Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PENERAPAN METODE K-MEANS CLUSTERING UNTUK STOK PENJUALAN SPAREPART SEPEDA MOTOR Firdaus, Akbar; Sriani, Sriani; Darta, Ali
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4792

Abstract

Abstract: Availability of motorcycle spare parts in CV. Solid Mandiri Cemerlang must be monitored to avoid product shortages. The problem that occurs in reporting regarding Most of the items purchased by Most of the customers is under control. Processing incoming and outgoing goods that are not processed by the system requires goods management techniques. The more complete the types of spare parts, customer needs will be met. The collection of available spare parts will be divided into several groups to get the spare parts that customers have purchased the most for each transaction. Data mining is sourced from raw database. This causes problems in databases which tend to be dynamic, complete and large. The K-means Clustering algorithm is capable and effective for finding clusters in data. This calculation will determine the number of clusters at the calculation center and the maximum iteration of data that has been entered into the system. The purpose of implementing the K-means algorithm is to find the value of the goods purchased by the majority of customers so that it makes it easier to provide spare parts. The results of the k-means calculation: C1 (high) has 9 items, C2 (low) has 1 items.Keyword: Motorcycle Parts, K-Means, ClusterAbstrak: Ketersediaan suku cadang sepeda motor di CV. Solid Mitra Cemerlang harus dimonitor untuk menghindari kekosongan barang. Masalah yang terjadi dalam pelaporan mengenai Sebagian besar barang yang dibeli oleh Sebagian besar pelanggan menjadi kendali. Mengolah barang masuk dan keluar yang tidak diproses dengan sistem membutuhkan teknik mengelola barang. Semakin lengkap jenis-jenis suku cadang, kebutuhan pelanggan akan terpenuhi. Pengumpulan suku cadang yang tersedia akan dibagi menjadi beberapa kelompok untuk mendapatkan suku cadang yang paling banyak dibeli pelanggan untuk setiap transaksi. Penambangan data bersumber dari basis data mentah. Hal ini menyebabkan masalah dalam database yang cenderung dinamis, lengkap dan besar. Algoritma K-means Clustering mampu dan efektif untuk menemukan cluster dalam data. Pada perhitungan ini akan menentukan jumlah cluster pada pusat perhitungan dan iterasi maksimum data yang telah dimasukkan kedalam sistem. Tujuan dari penerapan algoritma K-means adalah untuk menemukan nilai dari barang yang dibeli oleh Sebagian besar pelanggan sehingga memudahkan untuk menyediakan suku cadang. Hasil perhitungan k-means: C1 (tinggi) ada 9 barang, C2 (rendah) ada 1 barang.Kata kunci: Suku Cadang Sepeda Motor, K-Means, Cluster
Implementing of Students Character Education in SDN 0605 Simanuldang KKN 174 UINSU Simanuldang Jae Village Ali Darta; Alumni Harahap; Amir Husin Lubis; Asmaria Hasibuan; Tri Wulan Hasibuan
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 6 No 2 (2022): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v6i2.4155

Abstract

Character education is the initial foundation needed in building a nation. Therefore, schools have an obligation to be committed to building the nation's character. In this case, of course, there are many challenges that need to be faced, one of which is the development of technology and information as a result of globalization. Modern lifestyles that influence attitudes and behavior unwittingly deviate from the values ​​and noble values ​​of the Indonesian nation. This study is to describe the character values ​​developed in SDN 0605 Simanuldang in the implementation of character education and the obstacles in implementing character education in SDN 0605 Simanuldang. This type of research is descriptive using a quantitative approach. The data collection method used in this study was interviews. The data analysis used is collecting data, reducing data, then presenting it to draw conclusions. The results showed that the character values ​​developed at SDN 0605 Simanuldang consisted of 13 characters, namely religious, honest, tolerant, disciplined, democratic, national spirit, love for the homeland, appreciating achievement, friendly, fond of reading, caring for the environment, social care, and responsibility. answer. Implementation of character education through the learning process, school rules and extracurricular implementation. There are obstacles in implementing character education at SDN 0605 Simanuldang, namely digital games, unfavorable house boundaries, the influence of TV viewing, and lack of understanding of student character.
Konsep Pemikiran Hadis Ibnu Hajar Al Asqolani Tamia, Fera; Yuslem, Nawir; Darta, Ali
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1365

