p-Index From 2021 - 2026
9.011
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Humaniora E-Journal Of Cultural Studies Mimbar PGSD Undiksha Sosiohumaniora Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Jurnal Akuntansi Profesi Jurnal Kawistara : Jurnal Ilmiah Sosial dan Humaniora Jurnal Kajian Bali Jurnal Master Pariwisata (JUMPA) Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Bakti Budaya: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat IJEBD (International Journal Of Entrepreneurship And Business Development) JMBI UNSRAT (Jurnal Ilmiah Manajemen Bisnis dan Inovasi Universitas Sam Ratulangi) International Journal of Applied Sciences in Tourism and Events CAPITAL: JURNAL EKONOMI DAN MANAJEMEN Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan Jurnal Kewirausahaan dan Bisnis Journal of Educational Research and Evaluation International Journal of Community Service Learning WIDYA LAKSANA International Journal of Social Science and Business SOSHUM : Jurnal Sosial dan Humaniora [Journal of Social Sciences and Humanities] International Journal of Economics Development Research (IJEDR) Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi dan Pelayanan Publik Jurnal Manajemen Pelayanan Hotel Prospek: Jurnal Manajemen dan Bisnis Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata Cakrawala Repositori Imwi Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences International Journal of Environmental, Sustainability, and Social Science Jurnal Ekonomi Efektif Ilomata International Journal of Social Science Journal of Tourism Economics and Policy Jurnal Difusi Global Research on Tourism Development and Advancement (GARUDA) Journal of Applied Sciences in Travel and Hospitality Soshum: Jurnal Sosial dan Humaniora International Journal of Applied Sciences in Tourism and Events International Journal of Green Tourism Research and Applications Relevance: Journal of Management and Business International Journal of Geotourism Science and Developmen Journal of Business on Hospitality and Tourism Jurnal Pariwisata, Bisnis Digital dan Manajemen Jurnal Kawistara Open Access DRIVERset
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : WIDYA LAKSANA

IbIKK WISATA RELIGI HINDU BALI Widiastini, Ni Made Ary; Adiputra, I Made Pradana; Sujana, Edy; Yudiatmaja, Fridayana
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.138 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v4i2.9606

Abstract

Wisata Religi merupakan salah satu perjalanan wisata yang dikembangkan dengan menyikapi fenomena manusia yang kembali sadar sebagai manusia yang homo religius. Namun, banyaknya pekerjaan yang sedang dijalani umat Hindu khususnya sering kali mereka mengalami kesulitan untuk mengatur waktunya dalam melakukan perjalanan religi yakni ke pura-pura. Memahami kondisi tersebut, maka pengembangan wisata religi yang dikembangkan oleh para pelaku pariwisata ternyata telah mampu memberikan solusi bagi umat Hindu yang ingin melakukan aktifitas religi, dimana mereka menyerahkan perjalanan religinya kepada travel agent, yang akhirnya melahirkan paket wisata religi. Keunikan pura yang ada di Bali ternyata tidak saja menarik untuk dijadikan sebagai tempat untuk bersembahyang, namun beberapa dari pengunjung juga tertarik untuk memahami dan mempelajari tentang pura. Berusaha mengambil peluang tersebut, dan menyesuaikan dengan bidang keahlian yang dimiliki maka paket wisata religi yang dikembangkan oleh travel Undiksha yang sudah diberi nama Ganesha Tours and Travel memiliki keungulan yakni:1) memberikan layanan perjalanan wisata yang sesuai dengan kebutuhan konsumen; 2) mampu menjelaskan keunikan pura dengan memahami pura berdasarkan kajian secara semiotika khususnya membaca hidden transcript yang ada di setiap pahatan dan artefak yang ada di pura; 3) mampu mengajak masyarakat untuk lebih memahami potensi pura sehingga mau menjaga pura sebagai tempat suci sebagai objek wisata, untuk itu perlu dilakukan pendampingan secara teratur; 4) Travel ini juga bisa menjadi tempat untuk belajar bagi mahasiswa yang mengambil jurusan kepariwisataan. Selain wisata religi, travel ini juga mengembangkan jasa layanan wisata lainnya seperti melayani wisata riset bagi peneliti, dan kegiatan studi lapangan bagi mahasiswa. Dengan demikian, travel ini tidak saja bermanfaat bagi lembaga, dosen dan mahasiswa, namun juga bagi masyarakat. Usaha ini akhirnya dapat memberikan berbagai manfaat bagi lembaga Universitas Pendidikan Ganesha, baik pengelola IbIKK, kontribusi pendapatan ke lembaga, bagi LPM dan tempat pembelajaran bagi mahasiswa.
PENGEMBANGAN DAN PENGELOLAAN OBJEK WISATA DESA BATUR TENGAH, KINTAMANI BERBASIS MASYARAKAT LOKAL Widiastini, Ni Made Ary
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (947.969 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v2i2.9139

