Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PENGARUH PERADABAN ISLAM TERHADAP REKONSILIASI UMAT BERAGAMA Nurma Wachidah, Hajar
TARBIYA ISLAMIA : Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 10 No. 2 (2020): TARBIYA ISLAMIA
Publisher : Islamic Education Department, Islamic University of Majapahit (Universitas Islam Majapahit) Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/tarbiya.v10i2.1441

Abstract

Menyajikan pemikiran tentang bagaimana rekonsiliasi umat beragama yang ada di Afrika. Lebih khususnya islam, islam merupakan agama minoritas disana dengan 2,5 % dan belum diakui sebagai agama resmi. Angola, yaitu sebuah Negara yang terletak di Afrika bagian barat daya. Islam mengalami banyak pertentangan di Republik Angola. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan mengambil informasi dari beberapa sumber yang kami ambil. Dalam artikel ini ada beberapa sumber terkait yang diambil. Sumber sumber tersebut akan menyajikan tentang bagaimana perkembangan islam serta berkembangnya islam diantara umat beragama yang lain. Hasil dari kajian ini,penulis dapat menyimpulkan bahwa perkembangan islam di Republik Angola tak semulus itu. Banyak hal yang mengatur tentang kepercayaan di sana sehingga islam sangat sulit untuk menjadi agama resmi di Negara tersebut. Hasil dari artikel ini penulis mendapati bahwa islam di sana menerima banyak penolakan. Hanya ada beberapa saja warga yang memeluk agama tersebut. Banyak usaha yang dilakukan umat islam di Negara tersebut untuk mempertahankan kepercayaan mereka agar diakui keberadaannya. Kata Kunci : Agama; Konflik; Rekonsiliasi
Developing Students’ Digital Awareness and Resilience in Learning Process Alivi, Justsinta Sindi; Wachidah, Hajar Nurma; Puspitorini, Pipit Sari
IJCDE (Indonesian Journal of Community Diversity and Engagement) Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN, PENGABDIAN PADA MASYARAKAT, PENINGKATAN AKTIVITAS INSTRUKSIONAL, PENINGKATAN DAN PENJAMINAN MUTU UNIVERSITAS ISLAM MAJAPAHIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/pengabdian.v5i2.3378

Abstract

This paper reported the result of a seminar to develop students’ awareness of the use of technology in their learning process. The seminar also discussed their challenges in the use of technology for learning and how they dealt with it. The seminar highlighted the importance of good digital literacy for students, especially how they should use it to support learning in appropriate ways. The seminar was carried out by having presentation and participants’ questions-answers for discussion. It was indicated in the seminar that students felt technology made their learning easier, especially in terms of the access to resources. Nevertheless, the ease also became challenges as it gave them opportunity to perform cheating and distract them in learning.
PUBLIC SPEAKING ASSISTANCE IN ORDER TO DEVELOP THE INTERESTS AND TALENTS OF STUDENTS OF THE INDONESIAN ISLAMIC STUDENT MOVEMENT, MAJAPAHIT ISLAMIC UNIVERSITY. Wachidah, Hajar Nurma; Lailin, Moch. Ichdah Asyarin Hayau; Devi, Ratnaningrum Zusysana
IJCDE (Indonesian Journal of Community Diversity and Engagement) Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN, PENGABDIAN PADA MASYARAKAT, PENINGKATAN AKTIVITAS INSTRUKSIONAL, PENINGKATAN DAN PENJAMINAN MUTU UNIVERSITAS ISLAM MAJAPAHIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/pengabdian.v5i2.3684

Abstract

Public Speaking Training is a series of activities designed to improve one's ability to speak in public. This training is very important, especially for students, because good speaking skills will be very useful in various aspects of life, such as presenting assignments, attending seminars, or even having a career. However, many of the current Zero generation have a low level of self-confidence so they need motivation to be active in speaking, conveying aspirations, organising, especially students as the nation's successors. In this mentoring and public speaking training activity, several methods are used, namely needs mapping, material preparation, training implementation, evaluation. The result of this service is that PMII students at Majapahit Islamic University experience an increase in self-confidence, an increase in delivering messages, an increase in mastering the audience and an increase in soft skills that are more vocal and dare to express their opinions.
Pendekatan Connectivisme Theory dalam pembelajaran Maharah Kalam berbasis Digital Visual Literacy (DVL) Nurma Wachidah, Hajar
Ukazh: Journal of Arabic Studies Vol 5 No 4 (2024): Ukazh : Journal of Arabic Studies, December 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/ukazh.v5i4.1365