Abstract

Ibnu Hajar al-Asqalani merupakan salah satu ulama besar dalam disiplin ilmu hadis yang memiliki kontribusi monumental dalam pengembangan metodologi kritik hadis dan ilmu rijal. Kajian ini membahas secara komprehensif perjalanan hidup, rihlah ilmiah, serta pemikiran Ibnu Hajar dalam bidang hadis, khususnya dalam karya-karya seperti Nukhbatul Fikr, Taqrib al-Tahdzib, dan Fath al-Bari. Fokus utama penelitian ini meliputi metodologi jarh wa ta’dil, klasifikasi martabat perawi, serta pendekatan Ibnu Hajar dalam mensyarah hadis dengan model tahlili, linguistik, dan teologis-normatif. Selain itu, pembahasan juga menyoroti sikap Ibnu Hajar terhadap hadis dha’if dalam konteks fadhail al-a’mal. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa Ibnu Hajar tidak hanya berperan sebagai ahli hadis teknis, melainkan juga sebagai pemikir metodologis yang mampu merumuskan standar ilmiah dalam validasi hadis. Karya-karyanya menjadi referensi utama dalam studi hadis klasik hingga kontemporer.
FROM HADITH TO HEALTH: Contextualizing the One-Third Eating Principle in Light of Modern Nutritional Science Hildayana, Tri; Darta, Ali
RIWAYAH Vol 11, No 1 (2025): Riwayah : Jurnal Studi Hadis
Publisher : Ilmu Hadis, Fakultas Ushuluddin, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/riwayah.v11i1.33299

Abstract

This study investigates the integration of Hadith teachings on dietary practices with modern nutritional science within the Muslim community of Tanjung Morawa B Village. Employing an ethnographic approach, the research draws on in-depth interviews with 40 respondents and participatory observations of 20 individuals. The findings reveal that 77.5% of participants practice the "one-third" eating principle—eating before hunger intensifies, stopping before fullness, and dining before Maghrib. These habits align with contemporary nutritional strategies such as portion control and time-restricted eating, both of which contribute to metabolic health. Notably, despite 65% of respondents coming from economically disadvantaged backgrounds, they maintain healthy diets rooted in religious values by utilizing accessible local foods like pumpkin, cassava, and legumes. The study also notes adaptive strategies for health conditions such as gastritis, reflecting the principle’s flexibility. Overall, the research underscores the potential of integrating religious principles with modern health frameworks, offering a culturally relevant model for dietary intervention in Muslim communities.[Penelitian ini mengkaji integrasi ajaran hadis tentang pola makan dengan ilmu gizi modern dalam konteks komunitas Muslim di Desa Tanjung Morawa B. Dengan menggunakan pendekatan etnografi, penelitian ini melibatkan wawancara mendalam terhadap 40 responden dan observasi partisipatif terhadap 20 di antaranya. Hasil temuan menunjukkan bahwa 77,5% responden menerapkan prinsip makan sepertiga—makan sebelum merasa lapar, berhenti sebelum kenyang, serta makan malam sebelum Maghrib. Pola ini selaras dengan konsep gizi modern seperti pengendalian porsi dan pola makan dengan waktu terbatas (time-restricted eating) yang terbukti mendukung kesehatan metabolik. Meskipun 65% responden berasal dari keluarga kurang mampu, mereka tetap menjaga pola makan sehat yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan dengan memanfaatkan pangan lokal seperti labu, singkong, dan kacang-kacangan. Penelitian ini juga mencatat adanya penyesuaian terhadap kondisi kesehatan tertentu seperti gastritis, yang menunjukkan fleksibilitas prinsip ini. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi nilai-nilai religius dengan pendekatan kesehatan modern, serta menawarkan model intervensi gizi yang kontekstual bagi komunitas Muslim guna meningkatkan kesejahteraan mereka.]
Pemahaman Hadis tentang Maisir dan Relevansinya terhadap Judi Online: Analisis Pandangan Ulama Klasik dan Kontemporer Azizi, Muhammad; Darta, Ali
Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/alwatzikhoebillah.v11i2.4308

