Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

PENINGKATAN KETERSEDIAAN PANGAN KELUARGA PETANI LAHAN KERING MELALUI PENGEMBANGAN TANAMAN HORTIKULTURA SISTEM POLYBAG DI LAHAN PEKARANGAN DI DESA TANAK AWU LOMBOK TENGAH Wuryantoro Wuryantoro; Ni Luh Sri Supartiningsih; I Ketut Budhastra; Candra Ayu; Ni Made Wirastika Sari; M. Yusuf; Muhammad Nursan
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023): Volume 4 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i3.13056

Abstract

Desa Tanak Awu merupakan desa sebagian besar lahan pertanian merupakan lahan kering dengan curah hujan yang rendah serta produktivitasnya rendah. Selain itu banyaknya alih fungsi lahan akibat keberadaan Bandara Internasional Lombok menyebabkan luas kepemilikan lahan pertanian petani di Desa Tanak Awu semakin berkurang. Kondisi ini, mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan sebagai alternatif dalam mengembangkan tanaman pertanian. Namun, permasalahan dihadapi oleh masyarakat di Desa Tanak Awu adalah kurangnya pengetahuan dan informasi terhadap cara mengelola dan memanfaatkan lahan pekarangan. Tujuan kegiatan pengabdian adalah meningkatkan pengetahuan serta memotivasi masyarakat khususnya dalam pemanfaatan lahan pekarangan sebagai sumber pangan, serta meningkatkan keterampilan peserta kegiatan pengabdian dalam. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Tanak Awu Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah dengan sasaran rumahtangga petani yang berpenghasilan rendah. Metode yang digunakan adalah metode partisipatif serta serta menerapkan konsep belajar orang dewasa. Berdasarkan hasil kegiatan, disimpulkan bahwa masyarakat sangat berminat dalam melakukan kegiatan pemanfaatan lahan pekarangan dengan budidaya tanaman hortikultura. Selain itu, kegiatan ini juga telah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta pengabdian dimana mereka telah memahami dan mampu melakukan budidaya tanaman hortikultura di lahan pekarangannya dengan baik.
ANALISIS DAYA DUKUNG LAHAN PERTANIAN TANAMAN PANGAN TERHADAP KESEJAHTERAAN EKONOMI RUMAH TANGGA PETANI DI KECAMATAN PRAYA KABUPATEN LOMBOK TENGAH Rizqia Ayu Sucita; Candra Ayu; Abdullah Usman
JURNAL AGRIMANSION Vol 24 No 2 (2023): Jurnal Agrimansion Agustus 2023
Publisher : Department of Agricultural Social Economics Faculty of Agriculture University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v24i2.1463

Abstract

The area of farmers land in Praya District has decreased by 9 ha or 0.0027% in 2021. This means that the carrying capacity of agricultural land will be smaller. Prior to land conversion, most of the land belonged to farmers used to grow food crops. This study aims to (1) analyze the carrying capacity of agricultural land for food crops in Praya District; (2) Analyze the income of food crop farming and its contribution to the household income of farmers in Praya District; (3) Analyze the level of economic welfare of food crop farmer households in Praya District; and (4) Knowing the problems and obstacles faced by farmers in carrying out food crop farming in Praya District. The method used in this research is descriptive method. The research area was determined by purposive sampling. Determination of the number of respondents was determined using the slovin method as many as 42 respondents. The results of the analysis show that (1) The CCR value of food crop farming in Praya District to the number of farmer family members is 2,98. (2) The average income of rice farming in MT I was IDR Rp13.954.756,85/ha, rice farming income in MT II was IDR Rp12.132.750,54/ha, corn, green bean, and soybean farming income in MT III amounted to IDR 13.792.449,43/ha, this income contributed 31,28% to farmer household income. (3) The average income of farmers from farming activities, farming outside of their own farming, from outside of farming, and other sources is still classified as not prosperous. (4) The problems and obstacles faced by farmers are: low productivity, pest attack, and marketing
ANALISIS EFISIENSI EKONOMI DAN PEMASARAN USAHATANI JAMBU KRISTAL DI DESA DASAN TAPEN KECAMATAN GERUNG KABUPATEN LOMBOK BARAT Novia Mauli Harni; Candra Ayu; sharfina Nabilah
JURNAL AGRIMANSION Vol 24 No 2 (2023): Jurnal Agrimansion Agustus 2023
Publisher : Department of Agricultural Social Economics Faculty of Agriculture University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v24i2.1454

