Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Perancangan Panel Surya untuk Penerapan Monitoring Suhu Komposter Berbasis Internet of Things dalam Mewujudkan SMART Rumah Peduli Iklim di Desa Kemuning Lor Audiananti Meganandi Kartini; Muhammad Asnoer Laagu; Luluk Ilmiya; Achmad Fauqi Aksan; Maula Nova Ardana Perwari; Rama Afdol Z S; Muhammad Rifki Dwi W
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i3.1773

Abstract

Sektor rumah tangga, pertanian, perkebunan, dan peternakan dapat menimbulkan limbah yang apabila tidak terkelola dengan baik akan berdampak buruk bagi lingkungan seperti pencemaran tanah, air, dan udara serta menimbulkan bahaya bagi kesehatan. Kebiasaan tersebut dapat mengancam kelestarian, mengurangi estetika lingkungan dan kesehatan masyarakat apabila tidak ditangani. Masyarakat yang ada di Desa Kemuning Lor, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember, dilakukan pelatihan penggunaan dan perancangan panel surya dan otomatisasi monitoring suhu dalam menunjang pengomposan limbah organik yang ada di SMART Rumah Peduli Iklim. Kegiatan ini dilakukan karena adanya permasalahan sesuai dengan hasil survei yang telah dilakukan dan solusi yang bisa diterapkan. Hasil survei yang telah dilakukan menunjukkan bahwa pengelolaan dan pemanfaatan limbah di sektor rumah tangga, pertanian, perkebunan, dan peternakan masih sedikit dilakukan oleh masyarakat Desa Kemuning Lor, Padahal sumber daya limbah yang ada sangat melimpah. Hasil perancangan dan pelatihan penggunaan panel surya dalam menunjang kegiatan pengomposan menunjukkan bahwa peningkatan pemahaman masyarakat dalam pengolahan limbah organik menjadi pupuk kompos, serta terjadi peningkatan dalam pemahaman penggunaan panel surya untuk menunjang kegiatan monitoring suhu pengomposan secara otomatis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Jember (FT UNEJ) ini berhasil meningkatkan pemahaman mengenai penerapan panel surya untuk menunjang otomatisasi monitoring suhu pengomposan dan meningkatkan akan pentingnya pengelolaan limbah. Hal ini berhasil mendorong peningkatan pemahaman dan kemandirian masyarakat di Desa Kemuning Lor dalam mendorong minimalisasi limbah yang yang dihasilkan
Hilirisasi Alat Pengolah Limbah Sabut Kelapa Menjadi Cocofiber dan Cocofeat Untuk Mendukung Greenpreneurship di Desa Kemiren Bunyuwangi Audiananti Meganandi Kartini; Danang Yudistiro; Welayaturromadhona Welayaturromadhona; M. Ardy Ardan; Mohammad Arsy Darmawansyah; Raniah Nila Akramasyifa; Mohammad Edy Saputro
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i4.2836

Abstract

Program hilirisasi alat pengolah limbah sabut kelapa di Desa Kemiren, Banyuwangi, bertujuan untuk mengubah limbah organik menjadi produk bernilai tambah berupa cocofiber dan cocopeat yang mendukung konsep kewirausahaan hijau desa. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah pendekatan penelitian aksi partisipatif melalui tahapan identifikasi, pembuatan alat, uji coba alat, pelatihan, dan evaluasi. Alat yang digunakan dirancang dengan sistem rotary cutter yang didukung oleh motor 7 HP, menghasilkan torsi sebesar 19,64 N·m dan kecepatan efektif 1.800 rpm. Hasil pengujian lapangan menunjukkan bahwa waktu pengolahan sabut kelapa sebanyak 20 kg dapat diselesaikan dalam waktu 10 hingga 12 menit dengan efisiensi hasil serat sebesar 60%. Kegiatan ini melibatkan masyarakat dalam pelatihan dan menghasilkan peningkatan pengetahuan serta keterampilan yang terbukti melalui evaluasi kuesioner dengan skor rata-rata 4,77, menunjukkan bahwa peserta sangat setuju dengan keberhasilan program ini. Implementasi teknologi ini tidak hanya mengurangi limbah sabut kelapa tetapi juga mendorong perkembangan usaha hijau berbasis potensi lokal, menciptakan model pemberdayaan masyarakat yang mengintegrasikan aspek teknologi, ekonomi, dan keberlanjutan lingkungan.
Potensi Bioenergi Dari Pengolahan Limbah Peternakan Dan Sampah Organik Di Kabupaten Banyuwangi Kartini, Audiananti Meganandi; Ilminnafik, Nasrul
Jurnal Kendali Teknik dan Sains Vol. 2 No. 2 (2024): April: Jurnal Kendali Teknik dan Sains
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jkts-widyakarya.v2i1.2720