Abstract

The phenomenon of online gambling, a modern form of gambling, has created serious social, economic, and moral problems. The practice can be analyzed through the concept of maisir, which is expressly prohibited in the hadith and the Quran due to its elements of betting, speculation, uncertainty, and destructive impact on individuals and society. This study aims to examine the hadith’s understanding of maisir by highlighting the views of classical and contemporary scholars and linking them to the relevance of the online gambling phenomenon. The research method used was qualitative with a thematic-comparative approach. The results show that classical scholars understand maisir as any form of betting-based transaction that negates fairness in exchange, thus being considered detrimental to spiritual and social values. Meanwhile, contemporary scholars expand the definition of maisir to modern phenomena such as online gambling, emphasizing aspects of financial loss, psychological addiction, technological exploitation, and moral degradation. The hadiths prohibiting maisir are considered relevant in the digital context because their principles are able to address the challenges of application-based gambling and online media. Furthermore, there are legal and social implications that Sharia regulations regarding maisir must be adapted to technological developments to protect society from the dangers of online gambling. The implications of this research are the importance of strengthening religious literacy in society, increasing the role of Islamic scholars and institutions in issuing fatwas and education regarding online gambling, and encouraging the government and legal authorities to integrate sharia principles with digital technology regulations.
Analisis Larangan-Larangan Kegiatan pada Bulan Muharram Menurut Kebudayaan Suku Jawa di Desa Sengon Sari Kecamatan Aek Kuasan Kabupaten Asahan Perspektif Hadis Hermawan, Bagus; Darta, Ali
Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/alwatzikhoebillah.v11i2.4309

Abstract

Muharram is known as one of the holy months that has the virtue of worship and certain prohibitions, however in Javanese culture in Sengon Sari Village, Aek Kuasan District, this month is also considered sacred with a number of taboos passed down from generation to generation. This phenomenon gives rise to a dialectic between cultural norms and religious teachings, especially when some of these prohibitions are not explicitly stated in Islamic sources, thus requiring analysis from the perspective of hadith. This study aims to examine the forms of prohibitions on activities in the month of Muharram according to Javanese culture in Sengon Sari Village and assess their relevance and suitability with Islamic teachings through a study of hadith. The method used is a mixed-method with a descriptive-analytical approach through interviews with traditional leaders, observation of cultural practices, and a review of hadith literature. The results show that Javanese people in the village avoid several activities such as marriage, long travel, moving house, and holding large celebrations in the month of Muharram because they are believed to bring bad luck or disaster. However, from the perspective of the hadith, there is no ṣaḥīḥ basis to support this assumption. In fact, the hadith emphasizes Muharram as a month of worship, particularly with the recommendation of the Ashura fast. This cultural prohibition is more of a myth and an attempt to maintain social harmony than a religious obligation. The implication of this research is the need for education that integrates local wisdom values with a proportional understanding of the hadith, so that traditions can continue to be appreciated as part of cultural identity without obscuring authentic Islamic teachings, while also opening up space for dialogue between religious and traditional leaders in building socio-religious harmony.
Implementasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Pembelajaran Anak Berkebutuhan Khusus di SLB ABC Melati Aisyiyah Muhammad Gilang Ramadhan; Ali Darta; Winda Sari
Komprehensif Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Islam pada hakikatnya merupakan proses pembentukan manusia yang beriman, berakhlak, serta mampu mengembangkan potensi dirinya secara optimal tanpa membedakan kondisi fisik maupun mental peserta didik. Anak berkebutuhan khusus memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang layak, termasuk pendidikan berbasis nilai-nilai Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai-nilai pendidikan Islam dalam proses pembelajaran anak berkebutuhan khusus di SLB ABC Melati Aisyiyah. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui studi kepustakaan dan observasi konseptual terhadap praktik pendidikan inklusif berbasis Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai pendidikan Islam di sekolah luar biasa dilakukan melalui penanaman nilai kasih sayang, keadilan, kesabaran, penghargaan terhadap perbedaan, serta pembentukan akhlak mulia dalam aktivitas pembelajaran sehari-hari. Guru berperan penting sebagai pendidik sekaligus pembimbing spiritual yang membantu peserta didik memahami nilai-nilai agama sesuai kemampuan masing-masing. Selain itu, pembelajaran berbasis pendekatan humanis dan religius mampu meningkatkan rasa percaya diri, kemandirian, dan kemampuan sosial anak berkebutuhan khusus. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan Islam memiliki relevansi yang sangat kuat dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, ramah, dan bermartabat bagi anak berkebutuhan khusus.
Implementasi Nilai-Nilai Al-Qur’an dalam Pelayanan Jamaah Umroh di Safarindo Albarokah Umroh: Studi Living Qur’an Perspektif QS. An-Nahl: 90 Mery Agustina; Mutiara Fahliza; Ahmad Raihan Lubis; Hamdani Syahputra; Meilani Meilani; Ali Darta
Jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat Vol. 3 No. 1 (2024): April : Jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrafi.v3i1.9537

