Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Aplikasi al-Jarh wa al-Ta`dil Muhammad Al-Gazali dan Ali Mustofa Ya’kuf Darta, Ali
Al-I'jaz: Jurnal Kewahyuan Islam Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/al-i'jaz.v5i2.5765

Abstract

Abstrak Penelitian hadis merupakan sebuah keharusan bagi pelajar muslim yang bergulat pada Ushuluddin (sumber ajaran islam), karena hadis adalah sumber ajaran islam kedua sesudah Al-qur’an. Secara teoritik kritik hadis dapat dilakukan dengan mengikuti langkah-langkah sebagai berikut: Melakukan identifikasi hadis, Melakukan klasifikasi hadis, Takhrij hadis, Melakukan I`Tibar Sanad, Kritik sanad (tarjamah ar-ruwat), Kritik matan, Fiqhu al-hadis. Setiap ulama hadis memiliki cirihasnya masing-masing, ada yang has dengan Illat Hadis, fiqhu al-hadis, metode pemahaman hadis, dan lain lain, dalam hal al-jarh dan ta’dil misalnya, Muhammad al-gazali yang berasal dari timur tengah  mungkin memiliki perbedaan dengan Ali Mustafa Yaqub yang berasal dari nusantara, tulisan ini mengkaji metode dan aplikasi al-Jarh dan al-Ta’dil dari kedua tokoh diatas melalui analisis komparatif dengan menelusuri pemikiran mereka berdua pada tulisan tulisan meraka atau tulisan orang lain tentang mereka. Hasil riset menunjukkan Muhammad al-Gazali terlihat cenderung lebih fokus kepada kritik matan ketimbang kritik sanadnya, itu bisa terlihat pada penjelasan beliau pada hadis yang berkaitan dengan Niqab (cadar) sementara Ali Mustafa Yaqub lebih seimabang antara kritik matan dan kritik sanadnya, dan lebih tradisional dan moderat, itu terlihat pada penjelasan beliau terhadap beberapa hadis seperti hadis tentang Lima Hal Yang Membatalkan Puasa.
Al-Khabar Al-Shadiq dalam Epistemologi Islam Darta, Ali
Al-I'jaz: Jurnal Kewahyuan Islam Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/al-i'jaz.v7i1.9774

Abstract

AbstraksMelihat kondisi kaum muslimin di berbagai belahan dunia sekarang ini penulis menilai bahwa kaum muslimin terbelakang jika dibandingkan dengan kaum lain, itu terlihat pada pertumbuhan ekonomi, teknologi, produk yang dihasilkan dan lain lain. tidak bisa dipungkiri bahwa penyebab utama kemajuan dan kemunduran sebuah kaum ditentukan oleh tingkat ilmu pengetahuannya. satu hal mendasar yang membedakan antara kaum muslimin dengan kaum lain dalam kajian sumber ilmu pengetahuan adalah: sumber utama ilmu pengetahuan yang diyakini dalam ajaran islam adalah Al-Khabaru Al-Shadiq (wahyu). Dengan menganalisa literatur dari berbagai disiplin ilmu ke-islaman, seperti Ushul Fiqh, Ulum Al-Hadits, Ulum Al-Qur’an dan lain lain. penulis ingin membuktikan bahwa dalam epistemologi islam Khabar Shadiq (wahyu) adalah sumber ilmu pengetahuan dan memiliki pendekatan yang berbeda dengan disiplin ilmu lainnya.Menurut penulis, ilmu pada Al-Khabar Shadiq (Al-Qur’an, Hadis, Atsar Shahabah) ada dua macam, yaitu: satu, Ilmu yang terkandung dalam teks dan  ilmu yang diisyaratkan teks. ilmu dalam teks seperti ilmu tentang Ibadah, mu’amalah, jinayah, etika, adab akhlak dll. Pendekatan yang digunakan untuk jenis ilmu ini adalah ditentukan oleh tujuan  apa yang akan dihasilkan, jika berkaitan dengan Fiqih maka metode yang digunakan adalah ushul fiqh dan jika berkenaan dengan Tafsir maka metode pendekatan yang digunakan adalah Tafsir. Dua, Ilmu yang diisyaratan oleh teks, yaitu umur ad-dunya, seperti cara bercocok tanam, meneliti minyak bumi, cuaca dan lain lain. Pendekatan yang duganakan untuk jenis ilmu ini juga ditentukan oleh objek yang akan diteliti, jika objeknya sejarah maka metode yang digunakan adalah pendekatan sejarah, dan begitu seterusnya.
Analysis of the Advanced Encryption Standard (AES) Method in Securing Web-Based Exam Questions Hasugian, Abdul Halim; Darta, Ali; Amalia, Rizki
Bahasa Indonesia Vol 15 No 02 (2023): Instal : Jurnal Komputer Periode (Juli-Desember)
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/jurnalkomputer.v15i02.127

