Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pembangunan Dashboard Beasiswa dan Pinjaman Program Studi Informatika UKDW Agustinus Rendi Walewowan; Willy Sudiarto Raharjo; Gloria Virginia
Ultimatics : Jurnal Teknik Informatika Vol 12 No 1 (2020): Ultimatics : Jurnal Teknik Informatika
Publisher : Faculty of Engineering and Informatics, Universitas Multimedia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1253.601 KB) | DOI: 10.31937/ti.v12i1.1414

Abstract

Ketua program studi (kaprodi) memiliki banyak tugas dan tanggung jawab yang harus dilaksanakan dalam kegiatan akademik. Salah satu tugas dari seorang kaprodi adalah melaporkan seluruh pelaksanaan kegiatan di suatu prodi. Untuk itu, diperlukan suatu sistem yang dapatdigunakan untuk memantau kegiatan operasional sehari-hari dan memberikan laporan. Dashboard adalah sebuah tampilan panel informasi yang digunakan dalam suatu organisasi untuk mengevaluasi suatu masalah sehingga memudahkan seseorang untuk mengambil keputusan. Penelitian ini bertujuan melakukan perancangan sebuah dashboard beasiswa dan pinjaman dengan menggunakan metode prototyping. Prototyping adalah metode pengembangan perangkat lunak, yang berupa model fisik kerja sistem dan berfungsi sebagai versi awal dari sistem. [1]. Hasil rata-rata pengujian task success pada kedua iterasi, yaitu 96,66 sehingga sistem yang dibangun dapat dikatakan cukup efektif dalam menampilkan informasi beasiswa dan pinjaman serta mudah untuk dipelajari. Evaluasi desain antarmuka yang dilakukan menggunakan System Usability Scale (SUS) kepada 5 orang responden pada masing-masing iterasi dan menghasilkan skor SUS 75,2 pada iterasi I dan 76,6 pada iterasi II. Berdasarkan hasil tersebut diperoleh rata-rata skor SUS untuk kedua iterasi, yaitu 75,9. Dengan demikian, antarmuka sistem dinyatakan baik dengan grade scale bernilai C, adjective rating bernilai Good, dan acceptability ranges dapat diterima (acceptable).
PEMETAAN KEBUTUHAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN TERPADU SINODE GEREJA-GEREJA KRISTEN JAWA Umi Proboyekti; Budi Susanto; Gloria Virginia; Restyandito Restyandito
Share : Journal of Service Learning Vol. 6 No. 1 (2020): FEBRUARY 2020
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.28 KB) | DOI: 10.9744/share.6.1.32-37

Abstract

Pemetaan kebutuhan untuk mengembangkan MIS terpadu untuk gereja-gereja Kristen Jawa merupakan langkah berikut setelah penyusunan perencanaan strategis. Pemetaan ini bertujuan untuk mendapatkan profil gereja. Profil ini terdiri dari sumber daya manusia, infrastruktur yang didukung untuk TI, teknologi informasi terapan. Teknik elisitasi data yang digunakan adalah FGD dan kuesioner. Kuisioner online memiliki respons rendah karena kesenjangan teknologi dan ketidakbiasaan. Kuesioner berbasis kertas dikirim untuk menjangkau sebagian besar gereja. Sementara gereja-gereja menyelesaikan dan mengirimkan kembali kuesioner, tim memutuskan untuk mulai bekerja pada sistem informasi untuk Sinode dengan menjadwalkan FGD untuk elisitasi persyaratan. Tim belajar bahwa karakteristik organisasi memainkan peran penting dalam mengembangkan SIM terintegrasi.Requirement mapping for developing integrated MIS for Javanese Christian churches is the next step after composing the strategic planning. The mapping is aimed to get the profile of churches. The profile comprises human resources, supported infrastructure for IT, applied information technology. Data elicitation technique used was FGD and questionnaire. The online questionnaire had low responses due to the technology gap and unfamiliarity. Paper based questionnaire was sent to reach most of the churches. While the churches completing and sending back the questionnaires, the team decided to start working on the information system for Synod by scheduling a FGD for requirement elicitation. The team learned that the characteristic of the organization played a significant role in developing the integrated MIS.  
KESIAPAN GEREJA-GEREJA ANGGOTA SINODE GKJ DALAM PENERAPAN RENCANA OPERASIONAL SISTEM INFORMASI MANAJEMEN TERPADU Restyandito Restyandito; Budi Susanto; Umi Proboyekti; Gloria Virginia
Share : Journal of Service Learning Vol. 6 No. 2 (2020): AUGUST 2020
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.325 KB) | DOI: 10.9744/share.6.2.71-75