Abstract

Pedagang  acung  di  Desa  Batur  Tengah  merupakan sekelompok  masyarakat  yang mencari nafkah dengan menjual produk wisata berupa souvenir yang didapatnya melalui pemasok dari Gianyar dan Denpasar. Namun, di dalam menjual produk wisata tersebut, mereka mengalami berbagai kendala, diantaranya larangan yang dibuat guide kepada kliennya/wisatawan untuk membeli produk yang ditawarkan oleh si pedagang acung karena kualitas yang kurang bagus dan harga yang cukup mahal. Hal ini membuat pedagang acung mengalami kesulitan, dimana mereka mengalami kesulitan dalam pemenuhan   kebutuhan   hidup   mereka   karena pendapatan   yang   kurang.   Dengan demikian, perlu adanya penengah yakni pihak pemerintah yang dapat memposisikan diri sebagai penghubung antara pedagang acung dnegan guide. Secara teknis metode pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat ini menjadi enam tahapan yakni: 1) Melakukan pendekatan dengan dinas kebudayaan dan pariwisata Kabupaten Bangli; 2) Menginformasikan kegiatan kepada Kepala Desa setempat; 3) Mencari tempat untuk dijadikan sebagai tempat pelatihan dalam kegiatan P2M; 4) Mendata peserta; 5) Melaksanakan kegiatan dengan waktu pelatihan dilaksanakan satu hari yakni pada tanggal 4 September 2012, Pukul 08.00 wita ? selesai. Yang menjadi fokus dalam kegiatan ini  adalah  dinas  kebudayan  dan pariwisata  Kabupaten  Bangli agar  mau memiliki komitmen untuk mengembangkan pariwisata yang berbasis masyarakat dan memperdulikan masyarakat, khususnya perhatian terhadap pemenuhan kebutuhan pedagang acung karena mereka lah yang memiliki daerah tersebut, yang tinggal dan menjaga wilayah tersebut untuk tetap menjadi kawasan wisata yang mau dikunjungi oleh wisatawan.
PENGEMBANGAN DAN PENGELOLAAN OBJEK WISATA DESA BATUR TENGAH, KINTAMANI BERBASIS MASYARAKAT LOKAL Widiastini, Ni Made Ary
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 2 No 2 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (947.969 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v2i2.9139

