Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Hubungan Motivasi dengan Kesiapan Anggota PMR dalam Memberikan Pertolongan Pertama (First Aid) pada Korban Kecelakaan Lalu Lintas Victoria, Sheilla Stephanie; Santoso, Bagus Rahmat; Gaghauna, Eirene Eunike Meidiana; Mohtar, M. Sobirin
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v14i2.1883

Abstract

Lokasi menjadi salah satu hal yang beresiko menyebabkan kecelakaan lalu lintas yang terjadi di jalan raya. Kewaspadaan terjadinya kecelakaan di jalan membutuhkan kesiapsiagaan orang sekitar yang bisa memberikan pertolongan pertama kepada korban sebelum datangnya bantuan professional atau medis. Upaya pertolongan pertama biasanya dilakukan oleh seseorang yang sudah memiliki informasi mengenai pertolongan pertama. Siswa anggota PMR seharusnya memiliki motivasi untuk memberikan bantuan dalam menolong korban kecelakaan lalu lintas. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan motivasi dengan kesiapan anggota PMR dalam memberikan pertolongan pertama (first aid) pada korban kecelakaan lalu lintas di MAN 2 Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dan didapatkan 57 orang responden. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar responden memiliki motivasi sedang sebanyak 38 orang (66,7%) dan sebagian besar siap dalam memberikan pertolongan pertama pada korban kecelakaan lalu lintas sebanyak 42 orang (73,7%). Hasil uji Chi-Square didapatkan nilai p = 0.000, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat korelasi yang bermakna antara hubungan motivasi dengan kesiapan anggota PMR dalam memberikan pertolongan pertama (first aid) pada korban kecelakaan lalu lintas di MAN 2 Banjarmasin. Maka disimpulkan motivasi dapat mempengaruhi anggota PMR untuk bertindak atas dorongan diri sendiri untuk siap dalam memberikan pertolongan pertama pada korban kecelakaan lalu lintas.
Efektivitas Sucking Ice Cubes Zam-Zam Water terhadap Tingkat Rasa Haus Pasien Gagal Ginjal Kronis Novela, Nurwidya; Mohtar, M. Sobirin; Asmadiannor, Asmadiannor; Gaghauna, Eirene Eunike Meidiana
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 14 No 3 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v14i3.1971

Abstract

Dampak yang timbul dari gagal ginjal kronik adalah kelebihan cairan. Hemodialisa adalah salah satu terapi cuci darah pada individu dengan masalah gagal ginjal kronik. Prosedurnya seseorang yang menjalani hemodialisa harus membatasi asupan cairan, namun yang sering terjadi pasien akan lebih merasa haus yang terlihat dengan tanda mulut kering. Cara untuk mengurangi asupan cairan dan meminimalisir terjadinya haus terapi sucking ice cubes zam-zam water dapat diberikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas Sucking Ice Cubes Zam-Zam Water terhadap Tingkat Rasa Haus Pasien Gagal Ginjal Kronis di Ruang Hemodialisis RS Bhayangkara Banjarmasin. Penelitian kuantitatif ini menggunakan rancangan pre-eksperimental one group pra-posttest design. Instrumen yang digunakan yaitu visual analog scale, SOP, lembar observasi digunakan untuk mencatat hasil data penelitian, cetakan es batu 10 ml, kulkas, dan termos es batu. Sampel penelitian berjumlah 15 responden yang diambil dengan teknik purposive sampling. Uji analisa menggunakan paired T-test. Hasil penelitian didapatkan nilai rata-rata sebelum diberikan Sucking Ice Cubes Zam-Zam Water adalah 5,60 dan setelah diberikan Sucking Ice Cubes Zam-Zam Water didapatkan rata-rata 2,07. Terdapat perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah diberikan intervensi Sucking Ice Cubes Zam-Zam Water terhadap tingkat rasa haus. Berdasarakan hasil maka dapat disimpulkan penelitian dapat diterapkan Rumah Sakit kepada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis, yang mana sucking ice cubes zam-zam water untuk menurunkan tingkat rasa haus.
Hubungan Pengkajian Nyeri Menggunakan CPOT Terhadap Perubahan Status Hemodinamik pada pasien di ICU Gaghauna, Eirene Eunike Meidiana; Santoso, Bagus Rahmat
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 12, No 2 (2021): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/dksm.v12i2.777

