunaan smartphone kategori tidak pernah mayoritas perkembangan anak sesuai sebesar 30.3%, penggunaan smartphone kategori kadang-kadang mayoritas perkembangan anak merugikan sebesar 45.4% dan penggunaan smartphone kategori sering memiliki perkembangan anak yang meragukan sebesar 3%, hasil uji statistik chi-square yaitu 0.005. Disimpulkan penggunaan smartphone berhubungan dengan perkembangan anak usia pra sekolah di TK Azzahra Boalemo.
Pengaruh Terapi Bermain Mewarnai Terhadap Tingkat Kecemasan Efek Hospitalisasi Pada Usia Pra Sekolah Di Ruang Perawatan Anak RSUD Tani Dan Nelayan Boalemo Andi Akifa Sudirman; Dewi Modjo; Rahmat Abdul Azis
Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi Vol. 1 No. 2 (2023): April : Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1184.34 KB) | DOI: 10.55606/jikg.v1i2.974

Abstract

Pada anak usia prasekolah, apabila anak mengalami kecemasan tinggi saat dirawat di rumah sakit kemungkinan anak akan mengalami disfungsi perkembangan, maka dari itu perlu adanya penanganan untuk mengatasi kecemasan yaitu dengan terapi bermain mewarnai. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui pengaruh terapi bermain mewarnai terhadap tingkat kecemasan efek hospitalisasi pada usia pra sekolah di ruang perawatan anak RSUD Tani dan Nelayan Boalemo. Jenis penelitian kuantitatif. Desain penelitian dengan metode Pra-Eksperimental. Populasi anak usia pra sekolah yang di rawat di ruang perawatan anak RSUD Tani dan nelayan Boalemo 48 orang anak. Sampel berjumlah 16 orang dengan cara Non Probability Sampling dengan jenis Accidental Sampling. Instrumen yang digunakan adalah Zung-Self Rating Anxiety Scale (ZSAS) dan SOP terapi bermain mewarnai. Uji statistik menggunakan paired t-test. Hasil yang diperoleh rata-rata tingkat kecemasan sebelum 6.13 dan sesudah 3.25, serta nilai signifikan yaitu 0.000 (<α0.05). Disimpulkan, adanya pengaruh terapi bermain mewarnai terhadap tingkat kecemasan efek hospitalisasi pada usia pra sekolah di ruang perawatan anak RSUD Tani dan Nelayan Boalemo.
PENGARUH KETERSEDIAAN SARANA, KEANDALAN PETUGAS DAN JAMINAN LAYANAN TERHADAP KEPUASAN ORANG TUA DI POLIKLINIK MANAJEMEN TERPADU BALITA SAKIT PUSKESMAS KOTA TENGAH KOTA GORONTALO Ronal Nteseo; Abd Kadim Masaong; Andi Akifa Sudirman
Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi Vol. 1 No. 2 (2023): April : Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1210.595 KB) | DOI: 10.55606/jikg.v1i2.980

Abstract

Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS) adalah suatu pendekatan yang terpadu pada penanganan balita sakit usia (0-59) bulan pada unit rawat jalan fasilitas pelayanan kesehatan dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh ketersediaan Sarana, kehandalan dan jaminan terhadap kepuasan orang tua pada pelayanan MTBS di Puskesmas Kota Tengah. Penelitian ini merupakan observasional analitik dengan pendekatan crossectional studi. Populasi dan sampel penelitian adalah orangtua balita yang poli MTBS puskesmas kota tengah yang berjumlah 70 responden. Pengumpulan data menggunakan lembar kuisioner dan dianalisis menggunakan analisis jalur. Hasil penelitian didapatkan bahwa kepuasan orang tua dalam pelayanan MTBS 89,2% dipengaruhi oleh ketersediaan sarana, 24,7% dipengaruhi oleh kehandalan petugas dan 77,5% dipengaruhi oleh jaminan.sedangkan jaminan layanan dalam pelayanan MTBS di Puskesmas Kota Tengah 86,4% dipengaruhi olej ketersediaan sarana dan 30,8% dipengaruhi oleh kehandalan petugas.
PENGGUNAAN SMARTPHONE DENGAN PERKEMBANGAN PERSONAL SOSIAL PADA ANAK USIA PRASEKOLAH DI TK IRAMA JAYA DESA ULAPATO A Friskawaty Sumitro Ahmad; Andi Akifa Sudirman; Harismayanti Harismayanti
Journal of Educational Innovation and Public Health Vol. 1 No. 2 (2023): April : Journal of Educational Innovation and Public Health
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (948.02 KB)

