Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

TRANSFORMASI KEBIJAKAN UNTUK AKSELERASI SWASEMBADA PANGAN BERKELANJUTAN DI KOTA DUMAI Masrul Ikhsan; Mimin Sundari Nasution; Arya Arismaya Metananda; Eki Susanto; Rahmanul Rahmanul
JIPAGS (Journal of Indonesian Public Administration and Governance Studies) Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/JIPAGS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jipags.v10i1.36894

Abstract

Transformasi kebijakan untuk akselerasi swasembada pangan berkelanjutan di Kota Dumai sangat penting untuk memperkuat ketahanan pangan lokal dan mengatasi tantangan yang dihadapi sektor pertanian dan perikanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan yang ada dan merumuskan prioritas intervensi untuk meningkatkan keberhasilan kebijakan swasembada pangan di Dumai. Dengan meningkatnya permintaan pangan perkotaan dan terbatasnya sumber daya alam, penting bagi Dumai untuk memiliki kebijakan yang adaptif dan berkelanjutan guna menjamin ketersediaan pangan yang stabil. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis SWOT untuk memetakan faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi kebijakan pangan di Dumai. Hasil analisis menunjukkan kekuatan Dumai, seperti posisi logistik strategis dan basis agro-maritim, namun juga mengidentifikasi kelemahan seperti fragmentasi lahan, infrastruktur pascapanen yang kurang, dan rendahnya adopsi teknologi. Selain itu, peluang besar seperti inovasi digital (e-logistics dan e-market) dan skema pembiayaan nasional dapat dimanfaatkan untuk mempercepat swasembada pangan. Rekomendasi kebijakan mencakup penguatan infrastruktur distribusi pangan, pemberdayaan petani dan nelayan melalui pelatihan teknologi, serta peningkatan akses pembiayaan melalui skema KUR, asuransi, dan pembiayaan hijau. Kebijakan ini diharapkan dapat menciptakan sistem pangan yang lebih efisien, berkelanjutan, dan berkontribusi pada ketahanan pangan yang stabil di Dumai dalam jangka panjang.
ESKALASI AGRICULTURAL COOPERATIVES: PEMBERDAYAAN USAHATANI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT BAGI PETANI SWADAYA Meyzi Heriyanto; Masrul Ikhsan; Ahmad Rifai; Muhammad Iwan Fermi; Resa Vio Vani; Rahmanul Rahmanul
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.39668

Abstract

Artikel ini mengkaji peran koperasi pertanian dalam pemberdayaan petani swadaya kelapa sawit di Kabupaten Pelalawan, Riau. Tujuan utama pengabdian ini adalah meningkatkan kapasitas petani swadaya dalam memenuhi persyaratan administrasi dan keberlanjutan, seperti STDB (Surat Tanda Daftar Budidaya) dan SPPL (Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Hidup). Program ini juga bertujuan memperkuat kolaborasi antara petani dan aktor terkait melalui model Penta Helix untuk mendukung keberlanjutan perkebunan. Metode yang digunakan termasuk pelatihan partisipatif, pendidikan, dan fasilitasi akses informasi serta teknologi, melibatkan pemerintah, perguruan tinggi, dan LSM dengan menggunakan pendekatan Agricultural Cooperatives Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan partisipasi petani swadaya, serta kolaborasi yang memperkuat keberlanjutan usaha perkebunan. Saran meliputi pengembangan pendampingan teknis dan akses teknologi, serta dukungan kebijakan pemerintah untuk mempermudah proses administrasi dan sertifikasi.
Perkembangan Industri Tahu di Desa Kulur dalam Perspektif Sejarah Sosial Ekonomi Imas Siti Masitoh; Rahmanul Rahmanul
KALA MANCA: JURNAL PENDIDIKAN SEJARAH Vol 14 No 2 (2026): Kala Manca: Jurnal Pendidikan Sejarah
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah, Universitas Setiabudhi Rangkasbitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69744/kamaca.v14i2.825

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan industri tahu di Desa Kulur, Kecamatan Majalengka, serta dampaknya terhadap perubahan sosial ekonomi masyarakat dalam perspektif sejarah lokal. Penelitian menggunakan metode historis yang meliputi tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi, dengan memanfaatkan sumber tertulis dan sumber lisan melalui wawancara sebagai upaya memperoleh gambaran yang kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa industri tahu mulai berkembang sejak tahun 1999 yang dirintis oleh pelaku lokal sebagai respons terhadap kebutuhan ekonomi dan peluang pasar. Perkembangannya ditandai oleh bertambahnya jumlah pelaku usaha, inovasi produk, serta perubahan dalam penggunaan teknologi dan bahan bakar produksi yang lebih efisien. Industri ini terbukti memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan, serta pergeseran mata pencaharian dari sektor agraris ke sektor industri. Selain itu, industri tahu juga mendorong dinamika sosial ekonomi, seperti munculnya pelaku usaha baru, mobilitas sosial, dan optimalisasi pemanfaatan sumber daya lokal. Namun demikian, perkembangan tersebut tidak terlepas dari tantangan berupa persaingan usaha dan keterbatasan manajemen pada sebagian pelaku. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkaya kajian sejarah sosial ekonomi pada skala lokal serta menunjukkan peran industri kecil sebagai penggerak transformasi ekonomi masyarakat pedesaan.