Abstract

Masalah Nyeri merupakan suatu respon alami yang bersifat langsung terhadap suatu peristiwa atau kejadian yang tidak mengenakkan karena kerusakan jaringan, seperti proses penyakit atau tindakan pengobatan dan pembedahan ( Hayati, 2014 dalam Apriani et al, 2018). Munculnya nyeri pada pasien penurunan kesadaran disebabkan oleh penyakit akut dan banyaknya intervensi dan tindakan yang dilakukan di ICU seperti: operasi, trauma, tindakan invasif, perawatan luka dan perubahan posisi pada pasien (Sutari, 2014 dalam Apriani et al, 2018).Tujuan: penelitian ini untuk menganalisis hubungan pengkajian nyeri menggunakan CPOT terhadap perubahan status hemodinamik pada pasien.Metode: Desain penelitian ini adalah penelitian korelasi yang dilakukan analisis data statistik menggunakan Mann-Whitney. Lembar penilaian skala nyeri CPOT dan Lembar Observasi Status hemodinamik.Hasil: pengukuran tingkat nyeri menggunakan CPOT  berhubungan dengan perubahan status hemodinamik dengan kenaikan yang beragam tergantung tingkatan nyeri yang dirasakan oleh pasien.Kesimpulan: perlunya monitoring tingkat nyeri khususnya pada pasien yang menggunakan ventilator diruang Intensive care sebagai salah satu upaya monitoring status hemodinamik yang berpengaruh dalam perbaikan kondisi pasien di ICU. Kata Kunci: CPOT, Nyeri, Status Hemodinamik The Effect of Family Health Seek Behavior to the Outcome of Stroke Patient using National Institute of Health Stroke Scale (NIHSS) in Emergency Department Introduction: Pain is a natural response that is direct to an unpleasant event or event due to tissue damage, such as a disease process or treatment and surgery (Hayati, 2014 in Apriani et al, 2018). The emergence of pain in patients with decreased consciousness is caused by acute illness and the many interventions and actions carried out in the ICU such as: surgery, trauma, invasive procedures, wound care and position changes in patients (Sutari, 2014 in Apriani et al, 2018).Purpose: To analyze the relationship of pain assessment using CPOT to changes in hemodynamic status in patients.Results: The design of this research is correlation research which is analyzed statistical data using Mann-Whitney. CPOT pain scale assessment sheet and Hemodynamic Status Observation Sheet.Conclusion: the need for monitoring the level of pain, especially in patients who use a ventilator in the intensive care room as an effort to monitor hemodynamic status that affects the improvement of the patient's condition in the ICU Keywords: CPOT, Hemodynamic Status, Pain
Asuhan Kebidanan Dengan Terapi Pemberian Sari Kacang Hijau Untuk Peningkatan Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil di Puskesmas Karang Mekar Putri Nabella; Sarkiah; Eirene Eunike Meidiana Gaghauna; Ika Avrilina Haryono
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i1.292

Abstract

Latar Belakang : Anemia pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan yang sering terjadi di Indonesia, termasuk di Puskesmas Karang Mekar. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi anemia pada ibu hamil adalah dengan memberikan terapi sari kacang hijau. Sari kacang hijau mengandung zat besi yang tinggi, yang dapat membantu meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil. Tujuan : Memberikan Asuhan Kebidanan Dengan Terapi Pemberian Sari Kacang Hijau Untuk Peningkatan Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Karang Mekar. Metode : Studi kasus ini merupakan penelitian kualitatif menggunakan metode penelitian yang memahami suatu masalah dalam kontak secara langsung dengan mengedepankan proses interaksi komunikasi yang mendalam antara peneliti dengan responden. Ciri data ini adalah dapat diamati dan dicatat. Tipe data ini bersifat non-numerik. Jenis data ini dikumpulkan menggunakan SOAP. Hasil : Hasil dari studi kasus ini didapatkan berupa hasil analisa data menunjukkan bahwa diagnosa kebidanan G1P0A0 UK 30 minggu janin tunggal hidup intrauterine dengan masalah anemia ringan karena kadar hemoglobin ibu yaitu 10,1 gr/dl% dan setelah dilakukan pemantauan selama 7 hari dengan memberikan asuhan sari kacang hijau yang rutin diminum tiap pagi dan sore dibarengi dengan tablet tambah darah diminum sebelum tidur. Hasil akhir Ibu membaik kadar hemoglobinnya mengalami peningkatan yaitu menjadi 11,4 gr/dl%. Kesimpulan : Asuhan yang diberikan pada Ibu Hamil dengan anemia ringan selama 7 hari terbukti meningkatkan kadar hemoglobin pada Ibu Hamil dari kadar hemoglobin 10,1 gr/dl% menjadi 11,4 gr/dl%
The Relationship Between Knowledge and Readiness of PMR Members in Providing First Aid to Traffic Accident Victims at MAN 2 Banjarmasin Claudia, Jesika; Santoso, Bagus Rahmat; Gaghauna, Eirene Eunike Meidiana
PROMOTOR Vol. 8 No. 2 (2025): APRIL
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v8i2.1155

