Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PEMBERIAN AQUATIC EXERCISE TERHADAP PENURUNAN NYERI PADA PENDERITA LOW BACK PAIN DI RST Dr. SOEDJONO MAGELANG Aidha Maya Kurniawati; Rina Sri Widayati
Physio Journal Vol. 1 No. 1 (2021): MARET
Publisher : P3M Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/phyjou.v1i1.676

Abstract

Sakit pinggang atau LBP termasuk salah satu penyakit muskuloskeletal yang paling banyak, sekitar 40% penduduk  Jawa Tengah berusia antara 65 tahun pernah menderita nyeri punggung. Penyakit ini menyebabkan disabilitas dan kerugian materi. Penanganan LBP yang paling efektif masih menjadi pembahasan para praktisi kesehatan danilmuwan antara Aquatic Exercise. Terapi aquatic mengacu pada perawatan berbasis air atau latihan dengan maksud terapeutik, khususnya untuk relaksasi, kebugaran, dan rehabilitasi fisik. Sifat fisis yang dimiliki air seperti: daya apung, tekanan hidrostatik, viskositas, dan teganan permukaaan memiliki efek langsung pada tubuh. Tujuan : Membuktikan bahwa latihan aquatic exercise dapat menurunkan nyeri pada low back pain dalam 3 minggu latihan. Metode : Penelitian ini adalah experimental dengan pendekatan quasi experimental dengan desain penelitian one grup pretest and posttest design dilaksanakan di RST Dr. Soedjono Magelang. Dengan menggunakan teknik simple random sampling, dan dengan jumlah 15 orang sample. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Visual Analog Scale. Hasil : Uji pengaruh yang digunakan dalam penelitian ini adalah Marginal Homogenity. Hasil uji pengaruh menunjukan nilai p= 0,000, sehingga terdapat pengaruh yang signifikan p < 0,005. Kesimpulan:  Ada pengaruh aquatic exercise untuk  menurunkan nyeri pada low back pain myogenic secara signifikan.
PENGARUH SENAM TAI CHI TERHADAP PENINGKATAN KUALITAS TIDUR LANSIA Desy Ayu Anggraini; Rina Sri Widayati; Rini Widarti
Physio Journal Vol. 2 No. 2 (2022): SEPTEMBER
Publisher : P3M Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/phyjou.v2i2.1018

Abstract

Seiring dengan bertambahnya usia pada lansia tersebut dapat menimbulkan berbagai macam gangguan, salah satunya adalah gangguan pola tidur. Kualitas tidur pada kebanyakan lansia cenderung berubah, sebagian mengeluhkan sulit dalam memulai tidur dan tidur kembali ketika terrbangun dimalam hari. Untuk mengurangi gangguan kualitas tidur pada lansia tersebut ada beberapa metode dipakaidalam menyembuhkan gangguan tidur yaitu dengan pendekatan farmakologi dan nonfarmakologi. Senam Tai Chi adalah aktifitas fisik berupa latihan mind-body yangberhubungan dengan perbaikan suasana hati, kesehatan mental dan tidur lansia. Senam Tai Chi dapat mengurangi gangguan tidur dan meningkatkan kualitas tidurlansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Senam Tai Chi terhadap kualitas tidur pada lansia. Penelitian inimenggunakan metode pre experimental dengan rancangan penelitian one group pre and post test design. Pengambilan sampel dengan random sampling. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 20 responden dengan diberikan perlakuan selama 8 minggu setiap minggu 3 kali. Instrumen pengukuran kualitas tidur menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat pengaruh pemberian Senam Tai Chi terhadap peningkatan kualitas tidur pada lansia dengan signifikan p=0,000 (p<0,05).
PEMANTAUAN TUMBUH KEMBANG ANAK MELALUI GIZI DAN POLA ASUH ANAK Istiqomah Risa Wahyuningsih; Rina Sri Widayati
GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2017): NOPEMBER
Publisher : P3M Universitas Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/gemassika.v1i2.217

Abstract

In childhood, the process of growth and development happens very quickly. If food does not contain enough nutrients needed, and this situation lasts longer, it will cause changes in metabolism in the brain. This will result in the inability of the brain to function normally. In more severe and chronic conditions, nutritional deficiencies lead to aging body growth. The outcome target of community service is in the form of services aimed at improving the knowledge and participation of the community in monitoring the nutrition and growth of their children periodically. Method of implementation is done by counseling and question and answer. The results of this activity are held in Pulosari, Karangasem, Sroyo village on February 22, 2015, with the total number of 33 participants and the enthusiasm of the participants to follow the activities to completion. The conclusion of community service is the increase of knowledge and awareness as well as community participation related to nutrition and growth of their children.
PENGENDALIAN TEKANAN DARAH TINGGI MASYARAKAT RW 12 JEBRES MELALUI SENAM AEROBIK Ipa Sari Kardi; Rina Sri Widayati; Wahyuni Wahyuni
GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2019): MEI
Publisher : P3M Universitas Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/gemassika.v3i1.379