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) biaya produksi, pendapatan usahatani jambu kristal di Desa Dasan Tapen Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. (2) efisiensi ekonomi usahatani jambu kristal di Desa Dasan Tapen Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat. (3) efisiensi pemasaran usahatani jambu kristal di Desa Dasan Tapen Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Unit analisis adalah usahatani jambu kristal dan lembaga pemasaran di Desa Dasan Tapen Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat. Teknik penentuan petani responden secara sensus dengan jumlah responden sebanyak 5 orang petani, sedangkan untuk lembaga pemasaran secara snowball sampling dengan jumlah responden sebanyak 17 pedagang jambu kristal. Jenis data adalah data kuantitatif dan kualitataif. Sumber data berasal dari data primer dan data sekunder. Analisis data yaitu: menganalisis biaya dan pendapatan, R/C ekonomi dan efisiensi pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) rata-rata biaya produksi dalam usahatani jambu kristal yaitu sebesar Rp 55.154.016,79 per ha dan rata-rata pendapatan sebesar Rp 38.889.148,68 per ha. (2) efisiensi ekonomi usahatani jambu kristal yaitu R/C sebesar 1,71 per LG. (3) efisiensi pemasaran jambu kristal termasuk efisien karena diperoleh share petani ³ 60% dan distribusi keuntungan berkisar antara 0,5 – 1
PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI PENGEMBANGAN USAHA BETERNAK LEBAH TRIGONA DALAM MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN DAN EKOWISATA DI DESA SEDAU KECAMATAN NARMADA KABUPATEN LOMBOK BARAT PROVINSI NTB M. Yusuf; Muhammad Nursan; Syarif Husni; Aeko Fria Utama FR; Ni Made Nike Zeamita Widiyanti; Fadli Fadli; Wuryantoro Wuryantoro; Candra Ayu
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.19531

Abstract

Secara umum kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilaan masyarakat melalui pengembangan usaha lebah trigona dalam mendukung ketahanan pangan dan ekowisata sedangkan secara khususnya kegiatan ini bertujuan untuk: (1) Menumbuhkembangkan minat dan memotivasi masyarakat Desa Sedau Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat untuk berwirausaha di bidang pertanian dan peternakan khususnya beternak lebah trigona; (2) Menunjukkan kepada petani/peternak mengenai aspek teknologi usaha beternak lebah trigona yang baik dan benar; (3) Peternak lebah trigona dapat mengenal aspek sosial ekonomi (peningkatan pendapatan berkelanjutan) dari sistem usaha beternak lebah trigona; dan (4) Menjalin hubungan antara perguruan tinggi, khususnya Universitas Mataram dengan masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode pengembangan masyarakat (community development) yang menekankan pada pembelajaran orang dewasa, dengan melibatkan 10 orang anggota kelompok sasaran. Secara umum pelaksanaannya berlangsung dengan baik dan lancar yang ditunjukkan dengan adanya partisipasi aktif dari kelompok sasaran serta IPTEKS yang ditawarkan dapat diterima oleh kelompok sasaran; secara khusus kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini telah mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta terutama yang berkaitan dengan: (1) aspek teknik, aspek sosial ekonomi dan lainnya dari usaha beternak lebah trigona; (2) teknik pemerosesan madu trigona yang baik, sehat, dan ramah lingkungan; dan (3) kemampuan manajemen kelompok, khusunya peternak lebah dalam upaya memanfaatkan potensi yang ada; dan (4) Kegiatan ini telah ikut mendorong semakin intensifnya komunikasi timbal balik antara perguruan tinggi dalam hal ini Fakultas Pertanian, Universitas Mataram dengan masyarakat, khusunya peternak lebah yang tergabung dalam kelompok peternak Lebah Suren.
STRATEGI PENGELOLAAN LAHAN BERKELANJUTAN DALAM UPAYA MENGURANGI DEGRADASI LAHAN TANAMAN PANGAN DI INDONESIA: PENDEKATAN DAN INOVASI Candra Ayu; Wahyu Astiko
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 35 No 2 (2025): Jurnal Agroteksos Agustus 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v35i2.1479

