Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Keberhasilan ASI Ekslusif Di Wilayah Puskesmas Pekauman Banjarmasin Ervina Lorensa; Sarkiah; Ika Friscila; Novita Dewi Iswandari
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.469

Abstract

Latar Belakang: Pemberian ASI eksklusif yang kurang dapat menganggu salah satu pemenuhan gizi pada bayi yang sangat penting yaitu dengan pemberian ASI secara Eksklusif. jika kebutuhan ASI tidak terpenuhi dengan baik akan berdampak pada kekurangan gizi yang akhirnya bisa terjadi penurunan kualitas sumber daya manusia yang lebih lanjut dapat berakibat pada kegagalan pertumbuhan fisik, perkembangan mental dan kecerdasan, menurun produktivitas, dan meningkatkan kesakitan dan kematian. Keberhasilan pemberian ASI Ekslusif dipengaruhi oleh banyak hal salah satunya dukungan keluarga. Tujuan: Menganalisis hubungan dukungan keluarga dengan pemberian ASI Eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Pekauman Banjarmasin. Metode: Penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Pekauman Banjarmasin. Sampel penelitian ini yaitu 30 orang. Analisis bivariat menggunaka chi-square. Hasil: Pemberian ASI Eksklusif yang terbanyak adalah tidak memberikan ASI eksklusif (53,3%), distribusi frekuensi dukungan keluarga terbanyak adalah kategori baik (63,3%). Hasil p value sebesar 0,017 yang bermakna adanya hubungan dukungan keluarga dengan pemberian ASI Eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Pekauman Banjarmasin. Kesimpulan: Dengan adanya dukungan keluarga maka akan meningkatkan keberhasilan ASI Eksklusif.
Perbedaan Penggunaan Moxa dan Prenatal Yoga terhadap Perubahan Posisi Janin Abnormal Winda Maolinda; M. Sobirin Mohtar; Ika Friscila; Siti Noor Hasanah
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 3 (2025): Volume 7 Nomor 3 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i3.17489

Abstract

ABSTRACT Problems that pregnant women may experience are abnormalities in fetal presentation. Therapy is needed to increase fetal activity so that it is hoped that the fetus can rotate from breech presentation to head presentation. Analyzing the differences in the use of moxa and prenatal yoga on changes in abnormal fetal position. The method used quasi-experimental with pretest posttest with control group design. The population in the study were pregnant women in the third trimester, with fetal malpresentation and a total of 20 single fetuses. Sampling was done using total sampling technique. Data analysis used the U-mann Whitney statistical test. Statistical analysis obtained a p-value test result of 0.022, which means that the p-value is smaller than the α value of 0.05, so that data interpretation shows a difference in the use of moxa and prenatal yoga on changes in abnormal fetal position. Moxa therapy and prenatal yoga can be used to correct the fetus's position to a normal position. Keywords: Moxa Therapy, Prenatal Yoga, Malpresentation  ABSTRAK Masalah yang mungkin dialami ibu hamil adalah kelainan presentasi janin. Diperlukan terapi agar dapat meningkatkan aktivitas janin sehingga diharapkan janin mampu memutar dari presentasi bokong menjadi presentasi kepala.  Menganalisis perbedaan penggunaan moxa dan prenatal yoga terhadap perubahan posisi janin abnormal. Metode menggunakan quasi eksperiment dengan rancangan pretest posttest with control group. Populasi dalam penelitian adalah ibu hamil trimester III, dengan malpresentasi janin dan jumlah janin tunggal sebanyak 20 orang. Pengambilan sampel menggunakan dengan teknik total sampling. Analisa data menggunakan uji statistik U mann Whitney. Analisis statistik didapatkan hasil uji p-value sebesar 0,022 yang bermakna nila p lebih kecil dari nilai α 0,05 sehingga interpretasi data terdapat perbedaaan penggunaan moxa dan prenatal yoga terhadap perubahan posisi janin abnormal. Terapi moxa dan prenatal yoga dapat digunakan untuk memperbaiki posisi janin ke posisi normal. Kata Kunci: Terapi Moxa, Prenatal Yoga, Malpresentasi
Hubungan Umur dan Tingkat Pengetahuan Ibu Nifas tentang KB dengan Keikutsertaan KB Pascasalin di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Bajayau Rini Wahyuni; Ika Friscila; Anita Herawati; Aida Fitriani
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 1 (2025): Volume 7 Nomor 1 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i1.14911

