Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI REACT SERVER COMPONENT DAN SERVER ACTION UNTUK MENINGKATKAN PERFORMA APLIKASI WEB Mulyanto, Yudi; Haryanti, Eka; Lazarus, Lazarus
TEKNIMEDIA: Teknologi Informasi dan Multimedia Vol. 5 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Badan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (BP2M) STMIK Syaikh Zainuddin NW Anjani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46764/teknimedia.v5i1.174

Abstract

This research explores the use of React Server Components (RSC) and Server Action to improve web application performance, with a focus on the legislative election vote counting system in Sumbawa Regency, West Nusa Tenggara for internal party needs. Looking at the geographical and infrastructural challenges in Sumbawa, this research aims to overcome the limitations of signal and telecommunication infrastructure distribution through the use of RSC and Server Action. RSC allows the server to render components while maintaining interactivity on the client side, reducing load and speeding up load times. Advantages include avoiding chained network requests and minimizing Javascript on the client side, which is especially beneficial in areas with limited internet connectivity. Server Action eliminates the traditional API layer, reducing latency and improving application responsiveness. By utilizing Next.js as a framework, this research aims to maximize the use of server resources and minimize client resource requirements, improving speed in vote counting and reporting. This implementation is expected to not only improve overall application performance but also ensure smooth application accessibility in areas with limited internet infrastructure.
PENERAPAN HIERARCHIAL TOKEN BUCKET (HTB) DALAM MANAJEMEN BANDWIDTH UNTUK MENINGKATKAN QUALITY OF SERVICE (QOS) PADA SMKN 1 ALAS Bagus, Muhammad; Mulyanto, Yudi; Sofya, Nora Dery; Yuliadi
Jurnal Informatika dan Rekayasa Elektronik Vol. 7 No. 1 (2024): JIRE APRIL 2024
Publisher : LPPM STMIK Lombok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36595/jire.v7i1.1168

Abstract

Jaringan internet menjadi hal yang sangat penting yang sudah menjadi kebutuhan pokok suatu organisasi. SMKN 1 ALAS Kabupaten Sumbawa, memiliki jaringan internet sebesar 100 Mbps yang dimanfaatkan oleh seluruh civitas SMKN1 Alas dalam melaksanakan seluruh aktivitasnya. Saat ini, jaringan internet pada SMKN 1 Alas belum menerapkan pembagian bandwidth sehingga menyebabkan penggunaan bandwidth yang berlebihan. Belum adanya manajemen bandwidth jaringan internet SMKN 1 Alas mengakibatkan pembagian bandwidth tidak merata. Berdasarkan hal tersebut, diperlukan penerapan manajemen bandwidth agar pembagian merata dan internet lebih stabil. HTB merupakan teknik manajemen bandwidth untuk membagi bandwidth secara hierarkis dan memberikan alokasi bandwidth sesuai dengan kebutuhan. Penelitian yang dilakukan peneliti, yakni untuk melakukan menerapkan metode Hierarchial Token Bucket (HTB) dalam manajemen bandwidth untuk meningkatkan Quality of  Service pada jaringan sekolah. Hasil penelitian yang dilihat dari parameter Quality of Service sebelunya, yakni nilai Troughput 20k packet loss 0% delay 53,123ms dan jitter 1,4816. Setelah dilakukan manajemen bandwidth nilai troughput 512k, packet loss 0% delay 10,7674 jitter3,49072.
Analisis Perbandingan Cloud Server Menggunakan Centos 7 dan Ubuntu Server 22.04 Menggunakan Quality Of Service Mulyanto, Yudi; Susanto, Eri Sasmita; Putra, Zainur Minullah
Digital Transformation Technology Vol. 4 No. 1 (2024): Periode Maret 2024
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/digitech.v4i1.4056

