p-Index From 2021 - 2026
6.044
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Hukum Islam terhadap Wakaf uang sebagai Instrumen Keuangan Syariah di Indonesia Alfawwaz, Qathrina Qanitatin Nadhirah; Hilmi, M. Faiq Mufadhol; Wigati, Sri
Taruna Law: Journal of Law and Syariah Vol. 3 No. 01 (2025): January
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Taruna Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54298/tarunalaw.v3i01.293

Abstract

The practice of cash waqf in Indonesia has grown rapidly in recent decades as one of the Islamic financial instruments that is increasingly recognized and accepted by the Muslim community. The practice of cash waqf in Indonesia is supported by the fatwa of the Indonesian Ulema Council (MUI) and comprehensively regulated in Law No. 41/2004 on Waqf. The government also plays an active role through the establishment of the Indonesian Waqf Board (BWI) as an independent institution authorized to promote and develop waqf, including cash waqf. This research aims to analyze the validity and suitability of cash waqf practices in Indonesia based on Islamic law. The research method used is qualitative analysis with a literature study approach. The results show that the practice of cash waqf in Indonesia can be qiyaskan (analogized) with other movable object waqf which is justified in Islamic law
TINJAUAN FIKIH MUAMALAH TERHADAP PRAKTIK JUAL BELI HAMPERS DI MAGETAN: OVERVIEW OF MUAMALAH FIKH ON THE PRACTICE OF BUYING AND BUYING HAMPERS IN MAGETAN Piska Sintia Pebiolinda; Sri Wigati
Maro: Jurnal Ekonomi Syariah dan Bisnis Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/maro.v5i1.1806

Abstract

Muamalah merupakan suatu ketentuan-ketentuan dari Allah yang menetapkan aturan antar makhlukNya pada saat menjalankan usaha agar memperoleh keperluannya dengan cara yang benar dan diridhoi. Aktivitas penjualan dan pembelian yakni al–ba’i artinya melakukan penjualan, penggantian ataupun pertukaran terhadap suatu hal menggunakan suatu hal yang lain. Dalam kehidupan sehari-hari kita, kini sedang marak jual beli hasil kreasi tangan yang dapat menjadi hadiah maupun kesempatan untuk melakukan bisnis misalnya berkreasi dengan hampers, salah satunya yaitu kreasi hampers yang dibuat dari online shop yang bernama Crava dan juga Toko Imelda. Metode penulisan yang penulis gunakan untuk mendapatkan jawaban dari topik ini adalah metode kualitatif dengan jenis library research,yang mana permasalahan penelitian didasari pada data-data dalam literature dan didasari pada pengalaman penulis dan wawancara. Sumber di dalam penelitian ini adalah data sekunder yang bersumber dari studi pustaka berbagai dokumen, wawancara dan literature review yang berkaitan dengan permasalahan atau topik penelitian penulis. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa praktik jual beli hampers di online shop Crava dan Toko Imelda dalam jual belinya menggunakan akad istishna dimana dalam hukum Islam (syari’ah) akad istishna merupakan jual beli dari produk maupun layanan yang berbentuk pesanan disertai karakteristik serta suatu syarat-syarat yang menjadi kesepakatan dari pihak yang memesan serta pihak yang menjual ataupun membuat pesanan tersebut. Melalui spesifikasi maupun biaya dari produk yang dipesan pada istishna menjadi kesepakatan dari pihak yang membeli serta pihak yang menjual pada permulaan akan dilangsungkan. Secara mendasar biaya dari barang tidak bisa mengalami perubahan waktu akan dilangsungkan
Pengembangan Wakaf, Infak, dan Sedekah Sebagai Upaya Pengentasan Kemiskinan: Studi Kasus Masyarakat Muslim Surabaya Machmudah, Ella Lailatul; Faiz An Nashrullah; Wigati, Sri
Al-Awqaf: Jurnal Wakaf dan Ekonomi Islam Vol. 17 No. 1 (2024): Al-Awqaf: Jurnal Wakaf dan Ekonomi Islam
Publisher : Badan Wakaf Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47411/al-awqaf.v17i1.203

Abstract

Abstract: This research discusses the efforts to develop the non-zakah Islamic economy, namely waqf, infaq, and sadaqah, to empower and strengthen the Islamic economy. This paper seeks to understand the issue of poverty in Surabaya's Muslim community. Based on the data obtained from the official website of the Surabaya government, the poverty rate in Surabaya has been unstable in recent years. However, the poverty rate in Surabaya is closer to a significant decline; this cannot be separated from the government's efforts to alleviate poverty through certain policies. Islam views poverty as a form of test that Allah SWT gives, even though it is not considered a pleasure. Linking this description with Yusuf Qordhowi's ideas about the concept of poverty alleviation, one of which is the presence of baitul mal (management of state assets whose distribution is beneficial for the benefit of the people), and the existence of voluntary alms and infaq.Keywords: Poverty Alleviation, Infaq Waqf, and Alms, Islamic Economics
Peran Strategi Permodalan Syariah Dalam Mendorong Ekonomi Lokal Felizha, Febri; Syaira, Nadia; Wigati, Sri
MARGIN ECO Vol. 9 No. 1 (2025): Margin Eco: Jurnal Ekonomi dan Perkembangan Bisnis
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas KH. A. Wahab Hasbullah Tambakberas Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/margin.v9i1.5786

