Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

ANALISIS KUALITAS PELAYANAN KAPAL PENUMPANG YANG MASUK PELABUHAN WAUPNOR KABUPATEN BIAK NUMFOR Ongirwalu, Yohana Jeltty; Sembor, Thelly Sula Hendrina; Musfira, Musfira; Kogoya, Otius; Nurmaningtyas, Anggia Riani
Jurnal PORTAL SIPIL Vol 14 No 1 (2025): PORTAL SIPIL
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jps.v14i1.1526

Abstract

Kapal merupakan salah satu transportasi laut yang banyak digunakan warga Kabupaten Biak Numfor mengingat karakteristik wilayahnya yang berupa kepulauan. Untuk mempertahankan minat warga dalam menggunakan transportasi laut, perlu juga diperhatikan tingkat pelayanan publik yang diberikan, baik menyangkut prasarana maupun sarananya, seperti kapal penumpang misalkan. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau kualitas pelayanan kapal penumpang yang masuk di Pelabuhan Waupnor, Kabupaten Biak Numfor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatitf serta menggunakan metode deskriptif dalam analisisnya. Ada empat kapal penumpang yang berlabuh di Pelabuhan Waupnor yang diobservasi, yaitu: KM Ciremai, KM Sinabung, KM Sabuk Nusantara 58 dan KM Sabuk Nusantara 94. Sejumlah penumpang dari keempat kapal tersebut dijadikan sebagai responden dengan pengambilan sampel menggunakan metode slovin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat layanan keempat kapal penumpang yang masuk di Pelabuhan Waupnor berada pada kategori baik menurut para penumpang masing-masing kapal. Dari kelima faktor yang dinilai, keempat kapal penumpang mendapat penilaian terendah pada faktor Tanggapan (Responsiveness) sehingga setiap pengelola kapal penumpang diharapkan lebih meningkatkan layanannya pada aspek tersebut. Pelayanan yang diberikan oleh Kapal Perintis mendapat penilaian lebih baik dari Kapal Pelni yang menunjukkan bahwa walaupun berada pada kategori perintis akan tetapi layanan kapalnya sudah memadai.
REKONSTRUKSI KARIWARI SETELAH TSUNAMI 2011: PELESTARIAN ARSITEKTUR VERNAKULAR PAPUA DI TELUK YOUTEFA JAYAPURA Salipu, Muhammad Amir; Nurmaningtyas, Anggia Riani; Utomo, Sugito; Amir, Auryn Lusda
Jurnal MEDIAN Arsitektur dan Planologi Vol 15 No 01 (2025): Jurnal Median
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jmap.v15i01.1549

Abstract

Bencana tsunami besar yang melanda pesisir timur Jepang pada tanggal 11 Maret 2011 berdampak hingga ke wilayah pantai utara Papua, termasuk Teluk Youtefa, Kota Jayapura. Gelombang tsunami ini merusak banyak infrastruktur penting, seperti jalan jerambah dan bangunan adat Kariwari di Kampung Enggros, kawasan Teluk Youtefa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi dampak tsunami Jepang tahun 2011, yang dianggap sebagai penyebab utama kerusakan struktur Kariwari di Teluk Youtefa, mempelajari kearifan lokal suku Enggros tentang standar spasial tradisional untuk penempatan Kariwari. dan menyarankan teknik rekonstruksi untuk struktur Kariwari yang tahan terhadap gelombang laut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan data diperoleh lewat observasi lapangan. Dampak gelombang tsunami terhadap kegagalan struktural Kariwari dinilai, bersama dengan pengetahuan tradisional masyarakat Enggros tentang tempat konstruksi yang aman. Penelitian ini menghasilkan tiga temuan penting, yaitu: resonansi tsunami meningkatkan ketinggian gelombang laut di Teluk Youtefa yang menghancurkan Kariwari; lokasi revitalisasi Kariwari yang dibangun pada tahun 2010 melanggar aturan spasial konvensional karena berada di paling luar jalur jerambah yang membuatnya rentan terhadap gelombang langsung; dan rekonstruksi yang disarankan adalah bangunan Kariwari ditempatkan kembali di tengah jalur jerambah, seperti yang dilakukan secara konvensional, dengan perkuatan pada tiang pondasi bangunan.
PERENCANAAN KANTOR DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN JAYAPURA DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR REGIONALISME Utomo, Sugito; Nurmaningtyas, Anggia Riani; Wally, Zet
DINAMIS Vol 22 No 1.Juli (2025): Dinamis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jd.v22i1.Juli.1539

Abstract

Karakter budaya suatu daerah perlu dilestarikan sebagai upaya menjaga eksistensinya di tengah gempuran modernitas dan perkembangan jaman yang sangat cepat berubah. Dan efisien. Perencaanaan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Jayapura diharapkan dapat memberikan karakter dan identitas yang kuat dan menjadi cerminan budaya setempat, sekaligus menimbulkan wibawa dan representasi dari lembaga tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan karakter desain yang berasaskan Arsitektur Regionalisme yang sesuai dengan lingkungan sekitarnya dengan karakter modern tanpa meninggalkan unsur lokal,. Metode yang dilakukan dalam pendekatannya dengan melakukan Studi interprestasi kondisi,konteks lokal, dan integrasinya, inovasi teknologi, pendekatan desain dan aplikasinya. Secara Spesifik perancangan bangunan ini perlu memperhatikan budaya, iklim tropis yang diwujudkan dalam respon bangunan terhadap bentuk bangunan, material, susunan ruang dan lain-lain .Aplikasi desain diaplikasi pada bentuk, pola ruang, bentuk atap, fasad dan struktur.
An Ethnographic Study of Preservation Strategies of the Kun Traditional House in Sarmi, Papua Anggia Riani Nurmaningtyas; Yudha Yapsenang; Muh Jundullah D Ulhaq; Sugito Utomo
Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial Budaya Vol 27 No 2 (2025): December
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jantro.v27.n2.p208-216.2025

Abstract

This study presents an ethnographic exploration of the Kun House, the traditional dwelling of the Armati community in Sarmi Regency, Papua. The Kun Households have profound symbolic and spiritual significance, reflecting social relations and human–environment interactions within traditional settlements. However, modernization, through changes in livelihoods, the introduction of new materials, and the expansion of infrastructure, has transformed settlement patterns and diminished the socio-spatial role of the Kun House. Fieldwork conducted in Binyer Village, East Sarmi District, employed a qualitative approach grounded in architectural anthropology, combining interviews with community leaders, participant observation, spatial documentation, and archival analysis. The findings reveal community-based and policy-supported strategies for safeguarding the Kun House as part of sustainable settlement planning. This study highlights the importance of integrating cultural heritage values into contemporary development to preserve the Armati community’s identity amid socio-economic transitions.