Abstract

Sinode GKJ menyadari bahwa Teknologi Informasi dan Komunikasi harus dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pelayanan di Sinode, Klasis, maupun setiap Gereja-gereja Kristen Jawa. Seperti yang telah tertuang dalam dokumen Rencana Operasional (Renop) penerapan Recana Strategis Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Terpadu (Renstra SIMT) Sinode GKJ, pada periode 2019 telah ditetapkan untuk pembaruan infrastruktur dan web Sinode GKJ. Tim menyadari bahwa sumber daya manusia yang ada saat ini tidak mencukupi untuk melaksanakan Renop yang telah ditetapkan. Oleh sebab itu tahap awal dari penerapan Renstra Pengembangan SIMT adalah memetakan kondisi infrastruktur dan kesiapan gereja-gereja dan klasis di lingkungan Sinode GKJ. Berdasarkan hasil pemetaan tersebut tim dapat melakukan pelatihan dan pembekalan yang diperlukan agar penerapan Renstra Pengembangan SIMT dapat terlaksana dengan baik.  Hasil awal yang diperoleh dari 49 sampel gereja menunjukkan bahwa ukuran jemaat mempengaruhi kesiapan gereja. Juga ditemukan bahwa aksesibilitas ke teknologi informasi (seperti ketersediaan komputer dan internet) tidak mencerminkan kesiapan gereja karena yang diperlukan dalam memanfaatkan teknologi informasi adalah perubahan paradigma dalam perilaku organisasi dan kesiapan sumber daya manusia yang ada
IMPLEMENTASI ALGORITMA SIMUIATED ANNEALING DALAM PENYELESAIAN MASALAH PENJADWALAN PRODUKSI JENIS FLOWSHOP Aditya Ratnasari; Gloria Virginia; Joko Purwadi
Jurnal Informatika Vol 3, No 2 (2007): Jurnal Informatika
Publisher : Universitas Kristen Duta Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6540.448 KB) | DOI: 10.21460/inf.2007.32.53

Abstract

Penjadwalan produksi merupakan komponen yang sangat penting dalamsebuah proses produksi. Masalah penjadwalan yang sering ditemui dalam lantaiproduksi adalah masalah penjadwalan/orushop dan penj adwalan;lb b shop.Sistem yang dibuat adalah tentang masalah penjadwalan flowshop dengantujuan untukmencarijadwal.Tbbyang mempunyai nilai makespandantotalflou timeyang minimal menggunakan algoritma Sfmulated Annealing. Masukan berupajumlah mesin, jumlah-7bb, dan waktu proses setiapTbb pada masing-masing mesin.Proses yang dilakukan adalah mencari jadwal awal dengan algoritma SPT (ShorfesfProcessing Time),kemudian menghitung nilaimakespcn dan totalflou fime, setelahitu pencarian jadwal yang paling optimal dengan menggunakan algoritma SimulatedAnnealing.Implementasi program dilakukan pada perusahaan UD. Wrjaya KusumaBrass.Hasil penj adwalan dengan menggunakan algoritma Si mulated Annealing lelahdiujicoba di perusahaan UD. Wrjaya Kusuma Brass dan dibandingkan dengan hasilpenjadwalan sebelum menggunakan SimulatedAnnealing pada perusahaan tersebut,dengan hasil lebih bagus menggunakan Simulsted Annealing. Jadi, algoritmaSimulated Annealing terbukti dapat digunakan untuk menyelesaikan masalahpenjadwalan produksi jenis/orlshop dengan tujuan minimasi makespan dan totalflowtime.
CLUSTER-BASED RETRIEVAL USING LANGUAGE MODELING APPROACH: AN EXPLANATION Gloria Virginia
Jurnal Informatika Vol 3, No 2 (2007): Jurnal Informatika
Publisher : Universitas Kristen Duta Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3696.971 KB) | DOI: 10.21460/inf.2007.32.49