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk memberikan kontribusi dalam menemukan pembelajaran yang menarik dan signifikan sesuai era digital dalam mengembangkan kemampuan literasi bahasa Arab mahasiswa melalui pendekatan connectivisme. Dengan merumuskan dan menyusun bahan ajar berbasis literasi visual untuk mendukung pencapaian tujuan pengajaran maharah kalam yang ingin dicapai dapat berjalan secara sistematis. Metode kualitatif serta model analisis Spradley digunakan dalam penelitian ini dengan 78 koresponden di Universitas Islam. Hasil penelitian menyatakan bahwa Pendekatan connectivism pembelajaran daring dipandang sebagai penghubung antara pendidik dan mahasiswa karena memudahkan dalam berbagi ilmu dengan bahan ajar digital yang mendukung kegiatan belajar mengajar sehingga terjalin hubungan yang erat melalui Internet of things (IoT). Keberagaman dalam pendekatan konektivisme memandang bahwa pembelajaran bahasa Arab khususnya maharah kalam terasa unik dan bermanfaat bagi semua kalangan, hal ini dikarenakan fitur-fitur yang ditampilkan dalam media bahan ajar digital literasi visual telah dibuat oleh dosen pengampu mata kuliah menjadi sangat menarik dan mudah diakses pada website. This research is intended to contribute to finding interesting and significant learning according to the digital era in developing students' Arabic literacy skills through the connectivism approach. By formulating and compiling visual literacy-based teaching materials to support the achievement of maharah kalam teaching objectives to be achieved can run systematically. Qualitative methods as well as Spradley's analysis model were used in this study with 78 correspondents in Islamic University. The results stated that the Connectivism Approach of online learning is seen as a connection between educators and students because it makes it easier to share knowledge with digital teaching materials that support teaching and learning activities so that there is a close relationship through the Internet of things (IoT). Diversity in the connectivism approach views that learning Arabic, especially maharah kalam, feels unique and useful for all groups, this is because the features displayed in the visual literacy digital teaching material media have been made by the lecturer in charge of the course very interesting and easy to access on the website
Understanding Language Teachers’ ICT Uptake from Ecological Perspectives Justsinta Sindi Alivi; Rym Boudjouada; Hajar Nurma Wachidah
Journal of Contemporary Islamic Education Vol. 4 No. 1 (2024): Journal of Contemporary Islamic Education
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/jcie.v4i1.4387

Abstract

This paper summaries factors affecting teachers’ decision to use ICT (Information and Communication Technology) in teaching modern languages. This paper tries to understand the teachers’ ICT uptake from ecological perspective discussing that teachers’ attitudes are influenced by environments in different levels (e.g. micro, meso, macro). In this paper, the environments refer to micro as teacher, meso as institution, and macro as beyond institution levels. Teacher levels define the aspects related to teachers’ psychological and demographic characteristics. Institutions levels describe the teachers’ decision from the influence of support and social circle in the institution. Beyond institution levels discuss the influence from wider environments such as government and public demand.
Peningkatan Kapabilitas Manajemen Sekolah Pos PAUD melalui Pelatihan Adaptasi Teknologi Digital Zahara, Soffa; Tri Asmorowati, Erna; Cahyono Putra, Andhika; Nurma Wachidah, Hajar; Utami Asyafiiyah, Gita Rohma; Widyastuti, Artika; Andriani, Friska
Jurnal Abdimas Berdaya : Jurnal Pembelajaran, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): Jurnal Abdimas Berdaya
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jab.v8i1.1052

Abstract

PEMBELAJARAN BERBEDA PADA EKSTRAKURIKULER TAHFIDZUL QUR’AN SISWA SMPN 2 KEMLAGI Istikhoma, Wahyu; Rohmad, Muhammad Ali; Wachidah, Hajar Nurma
Algebra : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Sains Vol 5 No 3 (2025): ALGEBRA : JURNAL PENDIDIKAN, SOSIAL DAN SAINS
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58432/algebra.v5i3.1438

Abstract

Education does not only focus on academic aspects, but also has an important role in shaping the character and moral values of students. One form of character education in the religious field can be realized through Tahfidzul Qur'an extracurricular activities. However, the implementation of this activity at SMPN 2 Kemlagi often experiences several obstacles such as learning methods that are still monotonous and differences between students' interests and abilities in memorization that cannot be ignored. The research was conducted with the aim of describing the application of differentiated learning in extracurricular Tahfidzul Qur'an as well as identifying supporting and inhibiting factors in its application. This research used a qualitative method with a descriptive approach. Data were collected through observation, interviews and documentation, then analyzed through the stages of data reduction, data presentation and conclusion drawing. After in-depth analysis, the results show that the implementation of differentiated learning has been carried out effectively, by adjusting teaching strategies based on the readiness, interests and learning styles of each student. This is reflected in the learning practices carried out by the mentor teacher through the application of content, process and product differentiation. The factors that support success include student mapping, adequate facilities, and support from the school environment and parents. Meanwhile, obstacles that arise include time constraints, differences in ability and lack of motivation from some students.
Meruntuhkan Narasi Radikalisme (Studi Tentang Ayat-Ayat Moderasi Beragama dalam Alquran) Saifuddin, Saifuddin; Wachidah, Hajar Nurma; Syarif, M.
Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars Vol 6 No 1 (2022): AnCoMS, APRIL 2022
Publisher : Koordinatorat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta Wilayah IV Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/ancoms.v6i1.374

