Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

LANE TRACKING PADA ROBOT BERODA HOLONOMIC MENGGUNAKAN PENGOLAHAN CITRA CHAIDIR, ALI RIZAL; ANAM, KHAIRUL; RAHARDI, GAMMA ADITYA
ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika Vol 8, No 1 (2020): ELKOMIKA
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/elkomika.v8i1.69

Abstract

ABSTRAK Robot merupakan teknologi yang dapat diterapkan bidang pertanian dan industri. Salah satu teknik navigasi robot yang dapat diterapkan di bidang pertanian dan industri adalah lane tracking. Untuk bernavigasi robot membutuhkan sebuah alat untuk mengenali lingkungannya, alat tersebut dapat berupa sensor atau kamera. Salah satu kelebihan menggunakan kamera jika dibandingkan dengan sensor adalah dapat mengurangi penggunaan perangkat keras untuk mengenali lingkungan robot. Fokus utama penelitian ini adalah membuat robot beroda holonomic untuk bernavigasi di antara dua garis yang berada di sebelah kiri dan kanan robot menggunakan kamera. Kamera digunakan untuk menangkap citra di depan robot, citra tersebut diolah disebuah SBC (Single Board Computer) untuk mendapatkan parameter jumlah pixel antara garis tengah robot dengan garis sebelah kanan dan kiri robot. Parameter tersebut kemudian diolah untuk menentukan kecepatan motor pada roda robot holonomic. Hasil yang diperoleh adalah dari setiap pengujian robot mampu bernavigasi pada jalur yang telah ditentukan. Kata kunci: Lane Tracking, Pengolahan Citra, Robot Beroda Holonomic ABSTRACT Robotic navigation techniques that can be applied in agriculture and industry is lane tracking. To navigate, robots need device to recognize the environment, the device can use sensors or cameras. The main focus of this research is to make holonomic wheeled robot to navigate between two lines located on the left and right of the robot using the camera. The camera is used to capture the image in front of the robot, the image is processed in an SBC (Single Board Computer) to get the paramters of the number of pixels between the center line with the right and left lines of the robot. These paramaters are the processed to determine the motor speed on the holonomic robot wheel. The result of each test is that the robot is able to navigate on a predetermined path. Keywords: Lane Tracking, Image Processing, Holonomic Wheeled Robot
Rancang Bangun Motor Brsuhless Direct Current Three Phase Axial Flux Nylon Carbon Fiber pada Unmanned Aeral Vehicle (UAV) Gamma Aditya Rahardi; Adi Putranto; Widyono Hadi
Jurnal Arus Elektro Indonesia Vol 8 No 1 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jaei.v8i1.29795

Abstract

Pesawat tanpa awak atau Pesawat nirawak (Unmanned Aerial Vehicle atau UAV), adalah sebuah mesin terbang yang berfungsi dengan kendali jarak jauh oleh pilot. drone telah diterapkan dalam berbagai layanan seperti pengawasan Infrastruktur, pemetaan daerah pertanian, dan pemetaan daerah industry. Perancangan motor BLDC Axial Flux Nylon Carbon Fiber pada Unmanned Aerial Vehicle (UAV) ini menggunakan bahan nylon carbon fiber pada penampang stator dan rotornya karena memiliki berat yang ringan dan kuat. Pengujian pertama mengetahui kinerja dari empat motor BLDC Axial Flux Nylon Carbon Fiber dengan variasi sinyal dari throttle yang diberikan menghasilkan arus , daya dan kecepatan motor yang berbeda, untuk daya didapatkan dari hasil perhitungan akar tiga dikalikan dengan tegangan dikali arus. Setelah data terkumpul selanjutnya yaitu membandingkan motor pertama kedua ketiga dan keempat apakah ke empat motor yang di buat dengan konstruksi yang sama memiliki perbedaan arus, daya, gaya angkat maupun kecepatannya. Hasil pengujian menghasilkan motor BLDC Axial Flux Nylon Carbon Fiber tersebut mempunyai beberapa kelebihan yaitu berat dari motor menggunakan bahan Nylon Carbon Fiber. Kata Kunci :Unmanned Aerial Vehicle, motor BLDC, Axial flux, Nylon Carbon Fiber.
Navigasi robot bergerak berdasarkan landmark garis menggunakan kontroler Braitenberg dan pengolahan citra Ali Rizal Chaidir; Gamma Aditya Rahardi; Khairul Anam
Jurnal Teknologi dan Sistem Komputer Volume 8, Issue 3, Year 2020 (July 2020)
Publisher : Department of Computer Engineering, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jtsiskom.2020.13643