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran strategi permodalan syariah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui pendekatan studi pustaka. Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya komunitas pedagang ikan di wilayah pesisir, menghadapi sejumlah tantangan utama seperti keterbatasan akses terhadap modal, ketergantungan pada sistem pembiayaan konvensional yang bersifat eksploitatif, fluktuatif permintaan pasar, serta rendahnya literasi keuangan syariah. Permodalan syariah merupakan bentuk pembiayaan yang berlandaskan prinsip-prinsip syariah Islam seperti keadilan, kemitraan, dan larangan riba. Dalam konteks ekonomi lokal, strategi permodalan syariah menawarkan alternatif pembiayaan yang inklusif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta sektor informal yang seringkali tidak terjangkau oleh sistem keuangan konvensional. Studi ini mengemukakan bahwa permodalan syariah dapat meningkatkan daya saing UMKM melalui skema pembiayaan yang adil dan transparan seperti mudharabah dan musyarakah. Selain itu, keberadaan lembaga keuangan mikro syariah berperan penting dalam memperluas akses permodalan dan memberdayakan masyarakat lokal. Melalui pendekatan yang berbasis nilai dan komunitas, strategi ini tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi tetapi juga memperkuat kohesi sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi permodalan syariah berpotensi menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang berkelanjutan apabila didukung oleh regulasi yang adaptif dan edukasi masyarakat yang memadai.
Community-Based Islamic Education for Women’s Empowerment in Coastal Areas: The Role of Religious Traditions and Microfinance Wigati, Sri; Afandi, Agus; Fauziah, Nailatin; Yudha, Ana Toni Roby Candra
Madania: Jurnal Kajian Keislaman Vol 29, No 1 (2025): JUNE
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/madania.v29i1.7327

Abstract

This study strengthens the economic capabilities education of women in fishing communities, particularly during droughts caused by the west wind season. It leverages local religious traditions and the silaturrahim guardian boarding school students' forums for empowerment. Using a qualitative-phenomenological approach, the research immerses in fisherwomen’s daily lives. The findings include: (1) Community engagement and savings-loan groups help women identify challenges and recognize their potential. (2) The empowerment process fosters collaborative problem-solving, enabling women to act naturally based on their capabilities. (3) Organizational and financial management training improves family economic outcomes. However, the approach's effectiveness is tied to the community’s cultural and religious context, requiring continuous support from empowerment teams and forums. The study’s originality lies in integrating religious traditions with economic initiatives, utilizing silaturrahim forums to empower women in fishing communities. This method not only addresses immediate financial needs but also establishes a sustainable, community-driven model for long-term economic resilience and self-sufficiency. Tujuan penelitian ini untuk memperkuat edukasi kemampuan ekonomi perempuan di komunitas nelayan, terutama selama musim kemarau yang disebabkan oleh musim angin barat. Penelitian ini memanfaatkan tradisi keagamaan lokal dan forum silaturrahim wali santri untuk pemberdayaan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif-fenomenologis, penelitian ini menyelami kehidupan sehari-hari perempuan nelayan. Temuan-temuannya meliputi: (1) Keterlibatan masyarakat dan kelompok simpan pinjam membantu perempuan mengidentifikasi tantangan dan mengenali potensi mereka. (2) Proses pemberdayaan mendorong pemecahan masalah secara kolaboratif, sehingga memungkinkan perempuan untuk bertindak secara alami berdasarkan kemampuan mereka. (3) Pelatihan manajemen organisasi dan keuangan meningkatkan hasil ekonomi keluarga. Namun, efektivitas pendekatan ini terkait dengan konteks budaya dan agama masyarakat, sehingga membutuhkan dukungan berkelanjutan dari tim dan forum pemberdayaan. Keaslian penelitian ini terletak pada pengintegrasian tradisi agama dengan inisiatif ekonomi, dengan memanfaatkan forum silaturahmi untuk memberdayakan perempuan dalam komunitas nelayan. Metode ini tidak hanya memenuhi kebutuhan finansial yang mendesak, tetapi juga membangun model yang berkelanjutan dan digerakkan oleh masyarakat untuk ketahanan dan kemandirian ekonomi jangka panjang.
Analysis of Muslim Consumer Behavior in Facing Consumption Challenges in the Digital Age Maulia, Putri Rizqi; Rahmawati, Rahmawati; Mufida, Naily; Wigati, Sri
Al-Sharf: Jurnal Ekonomi Islam Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : Yayasan Rahmat Islamiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56114/al-sharf.v6i2.12297