Abstract

This study examines the implementation of Qur’anic values in the services of Umrah pilgrims at Safarindo Albarokah Umroh using a Living Qur’an approach based on QS. An-Nahl: 90. The verse emphasizes three core values: ‘adl (justice), ihsan (excellence), and ita’ dzil qurba (social care), which serve as guiding principles in service management. This research employs a qualitative descriptive method using observation, in-depth interviews, and documentation. The findings show that all three values have been systematically implemented in administrative services, religious guidance, accompaniment in the Holy Land, and post-travel services. The value of ‘adl is reflected in transparent pricing and fair treatment of pilgrims, ihsan is demonstrated through excellent, responsive, and continuous service, while ita’ dzil qurba is realized through social programs such as scholarships for underprivileged pilgrims and special services for elderly and disabled pilgrims. This study concludes that Safarindo Albarokah Umroh integrates Qur’anic values into its operational system, contributing to the development of Living Qur’an studies in Islamic business practices.
ANALISIS TINGKAT KEPUASAN PASIEN DI KLINIK PRATAMA SALBIYANA DENGAN ALGORITMA C4.5 Riki Hamdani; Sriani Sriani; Ali Darta
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 7 No. 1 (2024): February 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v7i1.1680

Abstract

Abstract: Each Clinic has its own management information system. Several aspects of the Clinic management information system at the Pratama Salbiyana Clinic, namely aspects of registration, nurses, doctors, facilities, cleanliness, convenience, administration and finance. The management information system for Pratama Salbiyana Clinic is an important component in realizing quality improvement efforts. The management information system for Pratama Salbiyana Clinic in general aims to integrate information systems from various subsystems and process the information needed for decision making. The management of Pratama Salbiyana Clinic requires effective and efficient management. The number of patients seeking treatment at the Salbiyana Primary Clinic, especially in each polyclinic, will fluctuate every month for the period from January 2021 to December 2021. The quality of the Salbiyana Primary Clinic must be maintained so that it can provide the best service to help achieve goals and improve the quality of life of patients. Patient satisfaction is very important in assessing the quality of services provided by hospitals to their patients. An accurate level of patient satisfaction is needed in efforts to improve the quality of health services. Therefore, measuring the level of patient satisfaction needs to be done regularly, regularly, accurately and continuously. In this case the researcher wants to use classification data mining to predict patient satisfaction with the management information system of Pratama Salbiyana Clinic. Data collection techniques were carried out by observation, literature studies and interviews.  Keywords: C4.5 algorith; data mining; patient satisfaction level Abstrak: Setiap Klinik memiliki sistem informasi manajemen masing-masing. Beberapa aspek sistem informasi manajemen Klinik pada Klinik Pratama Salbiyana yakni aspek pendaftaran, perawat, dokter, fasilitias, kebersihan, kenyamanan, administrasi dan keuangan.  