Articles
Perancangan Sistem Informasi Geografis Potensi Desa Lompulle Berbasis Web
Andi Zulkifli Nusri;
Moh. Ali Wardana;
Andi Rahmayuliani
Jurnal Ilmiah Sistem Informasi dan Teknik Informatika (JISTI) Vol 5 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Sistem Informasi dan Teknik Informatika (JISTI)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Lamappapoleonro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (562.815 KB)
|
DOI: 10.57093/jisti.v5i2.134
Desa Lompulle merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Ganra Kabupaten Soppeng Provinsi Sulawesi Selatan yang memiliki potensi desa yang cukup tinggi dengan potensi sumber daya alam mencakup persawahan, sungai, dan perkebunan, serta terdapat badan usaha yang membantu meningkatkan perekonomian masyarakat yaitu Badan Usaha Milik Desa, Pengelolaan data potensi desa pada desa Lompulle masih bersifat statis, belum berbasis database sehingga pengolahan data kurang terpusat, dan data tersebar dalam beberapa dokumen yang terpisah. Data potensi desa dan fasilitas umum pada desa belum memiliki koordinat geografis sehingga mengakibatkan kesulitan untuk mengetahui lokasi secara pasti yang mengakibatkan pemantauan pembangunan untuk pemberdayaan desa menjadi tidak maksimal serta informasi yang diperoleh masyarakat mengenai potensi desa masih belum terpetakan dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang dan membangun sistem informasi geografis potensi desa Lompulle berbasis web. Metode pengembangan aplikasi sistem ini meliputi analisis, perancangan sistem, implementasi dan pengujian. Perangkat lunak yang digunakan dalam membangun aplikasi ini adalah PHP (Pheriperal Hypertext Preprocessor) sebagai bahasa pemprograman, My Structure Query Language (MySQL) sebagai database server, Visual Studio Code sebagai penunjang. Sistem Informasi Geografis ini dapat digunakan untuk memudahkan masyarakat atau wistawan dalam memperoleh informasi mengenai potensi dan sarana prasarana yang ada di desa Lompulle. Hasil dari pengujian sistem menunjukkan bahwa sistem layak untuk digunakan
Jaringan Virtual Private Network (Vpn) Berbasis Mikrotik Pada Kantor Kecamatan Marioriawa Kabupaten Soppeng
Mohammad Ali Wardana;
Andi Zulkifli Nusri;
Juliandika Juliandika
Jurnal Ilmiah Sistem Informasi dan Teknik Informatika (JISTI) Vol 5 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Sistem Informasi dan Teknik Informatika (JISTI)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Lamappapoleonro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (512.622 KB)
|
DOI: 10.57093/jisti.v5i2.135
Adapun tujuan dari penelitian tentang Perancangan Jaringan Virtual Private Network (VPN) Berbasis Mikrotik pada Kantor Kecamatan Marioriawa adalah untuk merancang dan mengimplementasikan jaringan Virtual Private Network (VPN) berbasis Mikrotik pada Kantor Kecamatan Marioriawa yang belum memiliki suatu sistem jaringan internet yang private, aman dan bebas dari gangguan peretasan, karena Database didalam Server Kantor Kecamatan Marioriawa sangat penting karena berisi Data Induk Kependudukan dari seluruh warga Kecamatan Marioriawa yang tidak boleh diakses oleh yang tidak berwenang. Adapun alat yang digunakan yaitu Mikrotik Router, Kabel UTP (Straight), Socket RJ45 dan Sistem Aplikasi Winbox.exe. Serta menggunakan metode berbasis PPTP (Point to Point Tunnel Protocol). PPTP (Point to Point Tunnel Protocol) merupakan salah satu jenis Virtual Private Network (VPN) yang paling sederhana dan fleksibel untuk dikonfigurasi. Mayoritas sistem operasi sudah mendapat dukungan sebagai PPTP Client pada komputer. Dalam pengaplikasian Metode PPTP (Point to Point Tunnel Protocol) kedalam aplikasi Winbox.exe Mikrotik Router termasuk rumit karena konfigurasi dasar dalam Mikrotik Router jauh berbeda dengan Router lain. Namun hasil penerapannya sangat aman dan mudah bagi penggunanya. Pada pengujianawal serta akhir jaringan, ditemukan perbedaan waktu pengiriman data bahwa selesainya menerapkan VPN (Virtual Private Network) Point to Point Tunnel Protocol (PPTP), analisa tersebut bahwa data yang dikirim sudah terenkripsi. Untuk itu penulis membuat skripsi mengenai jaringan Virtual Private Network (VPN) berbasis Mikrotik pada Kantor Kecamatan Marioriawa yang saat ini belum menerapkan sistem tersebut
