Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

plikasi Penanganan Keluhan Kamar Indekos Untuk Analisis Efisiensi Waktu Pada Implementasi Website Zikra Ismunandar, Az; Rais Bahtiar, Arief; Candra Febrianto, Dany
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas pengembangan aplikasipenanganan keluhan kamar indekos untuk analisis efisiensiwaktu pada implementasi website menggunakan metode RapidApplication Development (RAD). Penelitian dilaksanakan padaIndekos Pesona yang berlokasi di Jl. H. Yasin Gg. 7 No. 367,Sukajadi, Pasteur, Bandung, Jawa Barat. Masalah yangdiangkat adalah waktu penanganan keluhan penghuni yangmasih memerlukan proses panjang dan berisiko perulangansehingga menyebabkan keterlambatan dan ketidakjelasanstatus penanganan. Berdasarkan observasi, salah satu keluhantoilet mampet memerlukan waktu proses hampir 30 menitmulai dari pengajuan hingga konfirmasi penyelesaian.Penelitian ini bertujuan mengembangkan danmengimplementasikan aplikasi untuk mengukur pengaruhnyaterhadap efisiensi waktu pada proses penanganan keluhankamar indekos. Website dipilih sebagai platform karena dapatdiakses secara fleksibel melalui perangkat laptop maupunponsel, sehingga mendukung transparansi bagi penghuni,pemilik, dan pengurus dalam memantau status keluhan.Metode RAD dipilih karena modular dan memudahkanpengembangan cepat sesuai kebutuhan pengguna. Pengujiandilakukan menggunakan metode black box, System UsabilityScale (SUS), dan pengukuran efisiensi waktu untukmengevaluasi fungsi, kegunaan, serta percepatan prosespenanganan keluhan. Hasil pengujian menunjukkan tingkatkeberhasilan fungsionalitas sistem sebesar 100%, skor SUSrata-rata 77,5 dengan usability baik, serta peningkatan efisiensiwaktu sebesar 64,51% setelah implementasi sistem.Kata kunci— efisiensi waktu, indekos, keluhan, RAD,website
Rancang Bangun Aplikasi Wisata Banyumas Berbasis Augmented Reality Menggunakan Metode Game Development Life Cycle (GDLC) Arya Amirul Jawad, Bagas; Rais Bahtiar, Arief; Candra Febrianto, Dany
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyumas merupakan salah satu kabupaten di Provinsi JawaTengah yang memiliki beragam destinasi wisata menarik. Namun,pemahaman pariwisata di wilayah ini masih kurang optimal,sehingga banyak tempat wisata yang belum dikenal luas olehmasyarakat. Penelitian ini dilakukan melalui kerja sama denganDinas Pariwisata Banyumas, mengingat perizinan dan data yangdibutuhkan hanya dapat diperoleh melalui kolaborasi tersebut.Dinas Pariwisata menyetujui kerja sama dengan syarat aplikasiyang dikembangkan harus bersifat interaktif dan berfungsisebagai media informasi, mengingat belum adanya platformserupa untuk mempromosikan destinasi wisata di Banyumas.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman danpenyebaran informasi pariwisata di Banyumas melaluipengembangan aplikasi dengan pendekatan gamifikasi. Hal inimenjadikan penyampaian informasi lebih interaktif dan menarik.Metode pengembangan yang digunakan adalah GameDevelopment Life Cycle (GDLC), yang terdiri dari enam tahap:initiation, pre-production, production, testing, beta test, dan rilis.Hasil penelitian adalah aplikasi telah berhasil dikembangkan dandiimplementasikan. Hasil uji kegunaan menunjukkan responspositif, melebihi standar minimum yang ditetapkan danmenegaskan bahwa aplikasi sangat berguna.Kata kunci: Pariwisata, Informasi, Banyumas, Gamifikasi,GDLC
SUSTAINABLE DIGITAL BUSINESS EXPANSION PADA INDUSTRI KREATIF BATIK BANYUMAS MELALUI SISTEM INFORMASI BERBASIS WEBSITE Alon Jala Tirta Segara; Arief Rais Bahtiar; Yosita Dwiani Suryaningtiyas; Hindun Afni Al Haya; Rafli Dhafin Kamil
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.39044