Sistem informasi manajemen Klinik Pratama Salbiyana merupakan salah satu komponen yang penting dalam mewujudkan upaya peningkatan mutu. Sistem informasi manajemen Klinik Pratama Salbiyana secara umum bertujuan untuk mengintegrasikan sistem informasi dari berbagai subsistem dan mengolah informasi yang diperlukan sebagai pengambilan keputusan. Manajemen Klinik Pratama Salbiyana menghendaki pengelolaan yang efektif dan efesien. Jumlah pasien yang berobat di Klinik Pratama Salbiyana khususnya ditiap tiap poli mengalami fluktuasi setiap bulannya periode Januari 2021 sampai dengan Desember 2021. Pelayanan Klinik Pratama Salbiyana harus dapat dijaga kualitasnya agar dapat memberikan pelayanan terbaik untuk dapat membantu tercapainya tujuan dan meningkatkan kualitas hidup pasien. Kepuasan pasien merupakan hal yang sangat penting dalam menilai kualitas pelayanan yang diberikan rumah sakit kepada pasiennya. Tingkat kepuasan pasien yang akurat sangat dibutuhkan dalam upaya peningkatan mutu layanan kesehatan. Oleh karena itu, pengukuran tingkat kepuasan pasien perlu dilakukan secara berkala, teratur, akurat, dan berkesinambungan. Dalam hal ini peneliti ingin menggunakan data mining klasifikasi untuk memprediksi kepuasan pasien terhadap sistem informasi manajemen Klinik Pratama Salbiyana. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, studi literatur dan wawancara.  Kata kunci: algoritma C4.5; data mining; tingkat kepuasan pasien
KLASIFIKASI PENERIMA ZAKAT FITRAH PADA MASJID BAITURRAHMAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE NAÏVE BAYES Sriani Sriani; Ali Darta; Bima Sakti
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 7 No. 3 (2024): August 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v7i3.2177

Abstract

Abstract: Zakat al-fitr is one of the types of zakat that is obligatory on Eid al-Fitr. This zakat must be paid after sunset at the end of the month of Ramadhan until the preacher takes the pulpit at the sunah prayer on Eid al-Fit. The purpose of this research is to develop a classification model of zakat fitrah recipients at the Baiturrahman Mosque using the Naïve Bayes method. This research uses data from RT / RW Housing with a total of 104 zakat fitrah recipient data. Furthermore, the data is processed using the Naïve Bayes method to produce a classification model of zakat fitrah recipients. The result showed thet the classification model of zakat recipients using Naïve Bayes method has an accuracy rate of 90%. This shows that the model can help amil zakat determining zakat fitrah recipients more effectively and efficiently. Keywords: naïve bayes, classification, zakat al-fitr Abstrak: Zakat fitrah adalah salah satu diantara jenis zakat yang diwajibkan pada saat Idul Fitri. Zakat ini wajib ditunaikan setelah terbenamnya matahari pada akhir bulan Ramadhan hingga khatib naik mimbar pada shalat sunah harri raya idul fitri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan sebuah model klasifikasi penerima zakat fitrah pada Masjid Baiturahman dengan menggunakan metode Naïve Bayes. Penelitian ini menggunakan data dari RT/RW perumahan dengan jumlah 104 data penerima zakat fitrah. Selanjutnya, data tersebut diolah menggunakan metode Naïve Bayes untuk menghasilkan model klasifikasi penerima zakat fitrah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model klasifikasi penerima zakat fitrah dengan metode Naïve Bayes memiliki tingkat akurasi sebesar 90%. Hal ini menunjukkan bahwa model tersebut dapat membantu amil zakat dalam menentukan penerima zakat fitrah dengan lebih efektif dan efisien. Kata kunci: naïve bayes, klasifikasi, zakat fitrahÂ