Pelatihan Penggunaan Teknologi Internet Of Things Pada Lembaga Pelatihan Dan Kursus Aqilah Tekno Edukasi
Andi Zulkifli Nusri;
Ismail
Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Lamappaoleonro Vol 1 No 1 (2022): Abdimas Unipol : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Lamappapoleonro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (279.786 KB)
Dalam pelatihan ini, peserta akan diajarkan dan didampingi untuk mengenal apa itu Internet Of Things dan komponen – komponen apa yang digunakan pada Internet Of Things, kemudian memperlihatkan langsung juga jenis – jenis dari mikrokontroler. Peserta pelatihan merupakan siswa magang di Lembaga Pelatihan dan kursus Aqilah Tekno Edukasi Kabupaten Soppeng. Kurangnya pengetahuan tentang Internet Of Things yang didapatkan oleh siswa magang serta bagaimana penerapan Internet Of Things membuat pimpinan lembaga untuk mengadakan pelatihan pengenalan Internet Of Things kepada siswa magang. Tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk memberikan pelatihan pengenalan Internet Of Things kepada peserta mulai dari pengenalan apa itu internet of things, komponen – komponen apa yang di gunakan pada internet of things dan memperlihatkan langsung juga jenis-jenis mikrokontroler dan jenis – jenis sensor dan mencoba mempraktekkan simulasi menyalakan lampu dengan menggunakan jaringan Wifi. Melalui kegiatan pelatihan ini, peserta mampu memahami konsep dari Internet Of Things dan mempraktekkan penerapan Internet Of Things di kehidupan sehari - hari. Proses kegiatan dimulai dengan registerasi peserta Kemudian pada saat awal pelatihan para peserta diberikan penjelasan teori tentang pengenalan Internet Of Things untuk mengetahui seberapa jauh peserta pelatihan menguasai apa itu Internet Of Things. Kemudian memperlihatkan langsung beberapa jenis mikrokontroler yang dapat di gunakan untuk penerapan IoT dan juga memperkenalkan jenis – jenis sensor yang dapat di gunakan untuk di terapkan di IoT. Pada akhir pelatihan, peserta diberikan tugas untuk mengukur tingkat keberhasilan pelatihan. Dari peserta dengan jumlah 22 peserta, semuanya dapat mengikuti pelatihan dari awal sampai akhir dan semuanya sudah bisa menerapkan IoT dengan mempraktekkan merancang dan membuat rangkaian untuk menyalakan lampu dengan menggunakan Wifi. Pada kegiatan ini dapat disimpulkan semua peserta antusias mengikuti pelatihan sampai selesai dan peserta juga mengusulkan agar kegiatan seperti ini bisa berkelanjutan. Hal ini dilihat dari hasil tes evaluasi yang dilaksanakan dengan metode praktek langsung
Pelatihan Jaringan Komputer Pada Lembaga Pelatihan Dan Kursus Aqilah Tekno Edukasi
Ismail Ismail;
Andi Zulkifli Nusri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Lamappaoleonro Vol 1 No 1 (2022): Abdimas Unipol : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Lamappapoleonro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (147.967 KB)
Dalam pelatihan ini, peserta akan diajarkan dan didampingi untuk mempelajari simulasi jaringan komputer, kemudian memraktekkannya langsung. Peserta pelatihan merupakan siswa magang di Lembaga Pelatihan dan kursus Aqilah Tekno Edukasi Kabupaten Soppeng. Kurangnya pengetahuan tentang jaringan komputer yang didapatkan oleh siswa magang serta masih sulitnya mengkonfigurasi jaringan dasar di lembaga Pelatihan dan kursus Aqilah Tekno Edukasi membuat pimpinan lembaga untuk mengadakan pelatihan jaringan komputer kepada siswa magang. Tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk memberikan pelatihan jaringan computer dasar kepada peserta mulai dari pengenalan jaringan komputer, praktek pembuatan kabel jaringan sampai konfigurasi dan koneksi jaringan komputer LAN. Melalui kegiatan pelatihan ini, peserta mampu membuat kabel jaringan