Dwi Basuki Wibowo
Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Soedarto, SH, Tembalang, Semarang, Jawa Tengah, 50275

Published : 35 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Pemindaian 3D Telapak Kaki dan Cara Menghasilkan Koordinat Konturnya untuk Keperluan Perancangan Sepatu Ortotik Wibowo, Dwi Basuki; Haryadi, Gunawan Dwi; Saputra, Eko
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 16, No 2 (2021): Volume 16, Nomor 2, Agustus 2021
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v16i2.2435

Abstract

Pemindaian 3D telah banyak diterapkan di berbagai bidang kedokteran, forensic, anthropology, anthropometry, topography, hingga reverse engineering. Penelitian ini mengkaji pemindaian 3D telapak kaki dan cara menghasilkan koordinat kontur xyz–nya. Alat pemindai yang digunakan adalah 3D scanner for foot orthotic buatan Vismach Technology China yang dilengkapi software untuk menghasilkan luaran berekstensi standard dxf/stl/wrl/obj/ply/asc. Koordinat kontur xyz diperoleh dari software AutoCAD dan MS Excel yang sudah terdapat coding khusus untuk membaca koordinat dari file AutoCAD. Struktur data koordinat xyz di MS Excel berbentuk baris pertama menyatakan ujung jari jempol dan baris terakhir menyatakan ujung tumit. Dari hasil koordinat ini evaluasi panjang dan lebar telapak kaki, menentukan ukuran sepatu, mendesain sepatu orthotic bagi penderita flat foot dan calcanea spur, dan pembagian area telapak kaki untuk pengukuran beban menjadi mudah dilakukan. Disamping itu luaran scanner berbentuk 3D mesh dan citra berekstensi stl bermanfaat dalam memodelkan kontak telapak kaki menggunakan MEH serta merancangbangun prototype sol sepatu dengan bantuan software SOLIDWORKS dan Rhinoceros.
DESAIN SEPATU HAK TINGGI TIPE STILLETO YANG KETINGGIANNYA DAPAT DIATUR Adibawa, Adham Adhwa; Wibowo, Dwi Basuki; Haryadi, Gunawan Dwi
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 2 (2024): VOLUME 12, NOMOR 2, APRIL 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menggunakan sepatu hak tinggi telah menjadi komponen yang konsisten dalam tren fashion bagi wanita dalam berbagai upaya mulai dari bisnis hingga lingkungan sosial. Penelitian tentang desain sepatu hak tinggi tipe stilleto yang dapat diatur ketinggiannya merupakan respons terhadap pergeseran permintaan dalam industri fashion. Permintaan konsumen tidak hanya terfokus pada aspek estetika, tetapi juga pada kenyamanan. Sepatu hak tinggi konvensional, terutama tipe stilleto, sering kali memiliki keterbatasan dalam hal kenyamanan penggunaan jangka panjang karena ketinggiannya yang tetap. Hal ini telah menimbulkan kebutuhan akan desain inovatif yang memungkinkan pengguna untuk menyesuaikan tinggi hak sesuai dengan preferensi dan kenyamanan mereka. Penelitian ini akan menjelaskan langkah-langkah yang digunakan dalam membuat sepatu hak tinggi yang dapat disesuaikan, serta menganalisis bagaimana tekanan didistribusikan di telapak kaki. Metode pengukuran distribusi tekanan telapak kaki pada sepatu hak tinggi yang dapat disesuaikan dilakukan dengan menggunakan perangkat FSR 400 yang tersedia di laboratorium shoes orthotic Departemen Teknik Mesin Universitas Diponegoro. Penelitian ini bertujuan untuk menggabungkan ide desain dan teknik analisis guna menciptakan sepatu hak tinggi yang tidak hanya terlihat modis, tetapi juga nyaman digunakan. Pembuatan model sepatu high heel adjustable dalam penelitian ini sukses dilakukan dengan menerapkan sistem bongkar pasang di mana shoe heel memiliki dua variasi ketinggian, yaitu 3 cm dan 5 cm, dan menggunakan mekanisme penguncian dengan ulir. Subjek penelitian ini adalah seorang mahasiswi jurusan Teknik Mesin di Universitas Diponegoro, dengan ukuran sepatu 39, usia 20 tahun, tinggi badan 159 cm, dan berat badan 45 kg. Dari hasil pengujian, terungkap bahwa temuan penelitian sesuai dan mendukung teori Lee Yung-Hui yang menyatakan bahwa tekanan mengalami penurunan seiring dengan peningkatan tinggi hak sepatu.
RANCANG BANGUN SEPATU ORTOTIK UNTUK PENDERITA FLAT FOOT Farhani, Ilham Fakhri; Wibowo, Dwi Basuki; Haryadi, Gunawan Dwi