Abstract

Latar Belakang: Gaya hidup yang tidak aktif mengakibatkan berbagai penyakit, salah satunya adalah hipertensi. Peningkatan tekanan darah adalah tanda peringatan serius bahwa seseorang harus melakukan perubahan gaya hidup dari menjadi kurang aktif. Hasil survei untuk komunitas RW 12 Jebres menemukan bahwa banyak orang mengalami gejala hipertensi karena kurangnya aktivitas fisik. Solusi yang diberikan adalah tindakan promotif yaitu konseling tentang hipertensi dan tindakan pencegahan dengan aerobik. Hasil: Sasaran keluaran yang akan dihasilkan melalui program ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang hipertensi dan mengendalikan hipertensi dan memfasilitasi masyarakat untuk berolahraga secara teratur. Metode: Yang digunakan adalah pemeriksaan medis (tekanan darah, berat badan, tinggi dan usia), latihan konseling dan aerobik. kegiatan ini dihadiri oleh 70 orang. Waktu pelaksanaannya adalah pada tanggal 4, 11, 18 dan 25 November 2018 di Asrama Stikes rama Aisyiyah Surakarta. Hasil pemeriksaan tekanan darah yang diperoleh sebanyak 43 orang (61,43%) memiliki tekanan darah normal dan 27 orang (38,57%) memiliki tekanan darah tinggi. Hasil:  pemeriksaan menunjukkan bahwa orang yang secara rutin mengambil bagian dalam latihan kebugaran fisik mengalami penurunan tekanan darah yang signifikan
AKTIVASI PERAN BINA KELUARGA REMAJA DALAM PENGURANGAN RESIKO BENCANA BANJIR MENUJU KEMANDIRIAN BENCANA DIKAMPUNG KB PUCANGSAWIT,SURAKARTA Dewi Kartika Sari; Rina Sri Widayati2; Yulaikha Istiqomah; Saftirta Gatra Dewantara; Sandy Anwar Mursito; Jani Kusanti
GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2020): NOPEMBER
Publisher : P3M Universitas Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/gemassika.v4i2.671

Abstract

Flood is a natural event caused by the overflowing of water out of the river channel because the volume of water exceeds the capacity of the available river channels. An area of overflow from a river is referred to as a flood-plain area. Kampung KB which is located in Pucang sawit Village, Jebres, Surakarta, is located along the side of the Bengawan Solo river, making this location prone to the impact of the overflowing of the Bengawan Solo river in this extreme weather. Therefore, disaster mitigation activities in the form of flood disaster management are needed for the people of that area. The prevalence of heavy rain in Indonesia is increasing, resulting in an increased risk of flooding. The result of this problem is the lack of public knowledge regarding how to deal with flood disasters that may arise. The solution is with disaster training in the form of activating the role of youth family development in the KB village. The target output expected from this health education is the increasing number of people who know the procedures for handling floods in disaster locations, as well as youth being able to play an active role in disaster activities. Information on the Activation of Action and the Role of Youth in Flood Disaster Management in Kampung KB Pucangsawit, Surakarta was held on the 21st October 2020, followed by five students, two accompanying lecturers and audiences. During the counseling, a demonstration of first aid was carried out in the case of floods and questions and answers to clarify the understanding of the residents. After counseling about first aid to flood victims, we also did scene designs or actions in the field and practiced what had been taught directly on the banks of the Bengawan Solo river.
PEMBINAAN USAHA BERSAMA KELUARGA SEJAHTERA MELALUI PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERWIRAUSAHAN DI KAMPUNG KB PUCANGSAWIT SURAKARTA Lely firrahmawati; Rina sri widayati; Ayunda Sinta Sumitran; Siti Santika Kusuma Wardani
GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2021): MEI
Publisher : P3M Universitas Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/gemassika.v5i1.722

Abstract

Background: The decline in the unemployment rate has an impact on the increase in per capita income and purchasing power of the people, as well as the growth of the national economy. In addition, it also has an impact on reducing the crime rate. Business / entrepreneurship training is a training which can gradually train participants to have entrepreneurial competence and business to train entrepreneurs and businesses. Targets and outputs: entrepreneurship training to improve skills and foster interest and entrepreneurial spirit in the community, gradually train people to have entrepreneurial and business competencies, develop community human resources that can create job opportunities for themselves and others according to development demands, increase family income prosperous village KB Pucang Sawit. The output produced is in the form of handicraft products made of flannel cloth which are transformed into letter recognition materials for children, finger puppets, educational games for kindergarten children. Implementation method: lectures, simulations and demonstrations. Results and Conclusions: Business development activities with prosperous families through entrepreneurship training can improve entrepreneurial skills. In this entrepreneurship training, demonstration methods and skill simulations have been carried out and have produced handicrafts made of flannel cloth in the form of hurricane recognition, finger puppets, shoe stringing. 
STUDI FENOMENOLOGI RUMAH SAKIT TANPA DINDING DI RUMAH SAKIT DR MOEWARDI SURAKARTA Wahyuni Wahyuni; Rina Sri Widayati; Riyani Wulandari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan Vol 17, No 1 (2021): JURNAL ILMIAH KESEHATAN KEPERAWATAN
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GOMBONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jikk.v17i1.523

