Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Pengabdian kepada Masyarakat Aksi Kemanusiaan pada Bencana Banjir di Kota Bengkulu Ida Rahmawati; Fernalia Fernalia; Sanisahhuri Sanisahhuri; Dwi Putri Sulistiya Ningsih; Effendi Effendi; Yulita Elvira Silviani; Asih Budiati; Nimi Haryanti
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada Vol. 4 No. 2 (2022): Desember : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47859/wuj.v4i2.257

Abstract

Latar belakang: Curah hujan yang cenderung tinggi dan naiknya muka air laut akan memicu terjadinya banjir. Debit air sungai yang berlebih tidak dapat ditampung oleh laut, karena muka air laut naik (rob). Pada saat seperti ini tidak ada jalan lain bagi sungai kecuali menumpahkan debit airnya ke perkampungan di sekitar sungai dan terjadilah banjir. Kondisi seperti ini sering terjadi di Kota Bengkulu hampir setiap tahunnya. Tingkat kerawanan banjir yang ada disetiap Kecamatan Kota Bengkulu pada tahun 2020 dengan karakteristik informasi tingkat kerawanan banjir yang dibagi 3 warna yaitu merah untuk daerah dengan tingkat kerawanan sangat rawan, kuning untuk tingkat rawan dan hijau untuk tingkat aman. 3 kelurahan yaitu Kelurahan Bentering kecamatan Muara Bangkahulu, Kelurahan Sukamerindu kecamatan Sungai Serut dan Kelurahan Tanjung Agung Kecamatan Sungai Serut Kota Bengkulu merupakan daerah kategori sangat rawan banjir. Tujuan: untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang mengalami musibah banjir di kelurahan Bentiring, Sukamerindu dan Tanjung Agung Kota Bengkulu. Metode: pemberian bantuan langsung kepada masyarakat berupa bahan makanan pokok dan pemeriksaan kesehatan yaitu tensi darah. Hasil: Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan baik dan lancar. Hasil kegiatan yang diperoleh adalah masyarakat sangat senang dan berterimakasih dengan bantuan yang diberikan kepada mereka. Simpulan: setelah dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Kelurahan Bentering, Sukamerindu dan Tanjung Agung Kota Bengkulu dapat membantu meringankan mereka dalam menghadapai bencana banjir tersebut.
Pendirian Pos Kesehatan Pertama dan Bantuan Makanan bagi Korban Banjir Kelurahan Semarang Kota Bengkulu Fernalia Fernalia; Kheniva Diah Anggita; Lista Fefrylia
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i2.8655

Abstract

ABSTRAK Indonesia merupakan daerah yang rawan mengalami bencana alam, seperti gempa bumi, tsunami, banjir, tanah longsor, dan bencana lainnya. Dalam beberapa tahun terakhir, tercatat banyak bencana alam yang terjadi di wilayah Indonesia. Bantuan bagi korban bencana harus dilakukan sesera mungkin untuk mencegah kesakitan dan kerusakan bagi korban banjir. Tujuan Pengabdian Masyarakat ini adalah untuk pencegahan awal penyakit  pasca banjir dan kekurangan makanan bagi korban banjir. Kegiatan dilakukan berupa pendirian pos Kesehatan pertama dan bantuan makanan bagi korban banjir. terbentuknya pos Kesehatan pertama dan terdistribusinya makanan bagi korban banjir. Disimpulkan bahwa pendirian pos Kesehatan utama mampu mengatasi masalah gangguan Kesehatan dan mampu memenuhi kebutuhan pangan awal fase bencana. Kata Kunci: Pos Kesehatan, Bantuan Makanan, Banjir  ABSTRACT Indonesia is an area prone to natural disasters, such as earthquakes, tsunamis, floods, landslides, and other disasters. In recent years, many natural disasters have occurred in Indonesia. Assistance for disaster victims must be done as soon as possible to prevent pain and damage to flood victims . The purpose of this Community Service is to prevent early post-flood disease and food shortages for flood victims. Activities carried out in the form of establishing the first health post and food assistance for flood victims. Establishment of the first health post and distribution of food for flood victims. It was concluded that the establishment of the main health post was very helpful for flood victims who experienced health problems and food assistance helped fulfill food needs at the beginning of the disaster phase. Keywords: Health Post, Food Aid, Flood
Posko Kesehatan untuk Warga Terdampak Banjir di Kelurahan Padang Serai Kota Bengkulu Pawilliyah Pawilliyah; Fernalia Fernalia; Anugerah Aprioni; Ariance Sanaki; Monica Lesti Ayu; Lander Tri Agung Pri Hartanto; Lander Rana Jaya
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i2.8741

