Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Pengaruh Ukuran Perusahaan, Leverage, Dan Capital Intensity Terhadap Penghindaran Pajak (Tax Avoidance) (Studi Empiris Perusahaan Manufaktur Sektor Industri Barang Konsumsi Makanan Dan Minuman Yang Terdaftar Di BEI Tahun 2015-2019) Amelia, Yessica; Nurdayanti, Resti
Studia Ekonomika Vol. 20 No. 1 (2022): Studia Ekonomika Volume 20 Nomor 1 Januari Tahun 2022
Publisher : STIE KASIH BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70142/studiaekonomika.v20i1.102

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ukuran perusahaan, leverage, dan capital intensity terhadap penghindaran pajak (tax avoidance) pada perusahaan manufaktur sektor industri konsumsi (makanan dan minuman) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2015 sampai 2019. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 12 perusahaan yang telah lulus dari tahap pengambilan sampel. Pengambilan sampel penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini berupa analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, uji F, uji t, analisis regresi linear berganda, dan koefisien determinasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan program SPSS (Statistical Program for Social Science). Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa ukuran perusahaan secara parsial memiliki pengaruh terhadap penghindaran pajak (tax avoidance), sedangkan leverage dan capital intensity secara parsial tidak memiliki pengaruh terhadap penghindaran pajak (tax avoidance). Pengujian secara simultan menunjukkan bahwa ukuran perusahaan, leverage, dan capital intensity memiliki pengaruh terhadap penghindaran pajak (tax avoidance).
Pengaruh Pemahaman Peraturan Pajak, Tarif Pajak Dan Sanksi Pajak Terhadap Kepatuhan Pembayaran Pajak Seller Online Shopping Amelia, Yessica; Angiza, Vincencius Panji Mur
Studia Ekonomika Vol. 20 No. 1 (2022): Studia Ekonomika Volume 20 Nomor 1 Januari Tahun 2022
Publisher : STIE KASIH BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70142/studiaekonomika.v20i1.103

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh pemahaman peraturan perpajakan, tarif pajak, dan sanksi pajak terhadap kepatuhan pembayaran pajak penjual belanja online. Sampel penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pembayar pajak yang bekerja sebagai penjual belanja online, total 100 responden di Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan mendistribusikan kuesioner dalam bentuk link formulir google. Kriteria responden dalam penelitian ini adalah pembayar pajak yang menjual dagangannya secara online dan pembayar pajak yang memiliki toko fisik tetapi juga menjual dagangannya secara online. Dasar peraturan pajak perdagangan elektronik mengacu pada PMK Nomor 210/Nomor 010/2018 yang dikeluarkan, namun dicabut. Dengan dicabutnya perda tersebut, maka perda pajak untuk tarif pajak e-commerce saat ini masih menggunakan PP Nomor 23 Tahun 2018. Dalam penelitian ini, tes regresi linier ganda, tes deskriptif, tes asumsi klasik, koefisien determinasi dan pengujian hipotesis digunakan untuk menganalisis data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian, semua variabel independen, yang memahami peraturan perpajakan, tarif pajak, dan sanksi pajak berpengaruh signifikan pada variabel dependen studi. Hasil uji simultan menunjukkan bahwa pemahaman peraturan perpajakan, tarif pajak, dan sanksi perpajakan secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan pembayaran pajak.
Pengaruh Good Corporate Governance (GCG), Intellectual Capital (IC) Terhadap Kinerja Perusahaan (Studi Empiris Pada Perusahaan Sektor Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2010-2014) Amelia, Yessica; Astuti, Julia
Studia Ekonomika Vol. 15 No. 2 (2017): Studia Ekonomika Volume 15 No 2 Juli Tahun 2017
Publisher : STIE KASIH BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70142/studiaekonomika.v15i2.104