dan konfigurasi jaringan LAN. Proses kegiatan dimulai dengan registerasi peserta Kemudian pada saat awal pelatihan para peserta diberikan penjelasan teori tentang pengenalan jaringan komputer untuk mengetahui seberapa jauh peserta pelatihan menguasai konsep dasar Jaringan Komputer. Selanjutnya pemateri memberikan modul pelatihan yang sesuai, kemudian mempraktekkan simulasi jaringan. Pada akhir pelatihan, peserta diberikan tugas untuk mengukur tingkat keberhasilan pelatihan. Dari peserta dengan jumlah 22 peserta, semuanya dapat mengikuti pelatihan dari awal sampai akhir dan semuanya sudah bisa membuat kabel jaringan dan membuat jaringan LAN. Pada kegiatan ini dapat disimpulkan semua peserta antusias mengikuti pelatihan sampai selesai dan peserta juga mengusulkan agar kegiatan seperti ini bisa berkelanjutan. Hal ini dilihat dari hasil tes evaluasi yang dilaksanakan dengan metode praktek langsung
Sistem Informasi Geografis (SIG) Sebaran Pondok Pesantren Di Kabupaten Soppeng Berbasis Web
Andi Zulkifli Nusri;
Moh. Ali Wardana;
Asriani Asriani
Jurnal Ilmiah Sistem Informasi dan Teknik Informatika (JISTI) Vol 6 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Sistem Informasi dan Teknik Informatika (JISTI)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Lamappapoleonro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57093/jisti.v6i1.153
Penelitian ini membahas tentang sistem informasi geografis sebaran pondok pesantren di Kabupaten Soppeng berbasis web. Dimana saat ini masyarakat Kabupaten Soppeng hanya mengenal sebagian pondok pesantren saja, padahal kenyataanya masih ada beberapa pondok pesantren lain yang tersebar di berbagai kecamatan di wilayah Kabupaten Soppeng. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis, merancang dan mengimplementasikan sistem informasi geografis sebaran pondok pesantren di Kabupaten Soppeng berbasis web. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode wawancara dan studi pustaka, program ini dibuat menggunakan bahasa pemrograman Php dan database Mysql serta pengujian sistem menggunakan Blackbox. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan saat ini belum ada sistem yang memetakan sebaran pondok pesantren di Kabupaten Soppeng, sebagai solusi dari permasalahan ini maka dirancanglah sistem informasi geografis sebaran pondok pesantren di Kabupaten Soppeng berbasis web setelah itu akan dilakukan pengujian sistem yang mencakup pengujian terhadap cara kerja program dan pengujian fungsional sistem, pengujian ini akan menghasilkan website sistem informasi geografis yang memberikan informasi terkait jumlah pondok pesantren, profil singkat serta pemetaan sebaran pondok pesantren di Kabupaten Soppeng
Implementasi Sistem Informasi Geografis Pemetaan Masyarakat Kurang Mampu
Mukramin;
Andi Zulkifli Nusri
Jurnal Ilmiah Sistem Informasi dan Teknik Informatika (JISTI) Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Sistem Informasi dan Teknik Informatika (JISTI)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Lamappapoleonro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57093/jisti.v6i2.158
The increase in underprivileged communities in the City of Palopo makes it difficult for social services to map out less able-to-be sub-district or in-pour, because there is no system that can display the location of underprivileged communities. Therefore a system is needed that can map the locations of underprivileged communities in the sub-district and the outpouring in Palopo City. Systems designed using UML models such as use case diagrams, sequence diagrams and activity diagrams. This system was created using PHP Fremwork Codeigneter version 3 and google maps to display location data. Data-data storage media uses a MySQL database. Questionnaires are distributed to user or user to find out the feasibility of the system that has been created. The results of the questionnaire have been calculated and measured using a likert scale so that the results obtained are a system that is very feasible to use.