Abstract

Nowadays, one of the demands for computer system is capability to process textmd natural language automatically. Consequently, the development of algolithms that€nabl€ computers to do such task has been one of the great challenges. Hence, anymbstantial progress in this domain will have a strong impact on numeious applicationir.nging from information retrieval, information filtering, and intelligent agentiJo speechrcmgnition, machine translation, and human-machine interaction [ro].Information retrieval is a task to retrieve relevant documents in response to aqurr-s b1'measuring similarity between documents in repositories and the query. Inryaen-t !'ears, the meaning of the term 'similar' between documents and query has beender oped. At first, a document is judged similar with the query merely bised on lexicalnnrtching sf the word between documents and query. Now, the term 'similar' is expandedb 6e meening of the query. It means that the query is not necessarily expressed in the dment, to come up with thejudgment that a document is similar with the query.Tn_ this paper I'm going to explain how it can be done, that the query is notttrPt"ssarib e>rpressed in the document, in text retrieval. But before it, I'll briefly describe re methods I used here. I'll close this paperby summarizing the explanation.
IMPLEMENTASI SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSIS PENYAKIT DENGAN GEJALA DEMAM MENGGUNAKAN METODE CERTAINTY FACTOR Daniel Daniel; Gloria Virginia
Jurnal Informatika Vol 6, No 1 (2010): Jurnal Informatika
Publisher : Universitas Kristen Duta Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.111 KB) | DOI: 10.21460/inf.2010.61.82

Abstract

Sistem pakar untuk diagnosis penyakit dibangun dengan menerapkan metode certainty factor.  Sistem tersebut memberikan hasil berupa kemungkinan penyakit yang dialami, prosentase keyakinan, serta solusi pengobatan berdasarkan fakta-fakta dan nilai keyakinan yang diberikan oleh pengguna dalam menjawab pertanyaan selama sesi konsultasi ketika menggunakan sistem ini.  Implementasi sistem ini digunakan untuk mengevaluasi proses akuisisi pengetahuan dalam membangun basis pengetahuan.
IMPLEMENTASI ALGORITMA DIJSKTRA UNTUK PERINGKASAN OTOMATIS ARTIKEL ILMIAH BERBAHASA INGGRIS Yanuar Budi Prasetyo; Gloria Virginia; Antonius Rachmat Chrismanto
Jurnal Informatika Vol 11, No 1 (2015): Jurnal Teknologi Komputer dan Informatika
Publisher : Universitas Kristen Duta Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5193.383 KB) | DOI: 10.21460/inf.2015.111.429

Abstract

This research implemented Dijkstra algorithm to summarize text documents. To run Dijkstra algorithm, we represented sentence as a vertex and the similarity between sentences as an edge, where the result of the summarization process was the shortest path of Dijkstra calculation. The summarization processes were conducted by utilizing WordNet database and without WordNet database. Our experiment showed that without WordNet the result was better than using WordNet. Using WordNet, the system could obtain 80% relevant sentences. While without WordNet, the system could obtain about 90% of relevant sentences.
PERBANDINGAN ALGORITMA GENETIKA DENGAN ALGORITMA GENERATE AND TEST PADA PERENCANAAN TATALETAK FASILITAS RUMAH SAKIT UMUM Ivana Eka Santhi Helvin; Gloria Virginia; Joko Purwadi
Jurnal Informatika Vol 3, No 1 (2007): Jurnal Informatika
Publisher : Universitas Kristen Duta Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7585.806 KB) | DOI: 10.21460/inf.2007.31.46