Abstract

Degradasi lahan pertanian di Indonesia menjadi masalah serius yang berdampak langsung pada kemampuan suatu wilayah dalam produksi pangan dan ketahanan pangan nasional. Karena penurunan kualitas lahan mengakibatkan penurunan hasil panen, meningkatkan kerentanan terhadap kekurangan pangan, dan memperburuk kondisi sosial ekonomi masyarakat petani sehingga diperlukan strategi penangan yang tepat melalui praktik pengelolaan lahan yang berkelanjutan yang inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara teoritis dan empiris tentang degradasi lahan pertanian tanaman pangan dan inovasi strategi pengelolaan lahan berkelanjutan untuk mengurangi degradasi lahan pertanian pangan di Indonesia. Penelitian ini merupakan studi literatur dengan penggunaan data sekunder dari artikel ilmiah, jurnal terakreditasi, buku referensi, serta laporan resmi organisasi internasional dan Badan Pusat Statistik Indonesia. Strategi inovatif yang dikembangkan meliputi pertanian organik, pertanian terpadu (integrasi tanaman, ternak, ikan, unggas), pertanian vertikal, bioinformatika, konservasi tanah dan air, pemilihan varietas tanaman tepat, analisis kesehatan tanah, serta model pertanian konservasi untuk pemulihan lahan terdegradasi. Dukungan kebijakan yang kuat diperlukan untuk mendorong adopsi praktik ramah lingkungan, meningkatkan produktivitas dan kesehatan tanah jangka panjang, serta mencegah degradasi lebih lanjut. Upaya ini penting untuk menjaga keberlanjutan produksi pangan dan kesejahteraan petani di Indonesia.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHATANI PADI DI DAERAH RENTAN KONVERSI DI KECAMATAN PRAYA, KABUPATEN LOMBOK TENGAH Candra Ayu; Taslim Sjah; Tajidan Tajidan
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 35 No 3 (2025): Jurnal Agroteksos Desember 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v35i2.1353

Abstract

Di Kelurahan Renteng, Kecamatan Praya terjadi konversi lahan pertanian ke non pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun strategi pengembangan usahatani padi di daerah rentan konversi lahan di Kelurahan Renteng-Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah. Metode penelitian adalah deskriptif dan pengumpulan data dengan teknik survei dan studi literatur. Data primer diperoleh dari wawancara 10 petani padi serta stakeholder dari Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lombok Tengah sedangkan data sekunder berasal dari penelitian sebelumnya di Kelurahan Renteng. Penyusunan strategi pengembangan usahatani padi menggunakan Analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan strategi pengembangan usahatani padi di Kelurahan Renteng agar berkelanjutan ni adalah strategi S-O (Strengths-Opportunities) yang agresif, berfokus pada pelatihan teknologi ramah lingkungan, pengembangan usaha/agrowisata, dan pemanfaatan subsidi. Faktor kekuatan dalam strategi ini meliputi minat dan pengalaman petani, ketersediaan lahan serta air irigasi, dan aktifnya kelompok tani. Kelemahannya adalah kurangnya: modal dan pengetahuan bertani optimal, tempat penjualan, mekanisasi, akses pupuk subsidi, dan rendahnya minat generasi muda bertani.
KAJIAN NILAI TUKAR PETANI DAN TINGKAT KESEJAHTERAAN KELUARGANYA DI WILAYAH BENDUNGAN PANDAN DURI KABUPATEN LOMBOK TIMUR Wuryantoro Wuryantoro; Taslim Sjah; Budastra Budastra; Sri Maryati; Candra Ayu
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 35 No 2 (2025): Jurnal Agroteksos Agustus 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v35i2.1536