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh good corporate governance, intellectual capital, ukuran perusahaan terhadap kinerja perusahaan.kinerja perusahaan dihitung dengan menggunakan ROA dimana laba bersih dibagi dengan total asset. Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini adalah good corporate governance, intellectual capital, dan variabel kontrolnya adalah ukuran perusahaan, sedangkan variabel independennya adalah kinerja perusahaan. Populasi dari penelitian ini adalah perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2010-2014. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Berdasarkan metode purposive sampling, diperoleh sampel sebanyak 6 perusahaan. Metode analisis yang digunakan untuk menguji pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen adalah regresi berganda. Hasil penelitian iniadalah sebagai berikut: Good corporate governance tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja perusahaan secara parsial karena nila thitung 0,791 < ttabel 2,05183 dan nilai signifikan 0,05 < 0,436. Intellectual capital tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja perusahaan secara parsial karena nila thitung 1,306 < ttabel 2,05183 dan nilai signifikan 0,05 < 0,203. Ukuran perusahaan berpengaruhsignifikan terhadap kinerja perusahaan karena nilai thitung 3,854 > ttabel 2,05183 dan nilai signifikan 0,05 > 0,001. Good corporate governance, intellectual capital, ukuran perusahaan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja perusahaan karena nila Fhitung 5,640 > Ftabel 2,96 dan nilai signifikan 0,004 < 0,05.
Analisis Pengaruh Aktiva Pajak Tangguhan, Beban Pajak Tangguhan, Dan Perencanaan Pajak Terhadap Manajeme Laba (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Sektor Industri Barang Konsumsi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2010-2013) Amelia, Yessica; Chafid, Lukman
Studia Ekonomika Vol. 15 No. 2 (2017): Studia Ekonomika Volume 15 No 2 Juli Tahun 2017
Publisher : STIE KASIH BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70142/studiaekonomika.v15i2.106

Abstract

Manajemen laba adalah suatu usaha untuk mengubah pengelola laporan keuangan perusahaan dengan tujuan untuk memanipulasi besarnya laba kepada beberapa pihak yang ingin mengetahui kinerja dan kondisi perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi manajemen laba dengan menggunakan 14 sampel dari 32 populasi manufaktur (sektor industri barang konsumsi) yang dipilih secara purposive sampling. Pendekatan distribusi laba digunakan untuk mendeteksi ada tidaknya tindakan manajemen laba yang dilakukan oleh perusahaan sampel. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah aset pajak tangguhan (CAPT it), beban pajak tangguhan (DTE it), dan perencanaan pajak (TRR it). Analisis statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji statistik deskriptif, uji koefisien determinasi, uji t, uji F, dan menggunakan model regresi linier berganda. Analisis perhitungan distribusi pendapatan menunjukkan bahwa terdapat tindakan manajemen laba yang bertujuan untuk menghindari penurunan laba yang dilakukan oleh perusahaan sampel perusahaan publik yang terdaftar di Bursa Efek. Analisis regresi linier berganda dari ketiga variabel bebas menunjukkan bahwa aset pajak tangguhan dan beban pajak tangguhan secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba dengan nilai signifikan berturut-turut 0,076 dan 0,709, variabel perencanaan pajak (terbukti) berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba dengan nilai signifikansi 0,008. Sedangkan pengujian secara simultan menunjukkan bahwa aset pajak tangguhan, beban pajak tangguhan, dan perencanaan pajak secara simultan berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba dengan nilai signifikansi 0,016.
Pengaruh Arus Kas Operasi, Total Hutang, Dan Ekuitas Terhadap Pajak Penghasilan Badan (Studi Empiris pada Perusahaan LQ45 yang Terdaftar di BursaEfek Indonesia Periode 2015-2017) Amelia, Yessica; Suharyadi, Fajar
Studia Ekonomika Vol. 16 No. 2 (2018): Studia Ekonomika Volume 16 Nomer 2 Juli Tahun 2018
Publisher : STIE KASIH BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70142/studiaekonomika.v16i2.108

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh dari arus kas operasi, total hutang, dan ekuitas terhadap pajak penghasilan badan dengan sektor perusahaan LQ45 yang terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia periode 2015-2017. Variabel dependen dalam penelitian ini yaitu pajak penghasilan badan, sedangkan variabel independen dalam penelitian ini adalah arus kasoperasi, total hutang, dan ekuitas. Sampel yang digunakan adalah 18 perusahaan LQ45 yang memiliki kelengkapan data yang dibutuhkan dalam penelitian. Alat analisis yang digunakan antara lain analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, uji hipotesis, dan uji koefisien determinasi. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial variabel arus kas operasi dan total hutang memiliki pengaruh positif signifikan tehadap pajak penghasilan badan. Sedangkan variabel ekuitas secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap pajak penghasilan badan. Secara simultan, variabel arus kas operasi, total hutang, dan ekuitas berpengaruh signifikan terhadap pajak penghasilan badan. Koefisien determinasi dalam penelitian ini sebesar 0,880 artinya 88,00% pajak penghasilan badan dapat dijelaskan oleh variabel arus kas operasi, total hutang, dan ekuitas, sedangkan sisanya dijelaskan oleh variabellain diluar penelitian.
Analisis Penerapan Metode Perhitungan Pph 21 Dalam Upaya Penghematan Terhadap Pajak Penghasilan Badan Usaha (Studi Kasus Pada PT Gesit Nazelo Protection Tahun 2016-2017) Amelia, Yessica; Budiono, Bagus
Studia Ekonomika Vol. 18 No. 1 (2020): Studia Ekonomika Volume 18 Nomor 1 Januari Tahun 2020
Publisher : STIE KASIH BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70142/studiaekonomika.v18i1.119

