Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat

Optimalisasi Pemanfaatan Sampah Menjadi Nilai Ekonomis dan Dampaknya dalam Mengurangi Pencemaran Lingkungan Yeni Widowaty; Endang Heriyani
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.51.1021

Abstract

Seiring dengan bertambahnya penduduk masalah sampah juga menjadi beban. Apalagi TPA Piyungan sudah tidak mampu menampung sampah di DIY khususnya Kabupaten Bantul, Kota Yogyakarta dan Kabupaten Sleman. Oleh karena itu sebagai solusi maka sampah diolah menjadi yang bernilai ekonomis. Keuntungannya adalah dapat meningkatkan ekonomi masyarakat dan pencemaran lingkungan berkurang. Dusun Jragung, Kelurahan Jogotirto, Kapanewon Berbah Sleman termasuk dusun yang padat penduduknya, sehingga saat ini sampah sudah menjadi masalah. Permasalahan yang diajukan adalah bagaimana langkah agar sampah tidak menambah pencemaran lingkungan, bagaimana agar sampah dapat bernilai ekonomis, metode apa yang dapat mengurangi pencemaran lingkungan terkait sampah. Dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan beberapa tahap yaitu: (1) penyuluhan; (2) pendampingan, (3) praktek pemanfaatan sampah menjadi nilai ekonomis. Penyuluhan dilakukan dengan metode ceramah dan diskusi, ceramah oleh ahli bidang lingkungan hidup dan juga ahli Kesehatan lingkungan. Untuk pendampingan dilakukan dengan mengundang ahli bidang sampah kreatif untuk melatih dan mengubah bahan sampah untuk diolah menjadi nilai ekonomis. Dalam pelatihan dibuat pot bunga, tempat pensil dan bentuk-bentuk lainnya. Dari sini paling tidak sudah mengurangi sampah dan masyarakat terbantukan dengan memanfaatkan sampah menjadi barang bernilai ekonomis
PEMANFAATAN LIMBAH RUMAH TANGGA DAN INDUSTRI RUMAHAN UNTUK MENGURANGI PENCEMARAN LINGKUNGAN Yeni Widowaty
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.53.1122

Abstract

Pencemaran lingkungan bisa disebabkan karena berbagai faktor salah satunya berasal dari rumah tangga dan industri rumahan yang limbahnya tidak dikelola dengan benar. Hal itu terjadi karena ketidaktahuan masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah dengan benar serta memanfaatkan sampah untuk bisa didaur ulang. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan penyuluhan dan pendampingan kepada warga mengenai pengelolaan limbah rumah tangga dan industri rumahan. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa pencemaran yang marak dalam di dusun Blambangan, Jogotirto, Berbah, Sleman yaitu pencemaran yang diakibatkan oleh limbah rumah tangga dan limbah industri rumahan. Industri rumah tangga berasal pembuatan krecek kulit atau rambak dan kerajinan pembuatan dompet kulit. Selain limbah juga banyaknya sampah yang belum diolah, hal tersebut yang menimbulkan penumpukan sampah yang mengakibatkan lingkungan menjadi kotor dan tidak sehat. Penyuluhan yang dilakukan meliputi dampak pengelolaan limbah sehingga mengakibatkan pencemaran lingkungan serta mengenai Kesehatan lingkungan. setelah itu dilakukan pendampingan pembuatan barang bernilai ekonomis dari limbah
Penguatan Ibu-Ibu PKK dalam Penanggulangan Kenakalan Anak Melakukan Perbuatan Cyber Bullying Melalui Media Sosial Yeni Widowaty; Ane Permatasari; Sigit Handoko
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.57.1128

