Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Peningkatan Kapasitas Masyarakat dalam Manajemen Penanggulangan Bencana Banjir Pasang dan Tsunami di Kawasan Pantai Minang Rua Utami, Anisa; Simbolon, Khairunnisa; Mahmud, Imam; Mukhlis, Maulana
Ragom Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): Ragom: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Program Studi Hubungan Internasional FISIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya potensi bencana yang ada di Kawasan Pesisir Pantai Minang Rua Desa Kelawi membutuhkan upaya peningkatan kesiapsiagaan terutama pada daerah yang memiliki aktifitas kegiataan yang tinggi seperti kawasan wisata dan pemukiman warga. Kawasan Pantai Minang Rua Desa Kelawi merupakan Pantai yang rawan bencana banjir dan tsunami karena terletak di pesisir pantai Lampung Selatan. Salah satu faktor utama penyebab munculnya korban akibat bencana banjir air laut pasang dan tsunami adalah kurangnya pengetahuan masyarakat tentang bencana banjir maupun tsunami dan kesiapan masyarakat dalam mengantisipasi bencana. Kawasan Pantai Minang Rua merupakan salah satu objek wisata yang terdampak oleh Tsunami 2018. Oleh karena itu, perlu dilakukan sosialisasi terkait Manajemen Penanggulangan Bencana untuk mencegah terjadinya dampak yang lebih besar dari bencana banjir air laut pasang dan Tsunami.
Analisis Pelaksanaan Pengembangan Sumberdaya Manusia Sebagai Upaya Pembangunan Zona Integritas Studi Kasus: Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Metro Yuliani, Putu; Kagungan, Dian; Utami, Anisa
Administrativa : Jurnal Birokrasi, Kebijakan dan Pelayanan Publik Vol 7 No 1 (2025): Administrativa: Jurnal Birokrasi, Kebijakan dan Pelayanan Publik
Publisher : Jurusan Ilmu Administrasi Publik FISIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/administrativa.v7i1.232

Abstract

Pengembangan sumberdaya manusia merupakan proses persiapan seorang individu untuk mengemban tanggungjawab yang berbeda dalam sebuah unit kerja atau organisasi. Pelaksanaan pengembangan sumberdaya manusia di Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Metro didasarkan pada kurangnya jumlah sumberdaya manusia yang tersedia, jumlah pegawai yang ada di DPMPTSP Kota Metro sebanyak 36 orang, dan berdasarkan Dokumen Rencanan Kebutuhan Pegawai masih terdapat 23 jabatan yang mengalami kekosongan. Dalam menyikapi kondisi ini DPMPTSP Kota Metro melaksanakan strategi pengembangan sumberdaya manusia sebagai salah satu kunci dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas sumberdaya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pengembangan sumberdaya manusia di DPMPTSP Kota Metro serta mengidentifikasi terkait faktor penghambat dalam pelaksanaan pengembangan sumberdaya manusia di DPMPTSP Kota Metro. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan melihat proses dan hasil dari pelaksanaan pengembangan sumberdaya manusia, kemudian dianalisis dengan menggunakan indikator keberhasilan pengembangan sumberdaya manusia sesuai dengan PermenPan-RB Nomor 10 Tahun 2019 yang terdiri dari capacity building dan transfer knowledge. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pelaksanaan pengembangan sumberdaya manusia sebagai upaya pembangunan Zona Integritas di DPMPTSP Kota Metro dapat dikatakan cukup berhasil dengan adanya proses pelaksanaan peningkatan kapasitas (capacity building) melalui perekrutan calon pegawai dan proses berbagi pengetahuan (transfer knowledge) sebagai upaya pengembangan kompetensi pegawai melalui kegiatan Diklat, Pelatihan, dan BimTek. Faktor penghambat dalam pelaksanaan pengembangan sumberdaya manusia ini yaitu masih pasifnya DPMPTSP Kota Metro dalam mendukung kegiatan pengembangan kompetensi bagi para pegawai, dan kurangnya anggaran yang dimiliki oleh DPMPTSP Kota Metro untuk mengcover segala kegiatan termasuk kegiatan pengembangan sumberdaya manusia.
Evaluasi Context Program Kartu Identitas Anak (KIA) di Kota Bandar Lampung Puspita, Amanda Bella; Meiliyana, Meiliyana; Utami, Anisa
Administrativa : Jurnal Birokrasi, Kebijakan dan Pelayanan Publik Vol 7 No 1 (2025): Administrativa: Jurnal Birokrasi, Kebijakan dan Pelayanan Publik
Publisher : Jurusan Ilmu Administrasi Publik FISIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/administrativa.v7i1.328

