Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pelatihan Penerapan Metode Statistika dan Integrasi Google Workspace untuk Visualisasi Data dengan Platform Google Data Studio di SMA Negeri 17 Jakarta Idriwal Mayusda; Elfira Febriani; Dedy Sugiarto; Ratna Mira Yojana
Abdimas Universal Vol. 5 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Balikpapan (LPPM UNIBA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/abdimasuniversal.v5i2.304

Abstract

Teaching and learning activities in schools aim not only to provide knowledge to students but also to open their minds so that they can give meaning to the knowledge they receive. SMA Negeri 17 Jakarta is one of the best public schools in DKI Jakarta province. Improving the quality of education is one of the focuses of SMA Negeri 17, evidenced by the transformation of the digital learning platform after the covid-19 pandemic. Aiming to support the development of Education at SMA Negeri 17, the Industrial Engineering Department of Trisakti University carried out Community Service Activities with the theme Training on the Application of Statistical Methods and Google Workplace Integration in Educational and Teaching Evaluation. PkM activities will be carried out with training on the Google Workspace platform and Google Data Studio, which are accessible statistical data processing applications belonging to the Google platform. This platform can be used by teachers at SMA Negeri 17 for various educational activities, both for the teaching process and for improving school management. The results of the training showed that the teachers' knowledge and skills increased by 96.67% from the previous 14.67%. This activity is expected to increase teachers' knowledge and abilities in using the Google Workspace for Education platform for statistical analysis in the form of data visualization using Google Data Studio tools.
Peran UMKM dalam Penerapan SDGs (Sustainable Development Goals) di Yayasan Bina Umat Kelapa Dua Ratna Mira Yojana; Dadang Surjasa; Yuli Kurnia Ningsih; Dedy Sugiarto; Dadan Umar Daihani
Abdimas Universal Vol. 5 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Balikpapan (LPPM UNIBA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/abdimasuniversal.v5i2.309

Abstract

The Sustainable Development Goals (SDGs) are targets agreed upon by members of the United Nations in 2015. Indonesia is a member of the United Nations committed to making SDGs a priority in National Development. Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) in Indonesia are one of the economic heroes which are the government's priority in national economic development. The government is making various efforts to develop MSMEs because technology and capital support are one of the keys to the success of MSMEs. The Bina Umat Kelapa Dua Foundation (YBUK) Association is a collection of several MSMEs in the Kelapa Dua area who want to continue developing MSMEs in their area. However, they experienced several obstacles, including the problem of limited knowledge of technology and business capital. The Master of Industrial Engineering at Trisakati University and the management of the YBUK Association jointly held SDGs socialization activities in Community Service (PKM) activities as the first step in helping MSMEs develop their businesses. The theme taken is socio-economic, business and energy in MSME scale sdgs. The enthusiasm of the PKM participants was quite high, and they hoped that similar activities would be held with wider participants.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PENGELOLA BANK SAMPAH RUMAH HARUM BERBASIS EKONOMI SIRKULAR DENGAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI PENGOLAHAN SAMPAH  PLASTIK TERINTEGRASI Septiani, Winnie; Astri Rinanti; Ratna Mira Yojana; Annisa Dewi Akbari; Yogi Setyawan; Benediktus Prayoga Wijayanto
JUARA: Jurnal Wahana Abdimas Sejahtera Volume 6, Nomor 1, Januari 2025
Publisher : Jurusan Teknik Lingkungan Fakultas Arsitektur Lanskap dan Teknologi Lingkungan, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/yj7qnn56

Abstract

Bank Sampah Induk Rumah Harum Depok is a waste manager that focuses on the zero waste concept. One of the waste management activities that has been carried out so far is recycling plastic bottle waste into shreds. However, the machine currently used has a small capacity and only functions for shredding. This PKM aims to empower the BSI Rumah Harum community through the use of an integrated plastic waste processing machine (TEKNOPLAS) to support the running of a circular economy. The PKM implementation method is in the form of training and mentoring partners and the application of technology through the use of research-based plastic waste processing machines. PKM is carried out together with partners of Bank Sampah Rumah Harum Depok. The training is divided into two, namely machine operation training and machine maintenance training. The use of the TEKNOPLAS machine is carried out through the Co Production system, partners provide raw materials for plastic waste and use TEKNOPLAS in buildings and land owned by Trisakti University located in Nagrak Cibubur. In addition, this PKM produces TEKNOPLAS operation and maintenance modules. The PKM program is expected to support the community empowerment program for plastic waste managers based on a circular economy.
Analisis Keberhasilan Program Pertukaran Mahasiswa Fakultas Teknologi Industri Universitas Trisakti Rina Fitriana; Dian Mardi Safitri; Ratna Mira Yojana; Amal Witonohadi; Lydia Sari; Daisman Aji; Yunia Ningsih
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol. 12 No. 1 (2022): VOLUME 12 NO 1 MARET 2022
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Indusri Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jti.v12i1.13956