Abstract

Tingginya penggunaan smartphone pada anak usia prasekolah telah menunjukkan pengaruh terhadap perkembangan personal sosialnya, oleh karena itu pemerintah saat ini merancang peraturan tentang penggunaan smartphone pada anak. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan penggunaan smartphone dengan perkembangan personal sosial pada anak usia prasekolah. Metode penelitian memakai survei analitik dan pendekatan kuantitatif di TK Irama Jaya Desa Ulapato A pada tanggal 05 September-05 Oktober 2022. Populasi terdiri dari semua orangtua murid yang memiliki smartphone dan memiliki anak berumur 4-6 tahun sejumlah 43 orang, sampel sejumlah 36 responden diambil memakai teknik purposive sampling. Pengambilan data durasi penggunaan smartphone memakai lembar pertanyaan, dan data perkembangan personal sosial memakai Denver II, pengolahan data menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian menyimpulkan penggunaan smartphone dengan perkembangan personal sosial pada anak usia prasekolah di TK Irama Jaya Desa Ulapato A ada hubungan yang signifikan (p value= 0,01 < α= 0,05). Diharapkan orangtua memahami smartphone, dan dapat mengidentifikasi pengaruhnya terhadap perkembangan personal sosial anak usia prasekolah.
PENGARUH TERAPI LINGKUNGAN (MUSIC THERAPY) TERHADAP PENURUNAN TINGKAT STRES PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI DESA MODELOMO KECAMATAN TILAMUTA KABUPATEN BOALEMO Anita Yunika Gobel; Firmawati Firmawati; Andi Akifa Sudirman
Journal of Educational Innovation and Public Health Vol. 1 No. 2 (2023): April : Journal of Educational Innovation and Public Health
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1307.614 KB)

Abstract

Stres merupakan reaksi seseorang baik fisik maupun emosional apabila ada perubahan dari lingkungan yang mengharuskan seseorang menyesuaikan diri. Salah satu teknik non-farmakologi yang dapat digunakan untuk menurunkan stres yaitu dengan terapi musik karena penggunaan terapi musik dapat mengaktifkan syaraf menjadi rileks sehingga dapat membuat tubuh dan pikiran menjadi tenang dan perasaan menjadi nyaman. Penelitian ini bertujuan untuk menurunkan tingkat stres dimasa pandemi covid-19. Desain penelitian one group pre test and post test design menggunakan metode kuantitatif eksperimen. Tehnik pengambilan sampel purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan tingkat stres sebelum dilakukan terapi musik mayoritas stres sedang dan setelah dilakukan terapi musik berubah menjadi mayoritas stres ringan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan tingkat stres sebelum dan sesudah dilkukan terapi musik. Disarankan kepada masyarakat dapat menjadikan terapi ini sebagai alternatif untuk menurunkan tingkat stres di masa pandemi covid-19.
HUBUNGAN PEMBERIAN ASI EKSLUSIF TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LIMBOTO KABUPATEN GORONTALO Sintiati Dukalang; Andi Akifa Sudirman; Ani Retni
Journal of Educational Innovation and Public Health Vol. 1 No. 2 (2023): April : Journal of Educational Innovation and Public Health
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1301.766 KB)

Abstract

Rendahnya pemberian ASI Ekslusif menjadi salah satu pemicu terjadinya kependekan (stunting) pada anak balita dari kejadian masa lalu dan akan berdampak terhadap masa depan anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pemberian ASI Ekslusif terhadap kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Limboto Kabupaten Gorontalo. Desain penelitian adalah analitik kolerasi dengan pendekatan cross sectional, Sampel berjumlah 93 responden menggunakan teknik purposive sampling, menggunakan uji statistik chi-square. Hasil yang diperoleh balita yang diberikan ASI Ekslusif tidak stunting sebanyak 33 balita dan balita tidak diberikan ASI Ekslusif mengalami stunting sebanyak 24 balita, maka ada hubungan pemberian ASI Ekslusif terhadap kejadian stunting pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Limboto Kabupaten Gorontalo dengan nilai p-value 0.001. Oleh karena itu, diharapkan ibu memenuhi gizi selama kehamilan dan juga mematuhi serta melaksanakan program 1000 hari pertama kehidupan dengan rutin berkunjung ke Puskesmas dan posyandu untuk mendapatkan deteksi dini tentang kesehatan dan konseling gizi bagi anaknya.
PENGARUH PEMBERIAN SUSU KEDELAI TERHADAP KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TELAGA BIRU Gledis Riskilawati Laboro; Andi Akifa Sudirman; Andi Nur Aina Sudirman
Journal of Educational Innovation and Public Health Vol. 1 No. 2 (2023): April : Journal of Educational Innovation and Public Health
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1351.772 KB)

