Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Penerapan Inkuiri Terbimbing Berbantuan Motion graphics Canva untuk Meningkatkan Berpikir Kritis pada Materi Getaran Ayesha Ghania Dana Fazilatun Nisa; Beni Setiawan; Tutut Nurita
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 3 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i3.4553

Abstract

Kemampuan berpikir kritis peserta didik yang masih rendah pada topik getaran menuntut adanya inovasi visualisasi pembelajaran agar konsep abstrak lebih mudah dipahami. Studi ini dimaksudkan untuk memaparkan jalannya penerapan guided inquiry yang dipadukan media motion graphics Canva, sekaligus mengukur dampaknya terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas VIII pada materi getaran. Sebanyak 35 peserta didik kelas VIII dilibatkan sebagai subjek dalam rancangan one-group pretest-posttest pada pokok bahasan getaran pada SMPN 53 Surabaya yang dipilih melalui purposive sampling. Instrumen penelitian meliputi tes esai kemampuan berpikir kritis, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, dan angket respons peserta didik. Data dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro–Wilk, normalized gain (N-Gain), dan paired sample t-test. Rata-rata skor berpikir kritis tercatat naik dari 63,03 di tahap pretest menuju 89,06 pada posttest, sehingga diperoleh N-Gain 0,70 yang tergolong kategori tinggi. Uji paired sample t-test mengonfirmasi signifikansi sebesar 0,000 (p<0,05), menandakan peningkatan kemampuan berpikir kritis terjadi bukan secara kebetulan. Keterlaksanaan pembelajaran berlangsung sesuai sintaks guided inquiry, dan peserta didik memberikan respons positif terhadap penggunaan motion graphics Canva. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi model guided inquiry dan motion graphics Canva efektif meningkatkan kemampuan berpikir kritis pada materi getaran.
Penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT Berbantuan Spinner Card untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa SMP Materi Sistem Tata Surya Shellamita Khaula Salsabila; Tutut Nurita; Beni Setiawan; Wahyu Budi Sabtiawan
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 3 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i3.4560

Abstract

Peranan penting terhadap keterlibatan serta capaian belajar siswa dalam pembelajaran IPA ditunjukkan oleh motivasi, namun pada materi sistem tata surya tingkat motivasi siswa masih rendah akibat karakter materi yang abstrak. Penelaahan terhadap peningkatan motivasi belajar siswa, keterlaksanaan pembelajaran, serta respons siswa setelah implementasi model pembelajaran kooperatif TGT berbantuan media Spinner Card menjadi tujuan penelitian ini. Pendekatan kuantitatif diterapkan melalui rancangan pre-experimental dengan bentuk one-group pretest-posttest. Subjek penelitian ditentukan sebanyak 25 siswa kelas VII-J SMPN 30 Surabaya menggunakan teknik purposive sampling. Data dihimpun melalui angket motivasi belajar, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, dan angket respons siswa. Hasil analisis menunjukkan rerata skor motivasi belajar mengalami kenaikan dari 43 pada pretest menjadi 64 pada posttest dengan nilai N-Gain sebesar 0,57 (kategori sedang). Nilai peningkatan tertinggi diperoleh pada indikator Attention (N-Gain = 0,81), disusul indikator Satisfaction (0,70). Pengujian menggunakan paired sample t-test menghasilkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05) yang menegaskan adanya peningkatan motivasi belajar secara signifikan. Keterlaksanaan pembelajaran mencapai 100% dengan kategori sangat baik, sedangkan respons siswa berada pada kategori sangat positif. Berdasarkan temuan tersebut, model TGT berbantuan Spinner Card direkomendasikan sebagai alternatif pembelajaran inovatif guna meningkatkan motivasi belajar siswa pada pembelajaran IPA
Analisis Kemampuan Bernalar Kritis Kelas VII melalui Penerapan Project Based Learning pada Materi Ekologi dan Keanekaragaman Hayati Sufi Azkiya Uzulfa; Tutut Nurita; Beni Setiawan; Siti Nurul Hidayati
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 3 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i3.4561

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan bernalar kritis peserta didik kelas VII melalui penerapan model Project Based Learning (PjBL) pada materi Ekologi dan Keanekaragaman Hayati menggunakan sistem penilaian autentik tiga komponen yang dikombinasikan dengan posttest. Pendekatan deskriptif kuantitatif digunakan dengan 30 peserta didik sebagai subjek total sampling, yang dibagi ke dalam tiga kelompok proyek berdasarkan ekosistem yang diobservasi (taman, lapangan, dan kolam). Data dikumpulkan melalui rubrik penilaian autentik tervalidasi (Content Validity Index: 0,86–0,91) yang mencakup tiga komponen: LKPD (30%), peta ekosistem (40%), dan presentasi (30%), serta didukung oleh posttest 10 butir. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan teknik perhitungan nilai rata-rata (mean), standar deviasi (SD), dan distribusi frekuensi berdasarkan kategori penilaian. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai akhir proyek sebesar 85,67 (SD = 1,73), dengan dua dari tiga kelompok (66,7%) berada pada kategori sangat baik dan satu kelompok (33,3%) pada kategori baik. Komponen peta ekosistem memperoleh rata-rata skor tertinggi (91,00), diikuti presentasi (87,00) dan LKPD (81,67). Rata-rata nilai posttest sebesar 83,00 (SD = 14,18) dengan 90% peserta didik mencapai kategori baik hingga sangat baik. Temuan ini menunjukkan bahwa peserta didik yang mengikuti pembelajaran PjBL memiliki profil kemampuan bernalar kritis pada kategori baik hingga sangat baik.