Abstract

This research analyses the impact of digital transformation on Muslim consumption behaviour, particularly impulsive consumption and instant lifestyle. Using qualitative methods and literature review, the research highlights the influence of e-commerce and social media as well as the challenges of hedonism and consumerism. Digitalisation facilitates access to halal products, but also encourages materialism. Islamic value-based digital literacy is needed as a strategy to face this challenge. Islamic consumption awareness needs to be built from an early age through education, da'wah, and consumer protection in order to create a halal, thayyib, and sustainable consumption ecosystem.
Factors Hindering Study Completion Among Islamic Economics Undergraduate Students at the State Islamic University of Sunan Ampel Surabaya Wigati, Sri; Hasan, Nurul Fatma
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 5 No. 03 (2025): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Agustus 2025
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjp.v5i03.1685

Abstract

This study aims to analyze the factors that hinder on-time graduation (OTG) among students of the Islamic Economics Program at the Faculty of Economics and Islamic Business, UIN Sunan Ampel Surabaya. The research employs a descriptive quantitative method with a survey approach. The sample consists of non-OTG students who have studied for more than eight semesters. Data were collected through a Likert-scale questionnaire encompassing six factors of on-time graduation: motivation, environment, activities, supervisory support, academic proficiency, and economic conditions. The results indicate that based on the average weight, the factors influencing on-time graduation of Islamic Economics students at UIN Sunan Ampel Surabaya are, in order, activities, academic proficiency, motivation, supervisory involvement, environment, and economic factors. The activities factor is the only one agreed upon by respondents as the dominant factor, with the primary cause of delayed graduation being the high level of student involvement in activities outside of their studies. These findings have implications for program managers in enhancing academic services and guidance to promote timely graduation for students.
Hubungan Teori Konsumsi Ekonomi Islam dengan Konsep Etika Konsumsi dalam Pemikiran Yusuf Al-Qardhawi Audia, Famela; Addailami, Yusuf; Wigati, Sri; Zahrah, Reisa Medyna
AL-BAYAN: JURNAL HUKUM DAN EKONOMI ISLAM Vol. 4 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Jurnal ini dipublikasikan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian Publikasi (P3M) STAI Nahdlatul Watan Samawa-licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35964/albayan.v4i1.191

Abstract

This journal writing focuses on the economic thoughts of Yusuf Qaradhawi regarding Islamic economic ethics. Islam has established ethics dan values in every scientific discipline, including Islamic economics. According to Yusuf al-Qardhawi, Islamic economics is an economy based on divinity. By using the laws of Islamic sharia. Economic activities such as production, distribution, consumption are always related to God dan aim at God. Economic Ethics really needs to be conveyed in the era of globalization which often ignores moral dan ethical values. Yusuf al-Qrdhawi, in his moderate view, shows that the economic ethics he speaks of is a form of economic knowledge that will always maintain economic sustainability. In Islamic Economics, it is hoped that it will be guided by ethical dan moral values, encouraging a sense of responsibility dan awareness of one's actions dan their impact on the material dan spiritual dimensions of life.
Assessing the Sharia Compliance of Hotel Facilities and Services in East Java: A Comparative Analysis of National and International Standards Rahmawati, Lilik; Pratikto, Muhammad Iqbal Surya; Wigati, Sri; Muflihin, Muhammad Dliyaul; Rahmani, Nur Maulidah Dini; Muntazeri, Eliya Najma
El-Qist: Journal of Islamic Economics and Business (JIEB) Vol. 15 No. 1 (2025): April
Publisher : Islamic Economics Department, Faculty of Islamic Economics and Business, Sunan Ampel State Islamic University, Surabaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/elqist.2025.15.1.32-44

Abstract

This study aims to examine the compliance of Sharia-compliant hotels in East Java, Indonesia, with both national standards (DSN-MUI Fatwa No. 108/2016) and international benchmarks (CrescentRating and Salam Standard). Utilizing a qualitative methodology involving field observations and semi-structured interviews across three hotels—Namira Syariah Surabaya, Radho Syariah Malang, and Walan Syariah Sidoarjo—the research reveals partial yet consistent alignment with core Sharia hospitality principles. These include the prohibition of immoral activities, availability of prayer amenities, and the absence of alcohol and gambling. However, the integration of Islamic financial institutions remains absent across all hotels, indicating a gap in full Sharia compliance as defined nationally. From an international perspective, all hotels meet the "Accommodates" level (Level 4) under CrescentRating and correspond to Silver or Gold tiers in the Salam Standard. This study contributes to global halal tourism scholarship by offering a multi-framework compliance assessment model that can guide policy formulation and standardization efforts in Muslim-friendly destinations. It also emphasizes the urgent need for unified regulatory frameworks, formal certification, and integration of Islamic finance within the halal hospitality sector. Future research should extend this analysis to higher-rated hotels and conduct cross-regional comparisons to assess consistency in compliance and service quality.
Peran Strategi Permodalan Syariah Dalam Mendorong Ekonomi Lokal Felizha, Febri; Syaira, Nadia; Wigati, Sri
MARGIN ECO Vol. 9 No. 1 (2025): Margin Eco: Jurnal Ekonomi dan Perkembangan Bisnis
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas KH. A. Wahab Hasbullah Tambakberas Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/margin.v9i1.5786

