Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PEMBERIAN AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP PENURUNAN MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI PMB BOJONG GEDE BOGOR THE EFFECT OF LAVENDER AROMATHERAPY ON REDUCING NAUSEA AND VOMITING IN PREGNANT WOMEN TRIMESTER I IN PMB BOJONG GEDE BOGOR Pellu, Anggi Dwi Pratiwi; Rina Sri Widayati
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v6i5.5296

Abstract

ABSTRAK Latar Beilakang: Keihamilan meirupakan peiristiwa yang teirjadi pada seiorang wanita. Beibeirapa hal yang tidak nyaman akan muncul beirsamaan deingan peirubahan fisiologis seilama keihamilan seipeirti mual, muntah. Mual dan muntah seilama keihamilan adalah geijala umum dan seiring teirjadi pada trimeisteir peirtama keihamilan. Salah satu peinatalaksanaan untuk meingurangi teirapi non-farmakologis adalah peimbeirian aromateirapi laveindeir. Tujuan: peineilitian ini untuk meingeitahui peingaruh peimbeirian aromateirapi laveindeir teirhadap peinurunan mual muntah pada ibu hamil trimeisteir I di PMB Bojong Geidei Bogor 2024. Meitodei: Peineilitian ini meirupakan peineilitian kuantitatif deingan jeinis peineilitian pre-eksperimetal dengan designs One-Group Pretes-Posttest desaign. Hasil: tingkat mual muntah sebelum diberikan aromaterapi lavender pada 20 Responden sebagian besar 14 Responden mengalami tingkat mual muntah seidang. Tingkat mual muntah seiteilah dibeirikan aromateirapi laveindeir pada 20 Reispondein adalah seibagian beisar 12 Reispondein t mual muntah ringan. Teirdapat peingaruh peimbeirian aromateirapi laveindeir teirhadap tingkat mual muntah pada ibu hamil Trimsteir I di PMB Bojong Geidei Bogor tahun 2024 beirdasarkan hasil uji statistik Wilcoxon dapat dilihat bahwa Asymp. Sig. 2-taileid beirnilai 0,000 < α α =0,05. Kesimpulan: Ada peingaruh peimbeirian aromateirapi laveindeir teirhadap peineiurunan mual muntah pada ibu hami trimeisteir 1 di PMB Bojong Geidei Bogor. Kata kunci: hamil Trimeiteir 1, mual muntah, aromateirapi laveindeir ABSTRACT Background: preignancy is an eiveint that occurs in a woman. Somei uncomfortablei things will appeiar along with physiological changeis during preignancy such as nauseia, vomiting. Nauseia and vomiting during preignancy arei common symptoms and oftein occur in thei first trimeisteir of preignancy. Onei manageimeint to reiducei non-pharmacological theirapy is thei administration of laveindeir aromatheirapy. Objective: This study was to deiteirminei thei eiffeict of laveindeir aromatheirapy on reiducing nauseia and vomiting in preignant womein in thei first trimeisteir at PMB Bojong Geidei Bogor 2024. Methods: this study is quantitativei reiseiarch with thei typei of prei-eikspeirimeital reiseiarch with deisigns onei-Group Preiteis-Postteist deisign. Results: thei leiveil of nauseia beiforei giving laveindeir aromatheirapy to 20 reispondeints most of thei 14 reispondeints eixpeirieinceid modeiratei leiveils of nauseia. Thei ratei of nauseia afteir giving laveindeir aromatherapy to 20 respondents was mostly 12 respondents with mild nausea. There is an effect of lavender aromatherapy on the level of nausea and vomiting in Trimster I pregnant women at PMB Bojong Gede Bogor in 2024 based on the results of the Wilcoxon statistical test, it can be seen that Asymmp. Sig. The 2-tailed is worth 0,000 < α α =0,05. Conclusion: there is an effect of lavender aromatherapy to decrease nausea vomiting in pregnant women trimester 1 in PMB Bojong Gede Bogor. Keywords: pregnant Trimeter 1, nausea vomiting, lavender aromatherapy
PEMBERDAYAAN REMAJA DI DESA KARANG KENDAL KABUPATEN BOYOLALI MELALUI DIVERSIFIKASI OLAHAN PRODUK DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA) SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN ANEMIA Ai Rahmawati; Wahyu Atika Putri; Hariyanti; Putri Angelica Aurora; Rina Sri Widayati
Empowerment Journal Vol. 4 No. 2 (2024): September
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/empowerment.v4i2.1558