Abstract

Banyuwangi Regency has an area of ​​5,782.5 km2, which is divided into 25 sub-districts and 217 villages/sub-districts with a population in 2021 reaching approximately 1,718,462 people. Based on BPS data from Banyuwangi Regency in 2020, it shows that the total livestock population is 3,130,769. These types of livestock consist of four-legged animals such as cows, buffalo, horses, goats, sheep, pigs and poultry such as chickens. The aim of this research is to find out the potential electrical energy obtained from livestock manure and to measure and identify the potential electrical energy from waste processing which is developed into a biomass power plant in Banyuwangi Regency. The research method in writing this article is descriptive quantitative, the data was obtained from literature studies. Biogas potential from the livestock sector in Banyuwangi Regency is considered high with a total of 297,680 m3 of biogas that can be produced. Meanwhile, the total weight of waste generated in Banyuwangi Regency is 572,261 kg/day. So it was found that the total bioenergy produced from livestock manure in Banyuwangi Regency reached 297,681 m3, while the total electrical energy produced from organic waste in Banyuwangi Regency reached 414,061 kWh per day.  
Optimization of biodiesel synthesis process from nyamplung (calophyllum inophyllum) oil using thermal air sparging method Nasrul Ilminnafik; Dani Hari Tunggal Prasetiyo; Welayaturromadhona; Audiananti Meganandi Kartini; Bekti Palupi; Suyitno
Mechanical Engineering for Society and Industry Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/mesi.15335

Abstract

This study investigated the optimization of biodiesel production from nyamplung (Calophyllum inophyllum) oil using a Thermal Air Sparging (TAS) reactor with NaOH catalyst. Crude oil containing 18.2% free fatty acids (FFA) underwent a two-stage acid esterification to reduce the acidity below the 2% threshold required for efficient alkaline transesterification. To assess the combined effects of thermal and hydrodynamic variables, a 3² full factorial experimental design with three replications was used, encompassing a reaction temperature of 30–40 °C and a hot air flow rate of 1.0–2.0 L min⁻¹. The produced biodiesel was characterized for density, kinematic viscosity, flash point, and heating value according to ASTM D4052, D445, D93, and D240, respectively. These values ​​were then evaluated against SNI 7182:2015 specifications. Optimal operating conditions were achieved at 35°C and a flow rate of 1.5 L min⁻¹. Reaction temperature emerged as the primary factor influencing biodiesel conversion, while hot air flow rate predominantly affected interfacial contact and residence time. Under these conditions, the biodiesel exhibited a density of 0.867 g·cm⁻³, a kinematic viscosity of 4.67 cSt, a flash point of 183.2°C, a calorific value of 10,283.20 cal·g⁻¹, and a conversion yield of 85.43%. This performance is attributed to the combined effects of heat transfer and dispersion driven by microbubbles, which continuously renew the interfacial surface area between the reactants and promote a more homogeneous reaction environment at atmospheric pressure and relatively low temperature. In contrast to mechanical stirring systems and other high-energy intensification methods, the TAS configuration allows for intensification of the thermofluidic process, reducing reaction time, stabilizing fuel properties, and lowering overall energy consumption. These results demonstrate the potential of TAS as a practical and scalable method for converting non-edible oils with high free fatty acid content into biodiesel through a low-energy process.
Dynamic Thermofluid Study of Petrodiesel Droplet Combustion with Variations of Kesambi Biodiesel Composition Accompanied with TiO₂ Catalyst Dani Hari Tunggal Prasetiyo; Nasrul Ilminnafik; Audiananti Meganandi Kartini; Gamma Aditya Rahardi; Alief Muhammad
Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 13 No. 3 (2025): Jurnal Keteknikan Pertanian
Publisher : PERTETA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19028/jtep.013.3.462-480