Abstract

ABSTRACT Postpartum birth control participation in postpartum mothers is important because the return of fertility in a mother after childbirth is unpredictable and can occur before the arrival of the menstrual cycle, even in breastfeeding mothers. Postpartum birth control has the goal of maintaining pregnancy spacing, regulating childbirth and avoiding unwanted pregnancies. The purpose of this study was to determine the relationship between the age and level of knowledge of postpartum mothers about family planning with postpartum family planning participation in the work area of UPT Puskesmas Bajayau. This research method uses a quantitative approach with the crossectiona method. The population is 109 people. The whole mother is puerperal. Simple random sampling technique as many as 57 people. Questionnaire collection technique. Data analysis using descriptive analysis and statistical chi-square test analysis. The age of the most postpartum mothers who were respondents was the age of 20-35 years as many as 30 people, the level of knowledge of postpartum mothers was mostly included in the category of less than 34 people, postpartum mothers who participated in postpartum birth control only amounted to 25 people, there was an age relationship with the participation of postpartum family planning in the Working Area of UPT Puskesmas Bajayau in 2022 (p. value 0.05) with a significant value (p) result of 0.000. There is a relationship between the level of knowledge of postpartum mothers about family planning with the participation of postpartum family planning in the Bajayau Health Center Work Unit in 2022 (p. value 0.05) with a significant value (p) of 0.000. That the age and level of knowledge of postpartum mothers are related to the participation of postpartum birth control. Keywords: Postpartum Mother, Participation, Postpartum Birth Control, Knowledge, Age ABSTRAK Keikutsertaan KB Pasca Salin pada ibu nifas penting karena kembalinya kesuburan pada seorang ibu setelah melahirkan tidak dapat diprediksi dan dapat terjadi sebelum datangnya siklus haid, bahkan pada ibu menyusui. KB Pasca persalinan mempunyai tujuan yaitu menjaga jarak kehamilan, mengatur kelahiran dan menghindari kehamilan yang tidak diinginkan. Mengetahui hubungan umur dan tingkat pengetahuan ibu nifas tentang KB dengan keikutsertaan KB Pascasalin Di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Bajayau. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode crossectional. Populasi sebanyak 109 jiwa orang. Seluruh ibu nifas. Teknik pengambilan sampel Simple random sampling sebanyak 57 Orang. Teknik pengumulan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis uji statistic chi-square. Umur ibu nifas terbanyak yang menjadi responden adalah umur 20-35 tahun sebanyak 30 orang, tingkat pengetahuan ibu nifas sebagian besar termasuk kategori kurang sebanyak 34 orang, ibu nifas yang mengikuti KB pascasalin hanya berjumlah 25 orang, ada hubungan umur dengan Keikutsertaan KB Pascasalin di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Bajayau Tahun 2022 (p. value 0,05) dengan hasil nilai signifikan (p) 0,000. Ada hubungan tingkat pengetahuan ibu nifas tentang KB dengan Keikutsertaan KB Pascasalin di Wilayah UPT Kerja Puskesmas Bajayau Tahun 2022 (p. value 0,05) dengan hasil nilai signifikan (p) 0,000.  Bahwa umur dan tingkat pengetahuan ibu nifas berhubungan dengan keikutsertaan KB Pascasalin. Kata Kunci: Ibu Nifas, Keikutsertaan, Kb Pascasalin, Pengetahuan, Umur
Pengaruh Pemberian Buah Pepaya Terhadap Produksi Asi Pada Ibu Nifas Di Wilayah Kerja Puskesmas Mabuun Dwi Ayu Wikastry; Ika Friscila; Ika Mardiatul Ulfa; Frani Mariana
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v10i1.541

Abstract

Pemberian ASI merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan status gizi anak pada 1.000 hari pertama kehidupan (HPK). Upaya meningkatkan status gizi bayi usia 0 hingga 6 bulan dengan meningkatkan status gizi ibu yang memberikan ASI eksklusif. Di Puskesmas Maboun Kabupaten Tabaron, kinerja pemberian ASI eksklusif mengalami penurunan sebesar 65,4% pada tahun 2021 dan 59,8% pada tahun2022. Penelitian ini berupaya menjawab masalah rendahnya produksi ASI di wilayah Puskesmas Mabuun dengan mengoptimalkan potensi buah pepaya yang melimpah namun belum dimanfaatkan secara terukur Jurnal Riset Kesehatan Nasional | 19dalam asuhan kebidanan lokal. Fokus utamanya adalah memberikan bukti ilmiah yang aplikatif agarkearifan lokal ini bisa menjadi solusi praktis dan terjangkau bagi ibu nifas. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian buah pepaya terhadap produksi ASI ibu nifas di wilayah kerjaPuskesmas Mabun. Jenis penelitian ini adalah penelitian pra-eksperimental dengan menggunakan desain perbandingan kelompok. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 20 responden. Pada kelompok perlakukan, diberikan buah pepaya sebanyak ±100g, 2 kali sehari. Analisis uji-t dengan sampel independen. Hasil penelitian rata-rata skor laktasi ibu nifas yangdiberi makan pepaya adalah 7,8 yang berarti kelancaran sekresi ASI Kata Kunci: buah pepaya, nifas, produksi ASI
Media Informasi Tentang Komplementer Pada Masa Kehamilan Di Desa Sigam Kotabaru Norani Norani; Ika Friscila; Fadhiyah Noor Anisa; Aida Fitriani; Hartinah Hartinah
Compromise Journal Community Proffesional Service Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Compromise Journal : Community Proffesional Service Journal
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/compromisejournal.v2i2.245