Abstract

The high mortality rate in traffic accident victims can be caused by improper provision of first aid. All levels of society must know how to perform first aid (First Aid). One of them is Senior High School (SMA) students who are members of the PMR extracurricular. Knowing the relationship between knowledge and readiness of PMR members in providing first aid to victims of traffic accidents in MAN 2 Banjarmasin. This study used quantitative methods with a Cross Sectional approach, with sample of 57 people. Data collection using questionnaire sheets and data analysis using Chi Square test. Most respondents had good knowledge as many as 38 people (38.0%) and most were ready to provide first aid to traffic accident victims as many as 42 people (42.0%). The results of the Chi-Square statistical test obtained a value of p = 0.000 < 0.05. It is concluded that PMR members who have good knowledge can influence readiness in providing first aid to victims of traffic accidents.
Faktor risiko stroke sebagai upaya skrining di Desa Lok Buntar Rahmi, Syifa Aulia; Gaghauna, Eirene Eunike Meidiana; Riduansyah, M.
Health Sciences and Pharmacy Journal Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hspj.v9i2.1189

Abstract

Stroke merupakan penyakit yang dapat meningkatkan morbiditas dan mortalitas terutama pada lansia. Lansia merupakan penduduk yang memiliki resiko terserang berbagai penyakit akibat penuaan, salah satunya stroke. Stroke dapat terjadi pada beberapa kondisi yang dapat diukur menggunakan kartu risiko stroke. Skrining risiko stroke diperlukan sebagai bentuk upaya pencegahan kejadian stroke di masa yang akan datang. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor risiko stroke sebagai upaya skrining di Desa Lok Buntar Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Tabuk Kabupaten Banjar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berjenis kuantitatif dengan rancangan deskriptif. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan Analisa deskriptif. Responden dalam penelitian ini adalah lansia yang berjumlah 30 lansia yang diambil dengan teknik accidental sampling. Data penelitian diambil dengan checklist berupa Kartu Faktor Risiko Stroke dan pemeriksaan yang meliputi irama nadi, tekanan darah, kolesterol total dan glukosa darah. Data dilakukan analisis dengan teknik univariat. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden merupakan lansia dengan umur 60-69 tahun, berjenis kelamin perempuan memiliki risiko stroke kategori rendah. Hasil analisa disimpulkan faktor resiko stroke pada responden antara lain tekanan darah > 140/90 mmHg dengan kategori diabetes melitus kategori Borderline (>110-200mg/dL) dan hanya kadang-kadang saja olah raga.
PERBEDAAN PROJECTED MOTION DAN PROJECTED STILL MEDIA TERHADAP KETERAMPILAN MAHASISWA NON-KESEHATAN DALAM MELAKUKAN CARDIOPULMONARY RESUSCITATION Hasanah, Uswatun; Santoso, Bagus Rahmat; Gaghauna, Eirene E.M
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v8i2.474

Abstract

Cardiac arrest can lead to brain damage and permanent disability. Many factors can cause cardiac arrest, one of which is due to age. The high mortality rate due to cardiac arrest can be reduced by assisting in the form of Basic Life Support (BLS), namely Cardiopulmonary resuscitation (CPR). People need knowledge in providing CPR. This study aims to determine whether there is a difference between projected motion learning media and projected still media on the skills of non-health students in performing CPR. This study uses a pre-experimental design with a cross-sectional study approach. The population in this study were non-health students of Sari Mulia University, with a sample size of 30 respondents with a quota sampling technique. The instrument in this study used an SOP sheet to perform CPR. Data analysis of this study used a univariate and bivariate analysis, namely the Mann-Whitney test, which showed that the p-value <0.05 (p=0.006), which means there is a difference in the average value of the intervention and control groups. Both groups used the same learning media, which is very suitable to complement the learning experience because it presents realistic learning objects. It was found that projected motion media can increase attention, interaction, and learning motivation to improve students' skills in performing CPR. Keywords: CPR, Skill, Projected motion media, Projected still media
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SELF EFFICACY PADA PASIEN PASCA STROKE DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS TERMINAL KOTA BANJARMASIN Emellia, Emellia; Gaghauna, Eirene E.M; Irawan, Angga
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v8i2.490