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran strategi permodalan syariah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui pendekatan studi pustaka. Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya komunitas pedagang ikan di wilayah pesisir, menghadapi sejumlah tantangan utama seperti keterbatasan akses terhadap modal, ketergantungan pada sistem pembiayaan konvensional yang bersifat eksploitatif, fluktuatif permintaan pasar, serta rendahnya literasi keuangan syariah. Permodalan syariah merupakan bentuk pembiayaan yang berlandaskan prinsip-prinsip syariah Islam seperti keadilan, kemitraan, dan larangan riba. Dalam konteks ekonomi lokal, strategi permodalan syariah menawarkan alternatif pembiayaan yang inklusif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta sektor informal yang seringkali tidak terjangkau oleh sistem keuangan konvensional. Studi ini mengemukakan bahwa permodalan syariah dapat meningkatkan daya saing UMKM melalui skema pembiayaan yang adil dan transparan seperti mudharabah dan musyarakah. Selain itu, keberadaan lembaga keuangan mikro syariah berperan penting dalam memperluas akses permodalan dan memberdayakan masyarakat lokal. Melalui pendekatan yang berbasis nilai dan komunitas, strategi ini tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi tetapi juga memperkuat kohesi sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi permodalan syariah berpotensi menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang berkelanjutan apabila didukung oleh regulasi yang adaptif dan edukasi masyarakat yang memadai.
Co-Authors Abdimalik Mohamed Ibrahim Ali Abdul Wahid Achmad Room Fitrianto Addailami, Yusuf Agastya, Mochammad Rievaldo Agus Afandi Ahmad Syarifuddin Alfawwaz, Qathrina Qanitatin Nadhirah Ana Toni Roby Candra Yudha Annisa Rahma Firdaus ARINI PUTRI SAFINA Asy'ari, Mochammad Syahrul Audia, Famela Bachtiar, Garyl Nizam Choirunnisa, Wanda Hana Damayanti, Arnelisa Damhuri, Dedi Danesh Ara Khayriya Decline, Vega Desiyanti, Nur Alfiyah Dwi Izky Aizzah Faiz An Nashrullah Fauziah, Nailatin Felizha, Febri Fitriyah, Alfina Lailatul Hammis Syafaq Hilmi, M. Faiq Mufadhol Indraeni, Elisa Indri Malita Sari Jazil, Saiful Kartika, Habibila Najma Kurnia Dhea Prashinta Laila Ramadhani, Azzakiyatun Nisfu Lis, Kasyifa Lutfiatul Ulfa Agnesa Machmudah, Ella Lailatul Maulia, Putri Rizqi Maulud, Khabib Akhmad Al Maulud Mohammad Dliyaul Muflihin Mufida, Naily Mugiyati Mugiyati, Mugiyati Muntazeri, Eliya Najma Nahda Yumna Ufairoh Naura Dwi Arta Fitriana Noviyanti, Triana Ayu Nufus, Shoufa Hyatun Nur Lailatul Musyafa'ah Nurlian Panai, Farhan Wahyu Nurul Fatma Hasan Pangestu, Credo Prasetyoadi Pereira, Justa Piska Sintia Pebiolinda Pratikto, Muhammad Iqbal Surya Qurrotul Millah Rahma, Elsa Aulia Rahmani, Nur Maulidah Dini Rahmawati, Lilik Rahmawati, Rahmawati Ramdana, Alvin Bintang Retnaningrum, Nurina Devi Ridho, Aminudin Rizky, Asri Safitri, Jessica Anggun Salsabila, Dewi Giri Maryam Salwa Salsabilla, Hidayaturohmaniya Sandya, Argha Sayyida Amalina Shaddiq Rosa, Teuku Sholihuddin, Muh Siti Robiatul Adawiyah Soares, Saturnina Sucilasmi Syafieqa, Fierza Syaira, Nadia Usmia, Fentiz Istiklalia Wildany, Azzahroh Nabila Al Yanita Mutiaraning Viastika Yunita, Puput Zahrah, Reisa Medyna Zuhriyeh, Aminatuz