Abstract

Pedagang  acung  di  Desa  Batur  Tengah  merupakan sekelompok  masyarakat  yang mencari nafkah dengan menjual produk wisata berupa souvenir yang didapatnya melalui pemasok dari Gianyar dan Denpasar. Namun, di dalam menjual produk wisata tersebut, mereka mengalami berbagai kendala, diantaranya larangan yang dibuat guide kepada kliennya/wisatawan untuk membeli produk yang ditawarkan oleh si pedagang acung karena kualitas yang kurang bagus dan harga yang cukup mahal. Hal ini membuat pedagang acung mengalami kesulitan, dimana mereka mengalami kesulitan dalam pemenuhan   kebutuhan   hidup   mereka   karena pendapatan   yang   kurang.   Dengan demikian, perlu adanya penengah yakni pihak pemerintah yang dapat memposisikan diri sebagai penghubung antara pedagang acung dnegan guide. Secara teknis metode pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat ini menjadi enam tahapan yakni: 1) Melakukan pendekatan dengan dinas kebudayaan dan pariwisata Kabupaten Bangli; 2) Menginformasikan kegiatan kepada Kepala Desa setempat; 3) Mencari tempat untuk dijadikan sebagai tempat pelatihan dalam kegiatan P2M; 4) Mendata peserta; 5) Melaksanakan kegiatan dengan waktu pelatihan dilaksanakan satu hari yakni pada tanggal 4 September 2012, Pukul 08.00 wita – selesai. Yang menjadi fokus dalam kegiatan ini  adalah  dinas  kebudayan  dan pariwisata  Kabupaten  Bangli agar  mau memiliki komitmen untuk mengembangkan pariwisata yang berbasis masyarakat dan memperdulikan masyarakat, khususnya perhatian terhadap pemenuhan kebutuhan pedagang acung karena mereka lah yang memiliki daerah tersebut, yang tinggal dan menjaga wilayah tersebut untuk tetap menjadi kawasan wisata yang mau dikunjungi oleh wisatawan.
IbIKK WISATA RELIGI HINDU BALI Widiastini, Ni Made Ary; Adiputra, I Made Pradana; Sujana, Edy; Yudiatmaja, Fridayana
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 4 No 2 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.138 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v4i2.9606

