Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Embrio

Pemanfaatan Cendawan Mikoriza Vesikular Arbuskular (CMA) dalam pembibitan tanaman kopi (Coffea robusta L.) pada Ultisol Badal, Bustari; Karimi, Syafruddin; Febriansyah, Rudi; Munzir, Abdullah
Jurnal Embrio Vol 2 No 01 (2009): Jurnal embrio
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Research conducted about exploating of Fungi Mycorrhiza Vesicular Arbuskular(CMA) to growth of Coffee seed (Coffea robusta L) at Ultisol soil. Aim to know some measuring of appropriate CMA in improving growth of seed Cowpea. This research use complete Randomized Design (CRD) with 6 treatmens and 4 replication. Data was analyzed by ANOVA and DNMRT. The treatmens were amount of CMA used in Coffe plant : A0 (0g polybag-1), A1 (20 g polybag-1), A2 (40 g polybag-1), A3 (60 g polybag-1), A4 (80 g polybag-1), A5 (100 g polybag-1). The result showed that increasing of CMA dose will increased growth of Coffee.
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK KOMPOS TINJA TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq) DI MAIN NURSERY meriati, meriati; Hidayat, Muhammad Sukron; Badal, Bustari
Jurnal Embrio Vol 13 No 2 (2021): Jurnal Embrio
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.583 KB)

Abstract

Penelitian tentang Pengaruh Pemberian Pupuk Kompos Tinja Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) di Main – Nursery telah dilaksanakan di Kelurahan Koto Panjang Ikur Koto Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat, waktu penelitian dari bulan Mei 2019 sampai Juli 2019. Tujuan dari penelitian adalah untuk mendapatkan dosis pupuk kompos tinja manusia yang terbaik untuk pertumbuhan bibit kelapa sawit di main nursery. Penelitian dalam bentuk percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan dan 4 ulangan, sehingga terdapat 24 satuan percobaan. Setiap satuan percobaan terdiri dari 3 polybag tanaman sehingga terdapat 72 polybag. Sebagai perlakuan adalah A = Kontrol (Tanpa perlakuan kompos tinja), B = Media tanam (tanah : kompos) 9 : 1, C = Media tanam (tanah : kompos) 8 : 2, D = Media tanam (tanah : kompos) 7 : 3, E = Media tanam (tanah : kompos) 6 : 4, F = Media tanam (tanah : kompos) 5 : 5. Data hasil pengamatan yang diperoleh, dianalisis dengan uji lanjut Duncant’s New Multiple Range Test (DNMRT) pada taraf nyata 5 %. Hasil penelitian menunjukkan pemberian pupuk kompos tinja manusia berpengaruh sangat berbeda nyata terhadap pertambahan tinggi tanaman, bobot segar bagian atas, bobot kering bagian atas, bobot segar akar, dan berbeda nyata terhadap bobot kering akar tetapi tidak berbeda nyata pada pertambahan diameter bonggol dan jumlah daun (helai). Pemberian kompos tinja terbaik adalah perlakuan E Tanah : kompos Tinja (6 : 4).