Abstract

Data protection is a critical issue in the world Information volume technology, Most important in web-based systems that store sensitive information such as exam question data. This research aims to analyze AES Advanced Encryption Standard method as a tool to improve the security of web-based exam question data. This research utilizing a qualitative benchmark while carrying out a review library to understand the concepts and principles of AES, and analyzing the implementation and integration of AES in web-based systems. This research will also involve experiments by implementing a web-based exam question data security system using the AES method. Tests will be conducted by measuring system performance in terms of speed, reliability, and efficiency. In addition, a penetration test will also be conducted to evaluate the system's resistance to potential attacks from unauthorized parties. This research Hopefully we can provide more detailed information about data management web-based Questioning exam by applying approach AES. This research can also provide recommendations for the application of the AES method in other data security scenarios and contribute to facing data security challenges in the future. Thus, This argument can make a constructive contribution to building construction of secure and reliable web-based systems in storing and managing sensitive data.
Konsep Pemikiran Hadis Ibnu Hajar Al Asqolani Fera Tamia; Nawir Yuslem; Ali Darta
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juni-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1365

Abstract

Ibnu Hajar al-Asqalani merupakan salah satu ulama besar dalam disiplin ilmu hadis yang memiliki kontribusi monumental dalam pengembangan metodologi kritik hadis dan ilmu rijal. Kajian ini membahas secara komprehensif perjalanan hidup, rihlah ilmiah, serta pemikiran Ibnu Hajar dalam bidang hadis, khususnya dalam karya-karya seperti Nukhbatul Fikr, Taqrib al-Tahdzib, dan Fath al-Bari. Fokus utama penelitian ini meliputi metodologi jarh wa ta’dil, klasifikasi martabat perawi, serta pendekatan Ibnu Hajar dalam mensyarah hadis dengan model tahlili, linguistik, dan teologis-normatif. Selain itu, pembahasan juga menyoroti sikap Ibnu Hajar terhadap hadis dha’if dalam konteks fadhail al-a’mal. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa Ibnu Hajar tidak hanya berperan sebagai ahli hadis teknis, melainkan juga sebagai pemikir metodologis yang mampu merumuskan standar ilmiah dalam validasi hadis. Karya-karyanya menjadi referensi utama dalam studi hadis klasik hingga kontemporer.
Innovative Strategies for Memorizing the Qur'an at SLB IT Sahabat Al-Qur'an Binjai Sarmila Astina Batubara; Ali Darta
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v8i2.2314

Abstract

The phenomenon of children with disabilities being able to memorize the Qur’an demonstrates remarkable potential, despite facing dominant challenges such as impairments in sensory, physical, rational, and mental functions. SLB IT Sahabat Al-Qur’an Binjai is one of the educational institutions specifically designed to facilitate Qur’an memorization for children with disabilities. This study aims to explore innovative strategies for Qur’an memorization learning at SLB IT Sahabat Al-Qur’an Binjai, addressing the challenges and providing effective solutions for students with special needs. This research employs a qualitative field study approach, utilizing data collection techniques such as observation, interviews, and documentation, supported by literature review. The findings reveal that the learning strategies implemented include the talaqqi method, multisensory approaches, and various creative and engaging methods. These strategies have proven effective in helping students achieve memorization goals, although teaching and learning challenges persist. This study recommends the provision of more inclusive learning media and facilities to support the development of advanced methods in response to emerging educational challenges.
Efektivitas Program BP4 di Kua Medan Tembung dalam Menangani Konflik Rumah Tangga: Pendekatan Nilai-Nilai Al-Qur'an dan Hadis Khodijah, Siti; Harahap, Ribhan Paradian; Hasanah, Nur; Ramadhannur, Ramadhannur; Darta, Ali
Sulawesi Tenggara Educational Journal Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v5i1.937