Abstract

Wisata Religi merupakan salah satu perjalanan wisata yang dikembangkan dengan menyikapi fenomena manusia yang kembali sadar sebagai manusia yang homo religius. Namun, banyaknya pekerjaan yang sedang dijalani umat Hindu khususnya sering kali mereka mengalami kesulitan untuk mengatur waktunya dalam melakukan perjalanan religi yakni ke pura-pura. Memahami kondisi tersebut, maka pengembangan wisata religi yang dikembangkan oleh para pelaku pariwisata ternyata telah mampu memberikan solusi bagi umat Hindu yang ingin melakukan aktifitas religi, dimana mereka menyerahkan perjalanan religinya kepada travel agent, yang akhirnya melahirkan paket wisata religi. Keunikan pura yang ada di Bali ternyata tidak saja menarik untuk dijadikan sebagai tempat untuk bersembahyang, namun beberapa dari pengunjung juga tertarik untuk memahami dan mempelajari tentang pura. Berusaha mengambil peluang tersebut, dan menyesuaikan dengan bidang keahlian yang dimiliki maka paket wisata religi yang dikembangkan oleh travel Undiksha yang sudah diberi nama Ganesha Tours and Travel memiliki keungulan yakni:1) memberikan layanan perjalanan wisata yang sesuai dengan kebutuhan konsumen; 2) mampu menjelaskan keunikan pura dengan memahami pura berdasarkan kajian secara semiotika khususnya membaca hidden transcript yang ada di setiap pahatan dan artefak yang ada di pura; 3) mampu mengajak masyarakat untuk lebih memahami potensi pura sehingga mau menjaga pura sebagai tempat suci sebagai objek wisata, untuk itu perlu dilakukan pendampingan secara teratur; 4) Travel ini juga bisa menjadi tempat untuk belajar bagi mahasiswa yang mengambil jurusan kepariwisataan. Selain wisata religi, travel ini juga mengembangkan jasa layanan wisata lainnya seperti melayani wisata riset bagi peneliti, dan kegiatan studi lapangan bagi mahasiswa. Dengan demikian, travel ini tidak saja bermanfaat bagi lembaga, dosen dan mahasiswa, namun juga bagi masyarakat. Usaha ini akhirnya dapat memberikan berbagai manfaat bagi lembaga Universitas Pendidikan Ganesha, baik pengelola IbIKK, kontribusi pendapatan ke lembaga, bagi LPM dan tempat pembelajaran bagi mahasiswa.
Co-Authors Adinata, Komang Ricky Wira Adityanti, Kadek Yuli Agastya Ida Bagus Oka Aksama, I Gede Ukas Alviyah Ramadani Arisanti, Ni Putu Hertina Artawan, Komang Agus Atnawati, Ida Ayu Devi Chandradilova, Kadek Devy Ariningsih Dewantari, Fiorentina Dewi, Luh Putu Triyanti Aristiana Dewi, Ni Luh Putu Triyanti Aristiana Dini Andiani Dini Anggraeni Sirad Dirgayusa, I Bagus Raka Diyah, Nadiya Yatining Dwi Dilliana Putri Eddy Tri Haryanto Edy Sujana Erna Wiles Fajar Yualida Isti Koma Fajar Yualida Isti Koma Fridayana Yudiaatmaja Gede Elga Krisna Gita Gede Nanda Afrivania Gede Putu Agus Jana Susila Gede Rasben Dantes Gede Wirata Gita, Gede Elga Krisna Gunawan, Dani Heryanda, Komang Krisna I Dewa Made Oka Sayoga I Gede Harry Pramana I Gede Mudana I Gede Putra Nugraha I Gede Ukas Aksama I Ketut Sida Arsa, I Ketut Sida I Ketut Sutapa I Made Dodi Pramana I Made Gunawan I Made Mertanadi I Made Pradana Adiputra I Made Santiara I Made Satriawan I Made Wira Kusuma Jaya I Nengah Dasi Astawa I Nengah Suarmanayasa I Nengah Suastika I Nyoman Gde Prananta Bendesa I Putu Krisna Yudha I Wayan Ardika I Wayan Karyasa I Wayan Putra Yasa I Wayan Rona Ida Ayu Devi Atnawati Irmayanti, Putu Agnes Jaya, I Made Wira Kusuma Kadek Dwiky Indra Udayana Kadek Hendra Negara Putra Kadek Widia Lestari Kadek Yuli Adityanti Kadek Yuli Pramawati Ketut Sedana Arta Komang Krishna Darmawan Komang Krisna Heryanda Laksana, Ida Bagus Adi Luh Gede Eka Yanthi Luh Juni Widayanti Luh Putu Sukawati Made Anik Widyastuti Made Anik Wiryantini Made Aristia Prayudi Mahaputra, Kadek Ardi Mahardika, Yudha M. Nadiya Yatining Diyah Ni Kadek Nuariningsih Ni Kadek Sinarwati Ni Ketut Dewi Irwanti Ni Luh Febry Sukma Andryani  Ni Luh Ina Handariani Ni Luh Ina Handariani Ni Luh Putu Agustini Karta Ni Luh Wayan Sayang Telagawathi Ni Made Suci Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Wayan Arini Nuariningsih, Ni Kadek Nyoman Dini Andiani Pramana, I Made Dodi Pramawati, Kadek Yuli Putra, I Dewa Putu Pasnadi Putri, Dwi Dilliana Putu Agnes Irmayanti Putu Indah Rahmawati RAHMAWATIIS, Putu Indah Ramadani, Alviyah RISADIANTA, Gede Dwi Roni Ekha Putera Rosa, Siti Annisa Silvia Santiara, I Made Sayoga, Dewa Sukawati, Luh Putu Suryani Mariapul Simanjuntak Susilowati, Gabriella Trianasari Udayana, Kadek Dwiky Indra Utarini, Ni Kadek Nora Wayan Cipta Wibawa, Nyoman Darma Wibowo, Totok Hari Widayanti, Luh Juni Widia Lestari, Kadek Wirasetia, Putu Andi Yudha M. Mahardika Yudiatmaja, Fridayana Yudiatmaja, Fridayana