Abstract

ABSTRAK Bencana banjir yang diakibatkan oleh hujan deras yang sudah tidak dapat menampung debit air yang masuk. Dampak hujan deras tersebut menggenangi sebagian wilayah Padang Serai. Hal tersebut dapat menyebabkan kerugian fisik, materi dan kesehatan yang cukup besar   bagi masyarakat. Mengingat hal tersebut, maka tim  melakukan  upaya pendirian pos kesehatan dan pelayanan dalam meminimalisir dampak keseahtan yang ditimbulkan bagi masyarakat korban banjir. Adalah untuk pencegahan awal penyakit  pasca banjir. Kegiatan dilakukan berupa pendirian pos Kesehatan di  lokasi posko banjir di Kecamatan Padang Serai. Terbentuknya posko kesehatan kepada masyarakat yang terkena banjir di wilayah Padang Serai dari pengabdian masyarakat ini, dapat disimpulkan bahwa terbentukya posko kesehatan sangat membantu masyarakat dalam mengatasi masalah kesehatan akibat dampak banjir. Kata Kunci: Posko kesehatan , Korban, Banjir  ABSTRACT Flood disasters caused by heavy rains that are no longer able to accommodate the incoming water discharge. The impact of the heavy rains inundated parts of Padang Serai. This can cause substantial physical, material and health losses for the community. Given this, the team made efforts to establish health posts and services to minimize the health impact for the flood victims. Is for early prevention of post-flood disease. The activity was carried out in the form of establishing a health post at the location of the flood post in Padang Serai District. Of the establishment of a health post for flood-affected communities in the Padang Serai area. From this community service, it can be concluded that the formation of a health post is very helpful for the community in overcoming health problems due to the impact of the flood. Keywords: Health posts, Victims, Floods
PENGARUH MEDIA PENDIDIKAN KESEHATAN BOOKLET TERHADAP PENGETAHUAN MITIGASI BENCANA BANJIR Neni Triana; Fernalia Fernalia; Tria Riski Kurniati
Jurnal Sains Kesehatan Vol 30, No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.30.1.32-39

Abstract

Bencana adalah peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan, baik faktor alam dan non-alam maupun faktor manusia sehingga mengakibarkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta dan dampak psikologis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh media pendidikan kesehatan booklet terhadap pengetahuan mitigasi bencana banjir di Kelurahan Bentiring Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan Pre Experimental The One Group Pretest Post Test Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh  kepala keluarga di RT 13 yang berjumlah 57 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Total Sampling. Sampel berjumlah 57 kepala keluarga. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh dengan cara memberikan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas, analisis univariat, dan analisis bivariat dengan  Wilcoxon  Test. Hasil penelitian  yaitu tingkat pengetahuan sebelum dilakukan pendidikan kesehatan Booklet mitigasi bencana  banjir  sebanyak 5 orang (11,4%) berpengetahuan kurang, 19 orang (43,2%) berpengetahuan cukup, dan 20 orang (45,5%) berpengetahuan baik. Tingkat pengetahuan setelah  dilakukan pendidikan kesehatan Booklet mitigasi bencana banjir sebanyak  6 orang (13,6%) berpengetahuan cukup, dan 38 orang (86,4%) berpengetahuan baik. Ada pengaruh tingkat pengetahuan tentang mitigasi bencana banjir di Kelurahan Bentiring Kota Bengkulu sebelum dan sesudah dilakukan pemberian informasi tentang mitigasi bencana banjir. Diharapkan kepada pihak kelurahan Bentiring dapat melakukan sosialisasi dan penyuluhan tentang kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana banjir kepada masyarakat. Kata Kunci: bencana  banjir, booklet, mitigasi, pengetahuan    
PENGARUH BREATHING EXERCISE TERHADAP FATIGUE PADA PASIEN HEMODIALISA DI RSUD DR. SOBIRIN KOTA LUBUK LINGGAU Devi Listiana; Neni Triana; Vellyza Colin; Fernalia Fernalia; Getrin Septiani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.13913

Abstract

Hemodialisa merupakan terapi pengganti fungsi ginjal dalam hal membersihkan darah dan produk sisa dimana hemodialisa harus dilakukan sepanjang hidup hingga menerima transplantasi ginjal yang baru. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah ada pengaruh breathing exercise terhadap level fatigue pasien hemodialisa di RSUD Dr. Sobirin Kota Lubuk Linggau. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh breathing exercise terhadap level fatigue pasien hemodialisa di RSUD Dr. Sobirin Kota Lubuk Linggau. Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah Quasi eksperimen dengan menggunakan rancangan one group pretest postest design. Populasi penelitian ini adalah semua pasien  gagal ginjal kronik yang menjalani terapi hemodialisa di RSUD Dr. Sobirin Kota Lubuk Linggau sebanyak 17 orang. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Teknik analisis data dilakukan dengan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon Sign Rank Test. Hasil penelitian didapatkan data level fatique sebelum dan sesudah perlakuan sebesar 4.589 dengan Asymp. Sig (p)=0,000. Karena nilai p-value=0.000<0,05 dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh breathing exercise terhadap fatigue pada pasien hemodialisa di rumah sakit Dr. Sobirin Kota Lubuk Linggau. Diharapkan kepada perawat agar dapat menggunakan breathing exercise sebagai salah satu tindakan keperawatan untuk mengurangi level fatique pada pasien hemodialisa.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN LAMA KERJA TERHADAP RESPONSE TIME TIM EMERGENCY DI INSTALASI GAWAT DARURAT (IGD) RSUD Dr. M. YUNUS KOTA BENGKULU Fernalia Fernalia; Pawiliyah Pawiliyah; Khoviva Trianingsih
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 14, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v14i1.1914

