Claim Missing Document
Check
Articles

EVALUASI SISTEM DRAINASE KAWASAN PERUMAHANKEPUH PERMAI Kec. WARU Kab. SIDOARJO Ridwan Mustofa Fara; Faradlillah Saves; Hudhiyantoro Hudhiyantoro
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2022): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Juni 2022)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v5i1.7602

Abstract

Banjir adalah sebuah kejadian dimana saluran tidak dapat di tampung oleh saluran sehingga mengakibatkan genangan.Hal inin terjadi di perumahan Kepuh Permai. Penelitian ini bertujuan untuk mencari debit banjir rencana ,debit banjir eksisting, dan  ukuran perencanaan ulang saluran dengan menggunakan data hujan maksimal 10 tahun terakhir dari 2011 hingga 2020. Perhitungan yang digunakan dalam mencari curah hujan maksimal menggunakan metode aritmatika. Dalam perhitungan hidrologi dilakukan dengan perbandingan antara metode Gombel, metode Normal, metode Log Persen Type III dan di koreksi dengan metode Chi- Kuadrat. Berikutnya perhitungan koefisien aliran dengan mencari kemiringan saluran dilanjutkan dengan perhitungan intensitas hujan dilakukan dengan rumus Manonobe. Debit rencana disini di gunakan sebagai acuan mampunya saluran dapat menampung, dicari dengan menggunakan metode rasional. Setelah di ketahui debit rencana yakni perhitungan debit saluran eksisting mengguakan metode rasional, dalam hal ini di tunjukan bahwa kondisi saluran benar beermasalah dan tidak mampu menampung curah hujan maksimal dalam kala ulang 2 tahun, 5tahun, 10 tahun. Dalam hal ini maka dilakukan redesign dengan metode trian and eror hingga dinyatakan mampu dalam menampung debit hujan maksimal (banjir). Kata kunci : Banjir, curah hujan, saluran 
OPTIMALISASI POLA TATA TANAM PADA PETAK SAWAH DESA PLUMPANG KECAMATAN PLUMPANG KABUPATEN TUBAN Nur Elok Wahyuningrum; Faradlillah Saves
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2022): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Juni 2022)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v5i1.7605

Abstract

Kebutuhan air irigasi di Desa Plumpang, belum mencukupi dengan tersedianya air disebabkan pengaruh musim hujan dan kemarau. Sehingga diperlukan pengolahan air  irigasi  dengan  baik,  sehingga  dapat  memenuhi  kebutuhan  air  di  lahan pertanian. Untuk dapat mengetahui kebutuhan air irigasi, diperlukan analisis dimana akan dipengaruhi beberapa faktor seperti pengolaan tanah, curah hujan efektif, perkolasi , evapotranspirasi, efisiensi irigasi, dan koefisien tanaman. Perhitungan yang digunakan untuk curah hujan rerata dengan metode aritmatik selanjutnya untuk debit andalan dilakukan dengan  metode FJ. Mock, dan untuk mengetahui   nilai   evapotranspirasi   menggunakan   perhitungan   menggunakan motode penman modifikasi. Dari hasil analisis diperoleh nilai debit andalan di desa Plumpang sebesar 0,71 m3/detik. Dari hasil analisis diperoleh nilai NFR sebesar 27,421 lt/detik/hari dikonversikan menjadi 0,027421 m3/detik/hari digunakan alternatif ke-7. Dimana alternatif masa awal tanam pada bulan Mei periode I dengan pola tanam Padi – Padi – Palawija. Kata kunci: Debit Andalan, Kebutuhan Air Irigasi, Optimalisasi Pola Tanam
PENERAPAN ECODRAINAGE MELALUI BIOPORI DI JALAN DUKUH KUPANG SURABAYA Faradlillah Saves
Pawon: Jurnal Arsitektur Vol 5 No 2 (2021): Pawon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/pawon.v5i2.3468