Abstract

Program Rumah sakit Tanpa Dinding (RSTD) merupakan perwujudan dari upaya pemerintah  daerah Provinsi Jawa Tengah guna mencapai derajat kesehatan masyarakat Jawa Tengah setinggi tingginya.Program kesehatan yang selama ini sudah sangat dikenal adalah upaya promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif, yang kalau upaya tersebut dilaksanakan secara sinergi, saling mendukung dan optimal, niscaya permasalahan kesehatan bisa diatasi dengan adekuat. Hal ini tentunya berhubungan erat dengan sistem perencanaan yang selayaknya dibuat dengan merujuk pada permasalahan kesehatan berdasarkan data-data yang evidence based atau berbasis bukti dari berbagai elemen seperti hasil kajian/ penelitian dan lain-lain, dengan harapan permasalahan kesehatan terutama yang berkaitan dengan substansi RSTD dapat dilaksanakan secara adekuat. Implikasinya, pemerintah yang dalam hal ini dinas kesehatan dan rumah sakit perlu menyiapkan dengan baik konsep dan kebijakan seperti apa yang akan diimplementasikan dalam menopang berjalannya program Rumah Sakit Tanpa Dinding.
Pendampingan aader ‘Aisyiyah dalam pembentukan tim pendamping keluarga (TPK) sebagai upaya penurunan stunting Widayati, Rina Sri; Wulandari, Riyani; Sari, Dewi Kartika; Fatmawati, Siti; Khotimah, Nurul; Sukmawati, Rini Dwi; Pratiwi, Winda
Hasil Karya 'Aisyiyah untuk Indonesia Vol. 3 No. 1 (2023): Oktober
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/hayina.3186

Abstract

Stunting adalah masalah gizi paling utama di Indonesia yang menjadi prioritas dihadapi untuk diupayakan menurunkan angka kejadiannya. Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO (2021), mengatakan bahwa angka kejadian stunting di dunia mencapai 22% atau sebanyak 149,2 juta pada tahun 2020 sedangkan angka prevalensi nasional di Indonesia mencapai angka 24,1%. Oleh karena hal tersebut, perlu adanya intervensi sebagai upaya untuk mempercepat penurunan stunting dengan membentuk kelompok Tim Pendamping Keluarga (TPK). Metode pengabdian masyarakat ini menggunakan metode penyuluhan dan pendampingan keluarga. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan selama 7 hari. Sasaran kegiatan pengabdian masyarakat ini sebanyak 12 kader ‘Aisyiyah Ranting Cemani Sukoharjo. Luaran dari kegiatan PKM ini terbentuk Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang terlatih dan terampil pertama kali di daerah Cemani Sukoharjo serta tersedia leaflet terkait stunting. Hasil analisis kegiatan PKM ini untuk nilai rerata pretest responden adalah sebesar 59,3 dan post test sebesar 74,3. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan kader ‘Aisyiyah dalam upaya penurunan stunting.
Pengaruh Pemberian Jus Wortel Terhadap Penurunan Dismenore Pada Remaja Putri di SMP Muhammadiyah 2 Wonosobo, Lampung Dwi Eka Oktaviyani; Rina Sri Widayati
Jurnal Ventilator Vol. 2 No. 3 (2024): September : Jurnal Ventilator
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59680/ventilator.v2i3.1297