Abstract

Anemia adalah suatu kondisi dimana jumlah sel darah merah atau kadar hemoglobin dalam darah lebih rendah dari normal. Salah satu penyebab anemia adalah produksi sel darah merah yang tidak optimal karena tubuh kekurangan nutrisi bergizi yang dibutuhkan. Makanan yang baik harus dikonsumsi selama masa remaja karena ini adalah masa awal persiapan kehamilan. Tujuan kegiatan pemberdayaan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan remaja di desa karang kendal terhadap pencegahan anemia. Metode kegiatan pemberdayaan ini dilaksanakan di desa karang kendal kabupaten boyolali dengan metode penyuluhan dan pemberdayaan remaja melalui diversifikasi produk olahan daun kelor (Moringa Oleifera). Hasil kegiatan menunjukkan perhitungan pre test dan post test yang dilaksanakan saat kegiatan yaitu dengan hasil sebelum dilaksanakan kegiatan penyuluhan dan pemberdayaan diketahui bahwa pengetahuan remaja yang mendapatkan kategori baik sebesar 25% dan setelah dilaksanakan kegiatan penyuluhan dan pemberdayaan meningkat menjadi sebesar 55%. Kegiatan penyuluhan dan pemberdayaan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan remaja di Desa Karang Kendal serta cara pencegahan terhadap anemia melalui produk olahan daun kelor (Moringa Oleifera)
Sosialisasi bone broth, kaldu tulang untuk MP-ASI pada kader Aisyiyah Sayangan, dilakukan pada kader Aisyiyah di Sayangan Kustiyati, Sri; Widayati, Rina Sri
Hasil Karya 'Aisyiyah untuk Indonesia Vol. 4 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/hayina.3728

Abstract

Kegiatan sosialisasi tentang pemanfaatan kaldu tulang (bone broth) sebagai Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran para kader Aisyiyah di Desa Wonorejo mengenai pentingnya gizi seimbang bagi pertumbuhan anak. Analisis situasi menunjukkan bahwa kondisi ekonomi masyarakat cenderung menengah ke bawah, dengan mayoritas ibu muda memiliki tingkat pendidikan hanya hingga SMP. Keterbatasan fasilitas kesehatan serta minimnya akses informasi gizi turut memperburuk angka kasus stunting, yang mencapai 60 anak dalam tiga tahun terakhir. Program ini mencakup edukasi tentang cara membuat kaldu tulang yang higienis dan bergizi, serta penyediaan bahan informasi dalam bentuk e-book. Metode penyuluhan melibatkan pelatihan langsung dan demonstrasi, diikuti dengan sesi tanya jawab interaktif untuk memastikan peserta memahami setiap tahapan. Evaluasi menunjukkan partisipasi aktif dan antusiasme tinggi dari peserta yang merasa terbantu dengan materi yang disampaikan. Dengan peningkatan pengetahuan yang diperoleh, para peserta diharapkan mampu menerapkan tips dan trik pembuatan kaldu tulang secara mandiri di rumah, sehingga dapat berkontribusi dalam mengurangi angka stunting di Desa Wonorejo.
Pengaruh Pemberian Air Kelapa Hijau Terhadap Penurunan Dismenore Pada Remaja Nurul Hidayah Jati; Rina Sri Widayati
Jurnal Bidan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jbmc.v3i1.1332

Abstract

Prevalensi dismenore di Indonesia sebanyak 107.673 wanita (64,25%), dimana 59.671 wanita (54,89%) menderita dismenore primer dan 9.496 wanita (9,36%) menderita dismenore sekunder. Sementara itu angka kejadian dismenore di wilayah Jawa Tengah mencapai 56%, dan di Kabupaten Klaten mencapai 68,4%. Dismenore yang terjadi pada remaja mengakibatkan terganggunya aktivitas sehari-hari. Air kelapa hijau dapat dijadikan sebagai alternatif untuk penanganan dismenore secara non-farnakologi. Air kelapa hijau mengandung kalsium, magnesium yang dapat mengurangi ketegangan otot dan vitamin C yang membantu mengurangi rasa sakit akibat kram menstruasi dengan cara menghambat enzim cyclooxygenase, yang berperan dalam penurunan prostaglandin. Tujuan: Mengetahui pengaruh pemberian air kelapa hijau terhadap penurunan dismenore pada remaja. Metode: Penelitian kuantitatif dengan metode pre-experimen design tipe one group pretest-posttest. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 25 remaja putri dengan menggunakan teknik pengambilan sampel secara simple random sampling. Alat pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan lembar kuisioner NRS, sedangkan analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Berdasarkan uji analisis menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test didapat nilai singnifikasi 0.000 (p <0.05) yang berarti Ha diterima. Kesimpulan: Ada pengaruh pemberian air kelapa hijau terhadap penurunan dismenore pada remaja.
Konsumsi Bubur Kacang Hijau Meningkatkan Berat Badan Balita Gizi Kurang Nenobais, Lina Dias Tifina; Widayati, Rina Sri
Jurnal Kebidanan Malakbi Vol 6 No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Mamuju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33490/b.v6i1.1514

