Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Wanatani

Strategi Pemasaran Pupuk Kotoran Sapi Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Sendana Kota Palopo Erni Firdamayanti; Kiki Amalia; Mutmainnah
Wanatani Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.113 KB) | DOI: 10.51574/jip.v1i2.26

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemasaran pupuk kotoran sapi Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Sendana Kota Palopo. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Sendana Kota Palopo. Dalam penelitian ini pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode sebagai berikut: wawancara, observasi dan dokumentasi. Populasi dari penelitian ini sebanyak 4 orang yang terdiri dari pihak internal dan eksternal. Dalam pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling atau dengan cara sengaja, pihak internal diwakili manajer BPP Kecamatan Sendana Kota Palopo (Syamsuddin, S.P., M.P.), pihak akademisi diwakili 1 orang dosen pertanian Universitas Cokroaminoto Palopo (Dharma Fidyansari, S.Pi., M.M.), konsumen terdiri dari 1 orang (Marni) dan masyarakat terdiri dari 1 orang (Rahmat). Analisis data dalam penelitian ini dilakukan menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan faktor internal dan eksternal pemasaran pupuk kotoran sapi Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Sendana Kota Palopo, yaitu faktor internal berupa aspek manajemen dan organisasi, aspek produksi dan operasi, aspek keuangan, aspek pemasaran dan aspek sumber daya manusia. Faktor eksternal berupa politik, ekonomi, social, teknologi dan lingkungan industri. Strategi pemasaran pupuk kotoran sapi Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Sendana Kota Palopo, yaitu Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Sendana Kota Palopo perlu meningkatkan produksi pupuk, memaksimalkan teknologi yang ada, meningkatkan promosi, membuat ukuran pupuk yang lebih bervariasi, mempertahankan dan meningkatkan kualitas bahan baku agar tetap bisa bersaing dengan usaha yang lain, meningkatkan modal agar dapat memperbaiki usaha dan menambah produksi, memberikan ciri khas pada produk yang lebih menarik dan memberikan kemasan produk yang lebih menarik.
Pengaruh Covid-19 terhadap Pendapatan Petani Kakao Kabupaten Luwu Utara Fitri; Mutmainnah
Wanatani Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jip.v3i1.155

Abstract

Berdasarkan penghasilan petani kakao responden dari usahatani kakao, pendapatan masyarakat petani kakao di Desa Bone Subur Kecamatan Sabbang Selatan Kabupaten Luwu Utara pada masa pandemi Covid-19 berbeda dengan sebelumnya. Pendapatan petani responden berbeda-beda , dengan pendapatan terendah mulai Rp570.000 di atas pendapatan tertinggi Rp.2.100.000.Pendapatan petani di Desa Bone Subur, Kecamatan Sabbang Selatan, Kabupaten Luwu Utara juga dipengaruhi oleh kenaikan harga penunjang budidaya kakao, seperti pupuk dan pestisida, serta pendapatan, yang juga mempengaruhi pendapatan petani. Luas lahan yang dikelola responden juga berdampak pada pendapatan responden. Sebelum pandemi Covid-19, petani menghasilkan rata-rata Rp1.544.000 per panen, sedangkan setelah pandemi, petani menghasilkan rata-rata Rp1.273.000 per panen ( per bulan).Akibatnya, di masa pandemi Covid-19, pendapatan petani kakao (Theobroma cacao l) di Desa Bone Subur Kecamatan Sabbang Selatan Kabupaten Luwu Utara mengalami penurunan.
Efektivitas Kompos Kotoran Ayam Ras Dan Aplikasi Pgpr Rumput Gajah Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Feri Anggara; Gita Srihidayati; Mutmainnah, Mutmainnah
Wanatani Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jip.v3i2.197