Abstract

Pandemi Covid-19 yang belum tahu kapan berakhir memaksa semua orang untuk melakukan kegiatan dari rumah. Aktivitas belajar mengajar juga dilakukan dari rumah sehingga anak banyak menghabiskan waktu didepan laptop atau gawai walaupun di rumah. Komunikasi antar teman yang tadinya bercanda bisa berkembang menjadi bullying bahkan terhadap orang yang tidak dikenal, padahal ini masuk ranah pidana yang diatur UU ITE. Oleh karena itu peran orang tua khususnya ibu sangat besar dalam mendampingi anaknya agar tidak terjebak hanya main di media sosial saja. Masalah yang ditemukan adalah kurangnya pengetahuan warga mengenai undang-undang ITE, bagaimana cara menggunakan media sosial yang bijak dan tidak adanya fasilitas lain karena hanya berdiam di rumah. Solusi yang ditawarkan adalah memberikan penyuluhan kepada ibu-ibu PKK mengenai peran ibu dalam mendampingi putra-putrinya untuk menggunakan gawai dan juga penyuluhan mengenai UU ITE khususnya yang terkait cyberbullying. Selanjutnya pendampingan terhadap anak dalam mengisi waktu luangnya melalui kegiatan olah raga yang dikomandani oleh karangtaruna, tentu masih dengan protokol kesehatan. Hasil komunikasi dengan ketua PKK Dusun Jragung mengatakan bahwa di bulan Ramadhan ini sesudah salat tarawih beberapa anak-anak remaja memanfaatkan waktu dengan main bulutangkis hasil sumbangan UMY. Memang tidak dapat dinilai dalam jangka pendek untuk menentukan hasil bahwa dengan kegiatan olahraga orang tidak melakukan cyberbullying, namun paling tidak sudah mengurangi anak-anak atau remaja dengan hanya berselancar di media sosial
Optimalisasi Pengolahan Sampah Menggunakan Biopori Dan Bank Sampah Untuk Mengurangi Pencemaran Lingkungan Muzzaki, Rafie H.; Dzakirah, Hafizhah; Sekarsari, Karina I.; Savitri, Leila S.; Putri, Najwa A.; Abizar, Anugrah R.; Rusydi, Rifqi H.; Fahriyah, Samirah A.; Rahmat, Rofif I.; Susanto, Ferry; Widowaty, Yeni
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2025): Rekonstruksi Pendidikan di Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.81.1292

Abstract

The Thematic Regular Community Service Program Group 166 of Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) conducted a community service program in Klaci II Hamlet, Margoluwih, Seyegan, Sleman, Yogyakarta. The program focused on organic and inorganic waste management to address environmental pollution issues. Two primary approaches were implemented: the creation of biopore infiltration holes and the establishment of a waste bank. This initiative aimed to improve waste management practices, reduce the volume of waste sent to landfills, and create a cleaner and more sustainable environment. The methods employed included three main stages: education, demonstration, and consistency. The education stage involved raising public awareness about the benefits of biopores and waste banks, including flood risk reduction and soil quality improvement. Demonstrations were conducted through hands-on activities in creating biopore infiltration holes in several neighborhoods within Klaci II Hamlet. The consistency stage involved regular monitoring of biopore holes and evaluating their environmental and economic impacts. The waste bank program was designed to encourage active community participation by offering incentives for sorting and recycling waste with economic value. This activity was held weekly, involving various community groups to foster habits of recycling and proper waste management. The results showed increased community awareness regarding waste management, the use of organic waste as compost, and reduced environmental pollution. Through a community-based approach, this program successfully fostered behavioral changes in waste management practices in Klaci II Hamlet. Beyond providing direct benefits to the local community, this model has the potential to be replicated in other regions as a sustainable solution for addressing waste management issues. By collaborating with the community, the program not only enhanced environmental quality but also strengthened communal independence in preserving the environment.
Optimalisasi Penanaman Tanaman Obat Keluarga dengan Pupuk Organik dan Pemantauan Kualitas Pupuk Prabowo, Muhammad Iqbal Bagus; Risqi, Annisa Miftahul; Nitara, Kalika Rhea; Yogyantoro, Alifia Putri; Ruhil , Seruni; Al-Ishlah, Rizal Diaz; Firmansyah, Maulana Erdio; Pratiwi, Ananda Kartika Sela; Pramana, Muhammad Alif; Rasyid, Muhammad Haikal; Widowaty, Yeni
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2025): Rekonstruksi Pendidikan di Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.81.1310