Abstract

Islam menawarkan jalan hidup damai, saling menghormati antar sesama dan mengakui keragaman dan perbedaan. Jalan hidup dalam kedamaian yang ditawarkan bahkan sangat sesuai dengan nama yang disandangnya yakni Islam yang bermakna “selamat” dan “damai”. Ke-Islaman seseorang yang telah diikrarkan dalam jiwa dan pemikirannya sepatutnya mengantarkannya menjadi duta perdamaian dimanapun dalam kondisi apapun. Dalam kenyataannya, ajaran damai dalam Islam acapkali disalahartikan oleh sebagian pemeluknya. Terdapat kelompok dalam Islam yang mengimplementasikan ajaran Islam dengan perangai yang sangat kaku dan kasar, memonopoli kebenaran agama dari perspektif kelompoknya saja. Pada titik tertentu, cara beragama yang mengedepankan kepongahan dan arogansi seperti ini, akan menjebak seseorang dalam perilaku ekstrimisme. Ekstrimisme sendiri terdiri dari tiga unsur; ekstrimisme ideologi, ekstrimisme takfiri dan ekstrimisme jihadis. Ketiganya merupakan benalu bagi kelangsungan peradaban umat manusia. Maka dari itu, konsep “damai” dalam beragama harus terus menerus diberikan penggung yang luas. Agar konsep ini mendapatkan legitimasi yang kokoh, maka harus digagas sebuah konstruksi pemikiran yang bersumber dari kitab suci Alquran. Dalam tulisan ini, penulis menyajikan ayat-ayat Alquran yang berperspektif perdamaian dan moderasi beragama serta multikulturalisme sebagai landasan untuk membangun kontra-narasi terhadap merebaknya fenomena keberagamaan yang anti keragaman dan berujung pada sikap ekstrimisme. Sudah menjadi keharusan bagi umat manusia sebagai “pengguna” kitab untuk membumikan kalam tersebut agar tujuan diciptakannya manusia sebagai khalifah fil ardl. Khalifah yang dikehendaki Tuhan tentu bukanlah sekelompok manusia beringas yang gemar menebar ancaman dan ketakutan kepada sesama manusia. Tetapi khalifah yang membangun peradaban umat manusia yang mengedepankan kesantunan dan harmoni.
Implementasi Penilaian Kelayakan Validasi Bahan Ajar Keterampilan Berbicara (Maharah Kalam) Bahasa Arab Pada Mahasiswa Bidang Pendidikan Agama Islam Berbasis Digital Visual Literacy Hajar Nurma Wachidah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mengetahui kelayakan dan efektivitas bahan ajar berbasis digital visual literacy ianya merupakan tujuan utama dari penelitian ini. Melalui metode ADDIE dengan Instrumen pengumpul data berupa kuesioner dan Forum Group Disscussion (FGD), sehingga diperlukan penilaian oleh ahli atau pakar untuk mengetahui kelayakan bahan ajar keterampilan berbicara (maharah kalam) bahasa arab berbasis digital visual literacy, sedangkan uji validitas isi bahan ajar tersebut menggunakan Aiken’s V yang merupakan indeks kesepakatan rater terhadap V. kesesuaian butir teks (atau sesuai tidaknya butir teks) dengan indikator yang akan diukur menggunakan indeks Aiken V . Hasil analisis kelayakan yang dilakukan oleh ahli media dan ahli Pada indikator aspek bahasa ajar memperoleh hasil Indeks Aiken`s dengan total 1 bermakna aspek bahasa dalam bahan ajar tersebut menggunakan item yang dapat diinterpretasikan dan memiliki koefisien yang tinggi. Pada indikator desain pembelajaran diperoleh angka 1yang dapat diinterpretasikan bahwa aitem memiliki koefisien tinggi. Indikator komunikasi audio visual memperoleh angka 0,916 membuktikan bahwa indikator tersebut memiliki validitas yang tinggi. Selanjutnya pada indikator rekayasa perangkat lunak memperoleh hasil aiken`s sebanyak 0,879 yang dapat diinterpretasikan bahwa aitem memiliki koefisien yang tinggi, kesimpulan yang di dapat adalah seluruh aitem memiliki koefisien yang tinggi, sehingga bahan ajar berbasi digital visual literasi ini sangat efektif dan efesien digunakan dalam pebelajaran keterampilan berbicara bahasa arab oleh mahasiswa di satuan pendidikan.
Penerapan Deep Learning dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Atas Negeri Muchammad Nurhasyim Hasanuddin; Muhammad Ali Rohmad; Hajar Nurma Wachidah
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 31 No. 2 (2025): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v31i2.2130

Abstract

: Penelitian ini mengkaji penerapan deep learning dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMAN 1 Krembung Sidoarjo. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas implementasi deep learning dalam meningkatkan interaksi dan pengalaman belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi deep learning dalam PAI, yang berlandaskan pada mindful learning, meaningful learning, dan joyful learning, berhasil meningkatkan pemahaman mendalam, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis siswa. Selain itu, pendekatan ini juga berkontribusi pada pembentukan karakter religius dan penguatan nilai-nilai melalui proyek inovatif, sehingga relevan untuk menghadapi tantangan global.