Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Penerapan Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Kelas IV SD Katolik 3 St. Fransiskus Xaverius Woloan Sunggudek, Nelci; Umboh, Deane; Liando, Maxie A. J
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 2 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i2.4266

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas IV mengenai topik pecahan melalui penerapan model Problem Based Learning di Sekolah Dasar Katolik III St. Fransiskus Xaverius Woloan. Penelitian ini mempergunakan metodologi Classroom Action Research (CAR), yang dijalankan di dua siklus berbeda. Tiap siklus tersusun atas empat fase kegiatan berurutan, yakni tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, serta refleksi. Peserta penelitian ialah 18 siswa, dengan 7 perempuan serta 11 laki-laki. Data didapat dengan dengan mempergunakan instrumen penilaian serta observasi. Analisis data dijalankan melalui penerapan metrik Normalized Gain (N-Gain) untuk memastikan peningkatan kinerja akademik siswa. Pada siklus pertama, persentase keterlibatan pembelajaran mencapai 61.11%, dengan nilai N-Gain 0,40, mengkategorikannya dalam kisaran sedang. Mengikuti peningkatan yang diamati pada siklus kedua, persentase keterlibatan pembelajaran naik menjadi 88,88%, disertai dengan skor N-Gain 0,77, yang berada dalam kisaran tinggi. Hasil itu membuktikan jika implementasi model PBL secara signifikan berkontribusi pada kemajuan hasil pembelajaran matematika siswa mengenai konsep pecahan.
ELEMENTARY SCHOOL TEACHERS’ PERSPECTIVES ON USING CHATGPT IN EDUCATION Maxie Liando; Junita Christi Makawawa
SOSIOEDUKASI Vol 14 No 4 (2025): SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/sosioedukasi.v14i4.6331

Abstract

The rapid development of Artificial Intelligence (AI) technology has introduced new opportunities in education, one of which is the use of ChatGPT. This application is believed to support teachers in designing lesson plans, developing test items, and providing more creative variations in the learning process. However, its utilization at the elementary school level still raises concerns, particularly regarding teachers’ readiness, infrastructural limitations, and ethical considerations. Therefore, this study aims to explore elementary school teachers’ perspectives on the use of ChatGPT, with a particular focus on Tomohon City. The objective of this research is to describe the benefits, challenges, and expectations of teachers in employing ChatGPT as part of the teaching and learning process. A descriptive qualitative method was applied, involving all elementary school teachers in Tomohon City, totaling 192 teachers from 32 schools. Data were collected through open-ended questionnaires, in-depth interviews, and documentation, and analyzed using thematic analysis with the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña. The findings indicate that most teachers hold a positive perception of ChatGPT, especially in enhancing the efficiency of lesson plan preparation and the development of instructional materials. Nevertheless, teachers still face challenges such as limited digital literacy, inadequate internet access, and concerns regarding information accuracy and ethical use. Teachers also emphasize the importance of digital literacy training and ethical guidelines to ensure more effective utilization of ChatGPT. These findings contribute to the academic discourse by broadening the understanding of generative AI adoption in elementary education while highlighting the need for policy support, infrastructure improvement, and teacher capacity-building.
Penerapan Metode Pembelajaran Steinberg untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Nyaring Siswa Kelas III SD GMIM Pinabetengan Hanoyth Listra Pasuang; Non Norma Monigir; Maxie A.J Liando
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.333

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode pembelajaran Steinberg dalam meningkatkan kemampuan membaca nyaring siswa kelas III SD GMIM Pinabetengan. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya kemampuan membaca siswa, baik dari aspek kelancaran, ketepatan pelafalan kata, maupun keberanian (kepercayaan diri) saat membaca di depan kelas karena pola pengajaran sebelumnya yang cenderung konvensional. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari siswa kelas III, guru wali kelas, dan kepala sekolah. Teknik pengumpulan data dilakukan secara komprehensif melalui tiga instrumen utama, yaitu observasi, wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data kualitatif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran Steinberg yang dilakukan melalui empat tahapan inti yaitu pengenalan kata bermakna dengan bantuan gambar konkrit, identifikasi kata mandiri tanpa gambar, pembacaan frasa atau kalimat sederhana, dan membaca wacana secara nyata mampu meningkatkan kemampuan membaca nyaring siswa. Setelah pelaksanaan tindakan, siswa menjadi jauh lebih aktif, antusias, dan menunjukkan peningkatan signifikan pada kelancaran serta ketepatan intonasi membaca. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran Steinberg efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan membaca nyaring siswa sekolah dasar.
Penerapan Metode Pembelajaran Steinberg untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Nyaring Siswa Kelas III SD GMIM Pinabetengan Hanoyth Listra Pasuang; Non Norma Monigir; Maxie A.J Liando
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.333