Abstract

Line following and lane tracking are robotic navigation techniques that use lines as a guide. The techniques can be applied to mobile robots in the industry. This research applied the Braitenberg controller and image processing to control and obtain line information around the mobile robot. The robot was implemented using Arduino Uno as a controller. A webcam was connected to a computer that performs image processing using canny edge detection and sends the data to the robot controller via serial communication. The robot can navigate on the side of the line, and the success rate of the system is 100 % at a turn of 135 ° and 80 % at a turn of 90 °.
Design of Rice Dryer Automation System Using Fuzzy MIMO Method Gamma Aditya Rahardi; Widjonarko Widjonarko; Satryo Budi Utomo Utomo
INAJEEE (Indonesian Journal of Electrical and Electronics Engineering) Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inajeee.v5n1.p19-24

Abstract

Rice is one of the most important cultivated plants in human civilization. One of the most important post-harvest processes is drying. Therefore, we need a drying process with an artificial heat source that can be adjusted to achieve constant heat according to the temperature characteristics of the rice. By applying the Fuzzy-MIMO control system, rice drying is expected to work quickly without damaging the rice foam. Fuzzy-MIMO system is translated into a rule based on the fuzzy algorithm that has been created. The fuzzy-MIMO method used is the Sugeno method with input temperature errors and humidity errors and outputs in the form of heat and wind gusts. The temperature sensor used has an error factor of 3.61%. The expected control system is a heating system and a motor to regulate the wind gusts in the drying chamber. The total drying time produced is 240 seconds with a moisture content of 15.2%. Drying time is influenced by the initial moisture content of rice.
Peningkatan Kewaspadaan Warga Terhadap Banjir Melalui Penerapan Alat Pemantau Ketinggian Air di Aliran Sungai Kalijompo Kabupaten Jember Ali Rizal Chaidir; Satryo Budi Utomo; Gusfan Halik; Gamma Aditya Rahardi Rahardi; Kurniawan Hidayat
Vivabio: Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 5 No. 2 (2023): VIVABIO:Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/vivabio.v5i2.46349

Abstract

Flooding is a natural phenomenon that occurs as a result of high rainfall resulting in excess water that is not accommodated by the system. In general, the impact of floods can be detrimental to the community, especially people who live on the outskirts of the river. Jember Regency is one of the regencies that has many rivers that have the potential to not be able to accommodate water in the rainy season, resulting in flooding, one of which is the Kalijompo River, which floods almost every year. The impact of flooding can be minimized with good development and an early warning system for residents. Technology is one way to make human work easier, one of which is to monitor a situation. The application of river flow monitoring technology can reduce the detrimental impact of flooding. This technology provides information to residents about water levels. The technology applied has sensors that can monitor the height of the river flow, the height of the river flow consists of four levels, namely normal to dangerous which is marked by an alarm sound, so that when a flood occurs at night residents can get up immediately to save themselves, then the detrimental impact of flooding can be reduced.
Sistem Pendeteksi Dini Kebakaran Hutan Berbasis Logika Fuzzy dengan Integrasi Telegram I’zaaz Irfanianingrum; Ali Rizal Chaidir; Sumardi Sumardi; Gamma Aditya Rahardi; Dedy Wahyu Herdiyanto
Emitor: Jurnal Teknik Elektro Vol 23, No 2: September 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/emitor.v22i2.22019

