Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

The analysis of code-mixing used on WhatsApp by English Language & Culture students at Universitas Widya Dharma Pontianak Ritan, Ritan; Windy, Windy
Priviet Social Sciences Journal Vol. 5 No. 12 (2025): December 2025
Publisher : Privietlab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55942/pssj.v5i12.761

Abstract

Code-mixing has become a common practice among bilingual and multilingual speakers, especially in informal digital communication, such as WhatsApp. This study aims to identify the types of code-mixing used by English Language and Culture students at Universitas Widya Dharma Pontianak and understand the reasons behind their language choice. This research applied a descriptive qualitative method using documentation of WhatsApp group messages and interviews with selected students. The data were analyzed using Muysken’s (2000) theory to classify the types of code-mixing and Bhatia and Ritchie’s (2006) theory to examine the reasons for its usage. The study found 42 messages containing code-mixing, with 29 cases of insertion, 5 cases of alternation, and 8 cases of congruent lexicalization, showing insertion as the most dominant type. The reasons for using code-mixing included participant roles and relationships, situational factors, message-intrinsic factors, social attitudes, language dominance, and security. These findings highlight how bilingual students mix languages in digital communication to express themselves effectively, reflecting their bilingual environment and the influence of social media on language practices.
Pengaruh Kepemimpinan Transformasional dan Disiplin Kerja Dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai Di Lingkungan Dinas Komunikasi Dan Informatika Kabupaten Sidoarjo Windy, Windy; Sundjoto, Sundjoto; Rahayu, Sri; Fitrianty, Rifda
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5236

Abstract

Transformasi digital dan meningkatnya tuntutan pelayanan publik menuntut organisasi pemerintah daerah untuk memiliki kinerja pegawai yang optimal. Namun, dalam praktiknya masih dijumpai permasalahan kinerja yang dipengaruhi oleh gaya kepemimpinan yang kurang adaptif dan tingkat disiplin kerja yang belum konsisten, khususnya pada instansi yang berperan strategis dalam pengelolaan teknologi informasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 51 pegawai Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sidoarjo yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert empat poin dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda, didahului dengan uji validitas, reliabilitas, serta uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional dan disiplin kerja masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Selain itu, kedua variabel tersebut secara simultan juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, dengan kemampuan model dalam menjelaskan variasi kinerja sebesar 24,3 persen. Temuan ini menegaskan bahwa kinerja pegawai pada organisasi publik tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis, tetapi juga oleh kepemimpinan yang inspiratif dan penerapan disiplin kerja yang konsisten. Sinergi antara kepemimpinan transformasional dan disiplin kerja terbukti mampu menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan berorientasi pada pencapaian kinerja. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pimpinan instansi pemerintah daerah untuk memperkuat penerapan kepemimpinan transformasional, membangun budaya disiplin kerja yang berkelanjutan, serta menyempurnakan sistem pengelolaan sumber daya manusia guna meningkatkan kinerja pegawai dan kualitas pelayanan publik.