Abstract

Intisari— Program pertukaran mahasiswa merupakan bagian dari program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan PendidikanTinggi, yaitu Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Prodi Teknik Industri, Prodi Teknik Elektro, Prodi Teknik Mesin danProdi Teknik Informatika Fakultas Teknologi Industri telah melaksanakan program pertukaran mahasiswa pada semester ganjil2021/2022. Tujuan penelitian adalah untuk mengevaluasi pelaksanaan Pertukaran mahasiswa yang berjalan di Fakultas TeknologiIndustri Universitas Trisakti dan merancang perbaikan untuk pelaksanaan program pertukaran mahasiswa pada semester yang akandatang. Berdasarkan hasil pengolahan data kuesioner dengan metode Importance Performance Analysis (IPA), poin yang penting untuk diperbaiki dalam program pertukaran mahasiswa untuk kuesioner mahasiswa dan dosen adalah pengembangan Student Information System (SIS), pengembangan penggunaan Learning Management System (LMS). Abstract— The Student Exchange Program is part of the government program, namely Independent Learning Independent Campus.Industrial Engineering Department, Electrical Engineering Department, Mechanical Engineering Department and InformaticsEngineering Department, Faculty of Industrial Technology has implemented student exchange programs in the odd semester 2021/2022. The purpose of the research is to evaluate the implementation of student exchanges that is being run at the Faculty of Industrial Technology of Trisakti University and design improvements for the implementation of student exchange programs in the coming semester. Based on the results of processing questionnaire data with important performance analysis (IPA) methods, important points to improve in student exchange programs are student information system (SIS) development, learning management system (LMS) development and socialization.
Penyuluhan Pengelolaan Sampah Anorganik Berkelanjutan Desa Ginanjar, Sukabumi : Pengabdian Sheilla Megagupita Putri Marendra; Ratna Mira Yojana; Florencia Livia Kurniawan; Dorothea Narendra Widiatmaja; Putera Nova Azalia
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.452

Abstract

Salah satu permasalahan lingkungan di sekitar Desa Ginanjar, Kecamatan Ciambar, Sukabumi, Jawa Barat adalah persampahan. Program Pengabdian Masyarakat (PKM) Multidisiplin dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Trisakti bertujuan untuk Meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengurangi produksi sampah anorganik di Desa Ginanjar dan Meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pemilahan sampah anorganik di Desa Ginanjar sehingga memiliki sirkular ekonomi. Fasilitas tempat sampah di Desa Ginanjar kurang memadahi, hasil dari kuesioner mengatakan bahwa 80% responden membuang sampah dengan cara dikubur di tanah terbuka maupun dibakar, 10% responden membuang ke sungai sekitar supaya sampah tersebut hanyut. IPTEKS yang diimplementasikan Tim PKM membuatkan 2 bak sampah kepada Desa Ginanjar. Wadah 1 berisi sampah anorganik kering yang bernilai dan layak dijual. Wadah 2 berisi sampah anorganik residu yang kotor (tidak layak dijual). Kegiatan PKM ini melibatkan masyarakat untuk dapat memilah sampah anorganik skala rumah tangga
Perbaikan Proses Produksi Granule dengan Metode Lean Six-Sigma untuk Mengurangi Pemborosan di PT X Wawan Kurniawan; Zulfahmi Zulfahmi; Ratna Mira Yojana
Factory Jurnal Industri, Manajemen dan Rekayasa Sistem Industri Vol. 4 No. 3 (2026): Edisi April
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/factory.v4i3.1657

Abstract

Penelitian ini dilakukan di PT X yang merupakan perusahaan manufaktur pada industri arang. Permasalahan yang dimiliki perusahaan adalah ketidaktercapaian target produksi dan persentase cacat yang tinggi. Tujuan penelitian adalah meminimalkan pemborosan dan meningkatkan kualitas produk. Metode yang digunakan adalah pendekatan Lean Six Sigma. Tahapan penelitian mengikuti tahapan DMAIC (Define, Measure, Analysis, Improve, Control). Tahap define dilakukan untuk mengidentifikasi permasalahan menggunakan diagram SIPOC dan CTQ. Tahapan measure dilakukan untuk mengukur kapabilitas proses menggunakan peta kendali, perhitungan DPMO, dan nilai sigma, kemudian membuat peta VSM. Nilai DPMO yang didapatkan adalah 9992.957 dan tingkat sigma 3,8. Melalui VSM diketahui bahwa MLT untuk proses pembuatan granule adalah 8174.553 detik dan nilai PCE sebesar 36.77%. Tahapan selanjutnya menganalisis menggunakan diagram Ishikawa dan FMEA. Hasil analisis menunjukkan bahwa penyebab permasalahan berupa kualitas bahan baku yang kurang baik, pemeriksaan bahan baku yang buruk, dan kerusakan pada mesin. Sehingga pada tahap improve diusulkan perbaikan berupa lembar kerja pemeriksaan bahan baku, pemeriksaan berkala pada mesin, penambahan alat pemisah logam dan penambahan mesin untuk proses pembakaran. Tahap control dilakukan dengan pengisian lembar pemeriksaan bahan baku dan mesin secara berkala.
Pengelolaan sampah organik menjadi Eco-enzym di Lingkungan Perumahan Barazaki Depok Pudji Astuti; Ratna Mira Yojana; Docki Saraswati; Elfira Febriani Harahap; Marshella Angraeni; Sisilia Anada Muslih
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.23372