Abstract

Hutan merupakan sumber daya alam yang tidak terbatas dan mempunyai manfaat yang sangat besar terhadap kehidupan makhluk hidup, namun keberadaan hutan saat ini sangat memprihatinkan akibat laju deforestasi dan degradasi yang sangat tinggi. Salah satu penyebab utama gangguan hutan adalah kebekaran. Kebakaran hutan akan menyebabkan kerugian lingkungan dan kerugian ekonomi. Oleh karena itu untuk mengurangi kerugian yang disebebkan oleh kebakaran hutan diperlukan penanganan yang cepat untuk menghindari meluasnya kebakaran hutan. Permasalahan dalam penanganan kebakaran hutan adalah lambatnya pemberitahuan mengenai informasi terjadinya kebakaran. Keadaan tersebut dikarenakan tidak adanya jaringan atau sinyal internet di kawasan hutan, serta indikator dan notifikasi kepada penjaga hutan. Sehingga dirancang sebuah alat pendeteksi dini kebakaran hutan untuk mempercepat proses tanggap bencana kebakaran hutan dengan mendeteksi level bahaya kebakaran menggunakan logika fuzzy, menyalakan LED dan bunyi buzzer pada indikator alat serta mengirimkan notifikasi via aplikasi bot telegram. Hasil dari alat ini sesuai dengan rancangan dan rule base yang telah dibuat yaitu pada kondisi aman didapat hasil nilai defuzzyfikasi sebesar 0-20. Kondisi siaga 1 didapat hasil nilai defuzzyfikasi sebesar 20-40. Kondisi siaga 2 didapat hasil nilai defuzzyfikasi sebesar 40-60. Kondisi waspada didapat hasil nilai defuzzyfikasi sebesar 60-80. Kondisi awas didapat hasil nilai defuzzyfikasi sebesar 80-100. Serta mampu memberikan indikator pada alat dan mengirimkan notifikasi via aplikasi bot telegram yang sesuai dengan level bahaya yang terdeteksi ke penjaga hutan.
Rancang Bangun Sistem Monitoring Debit Air Berbasis Flowmeter Ultrasonik Clamp On dan IoT Widjonarko; Aditya Rahardi , Gamma; Nur Rachman, Dimas
SinarFe7 Vol. 6 No. 1 (2024): SinarFe7-6 2024
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merancang sistem monitoring debit air menggunakan flowmeter ultrasonik clamp on yang terintegrasi dengan NodeMCU dan aplikasi Android melalui platform Blynk. Sistem ini mengukur debit air secara real-time dan menampilkan data pada LCD serta aplikasi mobile. Komunikasi antara flowmeter dan NodeMCU difasilitasi oleh modul RS485 to TTL untuk memastikan akurasi. Pengujian menunjukkan tingkat error yang rendah, dengan maksimum 0,13% pada komunikasi flowmeter ke NodeMCU dan 0,54% pada pengiriman data ke aplikasi Android. Sistem ini secara efektif menyediakan monitoring real-time yang akurat untuk aplikasi industri dan lingkungan.
Perancangan Early Warning System Bencana Banjir Menggunakan Meetode Fuzzy logic Control Berbasis IoT Rahardi, Gamma Aditya; Muldayani, Wahyu; Sumardi, Sumardi; Wijaya, Mochamad Diki Ari
Jurnal Arus Elektro Indonesia Vol 10 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jaei.v10i1.33242

Abstract

Indonesia adalah salah satu negara berkembang yang rentan akibat berbagai bencana alam, terutamabanjir merupakan salah satu fenomena alam yang terjadi akibat intensitas curah hujan yang tinggi dimana terjadi kelebihan air yang tidak tertampung oleh jaringan saluran air pada suatu wilayah. Oleh karena itu, di perlukan sistem peringatan dini dengan menggunakan metode fuzzy logiccontrol sebagai pengambilan keputusan agar dapat menanggulangi bencana sehingga antisipasi warga dalam menghadapi bencana akan meningkat. Dari hasil penelitian yang dilakukan pada sensor HCSR04 untuk pembacaan ketinggian air dengan rata - rata Error persen sebesar ±0,50%, sensor Rain gauge untuk pembacaan curah hujan dengan rata - rata Error persen sebesar ±0,73%, dan sensor Turbidity dengan rata – rata Error persen sebesar ±12,2%. Pada pengujian alat ini menggunakan parameter ketika ketinggian air 0-40 cm, intensitas curah hujan sebesar 0-100mm dan kekeruhan air terbaca 0-200 NTU maka akan menampilkan kondisi aman. Ketika ketinggian air 41-80 cm, intensitas curah hujan sebesar 101-300mm dan kekeruhan air terbaca 201-467 NTU maka akan menampilkan kondisi waspada dan memberikan peringatan dengan sirine menyala sebanyak tiga kali dan juga memunculkan notifikasi pada aplikasi blynk. Dan ketika ketinggian air 81-100 cm, intensitas curah hujan sebesar 301-500mm dan kekeruhan air terbaca 468-700 NTU maka akan menampilkan kondisi bahaya dan memberikan peringatan dengan sirine menyala terus menerus dan juga memunculkan notifikasi pada aplikasi blynk.
Antena Mikrostrip Rectangular Patch dengan DGS Bentuk Dumbbell untuk Teknologi 3.5GHz Setiabudi, Dodi; Ivanda, Dio Ferrel; Eska, Andrita Ceriana; Herdiyanto, Dedy Wahyu; Rahardi, Gamma Aditya
Jurnal Arus Elektro Indonesia Vol 10 No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jaei.v10i2.43474