Analisis Keamanan Jaringan Nirkabel Menggunakan Wireless Intrusion Detection System (WIDS)
Andi Irfan;
Andi Zulkifli Nusri;
Zul Rachmat;
Sri Wulandari
Jurnal Ilmiah Sistem Informasi dan Teknik Informatika (JISTI) Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Sistem Informasi dan Teknik Informatika (JISTI)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Lamappapoleonro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57093/jisti.v7i1.195
Penelitian ini membahas tentang analisis kualitas jaringan nirkabel pada kantor DPRD Kabupaten Soppeng. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan tools Wireless Intrusion Detection System (WIDS) pada kantor DPRD Kabupaten Soppeng. Penelitian ini menggunakan metode yang mengadaptasi metode System Development Life Cycle (SDLC) mulai dari tahapan perencanaan, analisa, perancangan dan implementasi dengan cara memahami dan menyeleksi keadaan dan proses yang dilakukan pengguna untuk dapat mendukung kebutuhan pengguna, setelah melakukan tahapan perencanaan dan analisa. Adapun metode yang digunakan adalah metode Wireless Intrusion Detection System (WIDS) dengan menggunakan Wireshark sebagai Tools. Hasil penelitian menunjukkan wireshark dapat mendeteksi serangan yang dilakukan penyusup dengan melihat informasi dari hasil capture paket data yang dilakukan, mulai dari IP yang digunakan dan protokol apa yang digunakan. Setelah melakukan serangkaian pengujian dan analisis data, penggunaan metode WIDS dengan Wireshark, dapat mendeteksi serangan yang terjadi didalam sistem jaringan pada kantor DPRD Kabupaten Soppeng
Sistem Smart Trash Pemilah Sampah Organik dan Anorganik Berbasis Internet of Things
Ismail, Ismail;
Nusri, Andi Zulkifli;
Rahman, Syariful
Jurnal Saintekom : Sains, Teknologi, Komputer dan Manajemen Vol 13 No 2 (2023): September 2023
Publisher : STMIK Palangkaraya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33020/saintekom.v13i2.487
Traditional trash bins have an impact on the accumulation of waste and the mixing of organic and inorganic waste so that it can damage the environment. This research aims to make it easier to sort organic and inorganic organic waste with three stages, namely Hardware design, program creation, and tool testing. Arduino microcontroller, Node MCU ESP8266. The ultrasonic sensor reads the presence of object in front of the sensor then servo opens the trash can lid, and the garbage is put in the trash can. The capacitive proximity sensor reads the type of garbage if the garbage is organic the servo will rotate 900 to the left and vice versa if the garbage is inorganic type the servo will rotate 1800 to the right. The smart trash system is equipped with a sensor monitoring the contents of the trash can, if the trash can is full, system sends a message to the officer. The system development method uses the SDLC method and the tool testing method uses the Black Box method. Based on the results of system testing with five trials, the average accuracy value is 96%. The contribution of this research provides new innovations in managing waste automatically.