Abstract

Jalan Raya Dukuh Kupang Barat, Kota Surabaya merupakan salah satu daerah yang padat penduduk. Hal ini tentu berpengaruh pada berkurangnya ruang terbuka hijau sehingga menyebabkan banjir. Dalam penelitian ini peneliti mencoba menerapkan sistem ecodrainage melalui pembuatan resapan biopori di lokasi penelitian untuk menanggulangi permasalahan tersebut. Tahap awal adalah survey lapangan guna mendapatkan informasi faktual terkait banjir setempat. Langkah selanjutnya melakukan analisis hidrologi dan hidrolika. Selanjutnya menerapkan sistem ecodrainage melalui resapan biopori dengan melakukan tes laju infiltrasi dan analisa Lubang Resapan Biopori (LRB) terlebih dahulu pada saluran yang tidak dapat menampung debit air. Hal ini bertujuan agar penerapan Lubang Resapan Biopori berjalan efektif untuk mengatasi banjir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 2 saluran eksisting yang tidak dapat menampung debit banjir yaitu pada saluran 2 dan saluran 3. Jumlah Lubang Resapan Biopori yang dapat diterapkan berdasarkan analisis adalah 3107 buah pada area saluran 2 dengan luas 10.01 Ha dan 1273 buah pada area saluran 3 dengan luas 5.40 Ha.
PEMETAAN SARANA DAN PRASARANA DI LOKASI KAMPUNG WISATA BUNGA BANYU URIP Retno Trimurtiningrum; Faradlillah Saves
Pawon: Jurnal Arsitektur Vol 6 No 2 (2022): PAWON: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/pawon.v6i2.4088

Abstract

Kabupaten Gresik terletak di provinsi Jawa Timur, Pulau Jawa serta terkenal dengan potensi wisata alam dan wisata religi. Saat ini, Kabupaten Gresik sedang berupaya untuk mengembangkan potensi wisata bunga dan tanaman hias. Salah satu wilayah di Kabupaten Gresik yang memiliki potensi dalam bidang tersebut adalah Desa Banyuurip, Kecamatan Kedamean. Penduduk Desa Banyuurip sebagian besar merupakan petani dan pedagang bunga. Banyak penduduk yang berjualan bunga dan tanaman hias di depan rumah maupun sekitar kawasan Banyuurip, kenamekaragaman bunga dan tanaman hias menjadi daya tarik wisata tersendiri bagi Kawasan tersebut. Selain daya tarik, sarana dan prasarana kawasan kampung wisata bunga juga perlu untuk diperhatikan dalam pengembangan kampung wisata. Dalam penelitian ini dilakukan analisis kondisi eksisting sarana dan prasarana serta pemetaan sebaran sarana dan prasarana menggunakan sistem informasi geografis. Dari hasil penelitian, di Kawasan kampung wisata sudah terdapat beberapa sarana dan prasarana yang cukup memadai seperti fasilitas peribadatan (masjid/mushollah), fasilitas rumah makan (café), fasilitas kesehatan, fasilitas pendidikan, penunjuk jalan, akses jalan, listrik, penerangan jalan serta jaringan telekomunikasi.
OPTIMASI KETERSEDIAAN DAN KEBUTUHAN AIR IRIGASI DI DAERAH IRIGASI KETANDAN KABUPATEN KEDIRI MENGGUNAKAN PROGRAM LINIER Erfan Ferdiansyah; Faradlillah Saves
Jurnal Taguchi : Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Taguchi : Jurnal Ilmiah Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/tgc.v3i1.79

Abstract

Water is a very important component to support the needs of living things throughout the world. Deficiency or excess of water requires an appropriate and efficient handling of water allocation management, in an effort to ensure the availability of irrigation water, especially for agriculture. This research aims to analyze the existing irrigation water needs in the Ketandan irrigation area, then look for several alternatives to determine effective and efficient cropping patterns and planting schedules, as well as to maximize agricultural land so as to produce maximum profits. In addition, this study also calculates the need for irrigation water for each type of plant that is planned. The optimization method used in the calculations in this study is the linear method with the help of the QM for Windows 4 application. From the results of the calculations and discussion of the optimization of the help of the linear program, it can be seen that the existing water requirement in the Kebunan irrigation area is 17.79 l/s/ha, the pattern planting Palawija-Rice-Rice with early August I planting and yields for each type of plant planned in one season are alternative IV (Rice I: 3.47 l/s/ha), (Rice II: 8.64 l/s/ha), and (Palawija: 9.58 l/s/ha) is the result of the highest profit value of IDR 144,355,900,000 per year, with a planting area of 1,610 Ha
PERENCANAAN EMBUNG BERDASARKAN KEBUTUHAN AIR BAKU DESA PASARENAN KABUPATEN SAMPANG TAHUN 2027 Faradlillah Saves; Hudhiyantoro; Amin Sugianto
Eternitas: Jurnal Teknik Sipil Vol 1 No 1 (2020): ETERNITAS:Jurnal Teknik Sipil, Vol 1, No 1 April 2020
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Katolik Widya Mandira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30822/eternitas.v1i1.544

