Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENGARUH TERAPI RELAKSASI NAFAS DALAM TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI KEPALA PADA PENGIDAP HIPERTENSI MASYARAKAT LANSIA DI KELURAHAN WATUBELAH Yuniko Febby Husnul Fauzia; Asep Novi Taufiq Firdaus
Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 11 No 2 (2022): Edisi Juli-Desember 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/

Abstract

Latar Belakang Hipertensi biasanya dimulai sebagai penyakit yang ringan lalu perlahan berkembang ke kondisi yang parah atau berbahaya (Mulyadi, 2015). Salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia adalah tekanan darah tinggi (hipertensi), Diperkirakan 1,13 miliar atau sekitar 15% orang di seluruh dunia menderita hipertensi, dua per tiganya tinggal dinegara berpenghasilan rendah dan menengah.Metode Desain penelitian ini adalah quasy eksperimental dengan jumlah sampel 90 orang. Proses analisis data menggunakan uji parametrik t (Paired Sampel t- test). Hasil Hasil uji statistik dengan Paired Sampel t-test pada kelompok intervensi diperoleh nilai signifikasi (p) = 0,000 lebih kecil dari α = 0,05 sehingga Ha diterima, artinya bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pre-test dan post-test pada kelompok intervensi setelah diberikan terapi relaksasi nafas dalam dan kelompok kontrol 0,331 yang berarti Ha ditolak, artinya bahwa tidak terdapat perbedaan antara pre-test dan pos-tes. Kesimpulan ada pengaruh terapi relaksasi nafas dalam terhadap penurunan intensitas nyeri kepala pada pengidap hipertensi .
Kampung MASAGI “Masyarakat Sadar Tekanan Darah Tinggi” Sebagai Upaya Pencegahan Hipertensi di Desa Kalitengah Kabupaten Cirebon Ari Yulistianingsih; Asep Novi Taufiq Firdaus; Muhammad Zakaria; Yossi Karina; Sholeh Mochammad; Yuzky Alyda; Silvia Rani
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.20401

Abstract

Background: Hipertensi merupakan masalah kesehatan global yang signifikan sebagai penyebab utama morbiditas dan mortalitas. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Kecamatan Tengahtani memiliki cakupan pelayanan kesehatan yang masih rendah. Selain itu, berdasarkan wawancara dan pemeriksaan awal pada masyarakat Desa Kalitengah Kecamatan Tengahtani Kabupaten Cirebon, sebanyak 50% masyarakat mengalami hipertensi. Tujuan Pengabdian Masyarakat ini adalah untuk menurunkan angka hipertensi pada masyarakat Desa Kalitengah melalui program “Kampung MASAGI” Metode: Kegiatan ini melibatkan kader kesehatan berusia 30-55 tahun dan masyarakat desa yang terkena dan berisiko hipertensi berusia 50-69 tahun. Pelaksanaan pengabdian melalui metode penyuluhan langsung dan simulasi selama 4 bulan yang terdiri dari pemeriksaan kesehatan, latihan fisik, edukasi gizi dan kesehatan, pelatihan kader, dan demo masak. Keberhasilan program dievaluasi melalui indikator perubahan tekanan darah sistolik dan diastolik, dan peningkatan pengetahuan pencegahan dan pengendalian hipertensi. Hasil: Kegiatan pengabdian yang dilaksanakan dari tanggal 19 April 2024 hingga 2 Agustus 2024 diikuti oleh 22 responden dan 10 kader kesehatan. Kegiatan pemeriksaan kesehatan dapat mendeteksi dini hipertensi pada responden sebanyak 31,8%, latihan fisik atau senam dapat menurunkan angka hipertensi sebanyak 20%, edukasi gizi, pelatihan kader, dan demo masak meningkatkan tingkat pemahaman responden sebanyak 37%. Kesimpulan: Program ini dapat menurunkan hipertensi sebanyak 13,6% melalui pengelolaan hipertensi melalui modifikasi gaya hidup yang sehat dan bergizi seimbang.
Hubungan Fear of Missing Out (FoMO) Terhadap Media Sosial Dengan Kualitas Tidur Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Cirebon Gahari Komala Dewi; Riza Arisanty Latifah; Asep Novi Taufiq Firdaus
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.54897

Abstract

Kemajuan teknologi digital telah mengubah cara mahasiswa berinteraksi dan berperilaku di media sosial. Kondisi ini menimbulkan fenomena yang disebut dengan Fear of Missing Out (FoMO), yaitu rasa cemas dan gelisah ketika seseorang merasa terputus dari aktivitas sosial di dunia maya. FoMO dapat mempengaruhi keadaan psikologis dan kebiasaan tidur seseorang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkap hubungan tingkat FoMO mengenai media sosial dengan kualitas tidur mahasiswa Universitas Muhammadiyah Cirebon. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel terdiri dari 102 mahasiswa menggunakan teknik accidental sampling. Alat penelitiannya adalah kuesioner FoMO dan kuesioner kualitas tidur mahasiswa. Uji normalitas dilakukan dengan uji Kolmogorov–Smirnov yang menunjukkan hasil p < 0,05 sehingga data tidak berdistribusi normal. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi spearman. Hasil penelitian menunjukkan nilai p-value = 0,642 (p > 0,05), yang berarti tidak terdapat hubungan signifikan antara FoMO dan kualitas tidur mahasiswa. Hasil ini memberikan gambaran bahwa peningkatan FoMO tidak selalu disertai dengan penurunan kualitas tidur.
Implementation of Stretching Exercise Intradialytics in Improving Muscle Cramps Symptoms in Patients Undergoing Hemodialysis Asep Novi Taufiq Firdaus; Ari Yulistianingsih; Rizki Nugraha Agung; Iyar Siswandi
Indonesian Journal of Global Health Research Vol. 7 No. 6 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i6.384

Abstract

Hemodialysis is the most successful and most frequent therapy used as form therapy replacement kidney therapy hemodialysis own One of the impacts felt by patients is that is cramps muscle cramps is one of the symptom the most common physical problems experienced patient dialysis. This is contraction muscle sudden that is not deliberate and marked with painful great thing happened repeatedly in patients hemodialysis. The purpose of study This analyze influence implementation implementation stretching exercise intradialytic in repair symptom cramps muscles in patients undergoing hemodialysis at Al Ihsan Regional Hospital Bandung. Data collection uses questionnaire, observation and interviews. Research sample as many as 15 patients shared into 2 groups. Research conducted at Al Ihsan Regional Hospital Bandung, room intermittent hemodialysis May -August 2025. results testing use one-way ANOVA test sig. value < 0.05 so that can concluded that there is influence significant before and after given stretching exercise intervention on cramps. Multivariate test on week first and second p value 1,000 or > 0.05 then No There is influence, on week to three 0.106>0.05 no There is influence and on the week to four p values 0.015<0.05 exist influence. Implementation Intradialytic exercise range of motion (ROM) intervention according to SOP shows success in a way practical All participants who received intervention report feeling more comfortable, calm, relaxed, and not too focus to action will therapy hemodialysis.