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi konteks implementasi Program Kartu Identitas Anak (KIA) di Kota Bandar Lampung. Program KIA merupakan kebijakan nasional yang ditujukan untuk memberikan identitas resmi kepada anak-anak di bawah usia 17 tahun. Program ini diharapkan dapat mendukung pendataan kependudukan, meningkatkan perlindungan anak, serta mempermudah akses anak terhadap berbagai pelayanan publik. Namun, hingga tahun 2024, capaian kepemilikan KIA di Kota Bandar Lampung baru mencapai 68,8%, masih berada di bawah target nasional sebesar 75%. Selain itu, manfaat dari program ini belum sepenuhnya dirasakan oleh masyarakat, terutama dalam hal pemanfaatan KIA untuk berbagai keperluan administratif dan pelayanan publik.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Fokus utama diarahkan pada aspek context dalam model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product) yang dikembangkan oleh Stufflebeam (1966). Aspek ini digunakan untuk menilai sejauh mana program dirancang berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat dan relevan dengan kondisi lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan program belum dilakukan secara komprehensif, urgensi dan manfaat KIA belum sepenuhnya dipahami oleh masyarakat, serta tujuan program belum seluruhnya mencerminkan kebutuhan anak-anak di tingkat lokal. Temuan ini menunjukkan bahwa konteks merupakan aspek krusial yang perlu diperbaiki untuk mendukung keberhasilan program KIA di Kota Bandar Lampung.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA PENYANGGA TNWK DALAM MITIGASI BENCANA (STUDI KASUS DI DESA BRAJA KENCANA) Utami, Anisa; Puspawati, Ani Agus; Caturiani, Susana Indriyati; Apandi, Apandi; Chairunnisa, Syaza; Anisa, Nur; Alfarisi, Muhammad Naufal
Jurnal Administrative Reform Vol 13, No 1 (2025): JURNAL ADMINISTRATIVE REFORM
Publisher : Magister Administrasi Publik FISIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jar.v13i1.18378

Abstract

Braja Kencana Village, a buffer village of Way Kambas National Park (TNWK) in East Lampung Regency, faces significant risks from natural disasters, especially forest fires and floods. The increase in the frequency and intensity of disasters, as well as exacerbated by climate change, requires a community-based disaster risk reduction program that can increase public awareness and readiness in disaster mitigation and response. This study aims to examine the process of community empowerment around TNWK in disaster mitigation, especially forest fires. This research method uses a qualitative approach with interviews, observations, and documentation to explore information from key informants such as village officials, members of the Forest Farmers Group (KTH), and members of the Polhut Partner Community (MMP). The results of the study show that community empowerment in Braja Kencana Village is carried out through three stages of empowerment, namely the awareness stage, the capacity stage, and the awareness stage. The awareness stage was carried out through effective socialization to KTH members about the importance of empowerment programs and how they can contribute. The capacity building stage includes various educational and socialization activities to improve community knowledge and skills in disaster mitigation. The empowerment stage is in the form of providing facilities from TNWK such as land and grass seeds for animal feed, as well as sustainable business development to increase the economic independence of the community.
Aksi Kamisan: Tantangan dan Kekuatan dalam Upaya Penuntasan Kasus HAM di Indonesia Laras Ayu Andini; Miqdad Haqqony; Utami, Anisa
Wacana Publik Vol. 17 No. 2 (2023): Wacana Publik
Publisher : LP3M Universitas Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37295/wp.v17i2.49

Abstract

The resolution of cases of human rights violations in Indonesia continues to meet a number of deadlocks. The community, the families and victims continue to hold the government accountable for not coming. Kamisan's action came as a response to the proliferation of unresolved cases. This action is dedicated to justice and commemorates the victims of human rights violations in a peaceful and symbolic way that stands still carrying a black umbrella in front of the state palace. The method used in this study is descriptive qualitative. Data is obtained through the involvement of various sources of information: interviews, observations, audiovisual materials, documents and various reports. The list of questions is organized using open-ended questions. Informants came from Kamisan Action Participants, families of victims, KontraS, and parties involved in Kamisan Action as the main actors in the kamisan action. The results of the data presented will provide an overview of how this action faces challenges as well as strength in efforts to reject the resolution of non-judicial human rights cases taken by the government. The results showed that Kamisan Action faced various challenges along the way. Legal obstruction, intimidation, political pressure and neglect from those who should be responsible. But on the other hand, this action has been a large public space. Forms of support flowed from the community with the emergence of similar actions in several cities in Indonesia. This action also raises awareness, preserves public memory and mobilizes the public to engage and fight against forgetting past sins that never lead to solutions and apologies.
Peran Dukungan Sosial dan Komunikasi dalam Mewujudkan Ketahanan Keluarga Pekerja Migran Indonesia Asal Desa Sumbergede Lampung Timur Puspita, Octa Vallen Dwi; Fadoli, M Irsyad; Karmilasari, Vina; Utami, Anisa; Puspawati, Ani Agus
Wacana Publik Vol. 18 No. 1 (2024): Wacana Publik
Publisher : LP3M Universitas Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37295/wp.v18i1.66