Abstract

Kabupaten Sampang merupakan salah satu daerah yang berkembang sangat pesat, hal ini ditunjang dengan pembangunan jembatan Suramadu. Perkembangan suatu wilayah tentu harus diikuti dengan pengelolaan sumber daya air yang baik. Hal ini dimaksudkan agar sumber daya air yang ada dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Di Desa Pasarenan Kabupaten Sampang merupakan salah satu daerah yang memiliki air baku cukup di musim hujan, namun terkadang pada musim kemarau juga mengalami kekeringan. Oleh karena itu perlu adanya analisis terkait kebutuhan air baku dengan proyeksi pertumbuhan penduduk beberapa tahun kedepan, sehingga dapat dijadikan sebagai acuan dalam perencanaan untuk meningkatkan ketersediaan air baku di Desa Pasarenan. Adapaun analisis yang akan dilakukan meliputi analisis debit andalan/ ketersediaan air baku menggunakan metode FJ Mock dan analisis kebutuhan air baku menggunakan metode analisis geometrik. Berdasarkan hasil perhitungan yang telah dilakukan diperoleh debit andalan sebesar 0,0108 m3/dt, proyeksi jumlah penduduk pada tahun 2027 sebesar 7183 jiwa dan kebutuhan air total yang dibutuhkan sebesar 0,0110 m3/dt. Berdasarkan kebutuhan air baku pada tahun 2027 maka tubuh embung direncanakan berada pada elevasi dasar + 47,00 m sampai elevasi puncak + 49,50 m. Tinggi total tubuh embung adalah 2,50 m.
A Supply Chain Approach to Mapping the Distribution of Marine Catch: A Case Study on the Constraints of Wonorejo Fishing Village Patriadi, Andi; Saves, Faradlillah
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol 28, No 3 (2023): October
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jpk.28.3.355-360

Abstract

This research aims to understand the supply chain of marine catches from fishermen to consumers in the Wonorejo village area. Data was collected through in-depth interviews with three fishermen and two collectors in the area. The findings indicate that the limited number of collectors can significantly impact the distribution of marine catch and, subsequently, the fishermen's income. Moreover, variations in the type of fish caught play a pivotal role in influencing the distribution dynamics within the market. While there's an apparent need for interventions to enhance the supply chain's efficiency and promote a more equitable distribution of income, it's vital to note that this study's limitations, including sample size and geographic scope, necessitate its results to be viewed as preliminary. Future research in a broader setting must confirm and expand upon these findings
ANALISIS NERACA AIR PADA JARINGAN IRIGASI DESA KEDAWUNG KECAMATAN MOJO KABUPATEN KEDIRI DALAM PEMENUHAN AIR IRIGASI Santoso, Rani Rachmad; Saves, Faradlillah
Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Taguchi : Jurnal Ilmiah Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/tgc.v3i2.148