Abstract

Background; In Lampung province, the incidence of dysmenorrhea is quite high, the results of the study found that 54.9% of women experience it. Dysmenorrhea is lower abdominal pain that sometimes extends to the waist, lower back and thighs, caused by high production of prostaglandins then stimulates the uterus to contract. The most common impact of dysmenorrhea is limited physical activity and poor concentration, so it must be addressed immediately so as not to further interfere with daily activities. One of the non-pharmacological treatments is by drinking carrot juice where carrots contain vitamin E and beta-carotene which can suppress prostaglandin production so that it can reduce the pain experienced. Objective; To determine the effect of carrot juice on reducing dysmenorrhea in adolescent girls at JHS Muhammadiyah 2 Wonosobo, Lampung. Method; This type of research is quantitative research with a pre-experimental design with a one group pretest and posttest design approach, the population is 28 respondents, the number of samples is 22 respondents with Simple Random Sampling technique. Data collection tools using observation sheets, data analysis with Wilcoxon test ? = 0.05. Results; The results of observations for 1 day with a frequency of 2x a day obtained a p-value of 0.000 where 0.000 <0.05 this means H0 is rejected and Ha is accepted. Conclusion; There is an effect of giving carrot juice on reducing dysmenorrhea in adolescent girls at JHS Muhammadiyah 2 Wonosobo, Lampung.
PENGARUH MINUMAN JAHE MERAH TERHADAP PENURUNAN EMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI PMB DENI MARDIYUANA BEJI DEPOK EFFECT OF RED GINGER DRINK TO DECREASE EMESIS GRAVIDARUM IN PREGNANT WOMEN I TRIMESTER THE PMB DENI MARIJUANA BEJI DEPOK Mardiyuana, Deni; Rina Sri Widayati
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v5i4.5064

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Wanita hamil mengalami berbagai ketidaknyamanan pada trimester I seperti: emesis gravidarum, hipersalivasi, pusing, mudah lelah, heartburn, sering buang air kecil, konstipasi. Emesis gravidarum terjadi pada awal kehamilan, terjadi pada pagi hari disebut juga morning sickness Emesis biasanya disebabkan oleh perubahan pada sistem endokrin selama hamil, paling utama penyebabnya adanya peningkatan fluktuasi kadar HCG. Jahe merah merupakan obat non farmakologis yang aman untuk meredakan mual muntah dimana pada jahe merah memiliki kandungan minyak atsiri yang lebih tinggi dibandingkan jahe gajah dan jahe lainnya Tujuan: penelitian ini untuk Mengetahui Pengaruh minuman Jahe Merah Terhadap Penurunan Emesis Gravidarum pada Ibu Hamil Trimester 1. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian Pre-eksperimetal dengan designs One-Group Pretes-Posttest desaign. Penelitian ini berlokasi di PMB Deni Mardiyuana Beji Depok Penelitiaj dilakuakm pada Bulan Mei – Juni 2024. Teknik Sampling yang digunakan pada penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Dan didapat 20 orang. Hasil: tingkat emesis gravidarum sebelum diberikan minuman jahe merah pada 20 Responden adalah sebagian besar 45 % atau 9 Responden mengalami tingkat emesis gravidarum sedang. Tingkat emesis gravidarum setelah diberikan seduhan jahe pada 20 Responden adalah sebagian besar 50% atau 10 Responden mengalami tingkat emesis gravidarum ringan.. Terdapat pengaruh pemberian seduhan jahe terhadap tingkat emesis gravidarum pada ibu hamil Trimster I di PMB Deni Mardiyuana tahun 2024 berdasarkan hasil uji Wilcoxon dengan p- value=0,001 <0,05. Kesimpulan: Ada pengaruh pemberian minuman jahe merah terhadap peneurunan emesis gravidarum pada ibu hami trimester 1 di PMB Deni Mardiyuana Beji Depok. Kata kunci: Emeisi gravidarum, Jahe merah, Ibu hamil Trimeter 1 ABSTRACT Background: pregnant women experience various discomforts in the first trimester such as: emesis gravidarum, hypersalivation, dizziness, easy fatigue, heartburn, frequent urination, constipation. Emesis gravidarum occurs in early pregnancy, occurs in the morning also called morning sickness Emesis is usually caused by changes in the endocrine system during pregnancy, the main cause of which is an increase in fluctuations in HCG levels. Red ginger is a non-pharmacological drug that is safe to relieve nausea and vomiting in which red ginger has a higher content of essential oils than elephant ginger and other ginger Objective: This study was to determine the effect of red ginger drink on the reduction of Emesis Gravidarum in pregnant women Trimester 1. Methods: this study is a quantitative research with the type of Pre-eksperimetal research with designs one-Group Pretes-Posttest design. This research is located at PMB Deni Mardiuana Beji Depok research is conducted in May-June 2024. Sampling technique used in this study using total sampling technique. And got 20 people. Results: the level of emesis gravidarum before being given red ginger drink in 20 respondents was mostly 45% or 9 respondents experienced moderate levels of emesis gravidarum. The rate of emesis gravidarum after ginger infusion in 20 respondents was mostly 50% or 10 respondents experienced mild emesis gravidarum. There is an effect of ginger steeping on the level of emesis gravidarum in Trimster I pregnant women in PMB Deni Mardiuana in 2024 based on the results of the Wilcoxon test with p - value=0.001 <0.05. Conclusion: there is an effect of red ginger drink on the decrease of emesis gravidarum in pregnant women trimester 1 in PMB Deni Mardiuana Beji Depok. Keywords: Emeisi gravidarum, Red Ginger, pregnant women Trimeter 1