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas Program BP4 di KUA Medan Tembung dalam meningkatkan pemahaman pasangan terhadap hak dan kewajiban pernikahan serta dalam menyelesaikan konflik rumah tangga. Metode yang digunakan adalah mixed-methods, yang menggabungkan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan penghulu, penyuluh agama, dan pasangan yang telah mengikuti program, sementara data kuantitatif diperoleh melalui survei kuesioner terhadap pasangan yang mengikuti dan tidak mengikuti BP4. Analisis data dilakukan dengan thematic analysis untuk wawancara dan uji t-test serta regresi logistik untuk membandingkan efektivitas program secara statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program BP4 berdampak positif dalam meningkatkan komunikasi pasangan, pemahaman terhadap hak dan kewajiban pernikahan, serta menurunkan tingkat konflik rumah tangga. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa hambatan dalam implementasi program, termasuk keterbatasan sumber daya, kendala sosial ekonomi, serta kurangnya fleksibilitas dalam pelaksanaan bimbingan. Untuk meningkatkan efektivitasnya, direkomendasikan agar BP4 memperluas kerja sama dengan lembaga eksternal, menyediakan sesi bimbingan daring, serta menambah tenaga profesional seperti konselor keluarga dan psikolog. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya literatur mengenai efektivitas mediasi berbasis Islam dalam penyelesaian konflik rumah tangga. Dengan perbaikan dalam aspek pelaksanaan dan kebijakan, Program BP4 berpotensi menjadi instrumen yang lebih optimal dalam menciptakan keluarga yang harmonis dan mengurangi angka perceraian di Indonesia
Pemahaman Hadis tentang Maisir dan Relevansinya terhadap Judi Online: Analisis Pandangan Ulama Klasik dan Kontemporer Azizi, Muhammad; Darta, Ali
Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/alwatzikhoebillah.v11i2.4308

Abstract

The phenomenon of online gambling, a modern form of gambling, has created serious social, economic, and moral problems. The practice can be analyzed through the concept of maisir, which is expressly prohibited in the hadith and the Quran due to its elements of betting, speculation, uncertainty, and destructive impact on individuals and society. This study aims to examine the hadith’s understanding of maisir by highlighting the views of classical and contemporary scholars and linking them to the relevance of the online gambling phenomenon. The research method used was qualitative with a thematic-comparative approach. The results show that classical scholars understand maisir as any form of betting-based transaction that negates fairness in exchange, thus being considered detrimental to spiritual and social values. Meanwhile, contemporary scholars expand the definition of maisir to modern phenomena such as online gambling, emphasizing aspects of financial loss, psychological addiction, technological exploitation, and moral degradation. The hadiths prohibiting maisir are considered relevant in the digital context because their principles are able to address the challenges of application-based gambling and online media. Furthermore, there are legal and social implications that Sharia regulations regarding maisir must be adapted to technological developments to protect society from the dangers of online gambling. The implications of this research are the importance of strengthening religious literacy in society, increasing the role of Islamic scholars and institutions in issuing fatwas and education regarding online gambling, and encouraging the government and legal authorities to integrate sharia principles with digital technology regulations.
Analisis Larangan-Larangan Kegiatan pada Bulan Muharram Menurut Kebudayaan Suku Jawa di Desa Sengon Sari Kecamatan Aek Kuasan Kabupaten Asahan Perspektif Hadis Hermawan, Bagus; Darta, Ali
Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/alwatzikhoebillah.v11i2.4309

