Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL DAN STRES KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN COFFEE SHOP SAPA KOPI SOLO Trapsilo, Firdaus Yuli; Johar, Syefira Ayudia; Wartini, Wartini; Ani, Nur
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.47233

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kecerdasan emosional dan stres kerja terhadap kinerja karyawan. Industri coffee shop di kota Solo berkembang pesat seiring meningkatnya daya tarik kota Solo sebagai destinasi wisata. Sapa Kopi, sebagai salah satu coffee shop yang tumbuh di tengah dinamika tersebut menuntut kinerja optimal dari karyawan untuk mencapai target perusahaan. Namun, tuntutan kerja yang tinggi berpotensi menimbulkan stres kerja yang berdampak buruk terhadap kinerja karyawan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksplanatori dengan pendekatan kuantitatif. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi sederhana untuk melihat pengaruh kecerdasan emosional terhadap stres kerja dan regresi berganda untuk melihat pengaruh simultan kecerdasan emosional dan stres kerja terhadap kinerja karyawan. Data diperoleh dari 36 karyawan Sapa Kopi Solo melalui teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional berpengaruh negatif signifikan terhadap stres kerja. Sementara itu secara simultan, kecerdasan emosional dan stres kerja berpengaruh negatif terhadap kinerja karyawan namun tidak signifikan secara statistik. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan aspek emosional dan pengelolaan stres dalam upaya meningkatkan kinerja karyawan. Implikasi praktis dari penelitian ini yakni Sapa Kopi Solo perlu mengembangkan kebijakan kerja yang lebih fleksibel dengan komunikasi dua arah antara karyawan outlet dengan tim manajemen, pengelolaan stres kerja, ruang rehat yang nyaman, dan kegiatan relaksasi tim.
Sosialisasi Penggunaan Masker Yang Benar Sebagai Upaya Penerapan Protokol Kesehatan Pada Pedagang Pasar Ir. Soekarno Sukoharjo Johar, Syefira Ayudia; Sartika, Iik
APMa Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1: Januari 2023
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/apma.v3i1.384

Abstract

Penggunaan masker merupakan langkah yang disarankan sebagai pencegahan perluasan Covid-19. Pembatasan penyebaran Covid-19 bisa dengan menggunakan masker. Penggunaan masker berfungsi dalam menjaga orang sehat saat berinteraksi dengan orang terinfeksi dalam menanggulangi penularan lebih lanjut. Rekomendasi  dari WHO bahwa di semua fasilitas publik harus menggunakan masker. Berdasarkan hasil studi pendahuluan, masih ada pedagang yang belum mengerti berkaitan pentingnya memakai masker dalam menanggulangi covid-19, dan tidak disiplin memakai masker yang benar. Tujuan pengabdian ini supaya setelah mendapatkan sosialisasi terkait penggunaan masker yang benar para pedagang pasar meningkat pemahamannya berkaitan dengan penggunaan masker.  Metode sosialisasi ini terdapat pretest sebelum dilakukan sosialisasi dan setelah diberikan sosialisasi diberi posttest. Hasil dari pengabdian secara umum terjadi peningkatan pengetahuan sebesar 48%. Kegiatan pengabdian mencapai target kehadiran sebesar 98% dari total peserta. Peningkatan pemahaman terkait penggunaan masker yang benar akan berdampak secara langsung pada kesadaran pedagang untuk menggunakan masker yang benar saat berjualan di Pasar.
IMPLEMENTASI LAYANAN KOMPONEN KESEHATAN PADA PROGRAM KELUARGA HARAPAN (Studi Kasus di Kecamatan Slogohimo Kabupaten Wonogiri Tahun 2022) Dina Ayu Lestari, Dina; Rahardjo, Budhi; Johar, Syefira Ayudia
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berkala (JIKeMB) Vol 6 No 2 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jikemb.v6i2.5230