Abstract

Pajak merupakan salah satu sumber pendapatan negara yang sangat penting bagi pelaksanaan dan peningkatan pembangunan di suatu negara. Pajak Penghasilan Pasal 21 merupakan salah satu peraturan perpajakan yang diberlakukan di Indonesia. PT Gesit Nazelo Protection merupakan salah satu perusahaan yang melaksanakan kewajiban pemungutan PPh Pasal 21. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana mekanisme Pajak Penghasilan Pasal 21 dan untuk menganalisis perbandingan mengenai penghematan Pajak Penghasilan Badan dalam penerapan metode Perhitungan PPh Pasal 21 (Net Method, Gross Method, Gross Up Method). Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif studi kasus yaitu membandingkan hasil metode perhitungan PPh 21 (Net Method, Gross Method, Gross Up Method) terhadap penghematan Pajak Penghasilan Badan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode perhitungan PPh Pasal 21 yang digunakan oleh perusahaan adalah Net Method dengan besarnya pajak PPh Pasal 21 ditanggung seluruhnya oleh perusahaan sehingga berdampak pada Pajak Penghasilan Badan karena biaya pajak PPh Pasal 21 tersebut tidak dapat di akui dalam pajak, jika perusahaan menggunakan metode perhitungan PPh Pasal 21 Gross Up Method akan lebih efisien dalam pembayaran Pajak Penghasilan Badan namun dari segi biaya opersional perusahaan akan mengeluarkan lebih besar. Sebaiknya perusahaan menggunakan metode perhitungan PPh Pasal 21 Gross Method dengen mempertimbangkan biaya operasional perusahaan yang tidak besar dan penghematan dalam Pajak Penghasilan Badan, dalam jumlah pajak yang dibayarkan Gross Method lebih kecil dibandingkan metode lainnya.
Pengaruh Biaya Perdagangan Mitra, Tarif Pajak, Dan Produk Domestik Bruto Terhadap Foreign Direct Investment (Studi Empiris Negara-Negara Benua Asia di Indonesia Tahun 2014-2018) Amelia, Yessica; Wipasana, Ari Dania
Studia Ekonomika Vol. 19 No. 1 (2021): Studia Ekonomika Volume 19 Nomor 1 Januari Tahun 2021
Publisher : STIE KASIH BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70142/studiaekonomika.v19i1.120

Abstract

Foreign direct investment merupakan salah satu sumber pembiayaan negara yang memiliki kontribusi penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dunia. Dimana yang dapat memengaruhi foreign direct investment ini antara lain biaya perdagangan mitra, tarif pajak, dan produk domestik bruto. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari biaya perdagangan mitra, tarif pajak, dan produk domestik bruto terhadap foreign direct investment negara-negara Benua Asia di Indonesia tahun 2014-2018. Variabel dependen dalam penelitian ini yaitu foreign direct investment, sedangkan variabel independen dalam penelitian ini adalah biaya perdagangan mitra, tarif pajak, dan produk domestik bruto.Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 15 negara-negara di Benua Asia yang memiliki kelengkapan data yang dibutuhkan dalam penelitian. Alat analisis yang digunakan antara lain analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, uji hipotesis, dan uji koefisien determinasi. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial variabel biaya perdagangan mitra dan tarif pajak berpengaruh negatif signifikan tehadap foreign direct investment. Variabel produk domestik bruto secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap. Secara simultan, variabel biaya perdagangan mitra, tarif pajak, dan produk domestik bruto berpengaruh signifikan terhadap foreign direct investment. Koefisien determinasi dalam penelitian ini sebesar 0,754 artinya 75,4% foreign direct investment dapat dijelaskan oleh variabel biaya perdagangan mitra, tarif pajak, dan produk domestik bruto, sedangkan sisanyadijelaskan oleh variabel lain di luar penelitian.
Analisis Kontribusi Pajak Hotel, Pajak Restoran, Dan Pajak Hiburan Terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Jakarta Tahun 2014-2018 Amelia, Yessica; Enfent, Theresya Afila
Studia Ekonomika Vol. 19 No. 1 (2021): Studia Ekonomika Volume 19 Nomor 1 Januari Tahun 2021
Publisher : STIE KASIH BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70142/studiaekonomika.v19i1.121