Abstract

Penggunaan bahan alami sebagai terapi alternatif sangat membantu untuk menekan biaya terapi dan perawatan bagi klien diabetes mellitus. Salah satu jenis terapi yang paling baik dan mudah didapat untuk penderita diabetes mellitus adalah susu kedelai. Tujuan penelitian ini untuk pengaruh pemberian susu kedelai terhadap kadar gula pada penderita diabetes mellitus. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian quasy experimen. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Telaga Biru. Analisis data menggunakan uji paired sample t test. Pengambilan sampel dilakukan dengan tehnik purposive sampling. Jumlah sampel sebanyak 30 orang. Berdasarkan hasil uji analisis didapatkan nilai p-value = 0,000 < dari nilai α 0,05, artinya Ha diterima dan H0 ditolak, maka ada pengaruh pemberian susu kedelai terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus. Kesimpulannya, susu kedelai mengandung protein, isoflavin dan serat yang tinggi yang bermanfaat terhadap penurunan kadar glukosa darah. Saran diharapkan dapat meningkatkan asuhan keperawatan untuk masyarakat berupa terapi nonfarmakologi yang baik dikonsumsi untuk penderita diabetes mellitus.
GAMBARAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DI SD MUHAMMADIYAH 1 LIMBOTO Alzatira Chantika Rumagit; Andi Akifa Sudirman; Dewi Modjo
Journal of Educational Innovation and Public Health Vol. 1 No. 2 (2023): April : Journal of Educational Innovation and Public Health
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1211.283 KB) | DOI: 10.55606/innovation.v1i2.945

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di sekolah adalah upaya untuk memperdayakan peserta didik, guru dan masyarakat lingkungan sekolah agar tahu dan mampu mempraktikkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam mewujudkan sekolah sehat. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui dan mengidentifikasi gambaran perilaku hidup bersih dan sehat di SD Muhammadiyah 1 Limboto. Desain penelitian yang digunakan secara kuantitafif dengan pendekatan deskriptif. Jumlah sampel sebanyak 60 orang yang terdiri dari siswa kelas 1-6 SD. Teknik pengambilan sampel secara cluster sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gambaran Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di SD Muhammadiyah 1 Limboto rata-rata cukup, dimana Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada indikator mencuci tangan dengan air mengalir dan memakai sabun berada pada kategori cukup (46,7%), mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi berada pada kategori cukup (55,0%), penggunaan jamban sehat berada pada kategori baik (63,3%), melakukan aktivitas fisik setiap hari berada pada kategori cukup (45,0%), membrantas jentik nyamuk berada pada kategori kurang (50,0%), tidak merokok di sekolah berada pada kategori baik (100%), menimbang berat badan dan mengukur tinggi badan berada pada kategori kurang (46,7%).
GAMBARAN PENGETAHUAN KELUARGA TENTANG PENCEGAHAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TELAGA BIRU Mohamad Nuralfitriansyah Amu; Haslinda Damansyah; Andi Akifa Sudirman
Journal of Educational Innovation and Public Health Vol. 1 No. 2 (2023): April : Journal of Educational Innovation and Public Health
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1215.158 KB) | DOI: 10.55606/innovation.v1i2.946

Abstract

Demam Berdarah Dengue atau sering disingkat sebagai DBD yang dalam bahasa medisnya lebih dikenal dengan istilah Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk aedes aegypti, yang menyebabkan gangguan pada pembuluh darah kapiler. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran pengetahuan keluarga tentang pencegahan penyakit demam berdarah dengue (DBD) di wilayah kerja Puskesmas Telaga Biru Kabupaten Gorontalo. Desain penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan rancangan deskriptif analitik. Populasi dalam penelitian ini yaitu sebanyak 79 responden dan sampel pada penelitian ini berjumlah 79 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Hasil penelitian didapatkan tingkat pengetahuan keluarga tentang pencegahan penyakit demam berdarah dengue (DBD) di wilayah kerja Puskesmas Telaga Biru Kabupaten Gorontalo sebanyak 58 responden (73,4%) dengan tingkat pengetahuan kurang dan sebanyak 21 responden (26,6%) dengan tingkat pengetahuan baik. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah tingkat pengetahuan keluarga tentang pencegahan penyakit demam berdarah dengue (DBD) di wilayah kerja Puskesmas Telaga Biru Kabupaten Gorontalo sebanyak 58 responden (73,4%) dengan tingkat pengetahuan kurang.