Abstract

Penanganan pasien gawat darurat sangatlah penting karena menyangkut nyawa seseorang maka tindakan awal yang harus dilakukan harus cepat tepat dan akurat. Responsetimeitu sendiri merupakan kecepatan dalam penanganan pasien, dihitung sejak pasien datang sampai dilakukan penanganan awal berdasarkan standar waktu yaitu ˂ 5 menit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan pengetahuan dan lama kerja terhadap responsetimetim emergencydi instalasi gawat darurat (IGD) RSUD Dr. M.Yunus Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan observasional dengan pendekatan crosssectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh tim emergencydi ruang IGD RSUD Dr. M. Yunus Kota Bengkulu yang berjumlah 35 orang. Teknik pengambilan sample pada penelitian ini adalah total sampling yang berjumlah 35 orang dari jumlah 22 perawat 6 bidan dan 7 dokter. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh dari responden dengan menggunakan lembar observasi dan kuesioner pada tim emergencydi instalasi gawat darurat (IGD) RSUD Dr. M.Yunus Kota Bengkulu. Hasil penelitian ini didapatkan pengetahuan tim emergencyterhadap responsetimediperoleh hasil bahwa sebanyak 9 orang (27,3%) memiliki pengetahuan yang cukup baik, dan 24 orang (72,7%) memiliki pengetahuan yang baik. lama kerja tim emergency diperoleh hasil bahwa sebanyak 11 orang (33,3%) memiliki masa kerja <= 5 tahun sedangkan 22 orang (66,7%) memiliki masa kerja > 5 Tahun. sebanyak 5 orang (15,2%) memiliki respontime tim emergency yang lambat (> 5 menit) sedangkan 28 orang (84,8%) memiliki respontime tim emergency yang cepat (<=5 Menit). Berdasarkan hasil uji hubungan diperoleh statistik Fisher ExactSig. = 1,000 > 0,05 sehingga Hipotesis diterima yang berarti tidak ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan respontime tim emegency. Berdasarkan hasil uji hubungan diperoleh statistik Fisher ExactSig. = 0,304 < 0,05 sehingga Hipotesis nol diterima yang berarti tidak ada hubungan yang signifikan antara lama kerja dengan respontime tim emegency. Kata Kunci : Pengetahuan, Lama Kerja, ResponseTime
Efektivitas Metode Edukasi Audiovisual terhadap Self Management pada Pasien Hipertensi Fernalia Fernalia; Busjra Busjra; Wati Jumaiyah
Jurnal Keperawatan Silampari Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Keperawatan Silampari
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (569.444 KB) | DOI: 10.31539/jks.v3i1.770

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of audiovisual education methods on self management in hypertensive patients. This study used a quasi-experimental design with a non-equivalent control group pre and post test design, with a total sample of 38 respondents consisting of an intervention group and a control group. Obtained a significant difference in the average self-management of the intervention group after the audiovisual education method was performed with (p = 0,000). There was no relationship between age (p = 0.71), sex (p = 0.955) and self-management in hypertensive patients. While self management will increase after the audiovisual education method is carried out and controlled by knowledge (p = 0.005). The conclusion of this study is the audiovisual education method can improve self management in hypertensive patients. Keywords: Audiovisual Education, Hypertension, Self Management
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Self Care Management Pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Kabawetan Fernalia Fernalia; Buyung Keraman; Rahmad Satrio Putra
Jurnal Keperawatan Silampari Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Keperawatan Silampari
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.75 KB) | DOI: 10.31539/jks.v5i1.2906

Abstract

This study aims to determine the factors associated with self-care management in hypertensive patients at the Kabawetan Public Health Center. The method used in this study is a quantitative study with an analytical survey design using a cross-sectional research design. The results showed that from 42 hypertensive patients, the majority of respondents with good self-care management were 24 people (57.1%), 14 people (33.3%) with poor knowledge, 22 people (52.4%) with individual scores. Good, and 25 people (59.5%) with good self-efficacy. The results of the bivariate analysis showed that the p-value <0.05. In conclusion, there is a significant relationship between knowledge, individual values, and self-efficacy with the self-care management of hypertensive patients at the Kabawetan Public Health Center. Keywords: Self-Efficacy, Values, Knowledge, Self Care Management