Abstract

ABSTRACT   Based on observations made in Slogohimo District, KPM data for 2020 was 1,985 KPM (Family Hope Program), in 2021 it rose 3.58% to 2,056 KPM, and in 2022 it also rose 17.51% to 2,416 KPM. The number of stunted toddlers ranks 3rd in Wonogiri Regency and will reach 13% in 2022 and the maternal mortality rate (MMR) in 2022 will be 11% because the quality of life of the community is still low. The number of pregnant women was 212 people, 115 postpartum mothers and 154 mothers with toddlers. The aim of the research is to describe the implementation, impact and inhibiting and supporting factors of PKH on health components (pregnant women, breastfeeding mothers, postpartum mothers, early childhood in Slogohimo District, Wonogiri Regency in 2022. This type of research is qualitative research with a descriptive approach. The subjects of this research were 7 informants (PKH coordinators and assistants, posyandu cadres and 4 KPM health components). The research instrument uses interview guides, observation sheets, recording equipment and documentation. The results of the research show that the implementation of the health component of PKH has not gone well because there are still some poor people who do not receive PKH assistance and the distribution of aid funds is often late, so that KPM as aid recipients also experience financial difficulties to meet their daily needs. The positive impact of the program is that it is useful for meeting the needs of KPM, changing behavior and family independence. The negative impact is that KPM becomes dependent on aid and the use of aid is not according to its intended purpose. The advice for PKH actors is to always update data by proposing KPM candidates who meet the requirements to the Social Service so that assistance is provided on target and monitoring in the field to find out that aid funds are spent according to the needs of pregnant women, breastfeeding mothers, postpartum mothers and early childhood. Keywords: Implementation, Services, Health Components, Family Hope Programs                       
ANALISIS PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI SEBAGAI ANTISIPASI KECELAKAAN KERJA PADA KARYAWAN BAGIAN PRODUKSI DI SENTRA INDUSTRI MEBEL DESA SERENAN Khoirunisa, Asahra; Johar, Syefira Ayudia; Ani, Nur
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berkala (JIKeMB) Vol 7 No 1 (2025): MAY 2025
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jikemb.v6i2.7072

Abstract

Background: The use of Personal Protective Equipment (PPE) at the Serenan Village Furniture Industry Center is still low, although it is important to prevent work accidents. Based on data from BPJS Employment 2023 and Permenaker No. 8 in 2010, many accidents were caused by negligence in the use of PPE. Early observations show that only 30% of workers use it. Method: This research uses qualitative methods with interviews, observation, and documentation techniques for 12 production and finishing workers. The results show a low management commitment to work safety, limited availability of PPE, and weak socialization and supervision. The main obstacles include uncomfortable PPE, a lack of habits, and the absence of strict sanctions. Conclusion, the use of PPE has not been optimal. It is necessary to increase management commitment, adequate provision of PPE, as well as continuous socialization and supervision. Keywords: Compliance, Furniture Industry, Occupational Safety, Personal Protective Equipment, Risk management
PENGGUNAAN MOBILE HEALTH UNTUK PENCEGAHAN STUNTING Andriani, Rika; Pertiwi, Julia; Johar, Syefira Ayudia
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 6, No 4 (2024): OKTOBER: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v6i4.25960

Abstract

Pemantauan pertumbuhan anak merupakan salah satu upaya pencegahan stunting. Aplikasi berbasis mobile health dapat dimanfaatkan untuk pemantauan tumbuh kembang anak secara berkala. Pengguna mengeluhkan kendala teknis seperti tidak dapat menghubungkan ke akun lama saat update versi terbaru dan aplikasi mengalami restart saat digunakan. Hal tersebut dapat menyebabkan pengguna enggan menggunakan aplikasi. Kebaruan penelitian ini yaitu mengeksplorasi sudut pandang pengguna mobile health untuk pencegahan stunting menggunakan model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) yang dimodifikasi. Penelitian bertujuan mengeksplorasi determinan penggunaan aplikasi mobile health untuk pencegahan stunting. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel berjumlah 91 pengguna aplikasi mobile health di Kabupaten Sukoharjo yang terpilih dengan incidental sampling. Pengumpulan data menggunakan metode survey secara daring. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modelling Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukan determinan yang mempengaruhi penggunaan aplikasi mobile health yaitu social influence dan trust berpengaruh terhadap behaviour intention; facilitating condition berpengaruh terhadap satisfaction; facilitating condition dan behavioural intention berpengaruh terhadap use behaviour. Performance expectancy, effort expectancy, dan satisfaction tidak berpengaruh terhadap behavioural intention. Effort expectancy), performance expectancy, social influence, dan trust  tidak berpengaruh terhadap satisfaction. Kesimpulan penelitian bahwa mobile health dapat digunakan sebagai salah satu upaya pencegahan stunting, tetapi diperlukan dukungan teknis berupa penambahan fitur FAQ pada aplikasi dan regulasi terkait keamanan data penggunaan mobile health.
Peer Health Educator for Escalating Adolescent Health Education Based On Mobile Health Rika Andriani; Julia Pertiwi; Syefira Ayudia Johar
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adolescents are vulnerable to physical and mental health problems. Lack of health information makes adolescents influenced by misinformation, which can trigger detrimental things. Main issues of this topic are lack of information about adolescent nutrition and mental health, unbalanced food consumption patterns, negative stigma related to adolescent mental health, and lack of use of mobile health. These problems caused by limited access to health information and absence of health educators in schools. The solution offered were education and training on adolescent nutrition and mental health. This activity aimed to improve knowledge and skills of adolescent with mobile health-based health education. Community service activities are carried out through peer health educator training, adolescent nutrition education, mental health education, and training of mobile health applications. The implementation method was carried out with preparation, socialization, training and application of technology, evaluation, and program sustainability planning. Results showed an increase in knowledge from an average pretest of 45,19 to a posttest of 87,51. Participants were skilled in using digital health-based applications for adolescent nutrition and mental health. In addition, peer health educator training demonstrated efficient health communication skills. Recommendations for sustainability were school management collaborate with Baki Health Center to held education for other adolescent health topics and optimize school health unit.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PROMOSI KESEHATAN TERHADAP STIGMA HIV/AIDS PADA PKK DESA DI KABUPATEN SUKOHARJO Ardani, Meylana Diva; Haryanti, Titik; Johar, Syefira Ayudia; Wartini, Wartini
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 16, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v16i2.3232