Abstract

Pembangunan pertanian suatu daerah tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan produksi, namun juga mengarah pada peningkatan pendapatan masyarakat, perluasan lapangan kerja, peningkatan taraf hidup petani serta peningkatan kesejahteraan. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) Mengetahui struktur pendapatan rumahtangga petani; (2) Mengetahui struktur pengeluaran rumah tangga petani; (3) Mengetahui nilai tukar dan kesejahteraan rumah tangga petani. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Sakra dengan mewawancarai 30 responden. Selanjutnya data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan pendekatan indikator Nilai Tukar Petani (NTP) dan Nilai Tukar Rumah Tangga Petani (NT RP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa total pendapatan rumah tangga di Kecamatan Sakra adalah Rp 70.517.374. Sumber pendapatan tersebut berasal kegiatan usahatani dengan kontribusi 42 %, kegiatan sebagai buruh tani berkontribusi 6% dan kegiatan dari luar sektor pertanian memberikan kontribusi 52% terhadap pendapatan rumah tangga petani. Total Pengeluaran rumah tangga petani dalam satu tahun adalah Rp 44.699.945, yang terdiri dari pengeluaran pangan sebesar Rp 14.775.050, non pangan Rp 9.231.001 dan pengeluaran untuk kegiatan usahatani Rp 20.635.894. 3. Ditinjau baik dari indikator NTP maupun NTRP petani di Kawasan bendungan Pandan Duri di Kecamatan Sakra berada dalam kategori sejahtera, karena nilai skor kedua indikator tersebut lebih besar dari satu Kata-Kata Kunci: Bendungan, Pandan Duri, Nilai tukar, Pendapatan, Rumah tangga petani, kesejahteraan
PENGARUH MOTIVASI PETERNAK AYAM RAS PEDAGING (BROILER) TERHADAP KEBERLANJUTAN USAHA DI KECAMATAN PUJUT Eka Nurminda Dewi Mandalika; Candra Ayu; Rifani Nur Sindy Setiawan; Ibrahim Ibrahim; I Gusti Ngurah Aryawan Asasandi; Sri Yohana
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 35 No 3 (2025): Jurnal Agroteksos Desember 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v35i3.1518

Abstract

KONTRIBUSI PENDAPATAN WANITA PADA USAHA ANYAMAN ROTAN TERHADAP PENDAPATAN DAN TINGKAT KESEJAHTERAAN KELUARGA DI KECAMATAN PRAYA TIMUR KABUPATEN LOMBOK TENGAH Wuryantoro Wuryantoro; Candra Ayu; Liza Widianti
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 35 No 3 (2025): Jurnal Agroteksos Desember 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v35i2.1537

Abstract

Di Kecamatan Praya Timur, kerajinan rotan merupakan suatu kegiatan bisnis yang dilakukan oleh wanita sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan pendapatan rumah tangga dan kesejahteraan keluarga. Penelitian bertujuan mengetahui kontribusi pendapatan wanita pengrajin terhadap pendapatan keluarga dan kesejahteraan rumah tangga di Praya Timur. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dan analitis dengan sampel 45 pengrajin di desa terpadat yang mengisahkan anyaman rotan, yaitu Desa Beleke, Desa Sengkerang dan Desa Mujur. Hasil penelitian menunjukkan, dari total pendapatan keluarga Rp 36,938,329, kontribusi usaha anyaman rotan mencapai 23%, lebih besar dibanding kontribusi dari sektor usahatani. Pendapatan sektor pertanian hanya memberikan kontribusi 14% dari total pendapatan keluarga, menandakan bahwa ketergantungan yang rendah pada sektor pertanian. Pengeluaran rumah tangga dominan untuk pangan (65%) dan sisanya untuk non-pangan (35%). Indikator kesejahteraan rumah tangga dengan DBRT sebesar 2,1 menunjukkan penghasilan wanita pengrajin beserta keluarganya mampu memenuhi kebutuhan hidup. Sementar itu pengukuran tingkat kesejahteraan keluarga dengan indikator NTRP menghasilkan nilai 1,5 menandakan kesejahteraan yang cukup baik meskipun masih rawan karena ketergantungan pendapatan suami dari luar negeri. Kontribusi wanita pengrajin anyaman rotan cukup signifikan terhadap kesejahteraan keluarga, dimana dengan indikator DBRT memberikan kontribusi 48%, sedangkan dengan indikator NTRP 33%