Abstract

Undernutrition significantly impacts child development in Indonesia, with a prevalence of 17.1% among toddlers. Malnutrition in early childhood has severe consequences, including increased mortality, higher healthcare costs, and impaired cognitive development. This study investigates the potential of nutrient-rich mung bean porridge to improve weight gain in malnourished toddlers, addressing a critical public health challenge. Recognizing the crucial role of nutrition in early childhood, this study investigates the potential of mung bean porridge as a nutritional intervention to improve weight gain in malnourished toddlers receiving treatment at PT. Sumur Pandanwangi Clinic. Mung beans are a rich source of essential nutrients, including carbohydrates and protein, making them a promising candidate for addressing nutritional deficiencies in this vulnerable population. This study aimed to determine the effect of mung bean porridge on weight gain in malnourished toddlers treated at PT. Sumur Pandanwangi Clinic using a pre-experimental framework with a One Group Pretest-Posttest Design. A total of 20 research participants were selected using Consecutive Sampling. Weight measurements were obtained using a digital scale, and observations were recorded on standardized sheets. The data collected were analyzed using the Paired-t Test. The study found that the average weight of toddlers before receiving green bean porridge was 10,955 grams. After consuming the green bean porridge, their weight increased to 11,080 grams, marking an increase of 125 grams. Subsequent analysis demonstrated a significant effect of the green bean porridge on weight gain among malnourished toddlers. The findings yielded a p-value of 0.001, which is statistically significant as it falls below the threshold of 0.05. This study demonstrates the effectiveness of mung bean porridge in improving weight gain in malnourished toddlers. The significant weight increase observed among participants provides strong evidence for its use as a cost-effective and locally available nutritional intervention to address undernutrition in Indonesia.
Konsumsi Bubur Kacang Hijau Meningkatkan Berat Badan Balita Gizi Kurang Nenobais, Lina Dias Tifina; Widayati, Rina Sri
Jurnal Kebidanan Malakbi Vol 6 No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Mamuju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33490/b.v6i1.1514

Abstract

Undernutrition significantly impacts child development in Indonesia, with a prevalence of 17.1% among toddlers. Malnutrition in early childhood has severe consequences, including increased mortality, higher healthcare costs, and impaired cognitive development. This study investigates the potential of nutrient-rich mung bean porridge to improve weight gain in malnourished toddlers, addressing a critical public health challenge. Recognizing the crucial role of nutrition in early childhood, this study investigates the potential of mung bean porridge as a nutritional intervention to improve weight gain in malnourished toddlers receiving treatment at PT. Sumur Pandanwangi Clinic. Mung beans are a rich source of essential nutrients, including carbohydrates and protein, making them a promising candidate for addressing nutritional deficiencies in this vulnerable population. This study aimed to determine the effect of mung bean porridge on weight gain in malnourished toddlers treated at PT. Sumur Pandanwangi Clinic using a pre-experimental framework with a One Group Pretest-Posttest Design. A total of 20 research participants were selected using Consecutive Sampling. Weight measurements were obtained using a digital scale, and observations were recorded on standardized sheets. The data collected were analyzed using the Paired-t Test. The study found that the average weight of toddlers before receiving green bean porridge was 10,955 grams. After consuming the green bean porridge, their weight increased to 11,080 grams, marking an increase of 125 grams. Subsequent analysis demonstrated a significant effect of the green bean porridge on weight gain among malnourished toddlers. The findings yielded a p-value of 0.001, which is statistically significant as it falls below the threshold of 0.05. This study demonstrates the effectiveness of mung bean porridge in improving weight gain in malnourished toddlers. The significant weight increase observed among participants provides strong evidence for its use as a cost-effective and locally available nutritional intervention to address undernutrition in Indonesia.
Pengaruh Pemberian Aromaterapi Lavender terhadap Penurunan Emesis Gravidarum pada Ibu Hamil Trimester I di Puskesmas Mojolaban Vivi Nur Hartanti; Rina Sri Widayati
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2025): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v1i2.64