Abstract

Industri batik di Banyumas memiliki potensi besar sebagai warisan budaya sekaligus sumber daya ekonomi masyarakat lokal. Batik Banyumas Kreatif menjadi salah satu pelaku utama dalam industri ini, namun menghadapi tantangan signifikan dalam pengelolaan administrasi usaha yang belum efisien dan proses produksi manual yang membatasi kapasitas dan kualitas produk. Pengembangan sistem informasi berbasis website dipilih sebagai solusi untuk meningkatkan efisiensi operasional, transparansi data, dan kapasitas produksi. Metode yang digunakan dalam program ini meliputi pelatihan pembuatan sistem informasi, pendampingan implementasi teknologi, serta pelatihan optimalisasi proses pencantingan sebagai langkah strategis meningkatkan inovasi dan kualitas produksi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan sistem informasi mampu mempersingkat proses administrasi, mengurangi kesalahan data, dan meningkatkan produktivitas usaha. Selain itu, pelatihan inovasi pencantingan membantu memperluas variasi desain, meningkatkan efisiensi waktu produksi, dan memenuhi permintaan pasar domestik maupun internasional. Hasil ini menegaskan pentingnya digitalisasi dalam mendukung pengembangan industri kreatif batik untuk mempertahankan warisan budaya sekaligus memenuhi tuntutan pasar global yang semakin kompetitif.
TRANSFORMASI PARTISIPASI PEREMPUAN MELALUI LITERASI DIGITAL: IMPLEMENTASI PROGRAM SEGERPUAN DI DESA AMPELSARI Arief Rais Bahtiar; Alfin Hikmaturokhman; Novanda Alim Setya Nugraha; Moh Lutfi Fadilah; Novri Anto; Rima Dias Ramadhani
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.39933

Abstract

Latar belakang dari Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi perempuan dalam mendukung Desa Ampelsari sebagai Desa Anti Korupsi melalui penguatan sumber daya manusia (SDM) perempuan. Berdasarkan kondisi di lapangan, partisipasi perempuan di Desa Ampelsari masih sangat rendah, hanya sekitar 30%, dan keterlibatan mereka dalam pembangunan desa cenderung hanya bersifat formalitas. Oleh karena itu, program Sekolah Penggerak Perempuan (Segerpuan) dibentuk untuk memberikan pelatihan literasi sosial dan teknologi kepada perempuan di Desa Ampelsari. Tujuan utama program ini adalah untuk memberdayakan perempuan melalui penggunaan teknologi digital, termasuk pengembangan aplikasi Segerpuan untuk mendokumentasikan kegiatan mereka secara digital, serta optimalisasi penggunaan media sosial dalam mendukung Desa Anti Korupsi. Metode yang digunakan dalam program ini meliputi sosialisasi kepada masyarakat, pelatihan literasi digital, pengembangan aplikasi, dan pendampingan pelaksanaan program. Pelatihan ini difokuskan pada literasi teknologi agar perempuan mampu mengoperasikan aplikasi Segerpuan dan media sosial untuk mendukung transparansi dan keterlibatan mereka dalam pembangunan desa. Hasil dari program ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam partisipasi perempuan, dengan 81,3% dari anggota komunitas Wani Lemper aktif menggunakan aplikasi Segerpuan untuk mendokumentasikan kegiatan mereka. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pemberdayaan perempuan melalui teknologi digital dapat meningkatkan partisipasi aktif mereka dalam pembangunan desa, dan memperkuat peran mereka dalam mendukung Desa Anti Korupsi. Rekomendasi diberikan untuk terus mengembangkan literasi digital perempuan dan memastikan keberlanjutan program melalui dukungan pemerintah desa dan masyarakat.
Implementasi Platform Si Cantik Bangsa di Kabupaten Kebumen dalam Pembangunan Desa Arief Rais Bahtiar; Rima Dias Ramadhani; Alfin Hikmaturokhman; Novanda Alim Setya Nugraha; Pradana Ananda Raharja; Novri Anto; Bunga Laelatul Muna; Rehan Nur Setiawan; Moh Lutfi Fadilah; Satya Helfi Agustianto; Yasinta Swasti Mahargyani; Adhi Purwono
Warta LPM WARTA LPM, Vol. 27, No. 2, Juli 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/warta.v27i2.4815

Abstract

Si Cantik Bangsa is a platform that aims to record participation and equality in village development. Through this community service, the focus is emphasized on understanding the problems of women's empowerment in development in three villages, namely Logede Village, Ampelsari Village, and Kaliputih Village in Kebumen Regency. In this context, the main concern is overcoming the significant decline in the Gender Empowerment Index which is a serious challenge faced by the Community and Village Empowerment Service (PMD). In an effort to overcome this problem, the PMD Department introduced an innovative program known as Planning Literacy Women (WANI LEmPER) which is in line with the Sustainable Development goals (SDGs) related to gender equality and women's empowerment. However, even though the WANI LEmPER program has been implemented, there are still obstacles that arise due to cultural resistance and rejection from various parties. Therefore, this service offers a solution through the implementation of Si Cantik Bangsa, an information technology-based platform that aims to document the activities of LEmPER WANI cadres and monitor women's participation. The service results show that indicators of success have been achieved, where 65% of respondents understand the benefits and features of Si Cantik Bangsa, while 25% still do not understand them. Thus, the use of this platform is considered a strategic step in increasing women's empowerment in village development planning to achieve SDGs and Gender Empowerment goals.