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Kompor Kotoran Ayam Ras dan Aplikasi PGPR Akar Rumput Gajah terhadap Pertumbuhan dan Produksi Bawang Merah (Allium ascalonicium L.). Penelitian ini dilakukan di Lahan Percobaan II Fakultas Pertanian Kampus 2 Universitas Cokroaminoto Palopo, Jalan Lamaranginang, Kecamatan Wara Utara, Kota Palopo pada Bulan Mei sampai Juli 2023. Metode penelitian yang digunakan adalah rancangan acak kelompok (RAK) faktorial 2 faktor, Setiap Faktor terdiri dari 3 taraf perlakuan, dengan demikian terdapat 9 kombinasi perlakuan. Tiap perlakuan terdapat 3 ulangan dengan 2 unit percobaan, sehingga terdapat 54 unit perlakuan. Faktor yang diteliti meliputi perlakuan dosis kompos kotoran ayam ras dan PGPR rumput gajah pengamatan, yaitu: Faktor pertama yaitu kompos kotoran ayam ras (A) yang terdiri dari 3 taraf, yaitu: A0 = kontrol (tanpa perlakuan ), A1 = 150 gr kompos kotoran ayam ras, A2= 200 gr kompos kotoran ayam ras, Faktor kedua yaitu, PGPR rumput gajah (B) terdiri dari 3 taraf, yaitu: B0 = kontrol (tanpa perlakuan), B1 = 20 ml PGPR rumput gajah, B2 = 30 ml PGPR rumput gajah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kompos kotoran ayam ras dan PGPR rumput gajah tidak berpengaruh nyata terhadap parameter yang diamati yakni tinggi tanaman, jumlah daun, tetapi berpengaruh nyata pada jumlah umbi, berat basah dan berat kering. Rata-rata perlakuan terbaik tinggi tanaman pada A1B1 dengan nilai 41,97 cm, perlakuan terbaik jumlah daun pada A1B0 dengan nilai 28,00 helai, perlakuan terbaik jumlah umbi pada A2B2 dengan nilai 9,67 umbi, perlakuan terbaik berat basah pada A2B0 dengan nilai 47,33 gr dan perlakuan terbaik berat kering pada A2B0 dengan nilai 36,67 gr.
Pengaruh Aplikasilarutan Pestisida Ekstrak Serai Wangi dan Bawang Putih terhadap Serangan Hama Kutu Daun (Aphis gossypi) pada Tanaman Cabai Rawit (Capsicum Frutescens L) Ulfa Novita Sari; Mutmainnah, Mutmainnah; Masluki, Masluki
Wanatani Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jip.v4i1.236

Abstract

Penelitian ini bertujan untuk mengetahui bagaimana pengaruh dan konsentrasi ekstrak serai wangi dan bawang putih terhadap serangan hama kutu daun pada tanaman cabai rawit. Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan II Fakultas Pertanian Universitas Cokroaminoto Palopo, di Jalan Lamaranginang, kelurahan Batupasi, Kecamatan Wara Utara, Kota Palopo. mulai Pada bulan Desember sampai Februari 2023. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 4 ulangan. Sehingga terdapat 20 unit percobaan. setiap unit percobaan terdiri atas 2 sampel tanaman terdapat 40 unit tanaman. Adapun perlakuan P0 = tanpa perlakuan, P1= ekstrak serai wangi 30 ml/L dan bawang putih 30ml/L, P2 = ekstrak serai wangi 40ml/L dan bawang putih 40ml/L, P3 = ekstrak serai wangi 50ml/L dan bawang putih 50ml/L, P4 = ekstrak serai wangi 60ml/L dan bawang putih 60ml/L. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaplikasian ekstrak serai wangi dan bawang putih menunjukkan persentase mortalitas tertinggi pada perlakuan P4 (60ml/L) dengan rata-rata 85 %. P4 (60ml/L) merupakan perlakuan terbaik dengan nilai rata-rata 18,72%. Hal ini diduga konsentrasi ekstrak seari wangi dan bawang putih 60ml/L air memiliki kepekatan yang tinggi sehingga zat bioaktif yang dikandungnya mampu menekan populasi hama kutu daun pada tanaman cabai rawit.