Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Media Informatika

Data Compression Coding Using Static and Dynamic Method of Shannon-fano Algorithm Romi Wiryadinata
Media Informatika Vol. 5 No. 2 (2007)
Publisher : Department of Informatics,Faculty of Industrial Technology,Islamic University of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini membahas tentang teknik kompresi data dengan menggunakan metode shannon-fano dengan membandingkan antara teknik statik dan teknik dinamik dengan menggunakan data yang sama. Data yang dibandingkan adalah berupa data pesan dalam bentuk teks ’gadjahmada’ yang diolah sedemikian rupa menjadi kode ASCII dan runtun biner. Untuk pesan teks yang pendek metode statik lebih cocok digunakan agar menghasilkan kode dan runtun data yang lebih sedikit tetapi membutuhkan waktu yang cukup lama untuk scanning huruf, sedangkan untuk pesan teks yang panjang metode dinamik lebih cocok digunakan untuk mempersingkat waktu komputasi tetapi dengan hasil runtun data keluaran yang sedikit lebih besar dari metode statik. Secara keseluruahan algoritma Shannon-Fano menghasilkan runtun data yang lebih sedikit dari total runtun data yang masuk (dengan asumsi satu data/huruf membutuhkan alokasi 8 bit). Total bit keluaran dengan metode statik dapat mencapai 24 bit dengan rasio kompresi 0.3 dan dengan menggunakan metode dinamik dapat menghasilkan 34 bit runtun data output dengan rasio kompresi 0.425.
Ekstraksi Ciri pada Isyarat Suara Jantung Menggunakan Power Spectral Density Berbasis Metode Welch Yul Antonisfia; Romi Wiryadinata
Media Informatika Vol. 6 No. 1 (2008)
Publisher : Department of Informatics,Faculty of Industrial Technology,Islamic University of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan ekstraksi ciri data EKG untuk jantung murmur dan normal dengan mengklasifikasikan 24 isyarat murmur dan beberapa jantung normal. Perekaman menggunakan stetoskop dengan penguat berlebar bidang 1 kHz direkam suara jantung normal dari beberapa orang sampel dan untuk melengkapi data murmur patalogis maka di-download suara murmur jantung dari situs internet. Isyarat suara jantung kemudian dianalisis spektral dayanya untuk diekstraksi ciri dan dicari beberapa resolusi spectral-nya. Hasil yang diperoleh menunjukan bahwa dengan ekstraksi ciri menggunakan metode spektral dapat membedakan suara jantung normal dan murmur. Keberhasilan isyarat yang bercampur derau dengan SNR 10 dB dapat mencapai 90% dengan resolusi 125 cacah cuplikan frekuensi. Makin besar derau yang mempengaruhi isyarat suara jantung (SNR makin kecil) maka keberhasilan pengujian semakin mengecil.