Abstract

Muharram is known as one of the holy months that has the virtue of worship and certain prohibitions, however in Javanese culture in Sengon Sari Village, Aek Kuasan District, this month is also considered sacred with a number of taboos passed down from generation to generation. This phenomenon gives rise to a dialectic between cultural norms and religious teachings, especially when some of these prohibitions are not explicitly stated in Islamic sources, thus requiring analysis from the perspective of hadith. This study aims to examine the forms of prohibitions on activities in the month of Muharram according to Javanese culture in Sengon Sari Village and assess their relevance and suitability with Islamic teachings through a study of hadith. The method used is a mixed-method with a descriptive-analytical approach through interviews with traditional leaders, observation of cultural practices, and a review of hadith literature. The results show that Javanese people in the village avoid several activities such as marriage, long travel, moving house, and holding large celebrations in the month of Muharram because they are believed to bring bad luck or disaster. However, from the perspective of the hadith, there is no ṣaḥīḥ basis to support this assumption. In fact, the hadith emphasizes Muharram as a month of worship, particularly with the recommendation of the Ashura fast. This cultural prohibition is more of a myth and an attempt to maintain social harmony than a religious obligation. The implication of this research is the need for education that integrates local wisdom values with a proportional understanding of the hadith, so that traditions can continue to be appreciated as part of cultural identity without obscuring authentic Islamic teachings, while also opening up space for dialogue between religious and traditional leaders in building socio-religious harmony.
Pandangan Ulama Terhadap Prospek Alumni Ilmu Al Qur’an dan Tafsir di Kabupaten Labuhan Batu Utara Muhammad Hafiz; Sukiman; Ali Darta
Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol. 6 No. 7 (2024): RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal 
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/reslaj.v6i7.3456

Abstract

This research aims to investigate the views of ulama regarding the prospects of Al Qur'an and Tafsir Science alumni in North Labuhan Batu Regency. Using a qualitative approach, this research explores the ulama's perceptions of the role and contribution of alumni in society, as well as the challenges they face in developing their careers. Data was collected through in-depth interviews with experienced scholars in the area.The research results show that ulama have high hopes for the role of alumni in strengthening religious and social values in society. They see alumni as spiritual leaders who can have a positive impact on education, da'wah and socio- religious activities. However, a number of challenges were also identified, including limited access to educational resources, changes in educational and scientific paradigms, and increasingly fierce competition in the job market. In facing these challenges, ulama recommend the need to continue to improve the quality of education and training for alumni, as well as strengthening collaboration between ulama and alumni in an effort to overcome challenges and take advantage of existing opportunities. In this way, alumni can develop their scientific potential optimally and make a significant contribution to the progress of society and the sustainability of religious values.
Segmentasi Kematangan Buah Markisa Berdasarkan Kemiripan Warna Dengan Algoritma K-Means Rifqi Aufa Siregar, Farras; Sriani, Sriani; Darta, Ali
Jurnal Teknologi Sistem Informasi dan Sistem Komputer TGD Vol. 7 No. 1 (2024): J-SISKO TECH EDISI JANUARI
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jsk.v7i1.9492

Abstract

Tingkat matang buah markisa bisa identifikasi dari beberapa cara salah satunya yaitu melihat warna buah tersebut, bentuk buah yang semakin besar dan permukaan warna buah yang kuning menyeluruh. Menentukan tingkat kematangan markisa yang dilakukan oleh petani dan konsumen selama ini tidak efektif, yaitu dengan mengidentifikasi pada permukaan kulit buah. Menggunakan dengan cara manual tidak efisien karena akan memakan waktu yang tergolong cukup lama, selain itu manusia memiliki pandangan dan pendapat yang berbeda-beda yang akan menghasilkan hasil dari identifikasi menjadi berbagai macam. Identifikasi dengan cara tersebut memiliki kekurangan, maka dari itu dibutuhkan sebuah sistem yang mampu menentukan kematangan buah yang memiliki akurasi yang tinggi dan menghasilkan informasi yang valid. Metode algoritma k-means yang akan diimplementasikan ke dalam proses segmentasi buah markisa yaitu dengan memilah citra ke dalam suatu kelompok yang dinilai dari kemiripan atribut citra. Algoritma k-means akan memilah data yang mempunyai nilai, atribut, karakter serupa ke dalam satu grup. Data buah yang terkumpul sebanyak 8 buah markisa dan menghasilkan data citra sebanyak 48 citra buah markisa. Pengambilan gambar dari 6 sisi yaitu atas, bawah, kiri, kanan, depan dan belakang. Dari hasil klaster dengan metode algoritma k-means didapat hasil 4 buah markisa matang dan 4 buah markisa mentah.