Abstract

Sebuah rumah sakit dapat memberikan pelayanan yang baik jika didukung salahsatunya oleh penempatan fasilitas yang tepat. Masalahnya, menentukan penempatan sebuahfasiliias itu tidak mudah. Perancang bangunan rumah sakit sering mengalami kesulitan dalammenentukan tempat untuk sebuah fasilitas, sehingga diperlukan konsultan yang ahli di bidangtata letak fasilitai rumah sakit. Dua algoritma pencarian, yaitu alg otitma Generate and kst danalgoritma Genetika diimplementasikan dengan tujuan mendapatkan algoritma yang terbaikun-tuk menyelesaikan permasalahan tata letak fasilitas. Parameter yang digunakan,untukmengevaluisi kedua algoritma adalah lama proses, hasil proses, dan jumlah iterasi pada saatbiayi minimum ditemukan. Hasil kinerja kedua algoritma ditampilkan dalam bentuk rekapiteiasi, waktu proses, biaya minimum, dan banyak iterasi pada s aatbiayamitrimum ditemukan,setelah melakukan beberapa kali percobaan. Aplikasi ini diharapkan dapat membantu parapemakai untuk menganalisa kinerja dari algoritm a Generate and kst dan algoritma Genetika,dan juga membantu para perancang bangun rumah sakit untuk menilai sebuah penempatanfasilitas.
ALGORITMA STEEPEST ASCENT HILL CLIMBING UNTUK MENYELESAIKAN MASALAH PENUGASAN Daisy Ika Christiana; Gloria Virginia; Joko Purwadi
Jurnal Informatika Vol 4, No 1 (2008): Jurnal Informatika
Publisher : Universitas Kristen Duta Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21460/inf.2008.41.40

Abstract

Penugasan adalah penetapan tugas pada tiap pekefia dan tugasnyaagil mendapat hasilyang paling baik, yaitu dengan hasil akhir maksimal dan waktu yang minimal. Masalahpenugasan memiliki syarat satu pekerja hanya mengerjakan satu tugas dan sebaliknya satutugas hanya dikerjakan oleh satu pekerja. Penugasan adalah bagian dari bidang ilmu RisetOperasi (Operation Research ), yang biasa digunakan untuk mencari hasil maksimal atauminimal. Sistem yang akan dibuat ini didukung oleh dua bidang ilmu, yaitu riset operasi dankecerdasan buatan.Dalam bidang ilmu kecerdasan buatan terdapat algoritma yang bisadigunakan untuk memecahkan masalah maksimalisasi yaitu Algoritma Sfeepesf Ascent HillClimbing.Sistem yang dibuat digunakan untukn mencari hasil akhir yang maksimal dari kapasitassuatu produksi. Masukkan berupa jumlah mesin, jumlah pekerja, dan jumlah produksi (matrikkapsitas), prosesnya dilakukan dengan mengkombinasikan hasil perhitungan matrik kapasitasmenggunakan teori penugasan, dan mencari hasil terbaik dengan algoritma Steepest AscentHill Climbing. Hasil perhitungan ditampilkan dalam bentuk rekap iterasi, perhitungan waktuproses, dan komposisi pekerja dan tugasnya. Hasil perhitungan penugasan menggunakanAlgoritma Steepest Ascent Hill Climbing telah diujicoba dengan perhitungan secara sistem danmanual, dan mendapatkan hasil akhir yang sama, jadi bisa dikatakan sistem cukup akurat.
The Application of Agglomerative Clustering in Customer Credit Receipt of Fashion and Shoe Retail Michael Abadi Santoso; Budi Susanto; Gloria Virginia
International Journal of Industrial Research and Applied Engineering Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.593 KB) | DOI: 10.9744/jirae.3.1.37-44

Abstract

Agglomerative Clustering is one of data mining methods to get a cluster in form of trees. In order to achieve these objectives, we used two agglomerative methods such as Single Linkage and Complete Linkage. Searching for nearest items to be clustered into one cluster also needs a similarity distance to be measured. We used Euclidean Distance and Cosine Similarity for measuring similarity distance between two points. The factors that promote high levels of accuracy depend on the pre-proceeding stage for clustering process and also affect the results obtained. Therefore, we conducted research through several stages: pre-processing such as ETL, normalization, and pivoting. The ETL process consisted of removing outliers using IQR method, data-cleaning and data-filtering processes. For normalization, we used Min-Max and Altman Z-Score methods to get the best normal value. The results of this research demonstrate that the highest accuracy occurs when using the Complete Linkage with Min-Max and the Euclidean method with the average purity of 0.4. The significant difference is observed when using the Z-Score and Cosine Similarity methods; the average purity is around 0.11. Besides, we found that the system also could not predict the customers’ preferences in buying goods for the next period. Another result in the research is that transactional data in a company are not good enough to be clusterized.