Abstract

Complementary therapy is known as traditional therapy combined in modern medicine. Complementary is the use of traditional therapy into modern medicine. When pregnancy occurs, the entire genetic system will experience fundamental changes so that it can support the development and growth of the fetus in the womb. Based on the analysis carried out by the service team, the community in Sigam Village knows that there is traditional medicine to deal with complaints during pregnancy, but not all mothers know the truth of this information in terms of medical science. This causes people to hesitate to choose complementary therapies. The information media created is a poster containing information about complaints during pregnancy and complementary solutions. This is very well received by the public because the media is interesting and easy to understand.
Pelatihan Kader Peduli Tablet Tambah Darah Bagi Remaja Putri Di SMP Dan SMA Aida Fitriani; Hafsah Us; Fatiyani Fatiyani; Ika Friscila
Compromise Journal Community Proffesional Service Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Compromise Journal : Community Proffesional Service Journal
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/compromisejournal.v2i2.246

Abstract

Adolescence is a period of human beings who are still experiencing excellent growth and development intellectually, physically and psychologically. The purpose of dedication is to improve the ability of young women to become Blood Add Tablet Care Cadres. The service method is carried out in junior and senior high schools in Syamtalira Bayu District for young women within a period of 3 months (June to August 2023). The implementation of community service is carried out by means of lectures, demonstrations, practicums, questions and answers and evaluations. The results obtained were 50 young women who were trained to become Blood Add Tablet Care Cadres at the junior and senior high school levels.
Media Edukasi Konsumsi Tablet Fe Untuk Ibu Hamil Di Puskesmas Kotabaru Husnul Hotimah; Hartinah Hartinah; Ika Friscila
Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum dan Farmasi (JRIKUF) Vol. 2 No. 2 (2024): April : Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum dan Farmasi (JRIKUF)
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/jrikuf.v2i2.239

Abstract

Anemia lebih sering dijumpai dalam kehamilan karena dalam kehamilan kebutuhan akan zat-zat makanan bertambah dan terjadi perubahan-perubahan dalam darah dan sumsum tulang. Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan di seluruh dunia terutama negara berkembang yang diperkirakan 30% penduduk dunia menderita anemia. Analisis situasi dan hasil temuan bahwa ibu hamil tidak maksimal mengonsumsi tablet Fe, dikarenakan ada keluhan efek samping obat penambah darah, yaitu keluhan pada saluran pencernaan, seperti mual, muntah, diare, dan sakit perut, merasa tidak nafsu makan, sembelit, serta feses berwarna gelap. Tujuan kegiatan pengabdian memberikan edukasi menggunakan media tentang konsumsi tablet fe untuk ibu hamil di Puskesmas Kotabaru. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah berupa kegiatan penyediaan media informasi konsumsi tablet Fe pada masa kehamilan. Media informasi yang dibuat adalah berupa poster, baik dalam bentuk cetak, maupun digital, yang dapat disebarkan/diinformasikan ke masyarakat di Wilayah kerja Puskesmas Kotabaru. Kegiatan ini akan semakin baik dan dapat menimbulkan dampak yang positif dengan terus melanjutkan program pembuatan media informasi yang kreatif dan menarik hingga ada perubahan pegetahuan dan sikap dari ibu hamil dalam hal konsumsi tablet Fe.
Gambaran Tingkat Pengetahuan Tentang Pemeriksaan Sadari pada Wanita Usia Subur di RT 1 Desa Sungai Tabuk Kota Yayang Elkagustia; Ika Friscila
Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum dan Farmasi (JRIKUF) Vol. 2 No. 4 (2024): Oktober: Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum dan Farmasi (JRIKUF)
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/jrikuf.v2i4.450

Abstract

A BSE examination is a self-examination of the breasts to find abnormal lumps. This examination can be done yourself without having to go to a health worker and without having to pay any money. The aim of the research was to determine the level of knowledge about BSE examinations in women aged Subir in RT 1 Sungai Tabuk Village, Kota. This type of quantitative research with a descriptive design uses one group pre test - post test design using the Cross Sectional method. The population is all women of childbearing age in RT 1 Sungai Tabuk Kota Village in the Working Area of Sungai Tabuk Kota 1 Community Health Center. The sample was taken using a total sampling technique, namely the entire sample of women of childbearing age in RT 1 Sungai Tabuk Kota Village was 15 people. The results of the pretest presentation of material regarding breast self-examination (BSE) to women of childbearing age showed that half of the respondents (53%) had insufficient knowledge. Meanwhile, the results of the posttest showed that there was a sufficient increase in respondents' knowledge (63%) and as many as (35%) respondents had good knowledge of breast self-examination (BSE) material.