Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Analisis Earnings Manipulation Shenanigans Dan F-Score Dalam Mendeteksi Kecurangan Laporan Keuangan (Studi Kasus pada Perusahaan Sektor Infrastruktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2019-2023) Munthasir, Farros Rhamzi; Dinata, Ruri Octari
eProceedings of Management Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecurangan laporan keuangan yakni tindakan yang dijalankan oleh individu ataupun kelompok dengan sengaja gunamenyembunyikan kebenaran dan informasi penting dalam laporan keuangan, sehingga pemangku kepentingan,investor dan pengguna laporan keuangan tidak mengetahui kondisi perusahaan dengan benar. Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui analisis earnings manipulation shenanigans dan F-score. Adapun obyek studi ini yakni perusahaansector infrastruktur yang ada pada Bursa Efek Indonesia (BEI) 2019-2023. Teknik yang dipergunakan pada studi iniyakni purposive sampling serta menciptakan 160 data yang dipergunakan. Peneliti mempergunakan uji beda untukmengetahui rata-rata dari earnings manipulation shenanigans dan F-score dengan mempergunakan IBM SPSSStatistic 23. Uji beda mempergunakan wilcoxon signed rank test. Dari uji beda rata-rata dari earnings manipulationshenanigans dan F-score memiliki selisih rata-rata berbeda atau tidak identik. Metode earnings manipulationshenanigans dapat mencari kecuranganya pada pelaporan keuangan dan F-score tidak dapat mencari kecurangannyapada pelaporan keuangan. Berdasarkan temuan studi ini, berharap kedepannya bagi penulis untuk memperbanyakvariable independent, mempergunakan proksi yang berbeda, serta objek penelitian yang berbeda, mungkinmemberikan hasil terhadap kecurangan laporan keuangan. Bagi perusahaan disarankan menyajikan laporan keuangandengan jujur, relevan, dan keterbukaan informasi untuk menjadi bahan pertimbangan investor. Perusahaan diharapkanuntuk mempergunakan earnings manipulation shenanigans dan F-score untuk mendeteksi kecurangan pelaporankeuangan. Kata Kunci-cash flow shenanigans, earnings manipulation shenanigans, financial shenanigans, kecurangan laporankeuagan
Effect of Environmental Performance and Company Size on Financial Performance : Empirical Study of Consumer Goods Sub-Sector Companies Listed on the Indonesia Stock Exchange for the Period 2018-2022 Muhammad Wafaa Al Ayyubi; Galuh Tresna Murti; Wiwin Aminah; Ruri Octari Dinata
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 5 No. 10 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v5i10.1416

Abstract

This research aims to analyze the influence of environmental performance and company size on financial performance in consumer goods sub-sector companies listed on the IDX for 2018-2022. The research sample consisted of 24 companies with a total of 120 observations. The analysis method uses panel data regression. The findings of the study show that partially environmental performance has a significant positive influence on financial performance, while the size of the company does not have a significant effect. Simultaneously, environmental performance and company size significantly influence financial performance with the ability to explain variations in financial performance by 7%. The study concluded that companies with good environmental performance tended to have better financial performance, while company size was not the main factor affecting financial performance. This study advises management to pay attention to environmental factors in financial performance policies and investors to consider environmental performance in investment decisions.
Optimization of Tenjolaya Tourism Village Marketing Strategy Through Digital Technology and Social Media Utilization Nurvita Trianasari; Deannes Isynuwardhana; Ruri Octari Dinata; Aulia Ferina Sendhitasari
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2025): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/abdimas.v8i1.5701

