Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengolahan Sampah Dapur di Lapas Narkotika Kelas II A Nusakambangan Menjadi Pupuk Organik Cair Untuk Mendukung Keberlanjutan Pangan Prasetyo, Prasetyo; Rahayu, Sri; Setyaningrum, Agustinah; Widiyastuti, Titin; Tugiyanti, Elly
Farmers: Journal of Community Services Vol 6, No 2 (2025): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v6i2.64226

Abstract

Lingkungan di sekitar lapas perlu dijaga kebersihannya terutama dalam pengelolaan sampah dapur agar dapat meningkatkan status kesehatan warga binaanya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan warga binaan dalam mengelola sampah dapur. Sasaran pengabdian ini adalah warga binaan sejumlah 20 orang. Sampah dapur dapat diubah menjadi pupuk organik cair (POC), yang kemudian dapat digunakan untuk memupuk tanaman di sekitar lapas seperti sayuran, kacang-kacangan dan aneka tanaman untuk mendukung program keberlanjutan pangan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah identifikasi masalah, sosialisasi, praktik demonstrasi dan evaluasi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa informasi tentang POC 65% pernah di dengar oleh peserta sebelumnya. Manfaat POC hanya diketahui oleh 50% peserta. Sebanyak 55% peserta mengetahui cara aplikasi POC pada tanaman, namun hanya 20% peserta yang mengetahui cara membuat POC. Setelah dilakukan pengabdian sebanyak 100% peserta mengaku tertarik dan sebanyak 90% peserta dapat membuat POC. Disimpulkan bahwa warga lapas Narkotika Nusakambangan tertarik membuat POC dan sebagian besar dapat membuatnya setelah dilakukan pengabdian dengan kualitas POC yang baik.
Efek Suplementasi Tepung Rumput Laut Merah (Gracilaria sp.) Terhadap Kecernaan Bahan Kering Dan Kecernaan Bahan Organik Pakan Domba Secara In Vitro Nugroho, Adi; Prayitno, Caribu Hadi; Widiyastuti, Titin
ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 1 No 2 (2019): ANGON: Journal of Animal Science and Technology
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.angon.2019.1.2.p122-128

Abstract

PENGARUH BERBAGAI MACAM DAN DOSIS BAHAN TAMBAHAN TERHADAP KADAR BAHAN KERING DAN ASAM LAKTAT SILASE RUMPUT PADANG GOLF Utomo, Dzulfikar Satrio; Hendarto, Eko; Widiyastuti, Titin
ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 3 No 3 (2021): ANGON: Journal of Animal Science and Technology
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.angon.2021.3.3.p280-290

Abstract

SUPLEMENTASI BIOPEPTIDA ASAL CEKER AYAM PENGARUHNYA TERHADAP BOBOT KARKAS DAN BOBOT NONKARKAS AYAM BROILER Kasih, Mutia Permata; Rahayu, Sri; Hartoyo, Bambang; Widiyastuti, Titin
ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 5 No 2 (2023): ANGON: Journal of Animal Science and Technology
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.angon.2023.5.2.p230-237

Abstract

IMPLEMENTASI SISTEM TUMPANGSARI RUMPUT UNGGUL DI KELOMPOK KUTASARI FARM PURBALINGGA UNTUK MENINGKATKAN KETERSEDIAAN PAKAN DOMBA Cahyo, Danang Nur; Prasetyo, Prasetyo; Ulfah, Annistia Rahmadian; Hidayat, Nur; Widiyastuti, Titin; Rahayu, Sri; Sugiharto, Indra
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 12 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i12.3367

Abstract

Kutasari Farm Group, located in Karangcegak Village, Kutasari District, Purbalingga Regency, primarily engages in sheep farming but has long struggled to provide a continuous supply of forage. This community service program aimed to enhance the knowledge, attitudes, and skills of the group members in forage crop cultivation. The program targeted 18 sheep farmers and adopted a Participatory Action Research (PAR) approach comprising the stages of problem identification, program design, implementation, monitoring, and evaluation. The implementation phase involved socialization, group discussions, and hands-on practice in forage planting, while the evaluation phase included pre-tests and post-tests to assess the training’s effectiveness. The results showed that 80% of participants were engaged in sheep farming, 46% had previously planted forage crops, and 66.7% were capable of practicing intercropping cultivation. After the training, farmers’ knowledge in forage cultivation increased to 93.3%, and 88% expressed willingness to continue participating in the program. Agronomic evaluation of the demonstration plots revealed that the plant heights of Gama Umami grass under the intercropping system, Pakchong grass, Red Napier grass, and Elephant grass (the group’s original forage) were 174 cm, 172 cm, 173 cm, and 101 cm, respectively. These findings indicate a substantial improvement in farmers’ knowledge of forage cultivation, with the intercropping system achieving a 72.2% higher plant height compared to the previously cultivated forage. The results of the training also showed an increase in knowledge and group dynamics of Kutasari Farm.
SILASE DAUN RAMI DATARAN RENDAH DAN RUMPUT GAJAH YANG MENDAPAT TAMBAHAN TETES TEBU TERHADAP KADAR BAHAN KERING DAN BAHAN ORGANIK Azhar, Mahfud Diky; Susanti, Emmy; Widiyastuti, Titin
ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 7 No 2 (2025): ANGON: Journal of Animal Science and Technology
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (879.878 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan tetes tebu pada pembuatan silase daun rami dataran rendah dan rumput gajah terhadap kadar bahan kering dan bahan organik. Materi yang digunakan yaitu daun rami dataran rendah, rumput gajah, dan tetes tebu. Metode penelitian yanyg digunakan adalah experimental dengan rancangan acak lengkap (RAL) pola searah. Perlakuan terdiri dari T.P0 (rumput gajah + 5% tetes tebu), T.P1 (rumput gajah + daun rami dataran rendah (1:1) + 5% tetes tebu), dan T.P2 (daun rami dataran rendah + 5% tetes tebu), masing-masing perlakuan diulang sebanyak 5 kali. Hasil penelitian menunjukkan rataan bahan kering adalah silase T.P0: 20,88 ± 0,85%; T.P1: 27,20 ± 0,39%; dan T.P2: 34,78 ± 0,74% (P<0,01); serta nilai rata-rata bahan organik silase T.P0: 84,54 ± 0,99%; T.P1: 77,67 ± 0,26%; dan T.P2: 77,24 ± 0,70% (P<0,01). Berdasarkan hasil dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa penambahan tetes tebu pada silase daun rami dataran rendah dan rumput gajah memberikan pengaruh nyata terhadap kadar bahan kering dan bahan organiknya. Kadar bahan kering terbaik pada perlakuan T.P2 (silase daun rami dataran rendah + tetes tebu) dan kadar bahan organik terbaik pada perlakuan T.P0 (silase rumput gajah + tetes tebu).