Abstract

Sedikitnya lowongan kerja di dalam negeri memaksa banyak orang Indonesia mencari pekerjaan di luar negeri. Peningkatan teknologi transportasi dan komunikasi serta kurangnya pekerjaan yang tersedia dan pembangunan ekonomi global dan regional yang tidak merata semuanya berperan dalam tren ini. Ada 105 PMI yang keluar dari Desa Sumbergede Lampung Timur, menurut data yang ada. Keluarga pekerja migran di desa Sumbergede, Lampung Timur, menjadi fokus penelitian ini, yang bertujuan untuk menjelaskan bagaimana dukungan sosial dan komunikasi berperan dalam ketahanan keluarga tersebut. Metodologi kualitatif berdasarkan tinjauan pustaka dan wawancara mendalam digunakan untuk penyelidikan ini. Menurut temuan penelitian ini, dukungan sosial dan keterbukaan jalur komunikasi sangat penting dalam membantu keluarga pekerja migran Indonesia di Desa Sumbergede, Lampung Timur, mempertahankan tingkat resiliensi yang tinggi. Tantangan untuk membangun komunikasi yang produktif antara lain jadwal kerja buruh migran Indonesia yang padat dan masih adanya penolakan beberapa majikan untuk mengizinkan PMI untuk tetap dekat dengan keluarga mereka di tanah air.
PENDAMPINGAN KELEMBAGAAN DESA DALAM PERBAIKAN DATA PENERIMA BANTUAN COVID-19 DI PEKON KOTABATU TANGGAMUS Meilinda, Selvi Diana; Mulyana, Nana; Utami, Anisa
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i1.138-152

Abstract

The government's efforts to cope with the economic impact of a pandemic COVID-19 by way of giving social assistance to vulnerable populations were not going well and create new problems in the village. Kotabatu Village, Kotaagung Sub-district as a service partner has experienced various problems related to this, including many people who complain that they do not receive assistance, even though the economy is in bad shape due to the COVID-19 pandemic. After being traced, the data collection system for people who received assistance from the impact of COVID-19 was limited by a fast time. The irregularity of target recipients is also caused by the population data collection information system which still uses a manual system. As a result, it creates several obstacles for partners in the process of managing and processing population data, especially related to data mismatches. Constraints often occur especially during the data collection process Kotabatu villagers by members of the family, people moved, people died, people came, people were born, and the manufacture of letter testimony population. The solution to dealing with the problem of irregularity in targeting aid recipients in Kotabatu Village, by assisting partners in carrying out a data improvement system for COVID-19 beneficiaries, this is important considering the poor data collection system has a negative impact on the community and social assistance recipients affected by COVID-19 in Kotabatu village. The outputs of this service are activity videos, the journal Martabe (Journal of Community Service index sinta 4) which will be published in 2021 and articles that will be presented at the Unila LPPM scientific meeting.
PENINGKATAN KAPASITAS GURU DAN SISWA PKBM PESONA PULAU TEGAL DALAM PELAKSANAAN KEBIJAKAN PENDIDIKAN DI MASA PANDEMI COVID-19 Utami, Anisa
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v6i1.323

Abstract

Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan yang layak dan wajib mengikuti pendidikan dasar. Konsekuensinya, orang tua dan pemerintah wajib mendorong anak anak bersekolah. Pemerintah dalam kaitan ini, wajib menyelenggarakan dan menyediakan sarana pendidikan yang notabene sangat terbatas di PKBM Pesona Pulau Tegal. Di masa pandemic Covid-19 guru dan siswa PKBM Pesona Pulau Tegal sangat mengalami kesulitan untuk menerapkan Kebijakan Pendidikan di masa pandemic Covid-19 yang membatasi guru dan siswa bertemu secara tatap muka. Melalui pemberian pengetahuan siswa dan guru tentang media pembelajaran yang efektif serta meningkatkan kapasitas guru dan siswa untuk melakukan pembelajaran jarak jauh dan meningkatkan kemampuan guru dan siswa tentang media-media apa saja yang dapat digunakan untuk efektifitas pembelajaran daring ini diharapkan mampu melakukan pembelajaran secara maksimal.
OPTIMALISASI PERAN GENERASI MUDA DALAM MENGHADAPI ERA POST TRUTH Nizar, Moh; Simbolon, Khairunnisa; UTAMI, ANISA; Mahmud, Imam
Jurnal Mitrawarga Vol. 4 No. 2 (2025): JURNAL MITRAWARGA
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jmw.v4i2.102

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan generasi muda dalam menghadapi tantangan era post-truth, di mana informasi yang beredar sering kali bercampur antara fakta dan hoaks. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, diskusi interaktif, serta pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman generasi muda terhadap pentingnya verifikasi informasi dan kemampuan berpikir kritis, dengan rata-rata nilai post-test lebih tinggi dibandingkan pre-test. Selain itu, peserta juga menunjukkan sikap lebih proaktif dalam memanfaatkan teknologi digital secara bijak serta berpartisipasi dalam penyebaran informasi yang akurat. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat peran generasi muda sebagai agen perubahan dalam membangun masyarakat yang cerdas, kritis, dan tangguh menghadapi arus informasi di era digital