Abstract

This research aims to analyze the water balance in the irrigation network in Kedawung Village, Mojo District, Kediri Regency, with a focus on irrigation water supply. Irrigation water is an important factor in agriculture, and the success of an irrigation system is highly dependent on the availability of sufficient and efficient water. The research method involves field surveys to collect data regarding water sources, water distribution, and irrigation water use. In addition, weather and rainfall data were also taken to assess the influence of climate factors on irrigation water availability. The water balance data analyzed includes the volume of water entering the irrigation network, the volume of water used for agriculture, and the volume of water lost due to evaporation and soil infiltration. The results of the water balance analysis will be used to evaluate the efficiency of irrigation water use in Kedawung Village. In addition, this research will also evaluate the adequacy of irrigation water to support local agriculture. If there is a shortage of irrigation water, this research can provide recommendations for improving the irrigation system or water source management.Thus, it is hoped that this research can provide valuable information for local governments, farmers and other stakeholders in an effort to increase agricultural productivity and meet irrigation water needs in Kedawung Village
ANALISIS KEMACETAN ARUS LALU LINTAS DI RUAS JALAN RAYA JATI – CEMENG KALANG KABUPATEN SIDOARJO Diakbar Mushawir; Herry Widhiarto; Faradlillah Saves
Journal of Scientech Research and Development Vol 6 No 1 (2024): JSRD, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v6i1.344

Abstract

Jalan Raya Jati – Cemeng Kalang Sidoarjo, Jawa Timur merupakan Jalan Arteri primer yang termasuk dalam wilayah Kabupaten Sidoarjo. Kemacetan di Ruas jalan Raya Jati – Cemeng Kalang, Sidoarjo Jawa Timur sudah lama Menjadi masalah bagi pengendara kendaraan bermotor. Kemacetan Jalan Raya Jati – Cemeng Kalang disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu perbandingan Jumlah kendaraan dengan ruas jalan yang tersedia tidak seimbang, jumlah Kendaraan pribadi yang terus meningkat, parkir liar, kurang maksimalnya Penggunaan transportasi umum, jalan Raya Jati – Cemeng Kalang ini memiliki Type ruas 2/2UD.Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis besar Volume kendaraan pada Jalan Raya Jati –Cemengkalang pada jam puncak pagi hari dan sore hari. Metode penelitian yang digunakan adalah metode observasi daln manuall count agar memperoleh data – data dari pengalmaltaln secalral langsung dan melakukan pengolahan data sesuai dengan PKJI 2014. Volume lalu lintas di Jalan Raya Jati – Cemengkalang paling padat pada jam puncak pagi hari terjadi pukul 07.00 – 08.00 WIB dengan total 6030.3 skr/jam, sedangkan volume lalu lintas paling padat pada jam puncak sore hari terjadi pukul 17.00 – 18.00 WIB dengan total 6112.3 skr/jam.
EVALUASI EFISIENSI DAN PERCEPATAN PROYEK MENGGUNAKAN METODE FAST TRACK PADA PEKERJAAN FLEXIBLE PAVEMENT JALAN KOLEKTOR SURABAYA Adi Prasetya; Faradlillah Saves; Putri Suci Mawariza
Journal of Scientech Research and Development Vol 6 No 1 (2024): JSRD, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v6i1.347

Abstract

Manajemen kegiatan konstruksi selalu melibatkan perencaaan, penentuan jadwal konstruksi dan pengendalian. Meskipun penjadwalan telah disusun, namun pada praktiknya di lapangan masih sering timbul masalah dalam pelaksanaan proses konstruksi yaitu seringnya terjadi keterlambatan penyelesaian proyek. Pada proyek pekerjaan flexible pavement jalan kolektor surabaya, terjadi keterlambatan pekerjaan dari base schedule yang disebabkan oleh beberapa faktor seperti kondisi lalu lintas yang padat, pembatasan jam kerja oleh pemerintah, dan kebijakan kota terkait pemeliharaan mobilitas masyarakat dapat menjadi penyebab utama keterlambatan proyek ini. Penerapan metode fast track dapat menjadi solusi untuk mengatasi kendala-kendala yang dihadapi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh metode fast track pada proyek flexible pavement jalan kolektor surabaya. Metode fast track dipilih karena metode ini merupakan percepatan dengan cara melakukan tumpang tindih pekerjaan secara bersamaan sehingga menghasilkan waktu penyelesaian lebih cepat dari waktu penjadwalan. Dari penelitian ini akan didapatkan selisih durasi pekerjaan yang dibutuhkan sebelum percepatan dan setelah percepatan waktu pelaksanaan proyek.