Abstract

Family Medicinal Plants (TOGA) are types of plants that have many benefits as natural herbal medicines and can be cultivated independently in the household environment. The use of TOGA is not only beneficial for health, but can also improve the nutritional quality of the family, and provide economic benefits by making it a commodity that can be sold. However, many people still have difficulty in optimizing TOGA cultivation, especially in the use of the right fertilizer to increase agricultural yields. This Community Service Program aims to improve skills and optimize TOGA planting on land owned by Women Farmers Groups (KWT) with an approach based on environmentally friendly agriculture. One of the efforts made is the use of quality organic fertilizers that can increase soil fertility without causing negative impacts on the environment. In addition, monitoring the quality of fertilizers using fertilizer measuring tools is also applied to ensure efficient use of fertilizers and in accordance with plant needs. This activity includes socialization of the benefits of TOGA as well as planting medicinal plants, training in the manufacture and use of liquid organic fertilizers, and the application of simple technology to monitor the quality of the fertilizers used. The results of this activity show an increase in the understanding and skills of KWT members in sustainable TOGA cultivation. KWT members now understand better how to care for and manage TOGA plants using more environmentally friendly organic fertilizers. In addition, there is an increase in TOGA plant productivity thanks to the use of more controlled fertilizers. Thus, this program is expected to encourage environmentally friendly agriculture, improve community welfare, and have a positive impact on the surrounding environment
Co-Authors Abizar, Anugrah R. Adelya Devanda Pratista Akbar Dwi Saputra Al Fiqry, Andi Aziz Al-Ishlah, Rizal Diaz Alexsander, Sandy Doyoba Alicia Radefi Andi Hidayat Anugrah Ilahi Ane Permatasari Ataka Badrudduja Bella Cinu Raya Bidul, Sayang Dimas Handoko Dinda Riskanita Dzakirah, Hafizhah Eko Priyo Purnomo Endang Heriyani Fabryan Nur Muhammad Fahriyah, Samirah A. Firmansyah, Maulana Erdio Fitriyanti, Fadia Gunawan Gunawan Wibisono Hafiza Hafiza Hafiza, Hafiza Hafizah Hafizah Hafizah Hafizah Hiahu, Samsul Bahri Hidayatun, Siti Hikmah Zougira Hikmah Zougira Iwan Satriawan Jamrudin, Hasrin Leli Joko Suryono, Leli Joko Manggolokusumo, Priegel Marisca, Ovien Menra Lianjaya Putra Muh Endriyo Susila Muhammad Nuha Maulana Pasya Muhammad Zaidan Rizqulloh Muhammad, Fabryan Nur Muzzaki, Rafie H. Nanik Prasetyoningsih Nimas Sekar Rachimna Nitara, Kalika Rhea Ovien Marisca Prabowo, Muhammad Iqbal Bagus Pramana, Muhammad Alif Pratiwi, Ananda Kartika Sela Putra Aji Widya P. Putra, Ilham Setiawan Putra, Menra Lianjaya Putri, Najwa A. Rahmat, Rofif I. Rasyid, Muhammad Haikal Raya, Bella Cinu Regita, Dhea Ayu Rettob, Fikram Reynaldi Dwi Kusuma Akbar Risqi, Annisa Miftahul RR. Ella Evrita Hestiandari Rufaidah Rufaidah Ruhil , Seruni Rusydi, Rifqi H. Sari, Fatika Savitri, Leila S. Sayang Bidul Sekarsari, Karina I. setiawan, m-adi Sigit Dhanu Widanto Sigit Handoko Suyoto, Devi Mareta Syahilla, Vabiola Trisno Raharjo Trisno Raharjo Umaternate, Rifandi Victor Alfarizi Handrio Walinegoro, Bhakti Gusti Widhaningroem, Shinta wiranda, aditya nefa Yogyantoro, Alifia Putri Zougira, Hikmah