Abstract

Teknologi cloud server telah berkembang dari waktu ke waktu cloud biasanya digunakan untuk media penyimpanan berbasis storage dan dalam rangka sentralisasi data. Tujuan penenelitian ini adalah melakukan perbandingan pada CentOS 7 dan Ubuntu Server 22.04 untuk mengetahui performa sampai dengan resource yang di butuhkan untuk merancang cloud server atau cloud computing. Pada penelitian ini menggunakan metode kuantitatif untuk membandingkan kualitas dari layanan jaringan komunikasi untuk memberikan layanan dengan kualitas yang diiginkan peengguna. Pada metode Kuantitatif ini terdapat beberapa parameter yaitu , pengukuran, skalabilitas, performa, keamanan dan keandalan. Dan untuk jaringan di ukur menggunakan Quality of service (Qos),Dari hasil pengujian meenggunakan gekbench, di mana skor pengujian menunjukkan bahwa cloud server yang menggunakan sistem operasi CentOS 7 memiliki skor yang lebih tinggi dari pada cloud server yang menggunakan ubuntu Server . Pengujian ini sejalan dengan pengujian menggunakan alat bantu bawaan dari masing-masing sistem operasi, yaitu perintah 'htop' dan 'lscpu'. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa dari segi kinerja server, baik saat berada dalam kondisi idle maupun saat beerada dalam beban, CentOS 7 lebih unggul daripada Ubuntu Server.
Clustering Petani Penerima Pupuk Berdasarkan Luas Lahan Dengan Menggunakan Algoritma K-Means Dan K-Medoids Susanto, Eri Sasmita; Novitasari, Novitasari; Mulyanto, Yudi; Hamdani, Fahri
Digital Transformation Technology Vol. 4 No. 2 (2024): Periode September 2024
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/digitech.v4i2.4264

Abstract

Di Kecamatan Moyo Hulu, banyak kelompok tani yang tidak mendapatkan pupuk sesuai dengan luas lahan yang dimiliki, meskipun pupuk selalu didistribusikan setiap tahunnya. Hal ini menyebabkan ketidakpuasan di kalangan petani, yang kemudian membeli pupuk dari pihak ketiga dengan harga yang sangat tinggi. Masalah ini sering terjadi karena kurangnya transparansi antara ketua kelompok tani dan anggotanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektifitas penyaluran pemerataan pupuk berdasarkan luas lahan dengan menggunakan algoritma K-Means dan K-Medoids pada kelompok tani di wilayah Kecamatan Moyo Hulu. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data kuantitatif dan metode pengolahan data mining dengan algoritma K-Means dan K-Medoids dalam proses clustering dengan menggunakan indeks Davies-Boulden untuk pengujian validitas. Algoritma K-Means menghasilkan nilai Davies-Bouldin sebesar-0,554, sementara algoritma K-Medoids menghasilkan nilai Davies-Bouldin sebesar -1,580 dan -0,878. Berdasarkan nilai Davies-Bouldin, algoritma K-Means menunjukkan performa yang lebih baik dalam melakukan pengelompokkan data petani penerima pupuk di Kecamatan Moyo Hulu dibandingkan dengan algoritma K-Medoids.
ANALISIS KELAYAKAN JARINGAN KOMPUTER MENGGUNAKAN ALAT SNIFFING DAN INTRUSION DETECTION SYSTEM (IDS): STUDI KASUS : FITRIA_HOTSPOT Santi, Nurmi; Mulyanto, Yudi
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 8 No. 4 (2024): JATI Vol. 8 No. 4
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v8i4.10079