Abstract

Seluruh dunia saat ini sedang mempersiapkan generasi kelima (5G). Teknologi packet switching nirkabel, sering dikenal sebagai 5G, menyediakan area jangkauan yang luas dan throughput yang tinggi. Karena teknologi ini dapat mengirim data dengan kecepatan lebih dari 100 Mbps, berbeda dengan generasi LTE/4G. Indonesia membutuhkan minimal tiga lapisan spektrum frekuensi: lapisan bawah 700 MHz (pita rendah), lapisan pita tengah 2,3 GHz dan 2,6 GHz, serta lapisan atas 3,5 GHz (pita tinggi). Penelitian ini menggunakan DGS berbentuk dumbbell dan antena mikrostrip patch persegi panjang dengan frekuensi operasi 3,5 GHz. Parameter berikut dilacak menggunakan CST Studio Suite sebagai alat simulasi desain pendukung: VSWR, return loss, bandwidth, gain, dan pola radiasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa antena beroperasi pada frekuensi 3,5GHz dengan nilai VSWR dan return loss yang memenuhi standar; secara spesifik antena mikrostrip tanpa metode Defected Ground Structure (DGS) mempunyai nilai VSWR sebesar 1,94 dan return loss sebesar - 9,85 dB. Struktur VSWR (DGS) sebesar 1,8 dan nilai return loss sebesar -10,85 dB sesuai kriteria perancangan, dimana nilai VSWR sebesar 2 dan nilai return loss sebesar -10 dB
Analisis Pengaruh Kerangka Penyusun Aluminium pada Generator Axial Flux 3 Fasa Double Rotor Stator Tunggal Dengan Kutub U-S Magnet Ferrite Hadi, Widyono; Rahardi, Gamma Aditya; Suhanto, Istiana Tirsi
Jurnal Arus Elektro Indonesia Vol 9 No 3 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jaei.v9i3.32632

Abstract

Energi listrik menjadi energi utama yang dibutuhkan masyarakat pada saat ini. Melalui program yang kelistrikan yang dilakukan PLN salah satunya progam yang dibuat melakukan pengembanggan pembangkit dari energi baru terbarukan (EBT) dengan memanfaatkan berbagai sumber energi terbarukan. Berkaitan dengan pembangkit, generator merupakan komponen penting yang dapat mengubah energi mekanik menjadi energi listrik. Pemilihan bahan sebagai kerangka penyusun generator sangat penting karena menentukan kefektifitasan saat mesin beroperasi. Dampak dari pemilihan bahan sebagai kerangka penyusun generator akan berpengaruh pada hasil generator yang dihasilkan. Dari hasil pengujian didapatkan bahwa bahan akrilik lebih efektif untuk unjuk kerja generator dibandingkan dengan bahan aluminium sebagai kerangka penyusun Kata Kunci — Akrilik, Aluminium, Energi Listrik, Generator Energi listrik adalah energi utama yang dibutuhkan masyarakat saat ini. Melalui program kelistrikan yang dilakukan PLN, salah satu program yang dilakukan adalah mengembangkan pembangkit dari energi baru terbarukan (EBT) dengan memanfaatkan berbagai sumber energi terbarukan. Berkenaan dengan pembangkit, generator merupakan komponen penting yang dapat mengubah energi mekanik menjadi energi listrik. Pemilihan material sebagai kerangka penyusun genset sangat penting karena menentukan efektivitas saat mesin beroperasi. Dampak pemilihan bahan sebagai kerangka penyusun genset akan mempengaruhi hasil genset yang dihasilkan. Dari hasil pengujian, ditemukan bahwa bahan akrilik lebih efektif untuk kinerja generator dibandingkan dengan aluminium sebagai kerangka penyusunnya Kata Kunci — Acrilic, Aluminium, Electrical Energy, Generator.