Abstract

Emesis gravidarum merupakan kondisi umum yang dialami oleh ibu hamil trimester pertama dan dapat menyebabkan gangguan nutrisi, dehidrasi, serta menurunkan kualitas hidup. Prevalensi kondisi ini cukup tinggi, yaitu 40–60% pada multigravida dan 60–80% pada primigravida, dengan angka rata-rata nasional mencapai 67,9%. Aromaterapi lavender, yang mengandung linalool dan linalyl asetat, diketahui memiliki efek relaksasi dan menenangkan yang dapat membantu mengurangi gejala mual dan muntah pada kehamilan. Mengetahui pengaruh pemberian aromaterapi lavender terhadap penurunan tingkat emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I di Puskesmas Mojolaban. Penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Sebanyak 22 responden diberikan intervensi aromaterapi lavender selama tujuh hari. Analisis menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan adanya penurunan signifikan tingkat emesis gravidarum (p = 0,000). Sebelum intervensi mayoritas responden mengalami mual muntah sedang (86,4%), sementara setelah intervensi, 59,1% mayoritas mengalami mual ringan dan 31,8% mayoritas tidak mengalami mual muntah. Pemberian aromaterapi lavender berpengaruh signifikan dan efektif dalam menurunkan tingkat emesis gravidarum pada ibu hamil trimester pertama.
Improving Rural Economic Empowerment through Herbal Product Development: A Study of Sanggrahan Women Farmer Group Widayati, Rina Sri; Khasanah, Aulia Uswatun; Suratman, Suratman; Amalina, Nur; Fanani, Galih Pramuja Inngam
Proceeding of the International Conference Health, Science And Technology (ICOHETECH) 2025: Proceeding of the 6th International Conference Health, Science And Technology (ICOHETECH)
Publisher : LPPM Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/frz0r290

Abstract

Rural communities often face challenges in utilizing local resources for economic empowerment. The Sanggrahan Women Farmer Group (KWT) in Sukoharjo has potential in cultivating family medicinal plants (TOGA), yet knowledge and skills in processing, packaging, financial management, and marketing remain limited. This study employed a participatory approach involving training, mentoring, and hands-on practice. The program included product innovation (jaselor, golor tea, moringa-based snacks), packaging design, financial literacy, and digital marketing. Pre-test and post-test assessments were conducted, supported by observation and documentation, with descriptive statistics and paired t-tests applied to measure changes. Findings revealed significant improvement in participants’ knowledge and skills. The proportion of members in the “good” knowledge category increased from 10% before training to 72% after training, while production skills improved from 12% to 73%. In addition, KWT successfully promoted products through social media and the village MSME Expo, gaining wider market exposure. Several products also obtained P-IRT certification, enhancing legitimacy and distribution potential. The results demonstrate that integrated empowerment—combining training, digital marketing, and certification—effectively strengthens women’s economic capacity and market readiness. This model is replicable in other rural settings and provides valuable insights for policymakers and development practitioners to foster sustainable, women-led economic empowerment.
Pengaruh Pemberian Sari Kacang Hijau terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin pada Remaja Putri di SMA Negeri 1 Menggala Mutiara Rini Selviana; Rina Sri Widayati
Detector: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2024): Agustus : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/detector.v2i3.4156

Abstract

Background : Adolescent girls are susceptible to anemia because they experience menstruation, where menstruation can cause a decrease in hemoglobin levels, thus requiring special attention to iron needs. The results of the 2021 Riskesdas showed an increase in the rate of anemia in adolescents with a female sample of 22.7%. The effort taken is to drink green bean juice because it contains iron and vitamin C which helps increase hemoglobin levels. Objective : to determine the effect of giving Green Bean Juice on increasing Hemoglobin levels in adolescent girls. Method : The research design was Pre Experiment and One Group Pretest Posttest approach, a sample of 20 young women from class XI, the sample used was random sampling. Test the analysis using the Paired Simple T Test. Research results : The results of the Paired Simple T Test based on the Hb value before and after treatment showed a significant value of 0.000 < 0.05 with an average increase of 1.2 gr/dl. Conclusion : There is an effect of giving Green Bean Juice on increasing Hemoglobin levels in young women at SMA Negeri 1 Menggala Tulang Bawang.
PENGARUH PEMBERIAN SERBUK INSTAN KUNYIT ASAM TERHADAP PENURUNAN DISMENOREA PADA REMAJA DI SMA AL-ISLAM 1 SURAKARTA Putri, Chyka Vanessa Restu Bella; Widayati, Rina Sri
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.34368

Abstract