Abstract

Tenjolaya Village, situated in the Ciwidey Region, Rancabali, Bandung Regency, possesses significant potential as a tourism village due to its natural beauty and distinctive products such as orange kalua. However, the management and marketing of this tourism village still face challenges, including the ineffective utilization of digital technology and social media. This community service activity aims to enhance the village's marketing strategy through training and assistance in digital technology and social media utilization. Involving local communities, the training covered materials on digital content management, social media-based marketing, and activity outcome evaluation. The training results demonstrated a significant improvement in participants' understanding and capabilities, as evidenced by an increase in the average score from 83.18 before training to 93.64 after training (p<0.05). This activity provides hope that Tenjolaya Village can gain more recognition and attract more visitors, thereby impacting the village's economic growth.
Pengaruh ESG Disclosure, Leverage, Dan Women Directors Terhadap Manajemen Laba Pada Perusahaan Yang Konsisten Terdaftar Dalam Indeks IDX80 Periode 2020-2023 Putri, Devany Shafira; Dinata, Ruri Octari
eProceedings of Management Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana praktik manajemen laba dipengaruhi oleh elemen Lingkungan, Sosial, dan TataKelola (ESG), Tingkat Hutang (Leverage), dan jumlah direktur wanita dalam suatu perusahaan. Selama periode 2020–2023, subjek penelitian adalah perusahaan yang secara konsisten terdaftar dalam indeks IDX80. Metode kuantitatifdigunakan untuk menganalisis data dari dua puluh empat perusahaan selama periode empat tahun tersebut. VariabelESG dan leverage berdampak pada manajemen laba, yang diukur melalui analisis regresi berganda. Hasilnyamenunjukkan bahwa kedua variabel tersebut memiliki pengaruh yang signifikan, dengan nilai p-value di bawah 0,05.Namun, nilai p-value 0,6575 lebih besar dari 0,05, yang menunjukkan bahwa pengaruh ESG, Leverage, dan WomenDirectors terhadap manajemen laba tidak signifikan. Uji determinasi (R2) menunjukkan bahwa variabel ESG, Leverage,dan Women Directors memengaruhi manajemen laba sebesar 80.57%, sedangkan variabel lain memengaruhi yang lain.Uji simultan (F) menunjukkan bahwa ketiga variabel independen memengaruhi manajemen laba secara bersamaan. Kata Kunci- ESG Disclosure, Leverage, Woman Direct, Manajemen Laba.
Pengaruh Pengungkapan Environmental, Social, and Governance (ESG), Biaya Corporate Social Responsibility (CSR), Komite Audit terhadap Manajemen Laba (Studi Kasus Perusahaan Sektor Pertambangan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2021-2023) Putri, Alvira Dwi; Dinata, Ruri Octari
eProceedings of Management Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen laba adalah praktik di mana perusahaan mengelola laporan keuangan mereka untuk mencapaitujuan tertentu, seperti meningkatkan harga saham atau memenuhi ekspektasi kinerja. Manajemen laba sering kalimelibatkan manipulasi laporan keuangan untuk keuntungan jangka pendek, yang merusak kredibilitas dankepercayaan investor. Dalam sektor pertambangan, perusahaan sering menghadapi insentif untuk melakukanmanajemen laba karena fluktuasi harga komoditas, tekanan regulasi, dan tuntutan pemangku kepentingan.Penelitian ini tujuan untuk mengidentifikasi beberapa faktor yang memengaruhi manajemen laba sepertipengungkapan Environmental, Social, and Governance (ESG), biaya Corporate Social Responsibility (CSR) dankomite audit pada perusahaan pertambangan yang terindeks di BEI pada periode 2021-2023.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Data yang diteliti yaitu data sekunder yang diambildari laporan keuangan pada website idx.co.id dan laporan tahunan yang dipublikasi perusahaan pada websiteperusahaan yang bersangkutan. Penelitian ini menerapkan cara observasi sebagai metode pengumpulan data denganmencari informasi terkait judul dimanfaatkan pada penelitian. artikel, buku, serta penelitian sebelumnya. Teknikmengambil sampel untuk dianalisis yaitu purposive sampling.Temuan analisis membuktikan ESG, CSR, dan komite audit memengaruhi manajemen laba. Namun CSRsecara parsial tidak memiliki pengaruh terhadap manajemen laba pada perusahaan pertambangan yang terindeks diBEI periode 2021-2023.Dengan adanya analisis ini, diharapkan dapat menjadi sumber referensi menganai faktor yang menjadipengaruh manajemen laba pada perusahaan bagi peneliti selanjutnya. Juga temuan ini diharapkan bisa dijadikanpertimbangan bagi investor yang ingin melakukan penanaman modal bidang pertambangan yang ada di Indonesia. Kata Kunci- Manajemen Laba, Environmental, Social, and Governance (ESG), biaya Corporate Social Responsibility (CSR), komite audit
PENDAMPINGAN OPTIMALISASI STRATEGI MONETISASI MELALUI PERSPEKTIF AKUNTANSI MANAJERIAL UNTUK PERTUMBUHAN KEUANGAN PADA STARTUP MINUMAN KOPI KESEHATAN Tri Utami Lestari; Ruri Octari Dinata; Hilda, Hilda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 2 No. 3 (2025): September
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jpmebd.v2i3.2658

