Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Low Impact Development-Based Drainage Design in Residential Areas: A Case Study of Mastrip Housing Purnagusti, Yangga; Hidayah, Entin; Kartini, Audiananti Meganandi
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 14 No. 2 (2024): Volume 14 Nomor 2, September 2024
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v14i2.1142

Abstract

Abstrak Drainase konvensional menghadapi tantangan yang diperparah oleh peningkatan limpasan permukaan. Rain barrel adalah salah satu teknik Low Impact Development (LID) yang menyediakan penampung sementara yang berpotensi mengurangi limpasan. Oleh karena itu, penelitian ini menyelidiki penerapan rain barrel untuk meningkatkan ketahanan terhadap banjir di Mastrip Housing. Menggunakan Storm Water Management Model (SWMM), limpasan hujan dimodelkan dalam kondisi sebelum dan sesudah implementasi di 71 subcatchment untuk menilai dampak infrastruktur LID. Hasilnya mengungkapkan bahwa rain barrel dapat mengurangi puncak limpasan sebesar 11% hingga 51%, dengan rata-rata pengurangan sebesar 12%. Efektivitasnya bervariasi, dipengaruhi oleh kepadatan rain barrel, cakupan area, dan penggunaan lahan. Ada tren yan menunjukkan subcatchment dengan area kecil dan unit rain barrel lebih banyak menunjukkan pengurangan peak runoff yang lebih besar, menekankan pentingnya pertimbangan rasio. Meskipun demikian, penelitian ini menemukan bahwa penggunaan rain barrel tidak selalu berhasil dalam semua situasi. Sementara mereka mungkin efektif dalam meminimalkan limpasan di beberapa lokasi, efektivitasnya bervariasi di tempat lain bahkan di area perumahan yang sama. Oleh karena itu, metode infiltrasi LID dapat dipertimbangkan untuk meningkatkan efektivitas pengurangan. Penelitian ini memberikan wawasan bagi pengembang properti menuju perumahan ramah lingkungan dan pembangunan berkelanjutan dengan penerapan rain barrel dan LID. Kata kunci: Low-Impact Development (LID), Strategi, Stormwater Management Model, Rain Barrel, Peak Runoff Abstract The conventional drainage face challenges exacerbated by increased surface runoff. Rain barrels are one of the Low Impact Development (LID) techniques that provide temporary storage which potentially can reduce runoff. Therefore, this study investigates the application of rain barrels to enhance flood resilience in Mastrip Housing. Using the Storm Water Management Model (SWMM), rainfall runoff was modeled under pre- and post-implementation conditions in 71 sub-catchments to assess LID infrastructure impact. Results reveal rain barrels can reduce peak runoff by 11% to 51%, averaging a 12% reduction. The effectiveness varies, influenced by rain barrel density, area coverage, and land use. There is trend revealed, exhibiting sub-catchments with small area and more rain barrel unit showing bigger peak runoff reductions, emphasizing the necessity of ratio consideration. Nonetheless, this study finds that the usage of rain barrels is not equally successful in all situations. While they may effectively minimize runoff in some locations, their efficacy varies elsewhere even in the same housing area. Therefore, infiltration LID methods can be considered to improve the effectiveness of reduction. This study provides insights for property developers towards environmentally friendly housing and sustainable development with rain barrel and LID implementation. Keywords: Low-Impact Development (LID), Strategy, Stormwater Management, Rain Barrel, Peak Runoff
Pengembangan Jaringan Distribusi Air Minum di Bagian Selatan Kabupaten Banyuwangi Trisnanta, Noverta Astri; Badrian, Ririn Endah; Kartini, Audiananti Meganandi; Dhokhikah, Yeny
Dampak Vol. 20 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/dampak.20.2.74-82.2023

Abstract

The Tegaldlimo branch of Banyuwangi water supply company serves 3 villages and 28 villages in the southern part of Banyuwangi district are not yet served by piped networks. This study aims to analyze the development of piped distribution networks in the short-term, medium-term term, and long-term Southern Banyuwangi Regency. The geometry method was carried out for population projection in 2042 that applied as the basis of average water demand. The calculation of water demand was simulated using EPANET 2.2, with maps of distribution pipelines to illustrate the hydraulic simulation of pipelines. The development of drinking water distribution networks in The Southern Banyuwangi Regency was divided into four stages according to the priority, namely Siliragung, Pesanggaran, Bangorejo, and Purwoharjo district. The development of the drinking pipeline network was carried out by using HDPE in diameters of 200, 180, 160, 140, 125, 110, 90, 75, and 63 mm and pump type of Grundfos UPS Series 200 with a maximum head of 18 m and a maximum flow of 70 cubic meter per hour. Keywords: development, SPAM, PUDAM  ABSTRAK PDAM Banyuwangi cabang Tegaldlimo melayani 3 desa dan 28 desa di Kabupaten Banyuwangi bagian selatan belum terlayani jaringan perpipaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan jaringan distribusi perpipaan dalam jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang di Kabupaten Banyuwangi Bagian Selatan. Metode geometri dilakukan untuk proyeksi penduduk tahun 2042 yang digunakan sebagai dasar kebutuhan air rata-rata. Perhitungan kebutuhan air disimulasikan menggunakan EPANET 2.2, dengan peta jaringan pipa distribusi untuk menggambarkan simulasi hidrolik jaringan pipa. Pembangunan jaringan distribusi air minum di Kabupaten Banyuwangi Selatan dibagi menjadi empat tahap sesuai prioritasnya, yaitu Kecamatan Siliragung, Pesanggaran, Bangorejo, dan Purwoharjo. Pengembangan jaringan pipa minum dilakukan dengan menggunakan HDPE diameter 200, 180, 160, 140, 125, 110, 90, 75 dan 63 mm dan pompa tipe Grundfos UPS Series 200 dengan head maksimum 18 m dan aliran maksimum 70 meter kubik per jam. Kata kunci: pengembangan, SPAM, PUDAM     Â