Abstract

Keamanan jaringan komputer sebagai dari sebuah sistem informauh sangat penting untuk menjaga validitas dan integritas data serta menjamin ketersediaan layanan bagi penggunanya. Sebuah keamanan harus dapat dilindungi dari berbagai macam serangan dan beberapa usaha-usaha penyerangan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab atau yang tidak berhak dalam mengakses sebuah internet. Fitriah_Hostpot saat ini sering menggalami gangguan dan banyaknya keluhan seperti penurunan peforma jaringan internet yang selanjutnya berimbas kesemua pengguna jaringan yang terhubung. IDS (Intrusion Detection System) yang bertugas melakukan pengawasan terhadap seranggan Virus, Malicious, Trajon, Worm, DoS, Hacker, Spoofing, Sniffing, Spamming, Crackers dan lain-lain. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Sniffing penerapan sistem jaringan, Sehingga dalam melakukan pengujian keamanan jaringan pada penyedia internet khususnya Fitria Hotspot meliputi pengujian keamanan terhadap adanya serangan - serangan jaringan yang tidak bertanggung jawab. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Snort merupakan sistem yang dapat untuk mendeteksi adanya serangan jaringan atau penyalahgunaan jaringan sehingga diperlukan percobaan dengan melakukan penyerangan terhadap jaringan yang sudah dipasang snort.
RANCANG BANGUN ABSENSI SISWA MENGGUNAKAN METODE WATERFALL DENGAN QR CODE PADA SEKOLAH DASAR NEGERI 2 LANGAM Mulyanto, Yudi; Aning, Armanita
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 8 No. 4 (2024): JATI Vol. 8 No. 4
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v8i4.10462

Abstract

Sistem absensi pada Sekolah Dasar Negeri 2 Langam masih dilakukan dengan proses pengambilan daftar kehadiran siswa dilakukan secara manual dengan menuliskan kehadiran siswa pada buku absensi siswa. Untuk itu dibutuhkan sebuah sistem yang dapat menampung data rekapan absensi siswa yang dapat mempermudah guru dalam merekap data siswa. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian yaitu studi pustaka, wawancara, observasi dan dokumentasi. Dalam perancangannya menggunakan Univied Modelling Language (UML) dan metode waterfall sebagai metode pengembangan perangkat lunak. Rancang Bangun Absensi Siswa Berbasis QR Code ini dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP,dan laraval basis data MySQL sehingga lebih efisien. Adapun metode pengujian perangkat lunak yang digunakan yaitu metode pengujian perangkat lunak black box yaitu menguji perangkat dari segi fungsionalitas.
Rancang Bangun Aplikasi Pencatatan Poin Pelanggaran Siswa Menggunakan Metode Waterfall Berbasis Web Mulyanto, Yudi; Susanto, Eri Sasmita; Barokah, Alfin
Digital Transformation Technology Vol. 4 No. 2 (2024): Periode September 2024
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/digitech.v4i2.4885

Abstract

MA Al-Khairiyah Tegalbuntu adalah salah satu lembaga yang bergerak dibidang pendidikan formal yang mengedepankan moral, akhlak, sopan santun, dan sikap disiplin,dengan itu diberlakukannya sistem poin yang berfungsi untuk membuat siswa mentaati peraturan yang ada. Namun dalam pencatatan pelanggaran ini, MA AL-Khairiyah Tegalbuntu masih menggunakan manual. Oleh karena itu, peneliti melakukan penelitian terkait rancang bangun aplikasi pencatatan poin pelanggaran siswa menggunakan metode waterfall berbasis web pada MA Al-Khairiyah Tegalbuntu dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode pengembangan perangkat lunak dengan metode waterfall dan bahasa pemrograman Hypertext Preprocessor (PHP) dengan menggunakan framework CodeIgniter. Penelitian ini berhasil dilakukan dan membuat sistem poin pelanggaran siswa yang dikenal Rancang Bangun Aplikasi Pencatatan Poin Pelanggaran Siswa Menggunakan Metode Waterfall Berbasis Web Pada MA Al-Khairiyah Tegalbuntu. Manfaat dari sistem ini adalah untuk mempermudah pihak sekolah dalam mengolah data pelanggaran siswa serta membantu orang tua dalam mengontrol anaknya selama berada di lingkungan sekolah.
Perancangan Arsitektur Enterprise untuk Mendukung Proses Bisnis Menggunakan TOGAF Architecture Development Methode (ADM) di STMIK Dharma Negara Mulyanto, Yudi; Rosiyadi, Didi
Jurnal Tata Kelola dan Kerangka Kerja Teknologi Informasi Vol. 4 No. 2 (2018): November 2018
Publisher : Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/jtk3ti.v4i1.1398