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada startup Handai Coffee dalam mengatasi tantangan keuangan dan monetisasi melalui penerapan akuntansi manajerial berbasis Activity-Based Costing (ABC). Metode kegiatan yang digunakan adalah sesi diskusi interaktif dan studi kasus praktis di Bandung Techno Park pada 13 Juni 2025. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan metode ABC membantu identifikasi struktur biaya yang lebih akurat, mengungkapkan produk dengan margin laba rendah, serta memberikan dasar untuk strategi harga dan segmentasi produk yang lebih tepat. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa integrasi akuntansi manajerial dan strategi monetisasi berbasis data dapat meningkatkan efisiensi biaya, memperkuat posisi pasar, dan mendukung pertumbuhan berkelanjutan bagi startup di industri kopi kesehatan. Kata Kunci: Activity-Based Costing, Akuntansi Manajerial, Startup, Kopi Kesehatan, Strategi Monetisasi
Determinan Penyalahgunaan Aset dalam Perspektif Fraud Hexagon di RSUD Jawa Barat Ruri Octari Dinata; Yasinta, Yasinta Rizki Amalia
Owner : Riset dan Jurnal Akuntansi Vol. 8 No. 1 (2024): Artikel Riset Januari 2024
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/owner.v8i1.1847

Abstract

The aim of this study is to gather empirical data regarding asset misappropriation motivated by fraud hexagons (pressure, opportunity, rationalization, capability, arrogance, and collusion) in West Java Hospital. Purposive sampling was utilized as the sampling technique for this quantitative investigation, while primary data were collected by distributing questionnaires. 61 personnel of West Java Hospital has became the study's sample. The sampling design used is non-probability sampling from purposive sampling. Multiple regression analysis is the technique for data analysis, and IBM SPSS Statistic 26 is used to handle it. Based on the study's results, asset misappropriation is influenced positively by factors such as pressure, opportunity, and capability. However, arrogance and variable rationalization do not have any effect on asset misappropriation.. Contrarily, collusion has a negative impact on asset theft. This research possesses various constraints that should be acknowledged. Firstly, due to time constraints during the study, the researchers were unable to include a diverse and extensive population sample. Secondly, the distribution of questionnaires was done directly, resulting in a considerable amount of time consumption. Lastly, as the hexagon theory is a recent development, there is a scarcity of comparative references available, further limiting the scope of the study. For future research, it is recommended to distribute questionnaires online to expand the range of population areas and research samples to obtain more information and data.
Pengaruh Assets Growth, Free Cash Flow, Dan Leverage Terhadap Dividend Policy (Studi Kasus Perusahaan Sektor Energi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2016 - 2020) Rosydah, Leila Hasnah; Hapsari, Dini Wahjoe; Dinata, Ruri Octari
eProceedings of Management Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebijakan dividen merupakan keputusan dari pemegang saham maupun manajemen perusahaan untukmembagikan dividen kepada pemegang saham. Penelitian ini bertujuan untuk menguji faktor-faktor yangmempengaruhi kebijakan dividen, dimana dalam penelitian ini variabel bebas yang digunakan adalah asset growth,free cash flow, dan leverage. Populasi dalam penelitian ini adalah Perusahaan Sektor Energi yang terdaftar di BursaEfek Indonesia Periode Tahun 2016-2020 dengan jumlah 73 Perusahaan. Metode pemilihan sampel yaitu purposivesampling yang menghasilkan 10 perusahaan sektor energi. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptifdan analisis regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh simultan variabel assetgrowth, free cash flow, dan leverage terhadap dividend policy pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di BursaEfek Indonesia periode 2016-2020. Pengujian secara parsial menunjukkan bahwa asset growth berpengaruh negatifterhadap dividend policy, sedangkan free cash flow dan leverage tidak berpengaruh terhadap dividend policy.Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diharapkan peneliti selanjutnya untuk menggunakan proksi lain untukpengukuran leverage maupun dividend policy atau menggunakan variabel lain yang tidak terdapat dalam penelitian.Untuk perusahaan disarankan untuk memperhatikan pengelolaan aset perusahaan sehingga pembagian dividen untukpemegang saham bisa lebih optimal dan untuk investor melihat asset growth perusahaan dalam berinvestasi agardapat memperoleh dividen yang lebih baik.Kata Kunci-asset growth, dividend policy, free cash flow, dan leverage
Indikator Kualitas Audit Menurut Persepsi Auditor (Studi Kasus Pada KAP Di Wilayah Bandung) Meideni, Sherin Nadya; Dinata, Ruri Octari
eProceedings of Management Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Audit yang berkualitas tinggi dapat diketahui melalui ketepatan informasi yang disampaikan auditor sesuai standar audit yang berlaku, termasuk mendeteksi kesalahan tertentu yang mungkin terdapat dalam laporan keuangan perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh berbagai variabel seperti independensi, kompetensi, audit fee, spesialisasi auditor, dan integritas terhadap kualitas audit. Penelitian ini melibatkan sampel sebanyak 54 responden yang bekerja pada KAP di Bandung. Pendekatan analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan SPSS 26. Kesimpulan penelitian menunjukkan kualitas audit dipengaruhi secara signifikan oleh independensi, kompetensi, dan spesialisasi auditor, namun tidak dipengaruhi oleh audit fee dan integritas. Kata Kunci- independensi, kompetensi, audit fee, spesialisasi auditor, integritas, kualitas audit
Pengaruh Fraud Diamond Terhadap Financial Statement Fraud (Studi Pada Perusahaan Sektor Energi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2017-2021) Putri, Deyya Ananda; Pratomo, Dudi; Dinata, Ruri Octari
eProceedings of Management Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecurangan laporan keuangan atau financial statement fraud merupakan suatu usaha yang dilakukan secara sengaja dalam memanipulasi laporan keuangan. Hal tersebut bertujuan untuk mengecoh dan menyesatkan pengguna laporan keuangan, terutama investor dan kreditor. Hal ini mengakibatkan informasi yang disajikan dalam laporan keuangan tidak relevan dan akan mempengaruhi pengambilan keputusan hingga merugikan banyak pihak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh financial stability, ineffective monitoring, change in auditor, dan change in director terhadap financial statement fraud. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017-2021. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan metode pengumpulan datanya menggunakan teknik purposive sampling. Data yang digunakan ialah data sekunder berupa laporan keuangan tahunan milik perusahaan sektor energi. Penelitian ini memiliki 246 data observasi yang didapat dari 50 perusahaan. Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis regresi logistik dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial stability, ineffective monitoring, change in auditor dan change in director berpengaruh secara simultan terhadap financial statement fraud. Secara parsial financial stability berpengaruh dengan arah positif, sedangkan ineffective monitoring, change in auditor dan change in director tidak berpengaruh terhadap financial statement fraud. Bagi peneliti selanjutnya disarankan untuk menambah dan memperluas variabel lain selain financial stability, ineffective monitoring, change in auditor, dan change in director serta melakukan penelitian dengan objek selain perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Selanjutnya, bagi para investor diharapkan untuk melakukan perhitungan atau analisa laporan keuangan terlebih dahulu agar dapat mengetahui stabilitas keuangan suatu perusahaan. Kata Kunci-change in auditor. change in director, financial stability, financial statement fraud, ineffective monitoring