Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Journal of Muhammadiyah’s Application Technology

Penguatan Infrastruktur Dan Lingkungan Dalam Pendidikan Perencanaan Wilayah Dan Kota Universitas Muhammadiyah Makassar Firdaus Firdaus; Nini Apriani Rumata; Didiet Haryadi Hakim
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol 1, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v1i2.8574

Abstract

Pembangunan perkotaan dan wilayah Indonesia merupakan bagian dari tujuan pembangunan berkelanjutan dengan meningkatkan proyek infrastruktur di tingkat lokal, nasional, regional, dan internasional serta membuka peluang pasar kerja global sebagai kota yang cerdas, hijau, dan berkelanjutan. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan arah penguatan kurikulum pendidikan perencanaan wilayah dan kota di Universitas Muhammadiyah Makassar dalam aspek infrastruktur dan lingkungan. Jenis tulisan adalah deskriptif-eksploratif. Data disajikan secara eksploratif dan dikumpulkan dari beberapa sumber kepustakaan, tulisan dan penelitian. Tulisan ini menyimpulkan bahwa dalam menyongsong pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan pada tahun 2030, diharapkan mampu merencanakan, merancang, dan menciptakan wilayah dan kota masa depan yang hijau dan cerdas. Mahasiswa perlu dibekali kompetensi dalam membuat perencanaan wilayah, desain kota, kawasan, infrastruktur, permukiman, mitigasi dan adaptasi bencana, serta pengelolaan lingkungan yang kompeten untuk menciptakan masa depan yang cerdas dan ekologis.
Kajian Tingkat Walkability Jalur Pejalan Kaki Ruas Jalan Alauddin Kecamatan Rappocini untuk Mendukung Walkable City di Kota Makassar Mustadjab, Multazam; Rumata, Nini Apraini; Nurhidayat, M
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/2ee2va93

Abstract

ABSTRAK: Pesatnya pertumbuhan penduduk perkotaan menimbulkan tantangan dalam mobilitas dan penyediaan transportasi berkelanjutan. Berjalan kaki merupakan moda transportasi yang ramah lingkungan dan vital untuk mendukung mobilitas kota. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi Walkability Index pada jalur pejalan kaki di Jalan Sultan Alauddin, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, yang menjadi penghubung utama Makassar–Gowa dengan aktivitas tinggi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif melalui observasi lapangan dan kuesioner. Analisis walkability mengacu pada sembilan variabel. Hasil menunjukkan skor Walkability Index sebesar 25,5, tergolong Not Walkable, yang berarti jalur tidak ramah bagi pejalan kaki. Mayoritas responden memberi skor rendah, mencerminkan persepsi negatif terhadap kondisi jalur, seperti minimnya fasilitas, konflik dengan kendaraan, serta kurangnya aksesibilitas bagi penyandang disabilitas. Rekomendasi mencakup perbaikan infrastruktur fisik dan pendekatan sosial guna meningkatkan kesadaran dan perilaku pengguna jalan. Penelitian ini diharapkan menjadi masukan bagi Pemerintah Kota Makassar dalam merancang transportasi yang inklusif dan mendukung konsep Walkable City.
Penguatan Infrastruktur Dan Lingkungan Dalam Pendidikan Perencanaan Wilayah Dan Kota Universitas Muhammadiyah Makassar Firdaus, Firdaus; Rumata, Nini Apriani; Hakim, Didiet Haryadi
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v1i2.8574

Abstract

Pembangunan perkotaan dan wilayah Indonesia merupakan bagian dari tujuan pembangunan berkelanjutan dengan meningkatkan proyek infrastruktur di tingkat lokal, nasional, regional, dan internasional serta membuka peluang pasar kerja global sebagai kota yang cerdas, hijau, dan berkelanjutan. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan arah penguatan kurikulum pendidikan perencanaan wilayah dan kota di Universitas Muhammadiyah Makassar dalam aspek infrastruktur dan lingkungan. Jenis tulisan adalah deskriptif-eksploratif. Data disajikan secara eksploratif dan dikumpulkan dari beberapa sumber kepustakaan, tulisan dan penelitian. Tulisan ini menyimpulkan bahwa dalam menyongsong pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan pada tahun 2030, diharapkan mampu merencanakan, merancang, dan menciptakan wilayah dan kota masa depan yang hijau dan cerdas. Mahasiswa perlu dibekali kompetensi dalam membuat perencanaan wilayah, desain kota, kawasan, infrastruktur, permukiman, mitigasi dan adaptasi bencana, serta pengelolaan lingkungan yang kompeten untuk menciptakan masa depan yang cerdas dan ekologis.
Perubahan Luas Area Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah Antang Kota Makassar Menggunakan Teknologi Penginderaan Jauh Burhanuddin, Fathurrahman; Rumata, Nini Apriani; nengsih, agustia
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/4eyaj761

Abstract

ABSTRAKPerkembangan penduduk dan meningkatnya aktivitas perkotaan di Kota Makassar berkontribusi terhadap peningkatan timbulan sampah yang berdampak pada keterbatasan daya tampung Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Antang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan luas area TPA Antang pada tahun 2015, 2020, dan 2024 serta memproyeksikan timbulan sampah, kebutuhan lahan, dan masa pakai TPA untuk 20 tahun ke depan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan spasial melalui pemanfaatan teknologi penginderaan jauh dan Sistem Informasi Geografis (SIG). Analisis spasial dilakukan menggunakan teknik overlay citra satelit untuk mengidentifikasi perubahan luas area TPA, sedangkan proyeksi timbulan sampah dihitung berdasarkan pertumbuhan penduduk, faktor kompaksi, dan penutupan tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas TPA Antang meningkat dari 16,8 hektar pada tahun 2015 menjadi 19,1 hektar pada tahun 2024. Proyeksi menunjukkan peningkatan timbulan sampah yang signifikan, dengan kebutuhan lahan kumulatif hingga tahun 2044 mencapai 38,11 hektar. Kondisi ini menunjukkan bahwa TPA Antang berada pada tahap kritis sehingga diperlukan strategi pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Kata Kunci: TPA Antang, timbulan sampah, penginderaan jauh, SIG, kebutuhan lahan. ABSTRACTPopulation growth and increasing urban activities in Makassar City have directly contributed to a rise in municipal solid waste generation, resulting in limited capacity at the Antang Final Disposal Site (TPA Antang). This study aims to identify changes in the area of TPA Antang in 2015, 2020, and 2024, as well as to predict waste generation, land requirements, and the remaining service life of the landfill over the next 20 years. The research employs a descriptive quantitative method with a spatial approach through the use of remote sensing technology and Geographic Information Systems (GIS). Spatial analysis was conducted using satellite image overlay techniques to assess changes in the landfill area, while waste generation projections were calculated based on population growth projections, compaction factors, and soil cover. The results indicate that the area of TPA Antang increased from 16.8 hectares in 2015 to 19.1 hectares in 2024. Waste generation projections show a significant upward trend, suggesting that the landfill capacity will become insufficient in the coming years. The cumulative land requirement up to 2044 is estimated at 38.11 hectares. This study concludes that TPA Antang is currently in a critical condition, highlighting the need for sustainable waste management strategies through source reduction, optimization of landfill operations, and the use of spatial technology as a basis for policymaking. Keyworsds: TPA Antang, waste generation, remote sensing, GIS, area change, land requirement.