Abstract

Sampah merupakan masalah yang kritis di Kota Depok karena kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung overload sejak tahun 2014. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan solusi inovatif terhadap masalah sampah yang terjadi pada kota Depok. Permasalahan ini diatasi dengan mengedukasi dan melatih warga Perumahan Barazaki Depok untuk mengolah sampah organik rumah tangga menjadi eco-enzym. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan berkelanjutan. Sebelum adanya pelatihan diketahui bahwa kesadaran warga untuk menjaga lingkungan sudah cukup baik dan banyak dari warga yang sudah mengenal eco-enzym namun belum pernah membuat. Hasil dari kegiatan warga berhasil memproduksi eco-enzym secara mandiri dan warga sangat antusias untuk memproses hasil eco enzym menjadi bahan dasar keperluan rumah tangga, seperti sabun cuci tangan, sabun cuci piring, pembersih lantai, pupuk cair, dan pestisida alami. Keberlanjutan program ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat, serta memberdayakan masyarakat melalui pemanfaatan limbah yang bernilai ekonomis.
Pemberdayaan Warga Melalui Pelatihan Pembuatan Sabun Ramah Lingkungan Berbasis Eco Enzyme di Perumahan Barazaki Depok Pudji Astuti; Ratna Mira Yojana; Winnie Septiani; Amal Witonohadi; Yunita Frisillia Suryana
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.21809

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah organik rumah tangga menjadi tantangan di wilayah perkotaan seperti Kota Depok, di mana sebagian besar sampah organik belum dikelola secara optimal dan hanya dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sehingga menyebabkan TPA overload. Salah satu solusi ramah lingkungan yang dapat diterapkan adalah pemanfaatan eco-enzyme hasil fermentasi sampah organik sebagai bahan dasar produk rumah tangga, seperti sabun cair. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan warga Perumahan Barazaki dalam mengolah sampah organik menjadi sabun cair berbasis eco-enzyme. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan mengenai manfaat sabun eco-enzyme, dan pelatihan langsung pembuatan sabun eco-enzym. Bahan yang digunakan terdiri atas larutan Methyl Ester Sulfonate (MES), eco-enzyme, larutan lerak, gliserin, garam dapur, dan minyak esensial sebagai pewangi alami. Berdasarkan hasil kuesioner, sebanyak 70% peserta sebelumnya belum pernah membuat sabun eco-enzyme. Setelah pelatihan, 68,2% peserta menyatakan memahami cara pembuatannya dan 86,4% menilai prosesnya mudah dilakukan. Hasil ini menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan warga dalam mengelola sampah organik serta mendukung penerapan ekonomi sirkular dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG 12). Disarankan kegiatan serupa dikembangkan dengan pelatihan lanjutan terkait pengemasan dan pemasaran produk agar memberikan nilai ekonomi lebih bagi masyarakat.
Pemodelan Simulasi dan Perbaikan Metode Kerja Berbasis Eliminate, Combine, Rearrange, And Simplify (ECRS) pada Proses Produksi Hijab Winnie Septiani; Benediktus Prayoga; Ratna Mira Yojana
Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 15 No. 1 (2026): Jurnal Rekayasa Sistem Industri
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/jrsi.v15i1.9544.63-75

Abstract

Konveksi XYZ is an UMKM that produces hijab. This UMKM experiences problems in the form of bottlenecks in the production process. This is characterized by high waiting time between workstations which has an impact on low production efficiency. This study aims to identify the main causes of bottlenecks and design improvements to the production system. The problem is modeled using discrete event-based simulation with ProModel software to describe the actual conditions. The analysis results show that the imbalance of workload between stations and resource limitations in the obras process are the main causes of bottlenecks. Improvements were made using the Eliminate, Combine, Rearrange, and Simplify (ECRS) approach, resulting in proposals to eliminate non-value-added activities, rearrange the location of machines, and redistribute operator tasks. These proposals were simulated again to evaluate system performance. The simulation results showed an increase in efficiency, with a decrease in production time from 7,56 hours to 5,35 hours (29,94% increase in efficiency), as well as a decrease in the average processing time on the obras machine from 8152,24 seconds to 5611,28 seconds, which resulted in an increase in machine utility. Thus, the ECRS approach and ProModel simulation proved effective in overcoming bottlenecks and improving the production performance of UMKM.