Abstract

Meningkatnya permintaan energi global mendorong pengembangan bahan bakar alternatif berkelanjutan dengan karakteristik pembakaran yang kompetitif terhadap petrodiesel. Penelitian ini mengkaji fenomena termofluida dinamis pembakaran droplet campuran petrodiesel dan biodiesel minyak kesambi, baik tanpa maupun dengan penambahan katalis nanopartikel TiO₂ 100 ppm. Komposisi sampel bahan bakar yang digunakan terdiri dari B0, B10, B20, B30, B40, dan B100, serta masing-masing komposisi dengan penambahan TiO₂. Parameter yang dianalisis meliputi penundaan penyalaan, durasi pembakaran, tinggi nyala api, suhu optimal, dan visualisasi nyala api. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan fraksi biodiesel menghasilkan durasi pembakaran yang lebih lama hingga 6,83 detik pada B100 dan penurunan suhu puncak sebesar 734,76°C, dibandingkan dengan B0 yang memiliki durasi pembakaran selama 3,22 detik dan suhu puncak sebesar 794,54°C. Penambahan TiO₂ secara konsisten meningkatkan kinerja pembakaran, ditunjukkan oleh suhu puncak yang lebih tinggi hingga 821,76°C pada B0+TiO₂, penundaan pengapian yang lebih singkat, dan nyala api yang lebih stabil. Tinggi nyala api tertinggi teramati pada B0+TiO2 sebesar 53,79 mm dan terendah pada B100 sebesar 40,87 mm. Selain itu, penundaan pengapian tertinggi terjadi pada komposisi B100 sebesar 7,95 detik, sementara terendah terjadi pada komposisi B0+TiO2 sebesar 1,65 detik. Hal ini menunjukkan adanya hubungan antara komposisi bahan bakar dan intensitas pembakaran.
Pemanfaatan Sampah Organik menjadi Pupuk Kompos dan Eco enzyme di Desa kemuning Lor Oktavia Ningsih; Audiananti Meganandi Kartini; Almas Chintyanna Haryono; Lutfiatul Hidayati; Raditya Wandana Yudha; Afifudin Muhajir; Rafly Surya Permana
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Maret 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v5i2.623

Abstract

Desa Kemuning Lor, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember, memiliki luas 1087,68 km² dengan 8.840 penduduk, sebagian besar area adalah daratan yang cocok untuk pertanian dan perkebunan. Namun, masalah sampah rumah tangga, terutama organik, menjadi tantangan utama. Tim Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan Universitas Jember melakukan pengabdian untuk memberdayakan masyarakat dalam mengelola sampah organik menjadi produk bernilai seperti kompos, pupuk organik cair (POC), dan eco enzyme. Kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan, dan evaluasi yang menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman masyarakat tentang pengelolaan sampah. Program ini juga mengajarkan pembuatan biobriket dari limbah seperti kotoran sapi dan kulit singkong, memberikan solusi atas masalah limbah dan peluang ekonomi baru. Penelitian lanjutan dapat mengoptimalkan teknologi pirolisis dan briket serta mengeksplorasi diversifikasi produk, memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.
IMPLEMENTASI REAKTOR BIOGAS BERBASIS GEOMEMBRAN BIODIGESTER DALAM MENDUKUNG PENCAPAIAN PREDIKAT DESA KEMIREN SEBAGAI DESA WISATA BERKELANJUTAN Audiananti Meganandi Kartini; Welayaturromadhona; Danang Yudistiro; Dano Quinta Revana; Mohammad Edy Saputro; Dhea Rishella Putri Sagita; Ardan Jauza Fandora
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 4 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i4.3702

Abstract

Program implementasi reaktor biogas berbasis geomembran biodigester di Desa Wisata Kemiren, Kabupaten Banyuwangi, dilaksanakan sebagai bentuk penerapan teknologi tepat guna dalam mendukung transisi menuju energi bersih di tingkat desa. Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan limbah ternak sapi Rambon dan limbah organik rumah tangga sebagai bahan baku energi alternatif. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan masyarakat secara aktif dalam tahapan identifikasi, perancangan, instalasi, pelatihan, dan evaluasi. Reaktor geomembran HDPE berkapasitas 6.000 liter dirancang dengan sistem plug-flow digester dan rasio pencampuran bahan 1:1 antara kotoran sapi dan air. Hasil uji lapangan menunjukkan produksi biogas stabil sebesar 1,5–2 m³/hari dengan tekanan 0,15–0,20 bar, yang dapat memenuhi kebutuhan energi memasak dua rumah tangga per unit biodigester. Produk samping berupa bio-slurry memiliki kandungan nutrisi tinggi dan dimanfaatkan sebagai pupuk organik. Evaluasi pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat hingga 80% dengan skor kepuasan 4,77 dari 5. Implementasi ini tidak hanya mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga memperkuat kemandirian energi dan mendukung citra Desa Kemiren sebagai desa wisata berbasis energi terbarukan yang berkelanjutan.
Low Impact Development-Based Drainage Design in Residential Areas: A Case Study of Mastrip Housing Yangga Purnagusti; Entin Hidayah; Audiananti Meganandi Kartini
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 14 No. 2 (2024): Volume 14 Nomor 2, September 2024
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v14i2.1142