Abstract

Post-stroke dysfunction can affect the psychological and social aspects of patients, such as feelings of inferiority, disadvantage, wanting to recover reduced abilities, sadness, anxiety, and hopelessness. These symptoms reflect low self-efficacy. This study aims to determine what factors affect self-efficacy in post-stroke patients in the Banjarmasin City Terminal Health Centre Work Area. The population in this study was 60 people and the sample used was 52 people, who were taken using the purposive sampling technique. Univariate and bivariate data analysis with Kolmogorov-Smirnov and cell merging. The results of this study indicate that there were significant differences between gender, age, education, and family support for self-efficacy in post-stroke patients. Statistical analysis showed significant differences between gender (p=0.009), age (p=0.002), education (p=0.000), and family support (p=0.003) on self-efficacy in post-stroke patients. Patients who suffer from stroke are expected to maintain good self-efficacy in an effort to maximize care and treatment. Keywords: Age, Education, Gender, Family Support, Self Efficacy, Stroke
Mobilisasi progresif terhadap status hemodinamik pada pasien kritis di RSUD Ulin Banjarmasin Gaghauna, Eirene Eunike Meidiana; Puteri, Puteri; Hakim, Lukmanul; Mohtar, M. Sobirin
Health Sciences and Pharmacy Journal Vol. 9 No. 3 (2025)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hspj.v9i3.1416

Abstract

Pasien kritis mengalami keadaan yang mengancam jiwa akibat disfungsi organ yang disertai gangguan hemodinamik. Mobilisasi progresif adalah pemberian tindakan berupa teknik yang berfungsi sebagai penggerakan bertahap dan dilakukan kepada pasien kritis di Ruangan Intensive Care Unit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh mobilisasi progresif terhadap status hemodinamik pada pasien kritis di ruang ICU. Metode penelitian ini menggunakan pre-experiment dengan One-grup pretest-posttest design. Pengukuran Tekanan Darah, Mean Arterial Pressure (MAP), dan Heart Rate (HR) sebelum dan sesudah diberikan mobilisasi progresif. Jumlah sampel sebanyak 10 orang dengan teknik Purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan SOP mobilisasi progresif level I dan lembar observasi bed monitor Uji statistik menggunakan uji Paired t-test. Berdasarkan hasil uji Paired t-test p-value pada tekanan darah pre-post yaitu 0,000, MAP pre-post yaitu 0,000, nadi pre-post yaitu 0,000, (P-value < 0,005), sehingga disimpulkan ada pengaruh mobilisasi progresif terhadap status hemodinamik pada pasien kritis.
Efektifitas perawatan neuroprotektif pada peningkatan status hemodinamik dengan pasien intracerebral hemorrhagic Noorhaliza, Noorhaliza; Riduansyah, Muhammad; Gaghauna, Eirene E.M
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 6 No 01 (2025): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/w8b44g24

Abstract

Latar Belakang: Intracerebral Hemorrhage dikenal sebagai perdarahan yang terjadi di dalam otak akibat pecahnya pembuluh darah. Hal ini menimbulkan gangguan neurologis secara tiba-tiba disertai dengan sakit kepala yang hebat, yang dapat terjadi peningkatan TIK. Maka penelitian ini penting dilakukan dengan tujuan menganalisis efektifitas peningkatan status hemodinamik sebelum dan sesudah dilakukan perawatan neuroprotektif pada pasien dengan Intracerebral Hemorrhage di ruang ICU RSUD dr. H. Moch Ansari Saleh Banjarmasin.Metode: One group pretest-posttest design. Teknik accidental sampling dengan jumlah 10 responden, teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi yang dilakukan 2 kali sebelum dan sesudah dilakukan perawatan dan diobservasi selama 30 menit.Hasil: Hasil uji paired sample T-test menunjukan nilai Tekanan darah sistolik menurun (p value 0,000), diastolik (p value 0,004), dan MAP (p value 0,000). Frekuensi nadi (p value 0,000). Frekuensi napas (p value 0,000) dan saturasi oksigen (p value 0,003).Kesimpulan: Hasil ini menunjukkan bahwa perawatan neuroprotektif efektif meningkatkan status hemodinamik pasien Intracerebral Hemorrhagic di ruang ICU dengan adanya pemantauan status hemodinamik secara optimal, diharapkan dapat mencegah komplikasi serta menunjang proses pemulihan pasien Intracerebral Hemorrhagic di ruang ICU.