Abstract

Stigma terhadap ODHIV merupakan permasalahan serius dalam upaya penanggulangan HIV secara global. Stigma ini tidak hanya ditemukan di masyarakat umum, tetapi juga dalam kelompok perempuan, termasuk anggota PKK, yang memiliki peran strategis dalam penyebaran informasi kesehatan. Tujuan dari penelitian untuk untuk menganalisis hubungan pengetahuan dan promosi kesehatan terhadap s tigma HIV/AIDS pada PKK desa di Kabupaten Sukoharjo. Penelitian kuantitatif ini dilaksanakan pada bulan Oktober hingga Desember 2024 dengan desain cross-sectional. Melibatkan 156 responden dari total populasi 10.290 pengurus dan anggota PKK. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil menunjukkan sebanyak 68,6% responden memiliki pengetahuan tentang HIV/AIDS, dan 57,1% pernah mengikuti promosi kesehatan. Mayoritas responden (54,5%) menunjukkan skor stigma tinggi, yang dalam penelitian ini menunjukkan sikap positif atau tidak menstigma terhadap ODHIV. Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p = 0,000) dan promosi kesehatan (p = 0,008) dengan tingkat stigma. Studi ini menunjukkan pengetahuan dan promosi kesehatan berkontribusi terhadap penurunan stigma HIV/AIDS. Namun, efektivitasnya masih terbatas tanpa pendekatan yang menyentuh aspek emosional, sosial, dan budaya. Oleh karena itu, kegiatan promosi kesehatan sebaiknya dirancang secara partisipatif, melibatkan pengalaman nyata ODHIV, dan menyasar langsung masyarakat desa untuk mendorong perubahan sikap yang berkelanjutan.
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA DALAM KEHAMILAN Khotami, Khotami; Haryanti, Titik; Johar, Syefira Ayudia; Wartini, Wartini
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 13, No 3 (2025): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v13i3.2735

Abstract

Anemia dalam kehamilan merupakan salah satu penyebab langsung tertinggi Angka Kematian Ibu (AKI). Kondisi ini dapat meningkatkan risiko komplikasi obstetri serta mengancam keselamatan ibu dan janin. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil melalui kajian Systematic Literature Review (SLR). Penelusuran artikel dilakukan melalui empat database yaitu PubMed, ScienceDirect, Google Scholar, dan Garuda dengan menggunakan kata kunci: “Anemia”, “Pregnancy”, dan “Factors”. Seleksi artikel dilakukan berdasarkan kriteria inklusi yang meliputi artikel berbahasa Indonesia atau Inggris, diterbitkan dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir (2015–2025), dan merupakan studi empiris. Dari hasil penelusuran awal sebanyak 2.859 artikel, dilakukan penyaringan dan diperoleh 10 artikel yang memenuhi kriteria untuk dianalisis lebih lanjut menggunakan teknik critical appraisal. Hasil analisis menunjukkan bahwa anemia dalam kehamilan dipengaruhi oleh beberapa kelompok faktor. Faktor dasar mencakup kondisi sosial ekonomi, tingkat pendidikan, dan pengetahuan ibu. Faktor langsung meliputi pola konsumsi makanan yang rendah zat besi dan tidak seimbang. Sementara itu, faktor tidak langsung terdiri atas usia ibu saat hamil, paritas, status gizi, kualitas tidur, aktivitas fisik, konsumsi tablet zat besi (Fe), serta dukungan suami. Temuan ini menunjukkan bahwa anemia selama kehamilan merupakan masalah multidimensional yang tidak hanya berkaitan dengan asupan gizi, tetapi juga aspek sosial dan perilaku. Oleh karena itu, pendekatan pencegahan dan penanggulangan anemia dalam kehamilan perlu dilakukan secara menyeluruh, melibatkan edukasi kesehatan, pemantauan gizi, serta dukungan keluarga, terutama dari pasangan.