Produksi Jagung Pipil Berkelanjutan Bagi Masyarakat Kelompok Tani
Nyompa, Sukri;
Rauf, Bakhrani A.;
Sahade, Sahade;
Nusri, Andi Zulkifli;
Sandi, Sandi;
Nasrul, Nasrul
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2024): Edisi November 2024
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/amalilmiah.v6i1.265
Pertanian memainkan peran krusial dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, dengan jagung sebagai komoditas utama kedua setelah padi di Indonesia. Jagung tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga berfungsi sebagai bahan pakan dan industri. Di Provinsi Sulawesi Selatan, yang dikenal sebagai lumbung pangan timur Indonesia, jagung menjadi komoditas unggulan, terutama di Kabupaten Soppeng. Kegiatan pengabdian masyarakat bertujuan untuk meningkatkan produksi jagung melalui penyuluhan dan pelatihan. Program ini melibatkan penyuluhan teori tentang alat pemipil jagung, pelatihan praktis penggunaan alat tersebut, dan strategi pemasaran produk. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan petani mengenai penggunaan dan pemeliharaan alat pemipil, serta teknik pemasaran yang efektif. Penggunaan teknologi pemipilan modern diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, mengurangi kerusakan biji, dan memperbaiki kualitas hasil panen. Pelatihan pemasaran juga memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing produk. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, kesejahteraan petani, dan memberikan kontribusi signifikan terhadap sektor pertanian serta ekonomi lokal.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui integrasi pengelolaan Usaha Tani dan Ternak Zero Waste di Desa Congko
Ismail, Ismail;
Maru, Rosmini;
Asmini, Asmini;
Nusri, Andi Zulkifli;
Ngitung, Rosdiana;
Zain, Satria Gunawan
PENGABDI PENGABDI: VOL. 5, NO.2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/pengabdi.v5i2.67994
Abstrak. Salah satu sumberdaya alam yang paling menonjol di Desa congko adalah lahan pertanian sekitar 300,72 Ha, sementara luas lahan perkebunan yang dikelola kelompok tani bulu mappalasae mencapai 101 hektar yang terdiri dari 21 hektar lahan jagung, 63 hektar lahan coklat/kakao, dan 17 hektar lahan persawahan. Hasil perkebunan kurang memuaskan yaitu untuk kebun coklat hanya mampu menghasilkan 500kg/hektar/tahun. Kendala dari kurangnya produktivitas hasil pertanian salah satu disebabkan karena kurangnya pupuk, jumlah pupuk yang didapatkan petani rata-rata 600kg/hektar, Sementara Pupuk yang diperlukan petani rata-rata 1 ton/hektar atau total 63 ton dari luas lahan 63 hektar. Selain dari kegiatan pertanian ada pula kegiatan peternakan yang dimiliki oleh masyarakat. Dengan adanya usaha ternak, masyarakat dapat menjadikan hal ini sebagai sebuah potensi wilayah. Namun yang menjadi permasalahan pada peternakan adalah limbah/kotoran ternak setiap hari bertambah dan mencemari lingkungan karena tidak dikelola dengan baik, namun apabila limbah/kotoran ternak dapat dikelola dengan baik maka dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat seperti pengelolaan biogas dari kotoran ternak yang menghasilkan gas dan pupuk organik. Adapun solusi dari permasalahan yang ada yaitu Melakukan integrasi antara usaha tani dan ternak untuk pembuatan pupuk organik serta Menerapkan Teknologi pembuatan Biogas dari kotoran ternak. Untuk implementasi solusi maka disusun metode pelaksanaan yaitu melakukan pelatihan dan pendampingan pembuatan pupuk organik dan pengelolaan kotoran ternak menjadi biogas dan pupuk organik menggunakan bidiogester. Dari hasil pengolahan sampah menjadi pupuk organik Terdapat produk pupuk organik yang siap diaplikasi pada lahan pertanian dan menghasilkan pupuk organik sebanyak 800kg/bulan. Dan hasil dari pengelolaan kotoran ternak menghasilkan Biogas sebanyak 540kg/bulan dan pupuk organik sebanyak 1,3 Ton/bulan. Kata Kunci: Biodiogester, Biogas, Integrasi Usaha Tani dan Ternak, Pupuk Organik