Abstract

Abstrak Drainase konvensional menghadapi tantangan yang diperparah oleh peningkatan limpasan permukaan. Rain barrel adalah salah satu teknik Low Impact Development (LID) yang menyediakan penampung sementara yang berpotensi mengurangi limpasan. Oleh karena itu, penelitian ini menyelidiki penerapan rain barrel untuk meningkatkan ketahanan terhadap banjir di Mastrip Housing. Menggunakan Storm Water Management Model (SWMM), limpasan hujan dimodelkan dalam kondisi sebelum dan sesudah implementasi di 71 subcatchment untuk menilai dampak infrastruktur LID. Hasilnya mengungkapkan bahwa rain barrel dapat mengurangi puncak limpasan sebesar 11% hingga 51%, dengan rata-rata pengurangan sebesar 12%. Efektivitasnya bervariasi, dipengaruhi oleh kepadatan rain barrel, cakupan area, dan penggunaan lahan. Ada tren yan menunjukkan subcatchment dengan area kecil dan unit rain barrel lebih banyak menunjukkan pengurangan peak runoff yang lebih besar, menekankan pentingnya pertimbangan rasio. Meskipun demikian, penelitian ini menemukan bahwa penggunaan rain barrel tidak selalu berhasil dalam semua situasi. Sementara mereka mungkin efektif dalam meminimalkan limpasan di beberapa lokasi, efektivitasnya bervariasi di tempat lain bahkan di area perumahan yang sama. Oleh karena itu, metode infiltrasi LID dapat dipertimbangkan untuk meningkatkan efektivitas pengurangan. Penelitian ini memberikan wawasan bagi pengembang properti menuju perumahan ramah lingkungan dan pembangunan berkelanjutan dengan penerapan rain barrel dan LID. Kata kunci: Low-Impact Development (LID), Strategi, Stormwater Management Model, Rain Barrel, Peak Runoff Abstract The conventional drainage face challenges exacerbated by increased surface runoff. Rain barrels are one of the Low Impact Development (LID) techniques that provide temporary storage which potentially can reduce runoff. Therefore, this study investigates the application of rain barrels to enhance flood resilience in Mastrip Housing. Using the Storm Water Management Model (SWMM), rainfall runoff was modeled under pre- and post-implementation conditions in 71 sub-catchments to assess LID infrastructure impact. Results reveal rain barrels can reduce peak runoff by 11% to 51%, averaging a 12% reduction. The effectiveness varies, influenced by rain barrel density, area coverage, and land use. There is trend revealed, exhibiting sub-catchments with small area and more rain barrel unit showing bigger peak runoff reductions, emphasizing the necessity of ratio consideration. Nonetheless, this study finds that the usage of rain barrels is not equally successful in all situations. While they may effectively minimize runoff in some locations, their efficacy varies elsewhere even in the same housing area. Therefore, infiltration LID methods can be considered to improve the effectiveness of reduction. This study provides insights for property developers towards environmentally friendly housing and sustainable development with rain barrel and LID implementation. Keywords: Low-Impact Development (LID), Strategy, Stormwater Management, Rain Barrel, Peak Runoff
Co-Authors Achmad Fauqi Aksan Afifudin Muhajir Al Banna, Hasan Alfiani Nur Kholisah Alief Muhammad Almas Chintyanna Haryono Ardan Jauza Fandora Aunillah, Nuni Azis, Rovy Agustian Badrian, Ririn Endah Badriani , Ririn Endah Bagas Dwiky Hardiyanto Bekti Palupi Berliana, Rohinoor Intan Bezariani, Calista Safa Cantika Almaz Fildzah Danang Yudistiro Dani Hari Tunggal Prasetiyo Dewi, Fauziah Rachma Dhea Rishella Putri Sagita Ellina S. Pandebesie, Ellina S. Entin Hidayah Febriani, Noly Paulina Febrianti, Melinda Firda Lutfiatul Fitria GAMMA ADITYA RAHARDI Haryono, Almas Chintyanna Herdayani, Almira Putri Hidayati, Lutfiatul Ilmi, Barajati Jala Intan Har Aselna Ismail, Abdul Fatah Khoirunnada, Elfi Syafira Kumalasari, Tika Luluk Ilmiya Lutfiatul Hidayati M. Ardy Ardan M. Faizal Rahmawan Maula Nova Ardana Perwari Mohammad Arsy Darmawansyah Mohammad Edy Saputro Mohammad Edy Saputro Muh Asnoer Laagu Muhajir, Afifudin Muhammad Rifki Dwi W Nama, Aldo Rianda Purba Nasrul Ilminnafik Nasrul Ilminnafik Ningsih, Oktavia Noven Pramitasari Oktavia Ningsih Pambudi, Junan Cahyo Permana, Rafly Surya Pramesti, Diajeng Hayu Purba, Aldo Rianda Purnagusti, Yangga Raditya Wandana Yudha Rafly Surya Permana Rama Afdol Z S Ramadani, Faisal Basri Raniah Nila Akramasyifa Revana, Dano Quinta Rosidah, Choirur Sagita, Dhea Rishella Putri Sentosa, Gogod Permana Sugeng Santoso Suyitno Taruna, Rahmat Trisnanta, Noverta Astri Welayaturromadhona Wicaksono, Ega Fajar Yangga Purnagusti Yeny Dhokhikah Yudha, Raditya Wandana Yuliana Sukarmawati