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 1 (2024): VOLUME 12, NOMOR 1, JANUARI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Flat foot atau lengkung kaki datar merupakan kondisi medis kelengkungan medial longitudinal arch (MLA) lebih rata dari biasanya dan seluruh telapak kaki memiliki kontak dekat atau langsung ke permukaan tanah. Studi menunjukkan kelompok dewasa prevalensi flat foot sebesar 13,6% hingga 26,62%. Dampaknya yaitu nyeri kaki dan kualitas hidup yang menurun. Salah satu penanganan flat foot dengan penggunaan sepatu ortotik. Tujuan penelitian ini menganalisis hubungan arch index dan sudut belakang kaki dengan flat foot serta perancangan sepatu dan insole ortotik. Metodologi yang digunakan subjek sebanyak 5 mahasiswi yang memiliki arch index > 0,26 yang diukur dengan digital footprint dan sudut belakang kaki menggunakan goniometer. Perancangan moulding insole menggunakan software Rhinoceros dan dicetak dengan metode 3D Printing. Pembuatan insole menggunakan bahan-bahan yang terdiri dari silicone rubber dengan konsentrasi 90%, talc 10%, dan hardener 4% dari total keseluruhan. Hasil menunjukkan bahwa seluruh subjek termasuk flat foot yang ditunjukkan dari hasil penurunan eversion anglel pada sudut belakang kaki yang tidak signifikan. Kesimpulannya terdapat korelasi antara arch index dan eversion angle dengan pengukuran flat foot. Selain itu, sepatu dan insole ortotik dapat di desain sesuai kontur kaki mengikuti hasil pemindaian 3D dan dapat dijadikan sebagai penanganan flat foot sehingga dapat memberikan kenyamanan bagi penderita.  Kata kunci:
DESAIN SEPATU UNTUK WANITA DENGAN KETINGGIAN HAK YANG BISA DIATUR Saputra, Anggar Aji; Wibowo, Dwi Basuki; Umardani, Yusuf
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 11, No 4 (2023): VOLUME 11, NOMOR 4, OKTOBER 2023
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan dari banyaknya permasalahan dalam pemakaian sepatu hak tinggi yang dialamai oleh hampir 83% wanita berumur 50 – 70 tahun diseluruh dunia, jadi pengujian. Plantar atau telapak kaki merupakan salah satu bagian dari kaki manusia yang berfungsi sebagai bidang tumpu saat berdiri, berjalan, bergerak, maupun hal lainya. Kontak plantar bertemu dengan landasan yang memicu munculnya tekanan diwilayah tertentu. Tekanan pada plantar tersebut dapat digunakan untuk mengidentifikasi karakteristik fungsi kaki. Penelitian ini mengulas tentang pembuatan desain sepatu hak tinggi yang dapat disesuaikan ketinggianya dan juga menganalisis distribusi tekanan telapak kaki subject saat menggunakan hasil prototipe dari sepatu tersebut, metode pengukuran distribusi tekanan telapak kaki pada sepatu hak tinggi yang dapat disesuaikan menggunakan alat FSR 400 yang berada di lab shoes orthotic Departemen Teknik Mesin Universitas Diponegoro. Pada pengukuran ini untuk posisi FSR terletak pada bagian diatas mika berbentuk mengikuti pola alas sepatu bagian depan (metatarsal) dan bagian belakang (heel) dengan jumlah masing-masing 4 di bagian depan kaki dan 5 buah di bagian belakang kaki. Pembuatan prototipe adjustable shoes pada penelitian ini telah berhasil dengan menerapkan sistem penambahan tinggi hak secara bertahap dengan masing-masing penambahan memiliki tinggi 1.5 cm dan untuk sistem penguncinya menggunakan sistem kancing knop. Subject yang di uji distribusi tekanan telapak kaki merupakan mahasiswi Teknik Mesin Undip dengan ukuran sepatu 39 umur 20, TB 159cm, dan BB 45kg, Hasil dari pengujian menerangkan bahwa hasil penelitian telah sesui dan selaras dengan teori lee yung-hui yang mengatakan bahwa terjadi pengurangan tekanan seiring dengan kenaikan heel height. 
Development of Footprint Analysis Software Using the Cavanagh Arch Index Method Based on a MATLAB GUI Umardani, Yusuf; Wibowo, Dwi Basuki; Suprihanto, Agus; Basyith, Mohammad Rizqi Abdul
ROTASI Vol 26, No 4 (2024): VOLUME 26, NOMOR 4, OKTOBER 2024
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/rotasi.26.4.13-26

Abstract

The human foot plays a crucial role in supporting body weight and maintaining mobility. It is divided into three main sections: the heel, the arch (middle section), and the forefoot. Based on arch structure, feet are categorized into three types: normal, flat foot, and high arch. Flat feet can negatively affect foot health, making the identification of foot types critical for preventive care. In Indonesia, identification often relies on the wet foot test, which has limitations in accuracy. Therefore, a more effective identification system is needed. Previous studies developed software to identify foot types through digital images, but these lacked advanced features and image quality options. This research aims to develop new software that can operate a scanner, process images directly, and offer flexible editing options for improved image quality. The software was developed using MATLAB r2021B GUI, employing image acquisition and processing toolboxes. The results demonstrate high accuracy, with processing differences of 0.73% for length, 1.22% for width, 1.06% for shoe size, 1.34% for FAC, and 2.49% for the arch index compared to previous software versions.