Abstract

Pembangunan dan pengembangan arsitektur enterprise dan sistem informasi sudah selayaknya direncanakan dan dirancang secara baik serta disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan organisasi. Perancangan yang baik akan memberikan manfaat yang besar bagi pembangunan atau pengembangan arsitektur enterprise, baik dari sisi sumber daya manusia, anggaran dan kesiapan organisasi dalam melaksanakan rencana tersebut. Pada penelitian ini fase-fase dalam togaf ADM tidak digunakan seluruhnya, penelitian ini hanya menggunakan tujuh fase dari sembilan fase togaf ADM yaitu fase preliminary, fase arsitektur visi, fase arsitektur bisnis, fase arsitektur sistem informasi, fase arsitektur teknologi, fase oputunity and solution, fase migration planning. Fase pertama dari pengembangan arsitektru enterprise ini adalah fase preliminary, output dari fase preliminary menjadi inputan pada fase awal dari fase togaf ADM yaitu arsitektur visi dan dari inputan tersebut menghasilkan struktur organisasi baru yang akan diusulkan. Pada fase selanjutnya proses bisnis juga dianalisa dengan menggunakan analisis Value Chain.
Rancang Bangun Prototype Sistem Monitoring Dan Kontrol Tanaman Hidroponik Berbasis Internet of Things (IoT) Menggunakan Microcontroller ESP32 Ferdiansyah, Veri; Siska, Siska Atmawan Oktavia; Mulyanto, Yudi; Yunanri.W
Bulletin of Information Technology (BIT) Vol 6 No 3: September 2025
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/bit.v6i3.2198

Abstract

Hydroponic farming has emerged as an innovative solution to address land limitations and support sustainable food production. However, its success highly depends on consistent monitoring of light intensity and nutrient water availability. This study aims to design and develop a prototype monitoring and control system for hydroponic plants based on the Internet of Things (IoT) using the ESP32 microcontroller. The system employs an ultrasonic sensor to measure water level, a Light Dependent Resistor (LDR) sensor to detect light intensity, a 12V DC water pump, and LED grow lights as actuators. Environmental condition data is transmitted in real-time to the Blynk mobile application, which also provides automatic notifications when anomalies occur, such as low water levels or light intensity falling below the threshold. The development method used is Research and Development (R&D) with the ADDIE model, covering analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. Testing results show that the system operates automatically and in real-time, achieving 100% detection accuracy for water level measurements and 98% for light intensity measurements. The implementation of this prototype is expected to improve the efficiency and effectiveness of small-scale hydroponic cultivation and serve as an affordable solution for farmers and the general public to adopt smart farming technology.
Sistem Pendukung Keputusan Penerima Biaya Kerawanan Sosial Masyarakat Menggunakan Metode AHP dan Topsis Safitri, Dindi; Susanto, Eri Sasmita; Mulyanto, Yudi; Widiarta, I Made
Digital Transformation Technology Vol. 5 No. 2 (2025): Periode September 2025
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/digitech.v5i2.6843

Abstract

Penentuan penerima biaya penanggulangan kerawanan sosial masyarakat di Desa Boak selama ini masih dilakukan secara manual melalui musyawarah antar perangkat desa. Proses tersebut sering kali memerlukan waktu yang lama, rentan terhadap subjektivitas, dan berpotensi menimbulkan ketidaktepatan sasaran penerima bantuan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis web yang mampu membantu pihak desa dalam menentukan penerima bantuan secara lebih objektif, cepat, dan tepat sasaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk menghitung bobot masing-masing kriteria penilaian, serta Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) untuk melakukan proses pemeringkatan alternatif. Kriteria yang dipertimbangkan meliputi penghasilan, jumlah tanggungan, jenis pekerjaan, dan kondisi tempat tinggal. Sistem dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan framework Laravel dan basis data MySQL, serta diuji menggunakan metode black box testing untuk memastikan fungsionalitasnya. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem dapat menghasilkan peringkat calon penerima bantuan secara konsisten (CR = 0,068) sesuai bobot kriteria yang telah ditentukan. Dengan demikian, SPK yang dihasilkan dapat menjadi sarana efektif bagi pemerintah Desa Boak dalam meningkatkan akurasi, transparansi, dan akuntabilitas penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.