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode pembelajaran Steinberg dalam meningkatkan kemampuan membaca nyaring siswa kelas III SD GMIM Pinabetengan. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya kemampuan membaca siswa, baik dari aspek kelancaran, ketepatan pelafalan kata, maupun keberanian (kepercayaan diri) saat membaca di depan kelas karena pola pengajaran sebelumnya yang cenderung konvensional. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari siswa kelas III, guru wali kelas, dan kepala sekolah. Teknik pengumpulan data dilakukan secara komprehensif melalui tiga instrumen utama, yaitu observasi, wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data kualitatif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran Steinberg yang dilakukan melalui empat tahapan inti yaitu pengenalan kata bermakna dengan bantuan gambar konkrit, identifikasi kata mandiri tanpa gambar, pembacaan frasa atau kalimat sederhana, dan membaca wacana secara nyata mampu meningkatkan kemampuan membaca nyaring siswa. Setelah pelaksanaan tindakan, siswa menjadi jauh lebih aktif, antusias, dan menunjukkan peningkatan signifikan pada kelancaran serta ketepatan intonasi membaca. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran Steinberg efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan membaca nyaring siswa sekolah dasar.
Penerapan Media Gambar Animasi untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS pada Siswa Kelas IV SD GMIM 1 Kakaskasen Nurhalisa Mokodongan; Jeanne Mangangantung; Maxie A. J Liando
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.577

Abstract

Penelitian ini berjudul Penerapan Media Gambar Animasi Untuk Meningkatkan hasil belajar IPAS pada Siswa Kelas IV SD GMIM 1 Kakaskasen. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Manado. Pembimbing  Dr. Jeanne Mangangantung S.Si.,M.Pd. sebagai pembimbing I dan Maxie A.J. Liando, S.Pd.,M.Pd sebagai pembimbing II. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) melalui penerapan media gambar animasi. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas IV SD GMIM 1 Kakaskasen yang berjumlah 17 orang, terdiri atas 8 peserta didik laki-laki dan 9 peserta didik perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes hasil belajar. Analisis data digunakan untuk mengetahui tingkat ketuntasan belajar peserta didik pada materi metamorfosis kupu-kupu dalam pembelajaran IPAS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase ketuntasan belajar peserta didik pada siklus I mencapai 65,00% dan meningkat menjadi 95,00% pada siklus II. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa penggunaan media gambar animasi memberikan pengaruh positif terhadap hasil belajar peserta didik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan media gambar animasi dapat meningkatkan hasil belajar IPAS pada peserta didik kelas IV SD GMIM 1 Kakaskasen.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPAS MELALUI METODE DEMONSTRASI PADA SISWA KELAS V SD GMIM KOLONGAN ATAS Klara Virjinia Tatontong; Maxie A.J. Liando; Brianne E. J Komedien
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 6.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this study was to improve IPAS (Natural and Social Sciences) learning outcomes for fifth-grade students at SD GMIM Kolongan Atas through the application of the demonstration method. The study employed a classroom action research design conducted over two cycles, with each cycle comprising the following procedures: planning, implementation, observation, and reflection. Data collection techniques included observation and testing; observation involved the use of specific instruments, while testing involved administering questions or evaluations. The research subjects were eleven fifth-grade students at SD GMIM Kolongan Atas, consisting of six boys and five girls. The findings indicated that the demonstration method was effective in improving student learning outcomes. In Cycle I, the average student learning outcome reached 65%. In Cycle II, the percentage of learning mastery increased to 90.90%. The study concludes that the application of the demonstration method can improve IPAS learning outcomes for fifth-grade students at SD GMIM Kolongan Atas..
Penerapan Media Gambar Animasi untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS pada Siswa Kelas IV SD GMIM 1 Kakaskasen Nurhalisa Mokodongan; Jeanne Mangangantung; Maxie A. J Liando
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.577

Abstract

Penelitian ini berjudul Penerapan Media Gambar Animasi Untuk Meningkatkan hasil belajar IPAS pada Siswa Kelas IV SD GMIM 1 Kakaskasen. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Manado. Pembimbing  Dr. Jeanne Mangangantung S.Si.,M.Pd. sebagai pembimbing I dan Maxie A.J. Liando, S.Pd.,M.Pd sebagai pembimbing II. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) melalui penerapan media gambar animasi. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas IV SD GMIM 1 Kakaskasen yang berjumlah 17 orang, terdiri atas 8 peserta didik laki-laki dan 9 peserta didik perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes hasil belajar. Analisis data digunakan untuk mengetahui tingkat ketuntasan belajar peserta didik pada materi metamorfosis kupu-kupu dalam pembelajaran IPAS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase ketuntasan belajar peserta didik pada siklus I mencapai 65,00% dan meningkat menjadi 95,00% pada siklus II. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa penggunaan media gambar animasi memberikan pengaruh positif terhadap hasil belajar peserta didik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan media gambar animasi dapat meningkatkan hasil belajar IPAS pada peserta didik kelas IV SD GMIM 1 Kakaskasen.
Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas III SD Katolik Pangolombian Maxie A. J. Liando; Agnes Bernita Br Sinurat; Roeth A. O. Najoan
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Juni- Juli 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i4.9051

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika siswa kelas III SD Katolik Pangolombian yang dipengaruhi oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru. Kondisi tersebut membuat siswa cenderung pasif sehingga pemahaman terhadap materi mengurutkan dan membandingkan data belum berkembang secara optimal. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan model Problem-Based Learning (PBL) untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa melalui kegiatan pemecahan masalah nyata secara individu maupun kelompok. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 11 siswa, terdiri atas 9 siswa laki-laki dan 2 siswa perempuan. Data dikumpulkan melalui tes dan observasi, kemudian dianalisis secara deskriptif menggunakan persentase ketuntasan klasikal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PBL meningkatkan hasil dan aktivitas belajar siswa, dengan ketuntasan belajar naik dari 54,5% pada siklus I menjadi 81,81% pada siklus II.