Abstract

Pajak daerah merupakan salah satu sumber penerimaan PAD yang tinggi bila dibandingkan dengan sumber lainnya. Kota Jakarta sebagai pusat ekonomi, budaya, dan politik di Indonesia semakin berkembang dan seiring dengan itu, pemasukan pajaknya juga cukup tinggi berasal dari aktivitas bisnis dan pariwisata. Maka dari itu dapat terdapat kemungkinan pajak hotel, pajak restoran, dan pajak hiburan memiliki persentase yang tinggi dalam menyumbang Pendapatan Asli Daerah tetapi di sisi lain aktivitas bisnis dan pariwisata dapat dikatakan tidak selalu berada pada kondisi yang stabil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakontribusi pajak hotel, pajak restoran, dan pajak hiburan terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Jakarta untuk periode 2014-2018. Variabel dalam penelitian ini yaitu kontribusi pajak hotel, kontribusi pajak restoran, kontribusi pajak hiburan, dan Pendapatan Asli Daerah Kota Jakarta. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dengan melakukan permintaan informasi publik kepada PPID Provinsi DKI Jakarta dan data yang telah dipublikasikan dalam website ppid.jakarta.go.id berupa Laporan keuangan Pemerintah Daerah. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa selama tahun 2014-2018 secara rata-rata pajak hotel mempunyai kontribusi yang baik terhadap PAD Kota Jakarta,pajak restoran sangat mempunyai kontribusi terhadap PAD Kota Jakarta, dan pajak hiburan kurang mempunyai konribusi terhadap PAD Kota Jakarta.
Optimazing Financial Reporting Accuracy: The Role of Incentive Contract and Managerial Effort Amelia, Yessica; Kusnanto, Eri
International Journal of Management, Accounting & Finance (KBIJMAF) Vol. 1 No. 1 (2024): January : International Journal of Management, Accounting & Finance (KBIJMAF)
Publisher : LPPM STIE Kasih Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70142/kbijmaf.v1i1.217

Abstract

This research explores the complex relationship between managerial effort and the best incentive contracts in order to improve the accuracy of financial reporting. Finding emphasize how crucial conservative accounting policies in reducing agency conflicts and ensuring the accuracy of financial reports. According to the analysis, managerial effort plays a critical role in the collection and validation of financial data, improving openness and building stakeholder trust.The practical implications imply that by encouraging managerial discretion in information gathering and coordinating incentive contracts with shareholder interests, companies might enhance the integrity of financial reporting. Strong regulatory frameworks that encourage accountability and lessen information asymmetry in corporate governance are required by the policy implications.
Understanding the Dynamics of Risk Sharing and Performance-Based Compensation in Professional Workplaces: Bridging The Theory and The Practice Kusnanto, Eri; Amelia, Yessica; Yulianti, Grace
International Journal of Management, Accounting & Finance (KBIJMAF) Vol. 1 No. 4 (2024): October: International Journal of Management, Accounting & Finance (KBIJMAF)
Publisher : LPPM STIE Kasih Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70142/kbijmaf.v1i4.238

Abstract

This qualitative literature review investigates the dynamics of risk sharing and performance-based compensation (PBC) in professional workplaces, aiming to bridge the gap between theoretical frameworks and practical applications. By analyzing existing literature, the review reveals that PBC can effectively align employee incentives with organizational goals, enhancing performance and commitment. However, the success of these systems hinges on various factors, including transparent evaluation processes, equitable risk distribution, and the relevance of performance metrics. The findings highlight that while risk-sharing models can drive long-term engagement, they may also expose employees to financial uncertainties, particularly in volatile industries. Moreover, perceptions of fairness and equity in compensation structures play a crucial role in influencing employee motivation and satisfaction. The review emphasizes the necessity for organizations to carefully design PBC systems that consider industry-specific characteristics and employee preferences to mitigate potential adverse effects. Overall, this research contributes to a deeper understanding of the complexities surrounding PBC and risk sharing, paving the way for future studies to explore their implications in diverse contexts.